It's Okay Even If It Hurts

It's Okay Even If It Hurts
Episode 1



Cast:


Kim Nana


Cho Kyuhyun


Kim Via


Choi Siwon


And Other Cast...


Quote : "Nothing in the World can replace you..."


Pranggg....


"Omo (Ya ampun)..." Seluruh keluarga Kim keluar dari tempat mereka beristirahat tak lupa para pelayannya ikut keluar untuk melihat apa yang pecah. Kim Min Young melihat seorang gadis tengah duduk di kursi roda memandang ke arah guci yang tak sengaja ia jatuhkan.


"Ya !!! kenapa kau memecahkan guci kesayanganku ?" Teriak Kim Min Young pada gadis yang tengah tertunduk merasa bersalah.


"Maafkan aku eomma (Mama). Nana tak sengaja."


Kim Min Young mendorong Nana jatuh ke lantai. Dengan segera seorang pria paruh baya datang bersama dengan gadis yang lebih tua dari Nana hanya berbeda 2 tahun. "Eomma.. Nana sudah meminta maaf jangan mendorongnya seperti itu !"


Min Young memandang tajam ke arah Nana kemudian ia masuk dalam kamar dan membanting pintu, "Nana kau tak apa-apa kan ?" Pria paruh baya itu berjongkok untuk melihat apakah puteri bungsunya terluka atau tidak. Ah tidak... Puteri angkatnya tapi ia sudah menggangap sebagai puteri kandungnya sendiri.


Nana menggeleng, "Aku tak apa-apa. Appa dan semuanya beristirahatlah." Semua orang termasuk ayah Kim Nana pergi meninggalkannya.


Gadis yang lebih tua dari Nana tersenyum, "Mari. Eonnie (Kakak perempuan)  bantu kau membersihkannya."


"Mianhae karena aku yang ingin mengambil air pada tengah malam seperti ini malah membuat keributan." Nana menangis. Selalu saja ia yang menyusahkan semuanya. Ia memang tak berguna.


Kim Via. Anak tunggal dari keluarga Kim hanya bisa memeluk adik angkat yang sangat ia sayangi. "Semua ini bukan karenamu. Kami semua tahu kau seperti ini karena kecelakaan." Via menghapus air mata Nana, "Tapi.. Nana ingatlah kau jauh lebih beruntung. Kau mempunyai keluarga kaya raya yang bisa membiayai agar kakimu bisa berjalan lagi seperti dulu. Walaupun eomma membencimu. Ingat, Ada eonnie dan appa yang selalu ada untukmu."


Nana mengganguk, "Gomawo eonnie." Kim Nana adalah seorang anak yatim piatu. Kedua orang tuanya meninggal dalam sebuah kecelakaan sehingga menyebabkan dirinya harus memakai kursi roda sampai sekarang. Ia diangkat menjadi puteri bungsu keluarga Kim yang notabene adalah keluaga kaya raya yang memiliki 2 universitas bernama Inha dan Kyunghee university. Pada awalnya Kim Min Young sangat menentang akan permintaan Via yang ingin mempunyai seorang adik. Sejak melahirkan Kim Via, Min Young tak bisa memiliki anak lagi karena melahirkan Via ia mengeluarkan darah yang cukup banyak hingga rahim-nya menjadi sangat lemah dan tak memungkinkan untuk bisa memiliki anak kembali.


8 tahun yang lalu...


"Eomma... Appa.. kita akan pergi ke panti asuhan ?"


Kim Sung Woo mengganguk, "Nde.. kita akan mengadopsi seorang gadis untuk menjadi adikmu."


Via bersorak gembira. Begitu sampai di depan panti Asuhan Via segera turun dan berkeliling untuk mencari anak yang cocok untuk menjadi adiknya. Baru ia tiba di halaman belakang panti itu, Via melihat seorang gadis tengah duduk di kursi roda terjatuh akibat didorong oleh 2 anak laki-laki yang seumuran dengan Via. 16 tahun. "Ya !!! kenapa kalian jahat sekali pada gadis kecil ini ?" Via membantu gadis yang terjatuh tadi.


