It's Okay Even If It Hurts

It's Okay Even If It Hurts
Episode 4



Siwon tersadar. Tidak.. ia tidak boleh menangis... "Gwenchana."


Bagaimana pun ia juga manusia. Pasti bisa menangis tak perduli pria atau wanita.


"Kau kenapa ? apa yang terjadi ?"


"Tak apa. Aku masuk dulu ya." Siwon pergi meninggalkan Kim Nana yang memandangnya dengan bingung. Siwon berjalan menuju kamarnya searah dengarn kamar Via lebih tepatnya di depan kamarnya adalah kamar Via. Pria itu membuka pintu kamarnya memandang ke arah pintu kamar Via yang terkunci dari luar oleh eomonim agar tidak ada yang bisa menggangu. Tapi Via bisa membukanya dari dalam kamar karena memiliki kunci duplikat. Perlahan Siwon masuk ke dalam kamarnya. Berusaha untuk melupakan dan menggangap ucapan Appa Via tak pernah ia dengar.


1 kalimat yang membuat Siwon menangis karena mengetahui keadaan Via yang sesungguhnya. Diakhir pembicaraannya dengan Aboenim tiba-tiba menjadi sedih dan berkata, "Kim Via.. puteri kami satu-satunya mempunyai penyakit. Memang dari luar ia seperti orang tak kekurangan satu apapun tapi, Sejak kecil paru-paru Via tidak berfungsi dengan baik."


Tengah malam...


"Aku haus." Via keluar dari kamarnya berjalan pelan ke arah dapur.


Lampu dapur terbuka, "Aku kira ada pencuri masuk dalam rumah." Ucap Kyuhyun tiba-tiba.


"Ash.. kau mengagetkanku saja."


"Siapa suruh kau mengendap-ngendap ke dapur seperti maling."


"Biarkan saja ini rumahku sendiri. Sana minggir setan gembul."


"Ya !!! berhenti memanggilku seperti itu !"


"Jika aku tak mau ?"


"Wajahmu pucat. Kau sakit ?" Belum sempat Via berucap ia pingsan. Kyuhyun berteriak memanggil semua orang.


"Omo.. ada apa dengan Eonnie setan gembul ?"


"Dia pingsan." Dengan segera Siwon menggendong Via masuk ke dalam kamarnya diikuti oleh orang tuanya.


Kyuhyun menepuk pundak Nana, "Kenapa kau terdiam ?"


"Ah.. tidak.."


"Kau cemburu ?"


Kim Nana mengganguk, "Eonnie mendapatkan semuanya. Kasih sayang eomma dan appa, perhatian dari kalian, bahkan Siwon oppa pun sepertinya menyukainya."


"Jadi secara tak langsung kau menyukai Siwon Hyung ?" Kim Nana mengganguk. Oke.. sepertinya cinta kali ini akan sangat membingungkan bagi Cho Kyuhyun. Nana menyukai Siwon, Siwon menyukai Via, dan Via menyukainya sedangkan dirinya menyukai Nana. Ck.. kisah cinta macam apa ini bisa saling menyambung.


Kim Nana berbalik memandang Kyuhyun, "Kau sudah mengetahuinya bukan. Itu tidak akan bisa merubah semuanya."


"Jika aku meminta agar Siwon menggantikanku kau ingin ?"


"Kau gila ? Aku tak mau merusak hubungannya dengan eonnie."


"Aku tak mengatakan Hyung suka pada eonniemu. Mungkin hanya rasa khawatir semata. Kalau kau penasaran coba saja besok kau pura-pura pingsan dan lihat siapa yang akan menolongmu."


"Kau kira aku ini apaan coba. Ck."


"Cah.. Kim Nana kajja kita ke kamar eonniemu kau tak penasaran apa yang terjadi padanya ?"


Nana memang sangat ingin mengetahui keadaan Via..


Tapi...


.Apakah ia rela melihat Siwon begitu perhatian padanya ?


Ia tak menyukainya.


Kim Via selalu berada di posisi yang menguntungkan.


Sedangkan dirinya....


Selalu berada di pihak yang dirugikan atas semua ini.


"Antarkan aku ke kamar."


Kyuhyun bingung menatapnya namun kemudian ia membawa Kim Nana ke kamarnya."Ck.. Kau cemburu pada kakakmu sendiri ?"


"Aku tak cemburu hanya saja..."


"Hanya saja ?"


"Aku iri padanya." Kyuhyun terdiam memandangnya.


Di kamar Via....


"Kau ini jika haus kan bisa meminta pelayan memanggilmu."


"Sudahlah eomma lagi pula aku bosan di kamar."


"Kau harus memikirkan kesehatanmu."Via memandang Siwon. Bagaimana bisa Eomma Via mengatakan hal itu secara terang-terangan ? Seakan bisa membaca pikiran Via.


Siwon tersenyum, "Aku sudah tahu semuanya kok. Dari appamu."


"Siwon-ssi kau pergilah melihat keadaan Nana biar Via bersama kami."


Siwon membungkuk dan pergi. "Kenapa appa memberitahukannya akan keadaanku ?" Tanya Via setelah Siwon pergi.


"Apa salahnya ? Dia terlihat lebih mengkhawatirkanmu."


"Appa ingin menjodohkanku dengan dia ?"


"Menurutmu ?"


"Appa kita tukar posisi saja kalau begitu. Aku dengan Kyuhyun biarkan Kim Nana dengan Siwon."


