Love You My Police

Love You My Police
Menjelaskan pada Vinno



"kalau aku sudah memaafkan papa ,yang penting kebenaran sudah terungkap dan aku tau bahwa aku juga punya seorang adik perempuan yg sangat cantik" ucap Vanno sambil melihat ke arah Nezza karena dari dulu memang Vanno sudah menganggap Nezza sebagai saudara nya dan ternyata memang Nezza adalah saudaranya.


"jadi aku sebenarnya punya kakak" tanya Nezza yang masih tidak percaya dengan kebenaran ini


"iya sayang Vinno dan Vanno itu kakak kamu" jelas papa Miko


"ini serius kan pa?" tanya Nezza meyakinkan


"iya sayang,oh ya maafin papa ya karena ini alasan papa sering pulang larut" ucap papa Miko


"hufhhh baiklah pa nezza udah maafin papa kok,lagian juga Nezza udah tau ternyata ini alasan papa,jadi ya sudahlah,tapi Nezza juga minta maaf karena sering marah-marah ke papa " ucap Nezza


"iya sayang papa selalu maafin kamu kok" ucap


papa Miko


"jadi sekarang kamu harus manggil aku kakak nezz " gurau Vanno


" hehe iya kak Vanno juga harus panggil aku adek kk" ucap Nezza


"wah so pasti adek Nezza" ucap Vanno


dan mereka pun tertawa bersama, sedangkan Miko sudah agak tenang karena kebenaran yang di sembunyikan lama akhirnya sudah bisa di ungkapkan,tinggal satu langkah lagi untuk memberitahu Vinno karena memang hub dia dan putra sulungnya yang sekarang agak renggang jadi dia takut kalau putranya itu akan semakin membencinya.


ditengah obrolan virly pun ikut nimbrung


"wah ternyata kalian saudara ya" sela virly yang dari tadi mendengar kan


"oh iya pah ini Virly sahabat aku" ucap Nezza mengenal kan Virly


"iya om saya Virly hehe"ucap Virly canggung


"oh iya nak,maaf ya kamu sudah melihat permasalahan kluarga om tadi" ucap papa Miko


" eh iya Gpp kok om santai aja sama virly " ucap Virly


"oh ya pa Virly ini pacar aku" ucap Vanno to the point ke papanya yang sukses membuat pipi virly memerah seperti kepiting rebus


"benarkah nak Virly?" tanya papa Miko


"iya om hehe" jawab Virly canggung


Nezza yang melihat virly seperti itu pun keluar sifat jahilnya untuk menggoda virly


"cie cie ada yang merah nih" goda Nezza


"ih apaan sih Nezz" elak Virly


kemudian Nezza pun tertawa melihat ekspresi wajah virly yang menurutnya lucu


" Nezza jahil banget sih jangan di goda temannya kasihan,udah nak Virly tidak apa-apa kalau kamu mau sama anak om Vanno,om restui kamu dan anak om kok" ucap papa Miko


Vanno pun sumringah mendengar perkataan papanya itu


"papa serius?" tanya Vanno meyakinkan


"iya papa serius ,tapi cari uang dulu yang banyak buat nafkain nak Virly nanti" ucap papa Miko


" baik pah" ucap Vanno


"nah bener tu pah wkwk" ucap Nezza menambahi


"adik kecilku ini ngikut Mulu ya" kesal Vanno


"hehe pisss maaf kakak"ucap Nezza yang kemudian membuat semua pun tertawa bersama


lalu mereka pun melanjutkan makan mereka di cafe tersebut


Keesokkan harinya Nezza dan mama Aurin berkumpul di rumah papa Miko dan mama verra yaitu mama nya Vinno dan Vanno


karena papa miko sudah memberitahu mama Vera dan mama Aurin bahwa Nezza dan Vanno sudah tau kebenaran nya


awalnya mama verra sempat syok tapi akhirnya dia berhasil di tenangkan oleh Vanno yang membantu papa Miko untuk bicara dengan mama Verra, begitupun mama Aurin pun sedikit lega karena Nezza juga bisa menerima kebenaran ini


saat mama Aurin bertemu dengan mama verra pun mereka saling berpelukan ,karena mereka sudah lega karena anak-anak mereka mau menerima kebenaran bahwa mereka saudara, karena yang di takut kan mama verra dulu adalah mereka tidak mau menerima kebenaran dan akan membenci papa nya,tapi ternyata mama Vera salah ,malah kelihatan nya Vanno sangat sayang pada Nezza dan Vanno juga tidak membenci papa nya.


Dan mereka saat ini sedang duduk di ruang makan kecuali Vinno yang belum pulang karena memang masih ada tugas di RS dan belum tau kebenaran tentang dia dan Nezza adalah saudara.


