
**Flashback on*
3** tahun yang lalu ketika nezza masih SMA
di taman sekolah beberapa anak sedang berkumpul ,lalu seseorang mengungkapkan perasaan nya kepada nezza ,dia adalah Farhan alias Hans
"Hay nezz" sapa Hans
"eh Lo far,ada apa gue lagi sibuk nih" Jawab nezza ketus
" gue mau lu jadi pacar gue nezz" ucap hans to the point
nezza yang mendengar itu pun tertawa terbahak-bahak "hahaha lu nembak gue far?" tanya nezza
" iya nezz gimana lu mau"ucap hans
"ehm sorry ya far ,gue lagi ngak minat pacaran ,maaf gue pergi dulu ya bye " jawab nezza yang kemudian meninggalkan Hans di taman itu sementara itu teman mereka yang melihat pun menertawakan Hans ,dan Hans pun sangat marah
"berani-beraninya lu nolak gue nezz,gue ngak bisa lu giniin ,apa yang gue mau harus gue dapat,tunggu waktunya nezz gue bakal buat lu berlutut sama gue " gumam Hans dalam hati
waktu pun berlalu setelah mereka lulus SMA Farhan atau Hans ikut orang tuanya ke new York untuk melanjutkan kuliah di sana , selama dia disana dia selalu mengawasi nezza lewat Vikram , karena Vikram kebetulan juga berteman dengan Nezza
setelah 3 tahun Hans kembali ke Indonesia dan memberitahu Vikram bahwa dia ingin bertemu nezza dengan apapun caranya yang penting dia bisa bertemu dengan Nezza lagi ,dan akhirnya di suatu malam waktu balapan liar itu Nezza bertemu dengan Hans tapi nezza lupa siapa itu Hans karena banyak perubahan di diri Hans
Flashback off
"gimana nezz udah ingget gue siapa" tanya Hans
"iya gue baru ingget,lu Farhan kan , kenapa lu lakuin ini Hans Lo tau kan gue dulu dah bilang gue dulu itu masih ngak minat pacaran" ucap nezza
"tapi gue suka sama lu nezz,lu tau dulu waktu lu nolak gue,semua temen ngetawain gue karna lu nezz" ucap hans
" sorry Hans gue ngak tau ,tapi kenapa muka lu beda dari Farhan yg gue kenal " tanya nezza
"iya karena gue oplas ,gue pengen Lo suka sama gue nezz " jawaban Hans yg membuat Nezza tercengang
" kenapa lu lakuin itu Hans, dengerin gue meskipun lu oplas gue juga ngk mau sama lu Hans karena dari dulu emang gue cuma anggap lu temen gue ngak lebih Hans " Jawab nezza yg membuat Hans mulai emosi
"hahaha padahal gue udah lakuin ini demi lu nezz ,tapi kenapa lu ngak mau Nerima cinta gue," ujar Hans
" cinta ngak gini Hans ,ngak segila ini , apalagi lu udah bunuh temen gue Agra gue jadi benci banget sama lu Hans asal lu tau " jawab nezza
" hahahaha Agra pantes mati nezza siapapun ngk boleh ada yang suka sama lu selain gue, kalau gue ngk bisa milikin lu siapapun juga ngk boleh ada yg milikin lu nezz,lebih baik lu mati" ucap hans sambil mengambil pisau yg ada di belakang bajunya untuk menusuk nezza , Vikram yg melihat Hans ingin menusuk nezza pun melindungi nezza dan akhirnya pisau itu pun menusuk perut Vikram
Nezza,Aldo dan Niko yang melihat itu pun syok
Vikrammmmm....!!!!! teriak mereka bersamaan
"ah dasar anak angkat bodoh" ucap hans
Disaat Hans ingin mencabut pisau dari perut Vikram dan ingin menusukkan nya lagi kepada nezza tiba-tiba Bima,Anto, Dimas dan anggota polisi yang lain datang dan menangkap Hans
"Angkat tangan ,sodara Hans anda saya tangkap atas tuduhan pembunuhan dan penyebaran obat-obatan terlarang "ucap Anto yg kemudian mengambil pisau yg ada di tangan Hans dan kemudian memborgol Hans