"Ini bukan mainan yang harus kalian tukar pasangan seenakjidatnya. Sekarang kau tidur jika ada apa-apa panggil kami." Orang tua Via keluar dari kamar.


Di kamar Nana....


"Dia tak apa-apa hanya kelelahan."


"Syukurlah. Tapi kenapa eonnie bisa pingsan seperti tadi ? Ya !! setan gembul kau apakan eonnieku ?"


"Aku tak melakukan apa-apa. Lebih baik aku pergi." Kyuhyun pergi meninggalkan Kyuhyun dan Kim Nana.


"Ash.. anak itu tidak ada rasa baiknya sama sekali."


"Siwon oppa.." Siwon duduk di pinggir kasur.


Nana membaringkan badannya dan tidur di pangkuan Siwon. "Biarkan sebentar saja."


"Bagaimana nanti jika eommonim atau Kyuhyun yang melihatnya ?"


"Biarkan saja."


"Eh ?"


Kim Nana menatap Siwon, "Aku akan meminta eomma untuk menggantikan posisi suamiku nantinya. Aku tak ingin calon suamiku Cho Kyuhyun tapi kau oppa."


Siwon terdiam membiarkan Nana memeluknya. matanya menatap pintu kamar Nana.


Hatinya berteriak agar Via membuka pintu dan melihat ini.


Gadis itu pergi kemudian Siwon mengejarnya menjelaskan bahwa ia mencintainya. Hanya mencintainya.


Bisakah ia berharap seperti itu ?


Siwon tersenyum miris mengingat percakapan dirinya dengan aboenim tadi sore.


~Flashback...~


"Aboenim ingin berbicara apa ?"


"Duduklah." Siwon menurutinya. "Aku ingin bertanya padamu, Kim Via atau Kim Nana mana yang kau sukai ?"


"Eh ?"


"Jawab saja. Diantara mereka berdua pasti ada yang kau sukai kan ?"


Siwon tersenyum, "Apa maksud aboenim bertanya seperti ini ?"


Appa Via-Nana tertawa, "Kau memang pintar anak muda. Aku ingin kau menjadi orang yang menyukai  dan menyatakan perasaanmu pada Kim Nana."


"Mworago ?"


"Kim Nana menyukai dan mencintaimu sejak lama."


Siwon terdiam.


Ia salah dengar kan ?


Ia harap itu benar. Ia salah dengar. Semoga seperti itu.


"Aku tak ingin menyakiti Kyuhyun yang sepertinya juga menyukai Nana."


"Kebahagiaan Via dan Nana penting untukku." Aboenim meminum kopinya, "Mereka berdua menyukai pria yang berbeda. Kim Nana menyukaimu dan Via menyukai Kyuhyun."


Jleeebbb....


Siwon bungkam.


Via menyukai Kyuhyun ?


Jadi selama ini..


Siwon tersenyum miris...


Ia telah mengalami cinta bertepuk sebelah tangan...


Tapi sejak kapan ?


Sejak kapan Via menyukai Kyuhyun ?


Kenapa harus pria itu ?


Kenapa ia harus terlibat dalam cinta rumit ini ?


"A..aku tidak ingin menyakiti Kyuhyun aboenim. Mianhae." Siwon mulai berjalan menuju pintu keluar.


"Tunggu..  Kau tak ingin mendengar alasanku ?" Siwon berhenti tanpa membalikkan badannya.


Ayah Nana-Via berjalan menepuk pundak Siwon, "Aku sempat berpikir Kau menikah dengan Kim Nana sedangkan Via dengan Kyuhyun. Aku tahu kalian berdua pria yang bertepuk sebelah tangan. Aku bisa membaca tingkah laku kalian jika kau menyukai Via dan Kyuhyun menyukai Nana tapi..."


Siwon berbalik menghadap aboenim, "Tapi apa ?"


"Alasanku adalah untuk kebahagiaan Nana dan Via. Aboenim tahu jika aboenim dan eommonim egois pada kalian tapi.. Kim Via. Puteri kami satu-satunya. Memang dari luar  tak kekurangan satu apapun akan tetapi, Sejak lahir Via mempunyai paru-paru yang tak bisa berfungsi dengan baik."


Siwon membeku.


Via.. gadis itu selama ini...


"Keadaannya sangat lemah. Dokter berkata sebuah keajaiban ia bisa bertahan lebih dari 20 tahun hanya berbekal obat sesak nafas dan penghilang rasa sakit. Sewaktu-waktu Via bisa mengalami sesak dan pingsan karena kelelahan. Maka dari itu kami sangat protektif padanya melebihi Nana."


Siwon menelan ludahnya dengan susah payah. Kenapa mulutnya susah sekali diajak kerja sama ?


"La..lalu dia bisa dioperasi ?"


"Bisa transplantasi paru-paru. Dan itu sangatlah susah mencarinya. Bisa juga dioperasi untuk memperbaiki paru-parunya namun keduanya kemungkinan berhasil sebesar 35 %. Maka dari itu sebelum hal tak diinginkan terjadi aku ingin membuatnya bahagia bersama pria yang ia cintai yaitu Kyuhyun. Dan kenapa aku memberitahumu bukan Kyuhyun karena aku bisa melihat bahwa Nana begitu mencintaimu begitu pula dirimu dan Via. Aboenim Mohon.. kembalikan lagi kebahagiaan 2 puteri aboenim yang hilang selama ini." ~FLASHBACK END ~


~TBC~