Love You My Police

Love You My Police
Kasus Selesai



" bagaimana bisa Vikram begini,siapa yang sudah melakukan ini" tanya om Nugraha papa angkat Vikram


"iya kenapa Vikram begini" tanya Tante Ratna mama angkat Vikram sambil menangis tersedu-sedu


Vika adik Vikram yang berusia 16 tahun pun menangis melihat jenazah kakaknya


"kakak kenapa Kakak Ninggalin Vika" ucap Vika memandang jenazah kakaknya


nezza pun mendekati vika


"Vika kamu ikhlasin kakak kamu ya ya sayang,kakak kamu sayang sama kamu Vika,jadi kamu do'a in dia supaya tenang ya" ucap nezza


"tapi kak Vika sayang sama kak Vikram ,kenapa kak Vikram ninggalin Vika " ucap Vika


" iya Vika kakak tau kok,oh ya ini gelang kakak kamu ,kamu simpen ya anggap itu kenang-kenangan dari kakak kamu" ucap nezza sambil memberikan gelang Vikram kepada Vika


" coba ada yang bisa jelaskan ke saya kenapa Vikram bisa begini" ucap om Nugraha yg dari tadi butuh penjelasan atas kematian Vikram


" maaf pak tapi putra kandung anda Farhan Raditya Nugraha yang sudah membunuh Vikram " ucap Bima yg membuat om Nugraha tercengang


"APAaaa...."ucap om Nugraha kaget


Tante Ratna yang masih menangis pun juga ikut kaget dan pingsan


"Tante bangun Tante" ucap nezza berusaha membangunkan Tante Ratna


"ma bangun ma" ucap om Nugraha yg juga ikut membangunkan istrinya kemudian om Nugraha pun membawa Tante Ratna ke kamar dan memanggil dokter pribadi mereka


setelah itu om Nugraha kembali ke ruang tamu menemui teman-teman Vikram yg membawa jenazah Vikram


" tolong kalian ceritakan ke saya , gimana Vikram bisa dibunuh oleh Farhan" tanya om Nugraha ke pada mereka


kemudian mereka pun menceritakan awal kejadian sampai akhirnya Agra dan Vikram tiada gara-gara Hans ,om Nugraha pun syok dan terpukul atas kejadian ini, ternyata bukan cuma Vikram yg jadi korban tapi juga Agra teman Vikram


"Nezza maafin anak om Farhan ya karena obsesi nya dia sama kamu,dia sudah merenggut nyawa teman-teman kamu" ucap om Nugraha yg menyesali perbuatan putra kandungnya


"iya gapapa om,tapi tolong nezza minta om jaga Vika baik-baik ya karena itu permintaan terakhir Vikram , Vikram mau adik dia bahagia nantinya " ucap nezza


"pasti nezza sekarang cuma Vika satu-satunya anak yang om punya, Vikram sudah ngk ada dan Hans bukan anak om lagi ,dan dia pasti akan di penjara lama untuk menanggung semua perbuatannya ,dia sudah buat om marah besar , sekarang cuma Vika anak om,om pasti akan jaga dia baik-baik" ucap om Nugraha


"makasih om semoga Vikram tenang ya om" ucap nezza


Setelah pemakaman Vikram Nezza Bima dan teman-temannya memutuskan untuk pulang tapi om Nugraha dan Tante Ratna yang sudah sadar dari pingsannya pun meminta nezza dkk untuk mengantar mereka ke rumah orang tuanya Agra untuk meminta maaf


sesampainya di rumah orang tua nya Agra dan orang tua Agra pun menyuruh mereka masuk ke dalam rumahnya


"om ,Tante, mereka orang tuanya Vikram , mereka datang kesini untuk meminta maaf , sebenarnya Agra meninggal bukan karena Agra mengkonsumsi obat-obatan terlarang tapi Agra di bunuh ,dia di suntik dan suntikan itu mengandung obat-obatan terlarang dengan dosis yg besar " jelas nezza yg membuat orang tua Agra terkejut


