KHABI NA KEHNA ALVIDA

KHABI NA KEHNA ALVIDA
BAB 6 . PRAHARA RUMAH TANGGA



Dalam berumah tangga ada enak nya dan ada tidak enak nya, Bagaimana tidak dua insan di satu kan dalam ikatan secara tidak langsung setiap hari akan berjumpa dengan pasangan kita maka akan timbul masalah dan bermula pada ke tidak percayaan, Bila hal itu sudah terjadi maka apa pun yang di lakukan oleh pasangan kita akan salah di mata kita.


Maka bila hal itu sudah terjadi segera lah selesaikan dengan berkomunikasi sebab dengan berkomunikasi semua akan bisa teratasi namun hal ini cukup mudah di ucap kan namun sangat sulit di lakukan sebab dalam berkomunikasi di butuhkan kedewasaan dalam bersikap dengan kata lain tidak mementingkan diri sendiri atau ego tetapi lebih mengedepan kan banyak pihak yang bersangkutan di sekitar nya.


Lalu apa yang akan terjadi dalam rumah tangga Alvida dan Aji kali ini, Apakah mereka berdua mampu meredam ego mereka masing-masing atau kah ternyata mereka berdua masih belum mampu bersikap dewasa dalam menyikapi permasalahan yang sedang terjadi, Lalu apa keputusan yang akan mereka berdua ambil kali ini mampukah mereka mempertahan kan biduk rumah tangga mereka?


Pagi ini udara yang cukup dingin namun tidak bagi Alvida yang terbakar rasa cemburu karena mendapat potongan video dari Reka Salma dan pasti nya Alvida berfikir bahwa Reka Salma adalah teman nya yang cukup baik sebab masih mau membantu mengungkap perselingkuhan antara suami nya dan sekretaris nya bukan lain Anita Kapoor, Seorang wanita yang selama ini di curigai oleh Alvida.


Kali ini jangan harap kamu bisa lolos dan mengelak Aji, Sudah sedari awal aku curiga dengan hubungan kalian yang selalu kamu tepis dan selama ini juga aku di buat seperti orang bodoh oleh suami ku sendiri, Ia dengan pandai nya menutupi perselingkuhan ini tapi tidak untuk kali ini dan sampai menangis darah pun aku tidak akan memaafkan mu Aji Dhev Ghan!


Bergumam lah dalam hati Alvida sambil melacak arah GPRS ponsel milik Aji Dhev Ghan dan ternyata arah GPRS ponsel milik Aji berhenti di sebuah hotel yang cukup mewah di kota tersebut sontak kedua mata Alvida terbelalak sebab selama menikah Aji belum pernah mengajak Alvida untuk ke hotel tersebut namun kali ini Aji mengajak Anita ke hotel termahal tersebut.


Sedangkan di sisi lain ada Aji dan Anita yang berpacu dengan waktu sebab akan menemui klien nya di hotel ternama dan termahal di kota tersebut tanpa berpikir panjang Aji pun memarkirkan mobil nya dan segera menuju meja resepsionis bersama Anita untuk menanyakan keberadaan klien nya.


" APA ... Mengapa ia menunggu kita di kamar, Sungguh tidak masuk akal!"


Ucap Anita Kapoor dengan mata terbelalak dan nada naik beberapa oktaf mendengar ucapan dari resepsionis hotel.


" Sudah lah kita temui saja dahulu lagi pula kan kamu tidak menemui klien kita sendiri,"


Tegur Aji sambil melihat jam di lengan nya.


" Baik lah bila begitu Mr. Aji."


Jawab Anita dengan ekspresi wajah tidak nyaman.


Kemudian Aji dan Anita pun di antar kan oleh petugas hotel untuk menunjukkan di mana kamar hotel atas nama Ashay Khumar Salma berada, Sepanjang perjalanan menuju kamar hotel sangat terlihat ekspresi Anita Kapoor yang kurang nyaman dengan kondisi saat ini namun harus bagaimana lagi semua di lakukan karena tuntutan pekerjaan nya.


Setiba nya di depan pintu kamar hotel Anita mulai curiga sebab pintu kamar hotel baru di buka oleh petugas hotel dengan kata lain di dalam kamar hotel tidak ada klien nya dan pasti nya Aji pun merasa curiga saat melihat petugas hotel membuka pintu kamar menggunakan kartu ID hotel dan sontak Anita mempertanyakan keberadaan klien nya di mana.


" Di mana Mr. Ashay Khumar Salma, Mengapa anda baru membuka pintu itu dengan ID?"


Tanya Anita dengan ekspresi penuh curiga.


" Maaf Nyonya ... Mr. Ashay pergi sebentar dan anda di persilahkan menunggu di sini, Silahkan masuk Nyonya."


Jawab petugas hotel mempersilahkan mereka berdua masuk ke dalam kamar hotel.


Di sisi lain ada Alvida yang baru saja tiba di hotel terkemuka di kota tersebut dan benar saja ia melihat mobil milik suami nya sudah bertengger di parkiran hotel dan amarah pun tidak mampu terbendung lagi maka segeralah Alvida memarkirkan mobil nya tidak jauh dari mobil milik suami nya dan terlihat ada tas wanita di dalam mobil Aji maka semakin kuat lah kecurigaan Alvida kepada Anita Kapoor.


