Love You My Police

Love You My Police
Kedatangan Alex



Sesampainya di luar kota...


"wah bagus banget ya Nezz"ucap Virly pada Nezza


" iya Vir akhirnya bisa holiday kita " ucap Nezza


"oh ya bentar lagi kan lu nikah Nezz,lu masih kerja di RS atau jadi ibu rumah tangga" tanya Virly pada Nezza


"em gue gak tau vir ,tapi gue sih sebenarnya pngn kerja di RS" ucap Nezza


"sayang kalau kamu memang masih mau kerja gapapa kok,aku gak akan ngelarang apa yang kamu mau,aku juga akan selalu dukung kamu ,asal jangan lupa aja kewajiban kamu sebagai istri nanti" sahut Bima


"kamu beneran sayang" tanya Nezza


"iya sayang apapun itu buat kamu" ucap Bima pada Nezza


"makasih ya sayang" ucap Nezza sumringah


"sama-sama sayang"


"duh kalian sweet banget sih " ucap virly


"hei sayang aku juga bisa sweet kaya mereka" ucap Vanno menyela


"haha kak Vanno emang bisa sweet tapi menyebalkan kan Vir?" tanya Nezza pada virly


"haha iya nezz dia itu terkadang menyebalkan" ucap virly yang membuat Vanno kesal


"ya ya terus saja kalian memojokkan ku" ucap Vanno


"haha lu emg menyebalkan Van " tambah Vinno


"lu juga ikutan bang ,dasar tega kalian semua"ucap Vanno kesal


"haha sudahlah kalian kasian kak Vanno kenapa kalian menggoda nya" ucap Bima membela Vanno


"wah emang lu yang paling pengertian adek ipar huhu" ucap Vanno dan semua yang ada di sana pun tertawa melihat tingkah Vanno itu


"oh ya kak Vinno kapan lamar Cleya" tanya Nezza


"secepatnya nezz , setelah pernikahan kalian nanti kakak akan lamar Cleya dan segera menikahinya" ucap Vinno sambil melihat Cleya,Cleya pun merona di buatnya


"wahh bagus dong kalau gitu,Cleya kamu gimana sudah siap hehe" tanya Nezza


"iya nezz ,kapan pun kak Vinno ngelamar aku aku siap" ucap Cleya tersenyum


"wah kalau begitu gimana sama kak Vanno nih" tanya Nezza


"aku belakang an aja nezz abis bang Vinno ,ya kan sayang?" tanya Vanno pada virly


"hehe iya dong sayang kan kita masih mau menghabiskan masa muda dulu ya ngak" ucap Virly


"nah bener banget tu sayang" ucap Vinno


"awas lu Van jangan lama-lama , takutnya di ambil orang tu cewek lu " goda Vinno pada adiknya


" bener tu kata kak Vinno ,temen aku ini cantik nanti keburu ada yang halalin dia duluan" ucap Nezza menambahkan


"aih kalian ini kenapa bilang gitu,gak dukung saudaranya" kesal Vanno


"haha iya deh iya maafin Nezza dan kak Vinno ya,tapi yang kita bilang bener kok " ucap Nezza


"Hem iya deh gue segera halalin Virly secepatnya setelah kalian semua nikah" ucap Vanno


"nah gitu dong " ucap Nezza


" gimana sayang mereka suruh kita juga nikah" tanya Vanno pada virly


"ya aku sih okay aja sayang ,kan kita juga bisa menghabiskan masa muda setelah nikah hehe" ucap Virly


"wkwk lu ada aja sih vir vir dari tadi masa muda terus " ucap Nezza pada sahabat nya yang dari tadi membicarakan masa muda .


"hehe ya sorry nezz , sebenarnya gue takut nikah muda tapi kalau Vanno ngajak ya udah gue siap"ucap Virly


"haha beneran sayang" tanya Vanno


"haha okay kalau gitu sepakat abis pernikahan aku terus,kak Vinno terus kak Vanno deh" ucap Nezza


kemudian semua pun melanjutkan liburan nya dengan makan-makan , bermain di pantai dan lain-lain


Sementara itu di sebuah bandara


seseorang sedang terburu-buru dan meninggalkan tas nya di kursi bandara


dia adalah Matthew Alexander atau biasa di panggil Alex


lalu seseorang menemukan tas nya dia adalah Viona yang baru saja mendarat di bandara tersebut


Viona pun binggung siapa yang meninggalkan tas nya sembarangan di sini ,lalu dia pun mencari seseorang itu , kemudian viona melihat nama di kertas yang tertempel di tas tersebut .


