Jin The Vtuber System

Jin The Vtuber System
Nabila is mine



Yejin mengantar Krystal ke bandara, sebelum masuk ke dalam Krystal berhenti dan berbalik melambaikan tangannya, "Sampai jumpa lagi bayi kecil 17 tahun yang lalu." Kemudian Krystal melambaikan tangannya dan kemudian berbalik pergi.


Ucapan nya terdengar jelas ditelinga Yejin dan ia terkejut mengetahui Krystal yang tahu identitas nya sebagai pemilik rambut garis putih murni.


Yejin membalas dengan senyuman yang dapat membuat gadis orgasme hanya dengan senyuman nya. Dia juga melambaikan tangan nya untuk kepergian Krystal, saat melihat Krystal menghilang entah kenapa ada yang janggal di dalam hatinya tapi dia menggelengkan kepalanya menyingkirkan pemikiran tersebut.


Bagaimanapun Krystal adalah putri kerajaan dan ia hanya maskot badut dibalik Jin yang menghibur orang di siang hari dan di malam hari, jadi untuk mempertahankan hubungan pertemanan itu sangat sulit jika salah satu dari mereka rakyat dan satu nya keluarga kerajaan.


_


Kemudian ia pulang kerumah, sebelum pulang ia mampir ke toko kue membeli kue dan donat untuk Nabila dan Lulu, mereka sangat suka kue rasa blueberry jadi Yejin membeli nya.


Sesampainya di rumah dia mengambil semua makanan dan menyerahkan nya kepada Nabila yang habis streaming dan Lulu yang baru selesai belajar.


Nabila mengambilnya walaupun masih dalam wajah yang tersipu, mengingat kejadian sebelum Yejin berangkat.


"Moona." Panggil Yejin.


"Apa?" Nabila menengok dengan ekspresi tanda tanya yang sangat mirip dengan Moona.


"Kamu sangat mirip dengan Moona." Nabila Mencolok pipi nya dengan jari telunjuk.


"Aku memang Moona! Lalu jika bukan aku siapa lagi?!" Moona memandangi Yejin dengan ekspresi marah dan cemberut. Tapi di mata Yejin ekspresinya seperti anak berusia 6 tahun yang sedang marah, sangat gemas hingga Yejin terus mencubit pipinya dengan lembut.


"Hanya bercanda." Yejin menangkan Nabila, Nabila meminta Yejin untuk menyuapi kue. Yejin merasa seperti ia dan Nabila sama sekali bukan seperti adik kakak tapi ia merasa seperti sepasang kekasih.


"Nabila, apakah kamu tahu sesuatu yang membuatku kaya?" Kata Yejin dengan tiba-tiba, Nabila berhenti mengunyah kue dan menatap nya dengan serius,"Katakan."


"Aku melihat dompetku dan isinya kosong, aku periksa semua saku ku dan semuanya kosong. Lalu aku melihat ke dalam hatiku dan aku menemukanmu, dan setelah itu aku merasa betapa kayanya aku." 


Engah~


Nabila terbatuk-batuk, mengeluarkan semua kue yang di makan nya. Yejin membantu mengambilkan nya air sambil mengelus punggungnya.


"Lihat apa yang kamu lakukan, jika makan kunyah dengan benar." Kata Yejin dengan nada seperti tidak ada yang salah.


Setelah tenang membersihkan tenggorokan Nabila tersipu sambil marah, "Itu kamu!"


"Aku? Apa salahku?" Yejin mengambil sepotong kue dan memakan nya dengan tenang.


Nabila menatap Yejin yang merasa bahwa ini  bukan salah nya langsung merebut kue nya dan memakannya lagi.


"Apakah kaki mu merasa lelah?" Yejin menatap nya dengan perhatian.


Nabila seketika senang diperhatikan oleh Yejin, dia berkata,"Tidak apa, memangnya kenapa?"


"Karena aku melihatmu berlarian dipikiranku sepanjang malam."


"Aaaa!!!" Nabila kembali tersipu marah dan menyerang Yejin kembalu, tidak ada habis nya menggoda Nabila terus menerus. Yejin sangat puas melihat ekspresi Nabila yang imut.


Nabila sudah berfantasi bahwa kakinya akan di pijati oleh Yejin tapi dia tidak pernah Yejin akan kearah ini.


Yejin kembali duduk di sebelah Lulu saat suasana sudah tenang dan anak singa yang menggemaskan sudah tenang dan menonton tv.


"Nabila, apakah kamu ingin mencoba sulap?"


"Tidak." Nabila dengan cepat menolak.


Yejin mengangkat bahunya, "Lulu apakah kamu ingin melihat sulap?."