Hans pun dibawa oleh beberapa polisi ke kantor polisi
sementara itu Bima melepaskan ikatan nezza dan Dimas juga membantu teman-teman nezza melepaskan ikatan nya
Nezza dan teman-temannya pun duduk bersimpuh di sebelah Vikram , sementara itu Dimas menelvon ambulance
" vik gue tau Lo kuat , tolong bertahan vik" ucap nezza sambil menangis tersedu-sedu
" iya vik lu bertahan ya kita mau lulus vik lu ngk pengen kita wisuda bareng" tambah Aldo
"te-man teman so-rry gue udah buat kalian gini,gue udah bunuh Agra" ucap Vikram terbata-bata
"engga lu ngk bunuh Agra vik,Hans yg udah lakuin itu ,gue mohon jangan nyalahin diri lu ,gue tau lu orang baik"ucap nezza
"iya vik" tambah Niko
"nezz gue pengen lu bahagia ,jaga diri lu baik-baik ya nezz" ucap Vikram
" iya vik ,lu juga harus bertahan biar kita sama-sama lagi kaya dulu " ucap nezza
"ko,do dan pak polisi tolong jaga nezza ya,gue sayang sama nezza dia udah gue anggap sodara gue,gue ngk mau ada yang nyakitin dia lagi " ucap Vikram
"pasti vik kita sama-sama jaga nezza" ucap Aldo dan Niko
"iya pasti saya juga akan menjaga nezza " tambah Bima "
Vikram pun tersenyum
"terimakasih semua ,oh iya tolong bilang ke adek gue kalau gue belum bisa nemuin dia , bilang juga permintaan maaf gue ,gue belum bisa jadi kakak yang terbaik buat dia " ucap Vikram
"lu ngk boleh ngomong gitu vik,Lo kuat Lo bisa nemuin dia dan bilang lagsung ke dia vik gue mohon lu bertahan" ucap nezza
" iya vik lu harus bertahan ,bentar lagi ambulance Dateng"ucap Niko
" bertahan vik" ucap Aldo
" gue udah ngk kuat nezz,do,ko maafin gue " ucap Vikram
Aldo Niko dan nezza pun memegang tangan Vikram supaya Vikram bisa bertahan
" ngak vik lu harus kuat lu harus bisa bertahan ingget adek lu vik dia butuh lu" ucap nezza
"iya vik " ucap Niko
"tolong jaga adek gue juga ya,maafin gue" ucap Vikram yg kemudian memejamkan matanya dan Vikram pun menghembuskan nafas terakhir nya
"vikrammmmm bangunnnn hiks hiks ,lu harus bertahan vik bangun " ucap nezza sambil menangis tersedu-sedu
"bangun bro kenapa lu ninggalin kita" ucap Aldo
"vik bangun ,gue mohon" ucap Niko
Bima yg melihat nezza menangis pun menenangkan nezza
"Nezz udah nezz Vikram sudah tenang lebih baik kamu dan teman-teman kamu do'a in dia nezz supaya dia di trima di sisi ALLAH nezz" ucap Bima
"tapi Bim ,gue udah kehilangan Agra Sekarang Vikram juga ninggalin gue " ucap nezza
" iya nezz aku tau ,tapi ini sudah takdir nezz lebih baik sekarang kita bawa Vikram ke rumahnya untuk di urus jenazah nya dan biar bisa dimakamkan dengan tenang,itu ambulance juga baru sampai " ucap Bima
"kalian tolong bantu gue bawa dia ke ambulance" ucap Dimas kepada kedua teman nezza
Niko dan Aldo pun ikut membantu membawa Vikram ke ambulance untuk di antar ke ke rumahnya (rumah keluarga angkat Vikram keluarga Nugraha , sementara rumah yang di jadikan tempat Hans ini adalah adalah rumah Hans sendiri ,jadi Hans tidak tinggal bareng orang tuanya ,dia beli rumah sendiri untuk menyembunyikan identitasnya,sementara pembantu Hans yg kemaren sudah di pecat oleh Hans )
Setelah sampai di rumah keluarga Nugraha ,adik Vikram dan orang tua angkat Vikram kaget melihat Vikram bersimbah darah dan tidak bernyawa...
"bagaimana bisa Vikram begini,siapa yg sudah melakukan ini" tanya om Nugraha papa angkat Vikram