
sementara itu Vinno sebenarnya kefikiran dengan perkataan Nezza tadi apa iya Cleya cemburu??
"ah kenapa aku jadi memikirkan Cleya" gumam Vinno
Keesokan harinya Vinno menemui Cleya di ruang rawat Cleya tapi kelihatannya Cleya masih mengacuhkan nya...
Vinno pun geram dengan sifat Cleya yang berubah padanya
"kenapa kamu berubah" ucap Vinno kesal
"maksud dokter apa" ucap Cleya yang pura-pura tidak mengerti dan kembali mengacuhkan Vinno
Vinno yang kesal dan geram pun mendekati Cleya kemudian dia memegang kedua pipi Cleya dan kemudian mencium bibir Cleya ,Cleya pun terkejut dengan apa yang di lakukan Vinno
setelah sadar apa yang dia lakukan Vinno pun mengakhiri ciuman nya itu
"maaf" ucap Vinno yang kemudian pergi meninggalkan ruangan Cleya
sementara Cleya dia cuma bisa termanggu dan memegang bibirnya yang di cium oleh Vinno tadi
"apa tadi dia menciumku" gumam Cleya dengan pipinya yang memerah seperti kepiting rebus itu
sementara itu Vinno
"ternyata manis sekali" ucap Vinno sambil tersenyum yang tidak sengaja di dengar oleh Vanno yang berpapasan dengan nya
"woi apa yang manis bang" tanya Vanno
Vinno pun kaget karena tiba-tiba Vanno ada di sebelahnya
"eh emmm susu Van ,susu itu manis banget" ucap Vinno salah tingkah
"hah susu,sejak kapan lu suka minum susu?" tanya Vanno yang heran dengan sifat kakaknya itu ,karena yang dia tau Vinno sangat tidak suka dengan susu
"sejak tadi Van " ucap Vinno asal-asalan karena Vanno seperti mengintimidasi nya
"ya tapi kann" ucap Vanno
"tapi apa Van ,intinya gue suka susu sekarang,dah lah gue kerja dulu masih ada pasien yang harus gue tanggani "ucap Vinno mencoba mengalihkan pembicaraan agar adiknya tidak terus bertanya padanya.
kemudian Vinno pun berlalu meninggalkan Vanno
sementara itu..
"dih aneh banget bang Vinno hari ini ,kesambet apaan tu orang ,tadi pun gue lihat senyum-senyum gitu" gumam Vanno ngeri dengan sifat kakaknya itu
Sementara Nezza dia sedang mengunjungi Cleya di ruang rawat Cleya
"hai cley "ucap Nezza
"oh Nezza ,sini nezz masuk" ucap Cleya mempersilahkan Nezza masuk
"wah kelihatan nya hari ini kamu ceria banget ya cley" ucap Nezza yang melihat senyuman terukir di bibir Cleya
"hehe ngak juga kok Nezz,sama aja kaya biasanya " ucap Cleya
"haha iya cley,oh ya gimana kondisi kamu sekarang" tanya Nezza
"sudah lebih baik kok Nezz,oh ya makasih ya kamu udah mau nemenin aku operasi" ucap Cleya yang memang baru bisa mengucapkan terima kasih karena baru bertemu dengan Nezza lagi
"eh iya cley sama-sama,kan aku juga perawat di sini jadi ya tugas aku juga hehe" ucap Nezza
"hehe iya Nezz,oh ya gimana hubungan kamu sama Bima ,kapan kalian ke jenjang yang lebih serius ,aku gak sabar kamu segera menikah sama Bima" ucap Cleya tersenyum
"hehe do'a in aja cley dia secepatnya ngelamar aku, soalnya kalau mau menikah juga harus melakukan sidang dulu hehe sementara aku dan Bima masih banyak tugas jadi ya mungkin lamaran dulu kali ya hehe" ucap Nezza
"ah iya Nezz lamaran dulu juga bagus itu, Pokoknya aku dukung kamu sama Bima,kalian cocok hehe" ucap Cleya
"em makasih ya cley"ucap Nezza tersenyum
"makasih buat apa Nezz, harusnya aku yang makasih karena kamu sudah menjadi wanita yang Bima pilih,kamu sangat baik Nez" ucap Cleya
"hehe iya cley intinya makasih aja kamu sudah melepaskan Bima buat aku" ucap Nezza
"haha ngak usah terimakasih Nez,Bima memang lebih cocok buat kamu kok" ucap Cleya tulus
"hehe iya cley,oh ya apa kak Vinno tadi kesini?" tanya Nezza pada Cleya
"iya cley ,apa dia tadi kesini"tanya Nezza lagi
" i iya sih Nezz tadi " ucap Cleya yang masih binggung
"oh gitu ya, karena tadi mencari nya tapi tak ketemu" ucap Nezza
" oh iya Nezz,emm aku boleh nanya gak" tanya Cleya
"tanya apa cley" ucap Nezza
"emm maaf sebelumnya nezz,tadi kok kamu panggil dokter Vinno kak ya, bukannya dulu kamu manggil dia dokter?" tanya Cleya penasaran
"astaga aku lupa cley,kamu belom tau ya"ucap Nezza
"apa Nezz?"