"Woa~ Apakah kakak laki-laki bisa sulap?" Lulu memandangnya dengan takjub.


"Ya. Lihatlah. Tidak ada apa-apa ditanganku tapi saat aku meremas nya..." Yejin sedang mempraktekkan nya, Lulu fokus apa yang ada di hadapan nya.


Yejin membuka kepalan tangan dan terlihat sebuah kertas. Lulu mengambil lalu membukanya dan kemudian membacanya.


"Kakak laki-laki menyayangi Lulu!"


Lulu senang dan dia langsung memeluk Yejin, "Aku juga menyayangi kakak laki-laki!"


Sementara itu, Nabila yang fokus dengan tv sebenarnya melirik dari waktu ke waktu dan sangat iri dengan Lulu. Yejin yang tahu bahwa Nabila ingin mencobanya ia pun mengajak Nabila.


"Kemarilah jika kamu ingin." Yejin mengajaknya.


Nabila dengan patuh datang kearah Yejin, ingin merasakan bagaimana trick nya. Yejin membolak balik tangan nya yang berarti tidak ada kertas tapi saat ia mengepal dan *******-***** lalu membuka nya sebuah kertas berlipat love muncul.


Seketika hati Nabila berbunga-bunga dan sangat menantikan momen ini, dia terharu dengan Yejin. Dia langsung mengambil dan membuka nya sambil menahan senyum karena dia berpikir Yejin sangat romantis.


"Coba lagi."


Senyum nya tiba-tiba membeku, waktu disekitar nya seolah membeku. Dunia yang tadinya bermekaran bunga sekarang menjadi layu, dia sudah siap saat menerima terjangan ombak cinta tapi sekarang laut nya mengering.


"KAMU!!"


Saat ia ingin mengaktifkan ilmu karakte nya dia merasakan bibirnya ditahan oleh sesuatu yang sama lembut dengan bibirnya. Dia melihat Yejin didepan nya sedang mencium bibir nya. Dia mencoba untuk mendorong sekuat tenaga tapi Yejin tak bergeming.


Wajahnya dipenuhi dengan warna merah tomat, saat bibir tersentuh sekitar nya langsung berubah menjadi penuh warna, ombak cinta yang baru saja mengering langsung menjadi tsunami cinta menerjang setiap detik di hatinya.


Yejin melepaskan bibir nya, "Bibirmu sangat lembut." Setelah mengatakan itu ia menciumnya lagi.


Nabila tak seperti pertama yang menolak dan mendorong Yejin, sekarang dia menerima sepenuhnya dan memeluk Yejin.


Lulu : Kenapa kalian memandangiku? Saya sedang menonton tikus yang masih memasang perangkap untuk kucing biru.


Mereka berpisah sampai 3 menit, Yejin dan Nabila saling memeluk dan saling memandang sebelum akhirnya Nabila tersadar dari mabuk cinta.


Dia membelak, "Kamu, apa yang kamu lakukan?!" Yejin menarik tangan Nabila dengan lembut, anehnya Nabila dengan senang hati mengikuti nya. Saat mereka keluar Yejin memegang kedua tangan Nabila.


"Aku merasa seperti terbang ke angkasa ketika kau melihatku. Kuharap bulan malam ini menjadi saksi betapa aku mencintaimu."


Detak jantung Nabila semakin meningkat dan meningkat seiring perkataan yang keluar dari mulut Yejin. Dia sangat tersipu dan tidak tahu lagi harus bereaksi apa.


"Nabila..., Apakah kamu ingin menjadi pacarku sekaligus istriku dimasa depan nanti?"


Kata-kata tersebut bagaikan bom bagi Nabila, tangan nya gemetar karena saking senangnya dia bahkan menangis.


"Aku mau."


Kata-kata ini juga bagaikan bom bagi Yejin, dalam fantasi nya, bibit kelapa yang baru saja ditanam langsung tumbuh lebih besar dan terus berbuah hingga memenuhi sebuah pulau tersebut.


Yejin langsung memeluk dan mencium bibir Nabila dan juga sebaliknya Nabila memeluk dan mencium bibir Yejin, mereka sangat bahagia karena ini adalah hari yang paling membahagiakan seumur hidup mereka dan bari yang tak terlupakan dalam hidup mereka.


_


Pada akhirnya mereka kembali ke ruang tamu tapi dengan bergandengan tangan dan menampilkan senyuman paling bahagia.


"Nabila, coba kamu mengaum." kata Yejin. Naila tidak tahu apa yang dipikirkan nya jadi ia menurutinya.


