Jin The Vtuber System

Jin The Vtuber System
Instan death



"Hey Moona! Milik siapa ini?" Jin bertanya sambil tersenyum melihat banyak mineral langka didalam chest-chest panjang


"Itu pajak dari warga holo ID, setiap bulan mereka membayar satu stack diamond." jawab Moona.


"Ohh, lalu uang ini akan diapakan jika sudah terkumpul banyak?" Jin bertanya sambil melihat banyak blok-blok diamond dan gold yang bertumpuk berbentuk abstrak ditengahnya.


"Disumbangkan kepada vtuber luar yang mampir keserver ini." Moona menjawab.


"Ohh, ngomong-ngomong aku juga baru gabung, Jadi mana bagianku?" Jin bertanya.


"Kenapa kamu? Kamu bukan vtuber luar."


"Bukannya bagus jika aku yang memegangnya dan memberikan kepada vtuber luar yang akan datang nanti?"


"Ini... " Moona percaya begitu saja dan mengambil satu stack di chest dan menyerahkannya kepada Jin.


"Terima kasih, Moona. Bisakah kamu membuatkanku pickaxe?"


"Sama-sama, bukankah dichest itu ada pickaxe?" Nabila mengarahkan kearah chest panjang yang disudut tembok.


"Saya melihat barnya merah, akan buruk jika saya hanya menggunakannya selama beberapa menit dan itu akan langsung hilang." Yejin menjawab.


Moona akhirnya mengerti, "Oke, tunggu sebentar, oke?"


"Yes."


Setelah mengatakan itu Moona keluar dan membuatkannya pickaxe dengan full enchant.


Sedangkan itu, Jin mengambil diamond pickaxe yang dichest panjang lalu mining blok diamond dan gold yang berbentuk abstrak. Dia juga secara acak menghancurkannya agar tidak ada yang curiga.


"Bajingan, aku tidak menyangka dia sangat cerdas!"


"Sialan, aku tertawa keras!"


"Ohh, aku paham! Jinv sedang cosplay sebagai menteri! Astaga, aku tidak menyangka!"


"Aku benar-benar  tidak mengharapkan ini, tapi ini sangat lucu!"


Penonton tertawa melihat kelakuan Jin yang diam-diam mencuri mineral langka, ketika dia sudah menghabiskan waktu tiga menit dia mendengar suara langkah kaki yang semakin dekat, itu berarti Moona sudah selesai membuatnya.


Pendengaran Jin menjadi tajam karena dia memakan Pil penguat, jadi tak heran pemain atau benda-benda yang berbunyi dijarak dua puluh meter akan dapat didengar.


Jin mengambil semua yang didrop blok diamond dan gold tapi kepenuhan, dia membuka chest tepat diamond pickaxe semula berada, dia menaruh kembali pickaxe bersama dengan setengah inventory makanan hingga chest tersebut penuh.


"Aku bertanya-tanya, ibunya mengidam apa saat menghamili Jin sampai anaknya punya bakat mencuri?"


...


"Hey Jin! Aku kembali!"  Moona berteriak semangat, dia menyerahkan diamond pickaxe full enchants kepa Jinv.


Yejin mengambilnya, "Terima kasih banyak."


"Oke ayo kita keluar dan melihat rumahku."


Mereka berdua turun kebawah, kebetulan mereka mendengar suara pintu terbuka. Saat pintu terbuka dua pemain masuk.


"Eh, Senpai?"


_


Dipulau dengan menara tinggi yang hampir mencapai langit, dua gadis sedang berkerja membangun dan menyempurnakan menara, satu dibawah sedang melakukan crafting dan diatas sedang membuat lampu dengan peralatan redstone.


"Oliie, apakah ada makanan? Aku lapar dan tidak punya makanan." Reine berkata kepada Ollie yang sedang diatas menara.


"Aku tidak mempunyai makanan, aku juga setengah lapar." Ollie melihat atas bar nya.


"Kalau begitu aku akan mengambil makanan di balai kota, kamu tunggu diatas." Reine berkata kepada Ollie.


"Tunggu, aku ikut. Aku ingin sekalian mengambil sesuatu." Ollie terjun dari atas dan mendarat diair, ia naik keperahu bersama Reine sebagai supirnya, mereka berlayar hingga tak sampai satu menit mereka sampai kedaratan dan masuk kedalam balai kota.