"jadi kak Vinno itu kakak aku satu ayah cley dan aku juga baru tau kalau dia adalah kakak ku waktu aku sudah dewasa ini" ucap Nezza
"wah beneran nezz,kok bisa?" tanya Cleya lagi
"iya karena papa ku ternyata punya istri selain mama aku dan istri pertama papa ku adalah mama nya kak Vinno" jelas Nezza
"wah gitu ya nezz ,maaf ya aku jadi kepo" ucap Cleya mengerti
"hehe iya cley Gapapa kok" ucap Nezza
"oh ya cley menurut kamu kak Vinno bagaimana"tanya Nezza pada Cleya,Cleya pun jadi salah tingkah atas pertanyaan Nezza
"em ma maksud kamu gimana Nezz?" tanya Cleya Canggung
Nezza pun merasa ingin menggoda Cleya karena dilihat dari gerak-gerik Cleya yang seperti nya Cleya menyukai kakak nya Vinno
"haha maksud aku pendapat kamu tentang kak Vinno gimana?" goda Nezza
"emm dia baik kok Nezz "ucap Cleya salah tingkah
"haha benarkah,tapi menurutku dia itu menyebalkan cley iya kan?" goda Nezza mencoba memancing Cleya
"engga kok Nezz dia baik banget ke aku , bahkan sering kesini" ucap Cleya keceplosan
"haha gitu ya" tanya Nezza
"emm jangan salah faham nezz maksud aku kan dia dokter jadi kan wajar sering kesini iya kan hehe" ucap Cleya salah tingkah agar Nezza tidak salah faham tentang dia dan kakaknya
"haha oh ya,tapi kenapa kamu salting gitu Cley,kan aku cuma nanya "goda Nezza lagi yang membuat pipi Cleya semakin merah
"ih gak kok Nezz aku biasa aja hehe" ucap Cleya gugup
"haha ya sudah kalau gitu Cley ,aku lanjut kerja dulu ya,kamu Cepet sembuh ya" ucap Nezza karena tidak tega melihat Cleya yang pipinya semakin memerah karena dia menggoda nya tadi
"hehe iya Nezz" ucap Cleya lega akhirnya Nezza tidak bertanya tentang Vinno lagi
kemudian Nezza pun berlalu meninggalkan Cleya dan melanjutkan pekerjaan nya
sore harinya Nezza menemui kakaknya Vanno di sebuah cafe , karena ada hal yang ingin dia bicarakan sama kakak nya itu , Nezza pun juga mengajak Bima sementara Vanno juga mengajak Virly
"em jadi ada apa Nezz tumben nyuruh ngumpul" tanya Vanno memulai pembicaraan
"iya nezz , kelihatan ada hal penting"tambah Virly
"iya sayang,coba cerita" tanya Bima menambahkan
"jadi gini menurut kalian nih kalau kita jodohin kak Vinno sama Cleya Gimana setuju ngak?" tanya Nezza yang membuat semuanya terkejut kenapa Nezza ingin menjodohkan kakaknya itu
"Cleya siapa nezz, bukannya itu pasien bang Vinno"tanya Vanno karena yang dia tau Cleya adalah nama pasien Abang nya itu
"yaps betul sekali" ucap Nezza
"sayang apa kamu serius,memang kak Vinno mau sama Cleya" tanya Bima pada Nezza
"aku ngak tau kalau kak Vinno, tapi menurut ku kelihatan nya Cleya suka sama kak Vinno dari gerak-gerik nya aku pastikan kalau Cleya suka sama kak Vinno sayang" ucap Nezza pada Bima
"eh bentar deh dek tapi gue juga heran sama bang Vinno " ucap Vanno yang membuat Nezza penasaran