
"Aaa!", Kanna mencoba untuk mundur belasan langkah, dia merasa sudah cukup jauh dari jarak pemain berskin steve, dia menengok dan melihat terus pemain yang berskin steve.
"Hey guys, do you know who he is?" Kanna berkata kepada penonton. Dia terus memperhatikan pemain yang berskin steve, saat pemain tersebut bergerak Kanna mencoba datang.
"Siapa kamu?!" Kanna mengetik dan mengirim.
Ketika Jinv mengetik dan ingin mengirim pesan, pemberitahuan system terdengar dibenaknya.
[Misi game pertama dirilis!]
[ Bunuh Tamachi Kanna dengan bunuh dirinya sendiri.
Hadiah : 60% Saham Youtube, 10.000 Vsystem.
Gagal : Perusahaan yang baru dibeli akan diledakan. ]
Dia tercengang ditempat, hadiah nya sangat memgejutkan dirinya.
Dia ingat dikehidupan sebelumnya bahwa waktu tahun 2006 google LLC membeli youtube dengan harga 1,65$ Miliar AS (Rp 23,7 triliun) dalam bentuk saham dan sekarang saham tersebut pasti naik drastis, karena ini paralel secara spesifik banyak populasi yang mengakses, kemungkinan naik hingga puluhan milyar dollar bukan?.
Pendapatan iklan yang dihasilkan YouTube hampir seperlima dari pendapatan iklan Facebook dan enam kali lebih besar dibanding iklan Twitch, platform video streaming milik Amazon.
Bukankah dia akan menjadi pemegang saham terbesar Youtube?
Membunuh Kanna dengan bunuh dirinya sendiri? Jinv memikirkannya sebentar dan kemudian Jinv mendapat rencananya, Jinv dengan cepat menerima misi tersebut.
"I am Jinv."
"Jinv? Siapa itu?" Kanna bertanya kepada penonton, salah satu penonton memberi nya info bahwa Jinv adalah vtuber yang baru debut kemarin dan yang membuat lagu yang menduduki trending kesatu.
"Ohh, aku paham." Kanna juga menjadi penggemar Jinv karena suaranya dan nyanyian nya sangat bagus, dia menghampiri Jinv dan mengetik.
"Apa kabar?"
Jinv tidak menjawab, hanya memperlihatkan tulang kepada Kanna dari inventory nya. Jinv melompat-lompat dan Kanna menjadi lebih bingung.
"Aku tidak mengerti, apa maksudmu?" Kanna mengetik dan mengirim.
"Baru kali ini aku melihat anjing yang tidak patuh dan bisa berbicara bahasa manusia." Junv mengirim pesan tersebut.
Seketika Kanna paham dan langsung memperlihatkan pedang kayu enchant nya, dia mengetik,"Apakah kamu ingin merasakan pedang ini?"
_
Jinv yang sedang menjaili Kanna tertawa, penonton pun semakin terhibur dan meningkat menjadi tiga puluh ribu, jumlah yang lumayan bagi dunia paralel ini, karena paralel ini selebar dua kali lipat bumi dan jumlah populasi nya juga berkali lipat.
"Hanya pedang kayu, tidak ada yang istimewa, tidak seperti pedang hukuman surga. Aku tidak takut." Ketika dia mengirim pesan ini Kanna mulai menyerang nya, Jinv yang diserang beberapa kali mundur jauh akibat enchant knock back, nyawa nya tinggal tiga setengah dan dia harus lari.
"Katamu pedang ini hanya pedang kayu dan kamu tidak takut, kenapa kamu lari?" Kanna berkata sambil tersenyum.
Kanna masih mengejarnya dibelakang dengan pedang kayunya, Jinv merasa dia sedang dikejar oleh ibunya menggunakan sapu, Jinv memanfaatkan kekuatan reaksi dan kelincahan nya untuk menaruh blok-blok dan menjadikan nya tempat parkour, dia membangun blok-blok dengan cepat yang akan menjadi loncatan untuk parkour.
"Jika aku sedang dikejar itu berarti mereka menyukaiku." Junv mengetik dan mengirimnya dengan cepat. Penonton pun terheran-heran dengan kecepatan tangan Jinv.
"A-apa maksudmu?" Kanna sedikit tersipu dan salah mengartikan yang sebenarnya.
"Hey kalian, ada anjing yang mengejar ku, dia ingin mencoba membunuhku." Jinv berkata kepada gadis-gadis yang didiscord. Mereka melihat live Jinv dimonitor kedua dan tertawa.
"Salahi dirimu sendiri karena mencoba untuk melawannya, haha."
"Aku mendukung Kanna."
"Semangat Kanna!"
Jinv tak tahu harus tertawa atau menangis, dia memikirkan sebuah ide. Dia parkour ke atap rumah orang dan menunggu Kanna datang, Kanna mencoba mengejar ketinggalan karena dia sempat jatuh berkali-kali. Demi reputasinya dia melakukan parkour dengan adil yaitu naik ulang.
"Hey, anjing! Awas jatuh." Jinv berteriak sampai-sampai ketiga gadis yang berada di discord tertawa saat Jinv sedang menjaili Kanna.
"Tunggu! aku akan mencoba rasa dagingmu!" Kanna mengirim pesan.
"Tunggu? Aku sudah menunggumu disini, kapan kamu datang, anjing kecil?" Jinv menyempatkan waktu untuk membuat crafting table dan membuat barang dari bahan wheat.