Saat masuk mereka dikejutkan dengan kedua pemain yang baru saja turun dari tangga. Ollie melihat nama kedua pemain tersebut, yang satu MoonaHoshinova dan satunya Jinv.


"Eh, Moona?" 2x


_


"Eh, kebetulan kita bertemu disini." Karena Moona sedang tidak ada di ruangan discord mereka Moona mengetik dan mengirimkan pesan dichat game.


"Hey Ollie dan Reine!"


"Hey!! Ngomong-ngomong-ngomong siapa dibelakangmu?" Ollie mengetik dan mengirimkannya.


Sebelum Moona mengetik Ollie pergi ketempat Reine berada seperti sedang terkejut, "Ada apa?" Moona menanyakan situasinya.


"Makanan dan diamond yang dititipkan disini hilang! Kata Reine juga makanan tiba-tiba ada dichest ruangan penyimpanan seperti di tukar yang dimana seharusnya diamond pickaxe Reine berada!" Ollie mengetik dan mengirimkannya.


"Coba kalian masuk keruang discordku dulu dan jelasin situasinya."


Ruang discord yang dikunci terbuka sebentar membiarkan Ollie dan Reine masuk lalu setelah mereka masuk Moona mengunci ruang lagi. Moona juga menambahkan Png Ollie dan Reine dilayar, Jinv juga tidak lupa apa yang harus ia lakukan, dia juga melakukan hal yang sama dengan Moona.


"Kenapa, coba jelasin." Moona.


"Diamond yang aku titipkan hilang yang berada dichest ruang makan, makanan ku juga tiba-tiba ada diruang penyimpanan." Reine menjawab.


"Diamond hilang? Makanan juga tiba-tiba ada diruang penyimpanan?" Moona memikirkannya bagaimana bisa seperti itu.


"Moona, kamu habis kelantai dua bukan?" Tanya Reine.


"Ya, aku sedang membawa Jinv berkeliling melihat seluruh ruangan balai kota." Moona menjawabnya.


Ketika kata-kata itu keluar Ollie dan Reine langsung paham, melirik dan memperhatikan Jinv. Moona yang melihat mereka menatap Jinv merasa seperti Jinv tersangka nya.


"Diamond tersebut dariku untuknya karena aku menitipkan diamond kepadanya." Moona mencoba untuk menyakinkan mereka.


"Apakah kamu bersedia mendrop semua yang ada diinventorymu?." Reine bertanya sambil melirik Jinv.


Jinv mengangguk dan mengeluarkan satu persatu, setengah makanan dan setengah diamond dan lima stack gold penuh. Jinv mengeluarkan semua yang ada diinventorynya.


Moona yang ingin membela Jinv tercengang ditempat saat Jinv mengeluarkan banyak sekali mineral langka. Dari mana Jinv mendapatkan semuanya?


Ah, dia baru saja mengingat bahwa dari pertama Jinv tidak mengikuti itu karena dia mengambil makanan dan ketika mengajak nya untuk berkeliling lagi itu dia sedang mengalihkan perhatian.


"Moona senpai membawa dewa pencuri. Aku tidak bisa berkata-kata lagi." Ollie hanya diam tak tahu harus berkata apa-apa lagi. Baru kali ini ia melihat Sus yang jujur.


"Astaga, ini penuh." Reine mengambil drop diamond dan inventorynya seketika langsung penuh tapi masih ada sisa dilantai yang tidak bisa ia ambil karena inventorynya penuh.


"Jinv!!" Moona marah dan melirik Jinv.


"Kenapa? Bukannya aku sudah menjatuhkan semua yang ada diinventoryku?"


"Aku tidak sedang membicarakan itu, tapi aku membicarakan kenapa kamu mencuri?!"


"Saat dibulan aku terbiasa mencuri, apalagi mencuri pakaian dalam mu." Jin menjawab.


"Kamu!" Dia tidak tahu harus berkata apa untuk pria ini, dia selalu menggodanya dan membuat alasan yang tidak masuk akal.


_


Sedangkan Reine dan Ollie terkejut bahwa suara tersebut suara Jinv dan baru mengenali suara Jinv. Reine merasa suaranya sangat bagus hingga nyaman didengar.


"Eh, Jinv? Kamu bermain Minecraft?" Reine bertanya.


"Dia baru saja bermain dan aku sedang live stream bersama dengan nya." Moona menjawab.


"Eh, Moona senpai! Apakah kamu sedang stream?"