"Matthew Alexander,apa aku cari saja ya orang nya, kelihatan nya alamatnya dekat dengan tempat ku menginap "gumam viona


setelah lama berfikir akhirnya viona memutuskan untuk mengembalikan tas tersebut


sementara itu Alex sudah sampai di tempat tujuannya dan dia bertemu dengan sepupu-sepupunya yang tak lain adalah Vinno dan Vanno


"wah Alex kenapa gak bilang mau kesini" ucap Vanno yang terkejut dengan kedatangan Alex


"iya gue bisa jemput lu kali" ucap Vinno menambahkan


"haha biar surprise wkwk" ucap Alex bergurau


"kebiasaan lu tu,oh ya kenalin ini adek baru gue Nezza" ucap Vanno mengenalkan Nezza karena Alex memang belum pernah bertemu Nezza


"adek lu,sejak kapan punya adek,bukanya anak om Miko cuma lu dan Vinno"tanya Alex


"iye jadi bokap punya istri lagi ternyata dan ini adek gue beda nyokap sama gue"ucap Vanno


"oh begitu , berarti dia juga adek sepupu gue dong" celetuk Alex sambil merangkul Nezza


"ehem " Bima pun berdehem saat Alex memeluk Nezza


sedangkan Vinno yang sadar kalau calon Adik iparnya itu cemburu pun segera menghentikan aksi Alex


"heh tu tangan lu di kondisikan ,ini ada calon adek ipar gue " ucap Vinno sambil merangkul Bima dan kemudian melepaskan rangkulannya


Alex pun segera menurunkan tangannya


"Weh sorry bro kga tau gue ,gue cuma perkenalkan sebagai sepupu aja kok serius" ucap Alex


"iya udah gapapa,lain kali jangan gitu,dia sudah ada pawang nya" ucap Bima memperingatkan


"wkwk iye bro" ucap Alex cengengesan


"oh ya ini cewek gue Virly dan itu Cleya ceweknya bang Vinno" ucap Vanno memperkenalkan


"oh ya lu kesini kga bawa apa-apa Lex ?" tanya Vinno yang dari tadi tak melihat Alex membawa tas , karena biasanya setahu Vinno ,Alex kalau liburan pasti membawa tas yang lumayan besar


Alex pun baru sadar ternyata tas yang dia bawa tertinggal di bandara karena dia terburu-buru menyetop taksi ,sebab itu dia lupa tas nya dia taruh di kursi bandara


"**** gawat tas gue, astaga gue lupa,tas gue ketinggalan di bandara Vin" ucap Alex panik


"lah gimana bisa Lex ,lu tu kebiasaan deh" ucap Vanno yang memang sadar kalau Alex dari dulu emang pelupa kalau masalah barang yang di bawa.


"yah gue lupa Van , gimana dong nih,mana ada surat-surat penting lagi" ucap Alex frustasi


"ya mana gue tau"ucap Vanno kesal karena sikap teledor sepupunya itu


"memangnya kak Alex tadi naro dimana tas nya" tanya Nezza


"gue taro di kursi bandara Nezz" ucap Alex


"gini aja , gimana kalau gue minta bantuan resepsionis bandara siapa tau ada yang nemuin tas lu terus di taroh di bagian resepsionis gitu,gue telvon temen gue deh" ucap Bima memberi saran


"ide bagus tu,coba lu tanya temen lu " ucap Alex


lalu Bima pun memutuskan untuk menghubungi temannya ,tapi sudah ditanyakan di bagian resepsionis tidak ada barang hilang yang di taruh di situ, mereka semua pun pusing memikirkan tas Alex karena belum ketemu


Disaat mereka sedang pusing tiba-tiba ada yang mengetuk pintu.....