Love You My Police

Love You My Police
Bertemu Viona



lalu mama Verra pun melepaskan jewerannya tadi


Aurin yang dari tadi mendengar kan pun dalam hatinya merasa bahagia dan lega akhirnya apa yang dia inginkan untuk bisa berkumpul bersama-sama seperti ini pun terkabul juga


dan yang paling penting Verra dan putranya yang mau menerima dia dan putrinya dia sangat bahagia hari ini karena Nezza pun mau menerima kebenaran dan tidak membenci papanya lagi.


lalu mereka pun melanjutkan makan malam mereka sambil tertawa dan bergurau bersama sama.


Sedangkan Vinno setelah dia keluar dari rumah tadi dia sekarang sedang berjalan di sebuah trotoar dan kehujanan karena cuaca sedang hujan dan fikiran nya juga sekarang sedang kacau karena tidak menyangka ternyata Nezza adalah saudara tirinya bagaimana tidak kacau dia mengetahui beberapa kebenaran yaitu papanya yang sudah menduakan mama nya dan ternyata wanita yang selama ini dia cintai ternyata adalah adik tirinya ,dia begitu frustasi sampai disaat dia mau menyebrang hampir dia di tabrak oleh mobil yang melaju di bawah hujan deras tersebut,pengendara mobil itu pun menghentikan mobilnya dan melihat Vinno dan kemudian turun dari mobil membawa payung karena dia takut kalau menabrak seseorang


"mas ,mas Gpp kan maaf saya tidak tau kalau mas tiba-tiba nyebrang" ucap wanita itu pada Vinno


"tidak apa nona " ucap Vinno


"mas bneran gapapa" tanya wanita itu sekali lagi untuk memastikan


" iya nona tidak apa-apa" ucap Vinno


"oh ya mas ngapain sendiri an di sini hujan-hujan nanti demam lho mas"ucap wanita itu yang melihat kondisi Vinno


"tidak apa nona saya sedang menenangkan fikiran saya" ucap Vinno


" mas kalau lagi ada masalah jangan gini mas,lebih baik di selesaikan,oh ya di sini hujan mas ikut saya kita ngobrol di cafe aja biar lebih enak" tawar wanita itu pada Vinno


Vinno pun melihat wanita itu


dan wanita itu pun yang melihat tatapan Vinno dia meyakinkan Vinno bahwa dia bukan orang yang jahat karena takut Vinno salah faham padanya


"ehm mas tenang saja mas bisa percaya saya,saya juga baru di kota ini jadi ga mungkin macem-macem hehehe" ucap wanita itu


Vinno yang mendengar perkataan wanita itu pun tertawa


"hahaha nona nona bukan kah seharusnya nona yang takut saya macam-macam karena saya pria sementara anda wanita,apa nona tidak takut" tanya Vinno


"hehe tidak mas ngapain saya takut kan mas nya ngak jahat,kalau mas nya memang orang jahat kenapa mas tidak apa-apa kan saya dari tadi,ya kan" ucap wanita itu pada Vinno


Vinno yang mendengar penjelasan wanita itu pun akhirnya mau ikut wanita itu ke sebuah cafe tapi sebelumnya..


"tapi nona baju saya basah apa tidak apa-apa saya masuk mobil nona" ucap Vinno


"tidak apa apa kok mas mari" ucap wanita itu


dan akhirnya Vinno pun ikut wanita itu ke sebuah cafe


sesampainya di cafe mereka pun memulai obrolan mereka


"oh ya sebelumnya kita belom kenalan,kenalin nama ku Viona panggil aja vio" ucap viona pada Vinno


(ya dia adalah Viona Rosabella Ailyn dia adalah seorang pramugari cantik yang baru pindah di kota ini)


"oh iya saya Vinno" ucap Vinno


"jadiii,apa mas Vinno mau cerita ke saya kenapa mas nya bisa hujan-hujan an di jalan?" tanya Viona


" cuma masalah keluarga nona" ucap Vinno


" oh begitu,kalau mas nya mau cerita saya bisa jadi pendengar yang baik,tapi masalah nya kita baru kenal jadi mungkin mas nya juga ragu kalau mau cerita ke saya ya kan " ucap Viona


"tidak kok nona karena kelihatan nya anda wanita baik,tapi memang saya tidak bisa cerita Sekarang tentang apa yang saya rasakan saat ini kepada siapapun" ucap Vinno


" hehe iya mas saya faham kok" ucap Viona


dan mereka pun asik mengobrol di cafe tersebut dan yang membuat Vinno heran adalah kenapa dia bisa langsung akrab sama wanita yg baru pertama dia temui ,tapi dia pun tidak mempermasalahkan hal tersebut karena kelihatan nya viona pun juga wanita baik-baik.