Namun saat Alvida akan masuk ke dalam hotel dan menanyakan di kamar nomer berapa Aji dan Anita berada tiba-tiba muncullah Asyai Khumar Salma menegur Alvida dengan sedikit berbasa-basi untuk mengelabui Alvida saat anak buah Asyai mengganti nama pemesan kamar menjadi atas nama Aji Dhev Ghan.


" Hai Alvida ... Sudah lama kita tidak berjumpa, Bagaimana kabar mu sekarang?"


Tanya Asyai diiringi senyum yang mengembang di wajah nya.


" Hai Asyai ... Sedang apa kamu di sini, Iya benar sudah cukup lama kita tidak berjumpa, Aku baik bagaimana dengan mu?"


Jawab Alvida yang cukup terkejut melihat Asyai juga berada di hotel yang sama.


" Apakah kamu lupa bahwa pemilik hotel ini Ayah ku dan sekarang jadi milik ku, Jadi harus nya aku yang bertanya sedang apa kamu di sini Vida?"


Tanya Asyai diiringi senyum simpul sambil memandang wajah cantik Alvida.


Jawab Alvida yang sepontan berubah mimik wajah nya.


" Bisa aku bantu, Kamu akan bertemu dengan siapa agar pekerja ku bisa mengantar kan mu Alvida?"


Tanya Asyai mencoba menawarkan bantuan kepada Alvida yang terlihat gusar.


" Aku akan berjumpa dengan Mr. Aji Dhev Ghan, Di mana ia berada saat ini,"


Jawab Alvida dengan ekspresi wajah menahan amarah.


" Antar kan kawan ke kamar di mana Mr. Aji Dhev Ghan menginap."


Perintah Asyai kepada pekerja hotel dengan ekspresi tegas.


Maka petugas hotel milik Asyai Khumar Salma pun menjalan kan perintah atasan nya dengan mengantar Alvida Chopra menuju di mana Aji Dhev Ghan dan Anita Kapoor berada saat itu, Di sisi lain tepat nya di dalam kamar hotel ada Aji Dhev Ghan dan Anita Kapoor yang sedang duduk bersebelahan sambil membahas mengenai klien nya namun tiba-tiba ada seekor cicak yang jatuh tepat di lengan Anita sontak Anita berteriak dan memeluk Aji Dhev Ghan yang berada di samping nya.


" AAAAAAA ... CICAK!"


Teriak Anita Kapoor sambil memeluk Aji yang juga terkejut sebab di peluk Anita Kapoor.


Saat itu pintu kamar hotel terbuka dan muncul lah Alvida Chopra dengan tatapan sinis kepada Aji Dhev Ghan dan Anita Kapoor dan tanpa banyak bicara Alvida mengambil segelas air yang berada di meja lalu menyiramkan kewajah Aji Dhev Ghan dengan tatapan penuh amarah yang memuncak.


" Sayang ... Ini tidak seperti yang kamu lihat dan aku bisa menjelaskan,"


Ucap Aji Dhev Ghan sambil melepaskan pelukan Anita Kapoor.


" Nyonya maaf ... Benar apa yang di kata kan Mr. Aji anda hanya salah sangka,"


Imbuh Anita Kapoor dengan nada panik dan gugup melihat Alvida Choopra berdiri di hadapan nya.


" Alibi apa lagi yang akan kalian buat, Sudah cukup derama kalian dan sekarang aku mau urus semua surat menyurat kita, Sekarang juga kita cerai Mr. Aji Dhev Ghan Malhotra yang terhormat."


Jawab Alvida Choopra dengan penuh penekanan kemudian melangkah pergi dari hadapan Aji dan Anita.


Saat itu tanpa berpikir panjang Aji segera mengejar Alvida dan menjelaskan yang sebenar nya terjadi kepada Alvida yang masih di kuasai amarah dan pasti nya bila seseorang sedang dalam emosi tidak bisa berfikir secara benar dan keputusan yang di ambil pun tidak akan benar.


" Sayang dengarkan aku, Semua itu tidak seperti yang kamu lihat dan aku tidak melakukan apa pun dengan Anita Kapoor,"


Ucap Aji sambil menarik lengan Alvida yang sedang berjalan menuju lift.


" Simpan kata-kata mu untuk di persidangan dan lepaskan pegangan tangan mu dari lengan ku Mr. Aji Dhev Ghan yang terhormat ... Menjijik kan!"


Jawab Alvida dengan ekspresi penuh amarah dan tatapan sinis kepada Aji.


Saat itu Aji hanya bisa diam dan perlahan melepaskan genggaman tangan nya dari lengan Alvida kemudian Alvida pun melanjutkan langkah kaki nya masuk di dalam lift, Sebenar nya saat itu dalam hati Alvida cukup hancur sebab pernikahan nya harus kandas hanya karena sekretaris suami nya namun itu lah fakta yang harus di terima oleh Alvida kali ini meski pun pahit.


Lalu apakah Aji Dhev Ghan akan benar-benar menceraikan Alvida Choopra atau kah semua masih bisa di bicarakan dengan kepala dingin sebab bagaimana pun juga mereka masih saling mencintai dan menyayangi, Lalu apa yang akan di laku kan oleh Anita Kapoor demi keutuhan rumah tangga Aji Dhev Ghan?


Jangan pernah beranjak dari kisah mereka semua dan temukan jawaban nya hanya di KHABI NA KEHNA ALVIDA dan jangan pernah bosan untuk selalu dukung author agar semangat nulis nya.