"Ya, aku siaran langsung dengan Jin, apa kamu tidak menyalakan notifikasi youtubeku?" Setelah Moona mengatakan itu Ollie langsung membuka youtube dimonitor sebelah.


"Maaf, Ollie tidak tahu karena tadi Ollie sedang membangun sesuatu bersama Reine."


"Ohh membangun apa?"


"Menara."


"Menara apa?"


"Mercusuar."


"Bolehkah kita bergabung?"


"Tentu saja! lebih banyak lebih cepat."


Setelah mengatakan itu Ollie dan Reine mengumpulkan sesuatu yang diperlukan mereka terlebih dahulu dan kembali kepantai, tempat dimana perahu mereka berada.


"Eh? Hanya satu perahu?" Moona mengerutkan alisnya.


"Ini kayu nya kamu buat sendiri!" Reine menjatuhkan satu stack kayu.


"Oke, aku akan membuatnya dulu." Moona membuat crafting tables dan membuat oak boat, setelah selesai membuat Jinv mengajak nya untuk duduk dibelakang.


"Jinv pindah keperahuku, Reine pindah keperahu Moona." Ollie berkata kepada Jinv yang masih berdiri.


"Eh, kenapa?"


"Jinv sangat berat dan kamu tidak akan bisa mendayung dengan cepat."


"Tidak masuk akal!" Moona mengerutkan alisnya.


"Oke, kita suit dichat game bersama, Jinv akan naik keperahu pemenang.


"Oke itu adil."


Mereka berdua mulai menghitung mundur dan mengirim chat game gunting batu kertas.


"Gunting." Moona


"Kertas." Ollie.


Moona bersorak, "Yeeaaa... Aku pemenangnya!"


Pada akhirnya Jinv naik keperahu Moona, Reine naik keperahu Ollie dan bertanya-tanya apakah Ollie tidak menyukai nya.


"Aku tidak bermaksud seperti itu." Ollie tersipu.


...


Setelah sampai dipulau mercusuar Jinv merasa ini kurang bagus, Jinv meminta bahan blok kepada gadis-gadis. Kemudian Jin mendapatkan tujuh stack bahan dan dia mengubah bagian bawah menjadi lebih bagus.


Setelah menyelesaikan bagian bawah dia naik keatas menara, Jinv bertemu dengan Ollie dan Reine di atas. Dia melihat sekelilingnya,  tapi hanya ada lautan.


Jinv naik kepuncak menara, menghancurkan blok dan membangunnya kembali dengan blok yang berbeda, Jinv merasa sudah cukup dan dia ingin turun, tapi saat dia melompat dan ingin mendarat keair dia terkena tanah yang hanya berjarak satu cm dengan air.


Pada akhirnya dia mati konyol.


"Haha, serangan balik dari tuhan karena sudah mencuri!"


"instan death."


"Ollie lihat dia turun, aku kira dia mau mendarat diair tapi ternyata ditanah, haha." Ollie melihat jelas bahwa Jinv ingin turun tapi malah mendarat di tanah.


Penonton yang menyaksikan layar Jinv yang merah tertawa, ketiga gadis yang dibawah juga menghampiri jejak kematian nya dan tertawa.


"Itu tadi aku hanya mempraktekan apakah gravitasi digame ini berfungsi dengan baik atau tidak, tolong jangan salah sangka." Jinv mengelak, dia menekan tombol abu-abu ditengah dan dia muncul dibalai kota sendirian.


Mereka tertawa lagi saat Jinv mencari alasan, "Kalian bangun dan aku akan berkeliling sendiri." Yejin berkata kepada mereka.


"Apakah kamu ingin aku menemanimu lagi? Aku akan menyusulmu menggunakan perahu." Moona berkata kepada Jinv.


"Tidak, aku akan jalan-jalan sendirian." Jinv keluar dari balai kota dan berkeliling.


"Baiklah, hati-hati."


Setelah Moona mengatakan itu Jinv bergegas kerumah orang lain, dia membuka kotak penyimpananan dan tidak ada yang spesial, hanya ada beberapa makanan. Jinv segera ketempat lain, tapi saat ia melihat rumah bagus dia melihat seseorang dibangunan lain.


Dia menghampiri orang tersebut dan berjalan diam-diam agar tidak terdengar, dia menyelinap dibelakang nya dan memukulnya.


Pemain yang dipukul menengok hendak melihat siapa yang memukulnya tapi saat melihat skin steve dia melompat karena terkejut.


______


Jir ketiduran gw bruh, sorry bat🫂