Love You My Police

Love You My Police
Mereka Saudara



lalu mereka pun kembali ke pekerjaan mereka masing-masing....


Beberapa hari pun berlalu , waktunya Cleya untuk menjalankan operasi bersama dokter Vinno


disaat Dokter Vinno dan Cleya menuju ruang operasi mereka berpapasan dengan Nezza


dan Nezza pun menyapa mereka


"pagi dokter,pagi Cleya" sapa Nezza


Dokter Vinno pun kaget karena Nezza mengenal Cleya


"Juga Nezza" ucap Cleya tersenyum pada Nezza


"pagi juga Nezza,oh ya kalian saling kenal?" tanya dokter Vinno penasaran


"Iya dokter,Cleya teman saya" ucap Nezza


"begitukah?" tanya dokter Vinno melihat Cleya


"iya dokter, Nezza teman saya" tambah Cleya


"baiklah kalau begitu , kalau kamu teman nona Cleya ,apa hari ini kamu tau kalau nona Cleya mau menjalankan operasi sus?"tanya dokter Vinno pada Nezza


"iya saya tau dok," ucap Nezza


"baiklah apa kamu mau membantu saya ,supaya Operasi teman kamu lancar?" tanya dokter Vinno


"maksud dokter??" tanya Nezza yang penasaran dengan ucapan dokter Vinno


"maksud saya kamu bisa ikut saya ke ruang operasi sekaligus menemani nona Cleya,nanti saya izinkan kamu ke Vanno ,apa kamu mau" tanya dokter Vinno


"em gimana ya dok" jawab Nezza ragu-ragu


Cleya pun juga tertarik dengan dokter Vinno yang menyuruh Nezza buat menemani nya karena memang Cleya sendirian untuk menjalankan operasi nya,dan keluarga nya sedang berada di luar negri dan belum bisa pulang karena terkendala tiket penerbangan.


"Nezz apa kamu mau Nemani aku,aku sendirian mama papa ku juga sedang di luar negri ,aku akan seneng banget kalau kamu mau Nezz" ucap Cleya


"bagaimana suster,kan anda juga perawat di sini jadi anda boleh ikut saya masuk ke ruang operasi sekaligus menemani pasien" ucap dokter Vinno meyakinkan


"baiklah kalau begitu dokter saya mau ,tapi Dokter Vanno bagaimana" tanya Nezza


"tadi kan sudah saya bilang, saya akan izinkan kamu ke dia,jadi jangan khawatir" ucap dokter Vinno


"jadi kamu mau Nezz?"tanya Cleya sumringah


" iya cley aku mau kok" ucap Nezza sambil tersenyum


" makasih ya Nezz,udah mau nemenin aku" ucap Cleya sambil memeluk Nezza


"iya cley sama-sama" ucap Nezza


setelah itu mereka melepaskan pelukannya masing-masing


"oh ya nanti jam 2 siang saya tunggu suster di ruang operasi" ucap dokter Vinno


"iya dok nanti saya akan kesana,kalau begitu saya permisi dulu dok,tadi ada pasien yang butuh bantuan saya" ucap Nezza


"iya silahkan suster" ucap dokter Vinno


"cley aku permisi dulu ya,kamu yang semangat nanti aku temani" ucap Nezza memberikan semangat pada Cleya


" iya nezz makasih ya"


Nezza pun kemudian pergi meninggalkan Vinno dan Cleya, sementara itu...


"baiklah nona Cleya sekarang mari anda ikut saya,saya ingin mengecek kondisi anda sebelum operasi nanti siang " ucap dokter Vinno


"baik dokter" ucap Cleya yang kemudian ikut Vinno untuk memeriksa kondisi nya


Beberapa jam pun berlalu tepat pukul 2 siang,Cleya menjalani operasi nya dan di temani oleh Nezza juga untuk membantu dokter Vinno


"jadi dokter bagaimana apakah Operasi nya akan berhasil dan Cleya bisa sembuh "tanya Nezza pada Vinno


"semoga nona Cleya bisa sembuh secepatnya suster, karena yang saya lihat tadi jantung yang di donorkan buat nona Cleya sangat cocok dengan nona Cleya,kita berdo'a aja supaya nona Cleya segera siuman,dan supaya saya bisa mengecek apa yang di rasakan dia sekarang" jelas dokter Vinno


"baiklah kalau begitu dok,kalau begitu saya mau bersih-bersih dulu ya dokter" ucap Nezza yang mau membersihkan badannya karena ikut dalam operasi tadi