Keesokan harinya di RS Vinno sedang mengecek kondisi Cleya karena Cleya sudah sadar dari massa operasi nya


"nona Cleya apa yang anda rasakan sekarang" tanya dokter Vinno


"masih terasa sakit dok,tapi sepertinya lebih baik dari kemarin" ucap Cleya tersenyum


disaat Dokter Vinno mau keluar ruangan pun Cleya memanggil nya


"em dokter" panggil Cleya pada Vinno


"iya nona,ada apa?" tanya dokter Vinno


"terima kasih sudah membantu saya dan menyemangati saya" ucap Cleya


" iya nona itu sudah tugas saya sebagai seorang dokter,oh ya jangan lupa berterima kasih kepada ALLAH SWT dan juga suster Nezza karena dia juga ikut membantu dalam operasi nona kemarin" ucap dokter Vinno yang kemudian pergi meninggalkan Cleya


sementara itu Nezza sedang berjalan di lorong RS tiba-tiba dia bertemu dengan dokter Vinno yang baru saja keluar dari ruang rawat Cleya


akan tetapi dokter Vinno terlihat mengacuhkan nya ,tapi Nezza tak tinggal diam bagaimanapun dokter Vinno itu kakak nya dan dia harus menerima kenyataan bahwa Nezza adalah adiknya


"dokter Vinno" panggil Nezza tapi di abaikan oleh dokter Vinno


"dokter Vinno" panggil Nezza lagi yang masih di abaikan oleh dokter Vinno


"Kak Vinno!" ucap Nezza yang membuat Vinno akhirnya mau melihat dia


Nezza pun kemudian menghampiri nya


"hemm " ucap dokter Vinno


"apa dengan mengacuhkan saya anda bisa merubah segalanya ,tidak kan dokter ?" ucap Nezza pada Vinno


" lalu apa yang kamu mau?" tanya Vinno


"saya cuma mau anda menerima kebenaran bahwa saya adalah adik anda" ucap Nezza sendu


"kalau saya tidak mau ,anda mau apa" ucap Vinno


"kenapa anda tidak mau,segitu benci nya kah anda pada saya sehingga tidak mau mengakui saya,apa karena saya cuma adik tiri anda,oh ya benar kata mama Verra anda dan kak Vanno adalah 2 saudara yang berbeda sifat" ucap Nezza


Vinno yang mendengar itu pun semakin kesal berani-beraninya Nezza bicara seperti itu pada nya dan membeda-bedakan antara dia dan adiknya Vanno, padahal alasan dia belum bisa menerima nya adalah karena dia masih mencintai Nezza ,tapi itu Sekarang adalah hal yang mustahil karena Kenyataannya adalah Nezza itu adalah adiknya juga


"kenapa anda bicara seperti itu suster Nezza,apa saya sejahat itu menurut anda" ucap dokter Vinno


"hemm terserah anda saja Dokter, sudahlah saya juga tidak mau berdebat dengan anda" Nezza pun kemudian ingin pergi meninggalkan Vinno


akan tetapi Vinno mencegahnya


" tunggu adikku"ucap Vinno yang membuat Nezza kaget


"apa tadi saya salah dengar ,anda manggil saya apa?"tanya Nezza


"adik , bukannkah kamu ingin aku mengakui kamu sebagai adik " ucap Vinno


"jadi??" tanya Nezza


" jadi saya sudah mengakui kamu sebagai adik saya ,dan maafkan saya karena saya pernah mencintai kamu ,tapi setelah saya fikir-fikir Sekarang karena kamu adik saya , baiklah saya akan terima kenyataan ini dan saya juga akan tetap mencintai kamu tapi sebagai adik saya, bagaimana apa kamu senang sekarang?" jelas Vinno


Nezza yang mendengar itu pun sangat bahagia akhirnya Vinno pun juga mau mengakui nya sebagai adik


kemudian Nezza pun memeluk Vinno , setelah itu Nezza pun melepaskan pelukannya


" makasih ya dokter sudah mau mengakui saya" ucap Nezza


" ehm dokter,tidak salah bukan nya tadi manggil aku kak Vinno Hem " ucap Vinno


" hehe maaf" ucap Nezza


" hemm mulai sekarang panggil aku kak Vinno entah itu dimanapun karena aku kakak kamu" ucap Vinno


" em iya kak Vinno "


disaat Nezza sedang mengobrol bersama Vinno tiba-tiba Vanno datang menghampiri mereka...