Kanna yang sudah kesal karena terpleset terus menerus berkata, "Persetan dengan parkour guys, aku akan membunuhnya" Kanna berkata kepada penonton, dia membangun blok-blok sendiri untuk mengejar Jinv yang berada diatap sedang meledeknya dengan menekan shift berkali-kali.
Jinv yang dijebak langsung membuat blok di bawah kakinya sampai empat puluh lima blok, sedangkan Kanna membuat setinggi empat puluh blok karena menurutnya pedangnya akan sampai dan mengenai Jinv.
Jinv merasa ini sudah cukup dan merasa dia dapat menyentuhnya langsung berkata, "Semoga harimu menyenangkan."
Para penonton dan Kanna sekaligus tidak tahu apa yang direncana kan Jinv. Ollie, Reine, Moona berhenti membangun sebentar untuk melihat apa yang ingin Jinv lakukan.
Saat selesai mengucapkan kata-kata yang bahagia Jinv langsung meloncat, mereka yang menonton tercengang, apakah Jinv bunuh diri? Kenapa tidak dari tadi?
Mereka yang kepalanya penuh tanda tanya tidak tahu dengan apa yang akan Jin lalukan selanjutnya.
Jinv memegang Hay Bale dan saat dia merasa timingnya sudah bagus kemudian dia mengklik tanah yang berjarak satu meter, seketika Hay bale muncul dibawah kakinya dan hatinya hanya tersisa setengah hati.
Semua yang menonton tercenngang, Kanna merasa ada yang salah, kenapa dia tidak mati saat jatuh diketinggian seperti itu?
"Dia melakukan cheat!"
"Dia melakukan kecurangan mengubah kode sistem gamenya, suatu saat gamenya akan rusak!"
"Aku merasa kasihan kepada penggemarnya yang ternyata idola nya bermain curang! Haha"
Pembenci mulai menyerang dan langsung menggunakan keyboardnya untuk menyepam pesan kecurangan Jinv, para penggemar pun menjadi ragu, mereka hanya tahu Jinv dari video pertama atau dari lagunya.
Moona, Ollie, dan Reine yang berada di discord melihat live chat menjadi marah, meskipun Reine baru mengenal Jinv tapi menurutnya dia orang yang dapat dipercaya.
Mereka tidak melakukan riset terlebih dahulu dan langsung menyerang begitu saja yang membuat para gadis geram.
Jinv yang melihat live chat menjelaskan, "Apakah kalian tidak tahu jika gandum ditumpuk akan menjadi empuk? Hay bales dapat mengabaikan kerusakan jatuh sebesar 80% saat kalian jatuh di atasnya. Seorang pemain yang tidak bersenjata dengan kesehatan penuh dan tidak ada efek dapat jatuh sejauh 110 blok ke Hay bale dan masih bertahan dengan setengah hati yang tersisa."
Semuanya mengira Jinv curang dan menggunakan bug, tapi setelah penjelasan akhirnya mereka mengerti. Mereka merasa Jinv sangat cerdas padahal dia baru saja bermain.
"Mana tadi yang menggunakan keyboard untuk mengetik kata kecurangan?"
"Munculah kalian! Kalian menghina idolaku tanpa mengetahui lebih dalam terlebih dahulu!"
"Pasti mereka sangat malu, munculah pengecut!"
Para pembenci langsung mengelak dan mendengus, diparalel ini banyak orang yang kekurangan pengetahuan, tidak seperti didunia sebelumnya yang kaya pengetahuan.
Ketiga gadis yang berada didiscord pun merasa lega setelah penjelasan Jinv, dan mereka baru tahu jika Hay bale bisa digunakan seperti itu padahal Jinv baru saja bermain satu jam yang lalu.
"Bagaimana dia melakukan itu?" Kanna bertanya kepada penonton, penonton menjelaskan apa yang terjadi sebenarnya karena mereka mendengar penjelasan Jinv dari live.
Kanna pun mengerti dan merasa Jinv sangat cerdas dalam menilai segala situasi, sekarang Kanna memikirkan cara turun, dia kemudian menghancurkan blok satu persatu.
Jinv yang melihat Kanna menghancurkan blok satu persatu langsung mengirim pesan,"Jatuh saja di Hay bale."
"Apakah tidak apa-apa?" Kana masih takut jika dirinya mati.
"Bukankah kamu tadi melihatku terjun dan sekarang aku masih hidup?" Jinv menyakinkannya.
Kanna pun percaya pada Jinv, dia menarik nafas dan mulai terjun tepat diarah Hay bale, "Aaa!"
Death.
Saat Kanna melihat layar yang berubah menjadi merah dan hanya ada dua tombol abu-abu menangis,"Apakah aku tidak mendarat diatas Hay bale?" Dia bertanya kepada penonton, tapi penonton tertawa.
"Aku melihat kamu sudah terjun dengan tepat! Mungkin kamu tidak beruntung dan akhirnya mendarat ketanah!"
"Kanna, kamu tidak pandai terjun."
"Hey, aku baru saja melihat bahwa Hay bale nya menghilang, apakah aku salah lihat?"
Penonton live stream Kanna yang matanya tajam dapat melihat bahwa blok tersebut hilang begitu Kanna menginjaknya, dan mereka akhirnya paham sesuatu
_
Kalo ada selipan bahsa inggris dipercakapan itu karena menurut gw ga cocok kalo di Indonesia in, kek "Guys" kalo di Indonesia in itu "Teman-teman" jadinya ga cocok karna bahasa nya terlalu kaku(menurut reader mt/nt).
Satu lagi.