"ah iya baiklah suster" ucap dokter Vinno canggung ,karena sebenarnya dokter vinno masih mencintai Nezza tapi dia berusaha tegar dan melupakan perasaan nya pada Nezza karena tau kenyataan bahwa Nezza sudah memiliki kekasih,juga kelihatan nya Nezza sangat mencintai kekasihnya dan juga Nezza sudah pernah menolak nya.


setelah beberapa jam Akhirnya Cleya sadar dan dokter Vinno mengecek semua kondisinya ,dan dia juga masih harus mendapatkan perawatan sampai benar-benar sudah dinyatakan sembuh oleh dokter.


sementara itu Nezza sedang berjalan menuju ke cafe untuk makan siang bersama dengan Virly tak di sangka di cafe tersebut mereka bertemu dengan papa nya Nezza yang sedang mengobrol bersama seorang pria yang tak lain adalah dokter Vanno


"nezz bukan nya itu papa lu ye" ucap virly yg melihat papa Miko


"eh iya vir tapi kok sama dokter Vanno,ngapain ya" pikir Nezza


" yeh lu gimana sih kan papa lu dokter terus Vanno juga dokter ya mungkin lagi bahas dunia kedokteran " celetuk virly


" iya masuk akal juga sih vir,tapi sejak kapan ya papa gue kenal sama dokter Vanno" ucap Nezza


"ya mna gue tau Nezz,ya mungkin udah kenal tapi lu yang engga tau,ya udah daripada penasaran kita samperin aja gimana" tawar Virly


kemudian mereka pun menghampiri Dokter Vinno dan papa Miko karena rasa penasaran mereka


"papa " ucap Nezza yang membuat Miko dan dokter Vanno kaget


"Nezza" ucap papa Miko terkejut


"papa?,apa maksudnya pa nezza manggil papa itu papa" tanya dokter Vanno yang juga membuat Nezza dan Virly terkejut karena dokter Vanno juga memanggil papa Miko dengan sebutan papa


"pah ini apa maksudnya,kenapa dokter Vanno manggil papa itu juga papa"ucap Nezza


"OMG kok bisa sama manggil papa" ucap virly yang juga penasaran


"pa coba jelasin ke Vanno" ucap Vanno


"sebenarnya papa gak mau ngasih tau kalian,karena papa sudah berjanji sama mama kamu Vanno ,tapi pada akhirnya kalian sudah dewasa dan akan tau kebenaran nya juga suatu saat " ucap Miko


"jadi apa pah kebenaran nya, jangan bertele-tele kalau bicara,apa hubungan ku sama Nezza pa,cepat jawab" ucap Vanno


"kalian bersaudara nak" ucap papa Miko


Nezza dan Vanno pun terkejut mengetahui kebenaran itu Virly yang juga berada di situ pun juga terkejut


"papa bercanda kan ,ga mungkin Nezza kan anak tunggal papa dari kecil" ucap Nezza


"iya pasti papa bercanda ,aku dari dulu cuma 2 bersaudara sama bang Vinno pa" tambah Vanno


" tapi memang kebenaran nya seperti itu ,kalian itu anak papa cuma berbeda mama" ucap papa Miko yang lebih membuat Nezza dan Vanno terkejut lagi


"jadi ,apa mama sudah tau kebenaran ini" tanya Vanno sementara Nezza masih syok dengan kebenaran ini.


"mama kamu dan mama nya Nezza sudah tau,bahkan kami sepakat untuk tidak memberitahu kalian,tapi pada akhirnya kalian akan tau " ucap papa Miko


"lalu bagaimana sekarang pa,kalau aku mungkin bisa trima dengan semua ini tapi bang Vinno,aku ngak tau apa yang dia fikirkan tentang papa nanti,aku takut dia akan membenci papa" ucap Vanno


"jadi ini alasan papa sering pulang telat karena harus membagi waktu buat mama dan mamanya dokter Vanno" tanya Nezza


"iya sayang maafin papa ,ini semua salah papa" ucap papa Miko penuh penyesalan


"lalu apa sekarang ,apa papa ga mau ngasih tau bang Vinno juga tentang ini" tanya Vanno


"iya nak,papa ingin memberitahu kakakmu tapi nanti ,papa akan atur waktu buat pertemuan kita semua" ucap papa Miko


"maafin papa ya nezz ,Van ?" ucap papa Miko


"kalau aku sudah memaafkan papa ,yang penting kebenaran sudah terungkap dan aku tau bahwa aku juga punya seorang adik perempuan yg sangat cantik" ucap Vanno