"jadi Agra meninggal bukan karena mengkonsumsi obat-obatan itu nezz"tanya Tante Mia meyakinkan


"bukan Tante" Jawab nezza


"lalu siapa yg menyuntik Agra nezz,apa itu Vikram" tanya om Rangga


"bukan om ,tapi yg menyuntik Agra itu Farhan anak pertama Tante Ratna dan om Nugraha mereka adalah orang tua angkat Vikram" jelas nezza


"maafkan kami pak ,buk , karena kami gagal mendidik anak kami,dan anak kami sudah membuat anak ibu dan bapak meninggal ,kami sangat menyesal atas kejadian ini " ucap om Nugraha


" iya pak buk,saya dan suami saya sudah berusaha mengikhlaskan kepergian Agra dan kami lega ternyata Agra meninggal bukan karena dia mengkonsumsi narkoba " tambah Tante Mia


" terimakasih kalian mau memaafkan kami dan anak kami,semoga Agra anak kalian tenang disana" ucap Tante Ratna


"Iya Aaminn YRA"


" lalu anak kalian yang satunya ,yang waktu itu katanya sama Agra dimana "tanya om Rangga


"maksud anda Vikram,dia juga sudah meninggal pak" ucap om Nugraha


" inalillahi wa Inna ilaihi Roji'un kapan pak kok bisa " tanya om Rangga yg terkejut mendengar perkataan om Nugraha


"anak kami juga Farhan yg sudah membunuh Vikram" sahut Tante Ratna


"Astaghfirullah yg sabar ya buk ,kita sama-sama kehilangan putra kita,jadi doakan semoga Agra dan Vikram bisa tenang dan di berikan tempat yang terindah disisi ALLAH SWT ya buk" ucap Tante Mia


"Aminnn makasih ya buk" ucap Tante Ratna


" oh ya Tante om,aku dan temen-temen pulang dulu ya,takut orang tua kita nyariin " ucap nezza


"oh iya nezza ,makasih ya udah bantu om dan Tante nyari tau tentang kematian Agra,kalian juga makasih banyak ya" ucap om Rangga


Nezza dan teman-temannya pun berpamitan ke orang tua Agra dan orang tua Vikram


"hati-hati di jalan ya nezza sama kalian juga,Tante dan om pulang nanti habis ini Tante masih mau ngobrol sama orang tua Agra" ucap Tante Ratna


"iya nezza hati-hati ya "ucap om Nugraha


" iya om Tante kalau gitu nezza dan temen-temen pulang dulu ya


"Assalamualaikum"


"waalaikumsalam"


nezza Bima dkk pun mencium tangan ortunya Agra dan Vikram dan pulang ke rumahnya masing-masing,


sementara itu di kantor polisi sedang panik karena Hans meminum racun yang dia bawa di sakunya dan bunuh diri di kantor polisi ,Bima pun memberitahu nezza kalau Hans sudah tiada


Keesokan harinya di kampus


"eh lu tau kga Hans udah ngak ada" ujar Niko


" ya gue tau , biarlah dia menanggung kesalahan dia yang sudah bunuh 2 teman kita" ucap Aldo


"iya udahlah mungkin udah takdir dia, udahlah kita mulai kehidupan baru sekarang meskipun tanpa Agra dan Vikram "ujar nezza kepada dua temanya


"oh ya nezz bentar lagi wisuda kan kita , setelah lulus lu mau magang dan kerja dimana" tanya Niko


"ngak tau ko, kayaknya mama mau aku magang di luar kota deh" ucap nezza


"yah kita ngak bisa ketemu lagi dong" ucap Aldo


"aih kenapa kalian sedih gitu ,ini kan ada ponsel kita bisa Video call an tiap hari ya ngk " gurau nezza


"ya kan tetep ada yang kurang nezz"ujar Aldo