Setelah beberapa jam Vinno pun sampai di rumah nya dan dia terkejut melihat Nezza berada di rumah nya dan lebih terkejut dia familiar dengan wajah seorang wanita yang berada di sebelah Nezza yaitu mama Aurin,karena Vinno yang dulu pernah melihat mama Aurin bersama dengan papanya dan hal itu yang membuat nya membenci papanya


" nak kamu baru pulang" tanya mama verra


"iya mah,oh ya nezza kenapa bisa tau rumah kita mah"tanya Vinno yang penasaran


"dan wanita ini ,aku pernah melihat dia bersama papa,siapa sebenarnya wanita ini" ucap Vinno sambil menunjuk ke mama Aurin dan semua pun terkejut karena Vinno bilang dia pernah melihat mama Aurin bersama dengan papa Miko


"bang Vinno dia mama Aurin mamanya Nezza ,mama kita juga karena dia istri ke 2 papa dan itu berarti Nezza adalah saudara kita" ucap Vanno menjelaskan kepada Vinno


alangkah terkejutnya Vinno mengetahui kebenaran itu,dan yang lebih terkejut ternyata Nezza wanita yang dia cintai dan ingin di jadikan kekasih ternyata Nezza adalah adik tiri nya


"Lo bercanda kan Van,gak lucu kalian bohong kan" ucap Vinno


"gue serius bang" ucap Vanno


"iya nak ,yang dikatakan adek kamu benar dia itu istri ke 2 papa dan Nezza ini juga adik kamu" tambah mama Verra menjelaskan


"gak ini semua bohong " ucap Vinno yang kemudian pergi ke luar rumah meninggalkan ruang makan dan semua yang ada di situ


" Vinno " panggil mama verra tapi Vinno tidak mendengarkan


sedangkan Vanno yang mau menyusul Vinno pun di hentikan oleh papanya


" bang Vinno " ucap Vanno yang ingin mengejar Vinno


"sudah Vanno biarkan dulu dia sendiri,dia butuh waktu untuk menerima kebenaran ini ,papa tau sifat Abang kamu itu ,jadi sudah biarkan saja" ucap papa Miko


"tapi pah" ucap Vanno yang takut kalau abangnya itu kenapa-napa


"sudah tidak apa Vanno " ucap papa Miko


" tapi apakah Vinno bakal Nerima aku dan Nezza , seperti Vanno dan mbak Verra yang sudah menerima kita" tanya mama Aurin


"rin aku yakin Vinno putraku bisa menerima kalian berdua " ucap Verra menyela


" mbak Verra terima kasih karena sudah mau menerima ku dan Nezza " ucap mama Aurin sendu,karena ternyata Verra sebenarnya sangat baik tapi karena emosi dulu dia pernah marah-marah sama Aurin ,tapi Aurin pun memaklumi nya karena memang sebenarnya tidak ada wanita yang mau di duakan ,tapi Verra dengan baik mau menerima dia dan Nezza putrinya


"iya Rin sama-sama yang sudah biarlah ,yang penting kita sudah bersama-sama sekarang putra putri kita juga sudah besar sekarang jadi lupakan saja massa lalu dan mulai awal yang baru" ucap mama Verra


"Tante makasih ya ,Tante sudah baik sama aku dan mama" ucap Nezza


"eitsss jangan panggil Tante aku juga mama kamu,jadi panggil aku mama verra okay sayang" ucap Verra pada Nezza


"hehe iya maaf mama Verra" ucap Nezza


" iya tidak apa sayang,oh ya jadi kamu bekerja di RS yang sama dengan Vinno dan Vanno ya" tanya mama verra


"iya mah aku dan kak Vinno dan juga kak Vanno kerja di RS yang sama" ucap Nezza pada mama Verra


"dia kerjanya sama aku ma" tambah Vanno


"benarkah?,kenapa tidak sama kakak kamu Vinno?" tanya mama Verra


"ya siapa yang betah kalau kerja sama bang Vinno ,yang kaya es batu itu,iya gak nezz?" ucap Vanno sambil melihat ke arah Nezza


" emmm i iya kak" ucap Nezza canggung karena takut kalau mama Verra marah karena menjelek-jelekkan Vinno


tapi tidak seperti yang di fikirkan Nezza ,bahwa mama Vera akan marah ternyata mama verra malah tertawa mendengar penjelasan Vanno


"hahaha Nezza kamu kenapa takut gitu,kamu takut mama marah,karena kamu setuju dengan ucapan Vanno kalau Vinno seperti es batu?" tanya mama Verra


"i iya ma ,bukan maksud Nezza menjelekkan kak vinno" ucap Nezza


" hahaha sayang jangan takut mama gak marah kok, karena memang sebenarnya yang dikatakan Vanno itu benar,Vinno memang begitu sifatnya,Vinno dan Vanno sangat berbeda sifatnya jadi maklumi saja" ucap mama Verra


" Haha bener tu dek ,bang Vinno memang gitu" ucap Vanno menambahkan


"sudah sudah jangan ngomongin Abang kalian ,lebih baik sekarang kita makan " ucap papa Miko menyela


" iya yuk Nezza ,Aurin kalian makan yang banyak ya,kalian juga pah ,Vanno juga harus makan?" ucap mama Verra


"iya ma" ucap papa Miko


" iya mbak Verra" tambah mama Aurin


" iya mama Verra" ucap Nezza


"baik boss" ucap Vanno yang membuat semua yang ada di meja makan tertawa mendengar nya


"dasar anak nakal" ucap mama Verra sambil menjewer pelan telinga Vanno


"hehe canda mama,iya ini Vanno makan mama ku yang cantik"ucap Vanno


lalu mama Verra pun melepaskan jewerannya tadi.