"Gawrrrr..." Nabila menggunakan tangan nya untuk membentuk cakar dan mengaum seperti hewan yang ingin memangsa korban nya.


A : GURAAAAA!!


"Tunggu, Nabila! Apakah kamu sedang cosplay menjadi Gura?" Kata Yejin dengan terkejut.


"Aaaaaa!!" Nabila sudah tidak tahan ia ingin langsung memangsa pria ini. Baru saja dia mengatakan hal yang romantis tapi sekarang malah mengajak bertempur lagi.


Dia menyerang, mengejar Yejin berputar-putar di ruang tamu. Sedangkan Lulu masih dalam posisi duduk sambil memakan kue, memperhatikan apa yang ada di hadapan nya. Tv.


Lulu : Tetap santai walaupun dunia sedang berperang.


Setelah beberapa menit kejar-kejaran Nabila tak kuat dan langsung tiduran di sofa. Yejin juga duduk di samping Lulu dengan ekspresi tenang.


"Nanti jika paman dan bibi sudah pulang aku tidak akan ikut makan malam, aku ingin langsung tidur."Kata Yejin.


Nabila ingin berbicara tapi malu untuk mengatakannya jadi dia menarik baju Yejin dan mencodongkan  bibir nya dengan malu-malu sambil memejamkan mata nya.


"Ada apa?" Yejin menatap nya dengan aneh.


Nabila tak menjawab, hanya mencodongkan bibirnya beberapa kali yang artinya 'Cium'.


"Ohh, aku paham." Yejin mengangguk.


Nabila tidak merasakan apa-apa di pipinya dia membuka mata dan melihat Yejin yang sedang menatap nya dengan heran seperti mengartikan 'apa yang terjadi dengan orang ini?'.


Nabila marah dan menyerang Yejin, melemparkan semua bantal sofa hingga Lulu yang sedang menonton tv jadi menonton pertarungan antara kakak laki-laki nya dan kakak perempuan nya. Yejin meminta ampun dan bertanya penyebab dia marah.


"Apakah kamu tidak mengerti?" Nabila menatap nya dengan memerah, malu karena dia salah sangka, dia mengira Yejin mempermainkan nya.


"Aku tidak mengerti apa yang kamu maksud." Yejin menggaruk kepala belakang nya.


"Lu-lupakan." Nabila memeluk bantal, tiduran dalam posisi menyamping. Dia sangat malu dan memejamkan mata nya agar melupakan kejadian ni tapi dia merasakan kecupan dibibir nya walaupun hanya sebentar.


Saat dia membuka mata dia melihat Yejin kabur naik ke lantai dua sambil mengucapkan selamat malam kepada dirinya. Nabila langsung melempar bantal tapi tidak kena, dia berteriak malu, ternyata dia benar-benar dipermainkan.


"Kak! Kamu berisik sekali." Lulu komplain sambil menutupi telinganya dengan tangan.


"Maaf." Nabila yang mengamuk menjadi tenang dan merasa malu, setiap dia mengingat adegan tersebut dia selalu merasa seperti ingin naik ke langit dan hidup bersama dengan nya selamanya.


'Selamat malam juga... Sayangku.'


_


Yejin yang baru saja kembali kekamarnya merasa gemas dengan tingkah Nabila, Yejin duduk di tepi kasur dan berkata, "System!"


[Selamat telah menyelesaikan misi tingkat mudah.]


[ Membeli perusahaan yang diambang bangkrut.


Hadiah : Duplikasi skill bola basket (A), 10.000 Vsystem.]


"Status."


[ Nama ] : Yejin Volth


[ Usia ] : 18


[Situasi Tubuh] : Baik


[Pesona] : 95%


[Kekuatan] : 15,9


[Kelincahan] : 13,4


[Pendengaran] : 14,9


[Vsystem] : 69.000


[Bakat] : Pengubah suara (S), 5 Bahasa (A+), Editing (S), Drawing (S), Music field (S), Duplikat Skill


[Keterampilan] : Arc of Through (S+), ...


[Inventory] : 1x Tiket dunia anime, Kacamata penyamaran (A), Buku Dewa Pemimpin (SS) ...


_


Yejin sangat puas dengan statusnya walaupun hanya meningkat 0,2 Poin tapi ternyata itu besar bagi manusia normal.


Yejiin membuka video sheep counting for sleep. Sebelum domba loncat Yejin sudah tertidur.


_______


Yang nanya kenapa manggil nya kakak laki-laki dan kakak perempuan? karena biar gampang bedain old brother sama old sister.


Jika ada yang menanyakan dimana ibu nabila dan ayahnya mereka sedang berkerja. Stfu kamu menganggu romantisme Yejin.