"Siapa kau ??"  Seorang dari laki-laki itu mendorong Via.


"Aku ? Aku Kim Via. Dan kalian ? Siapa kalian dan kenapa menggangunya ?"


Anak laki-laki yang mendorong Via  melipat ke dua tangannya di dada, "Aku ? Cho Kyuhyun dan ini sepupuku Choi Siwon. Keluarga kami adalah donasi terbesar di panti asuhan ini. Lebih baik kau pergi tinggalkan gadis cacat itu."


"Shireo. Mulai sekarang dia adalah adikku. Adik angkatku. Jika kalian berani awas !" Ketiga orang membulatkan mata termasuk gadis yang tadi terjatuh dari kursi roda itu.


"Kim Via.... Sedang apa kau disini ?" Orang tua Via datang bersamaan dengan Orang tua Siwon dan Kyuhyun.


Via menunjuk Siwon dan Kyuhyun, "Mereka mendorong calon adikku sampai terjatuh."


Eomma Via memandang Nana yang tengah terduduk di tanah, "Dia ? Gadis cacat itu ingin kau jadikan adik ? Yang benar saja."


"Eomma.. keluarga kita kaya. Biarkan dia menjadi adikku dan kita bisa membiayainya hingga ia bisa berjalan lagi seperti pada umumnya manusia."


"Tapi Via..." Ucapan Eomma Via berhenti saat Suaminya menghentikannya dan mengganguk. Ia menyetujui akan apa yang puteri semata wayagnya plih.


"Cho Kyuhyun minta maaf pada gadis yang sudah kau buat jatuh." Kali ini Eomma Kyuhyun berucap.


"Shireo."


Choi Kiho memandang ke arah puteranya, "Siwonnie ?"


Siwon memandang malas, "Maaf. Hwang Nana-ssi."


"Hwang Nana. Jadi itu namamu." Via memandang Nana yang mengganguk, "Mulai sekarang namamu adalah Kim Nana. Adikku dan anak bungsu dari keluarga Kim." Via tersenyum memeluk adik barunya sementara 2 laki-laki yang berada di belakang 2 gadis tersebut tersennyum. Entah apa yang membuat mereka tersenyum.


"Baiklah Nana. Mari ikut kami ke dalam karena kami akan mengurus surat adopsimu." Appa Via menggendong Nana ke atas kursi roda kemudian pergi meninggalkan Via bersama Siwon dan Kyuhyun saja.


"Aku penasaran kenapa kalian jahat sekali padanya ?"


Siwon memasukan kedua tangannya di saku celana, "Bukan aku tapi Kyuhyun." Ia pun pergi.


Via mendengus kesal, "dasar menyebalkan."


Kembali ke Masa sekarang....


"Ayo sekarang akan eonnie bawa ke kamarmu." Setelah membuang pecahan guci ke dalam tong sampah. Via mendorong kursi roda Nana dalam kamarnya kemudian membantunya untuk berbaring di kasur.


"Eonnie.. Mianhae and saranghae."


"Mianhae untuk ?"


"Karena selama ini aku terus saja menyusahkan eonnie."


"Nde. Aku berjanji eonnie. Aku akan berusaha untuk bisa berjalan lagi dan tak kan menyusahkanmu."


"Tidurlah." Via keluar dari kamar Nana dan menuju ke kamarnya. Baru membuka pintu kamar Eomma Via menariknya masuk dalam kamar dan menguncinya kemudian menarik Via masuk ke dalam kamar mandi. Bukankah jika orang berbicara di dalam kamar pasti akan terdengar oleh orang lain bukan ? Sialnya, kamar Via tidak ada kedap udara mau tak mau Eomma Via membawanya ke dalam kamar mandi agar benar-benar yakin tak ada yang bisa mendengarnya.


"Mau sampai kapan kau mengurusi adik angkatmu yang cacat itu ??"


"Eomma aku..."


"Pikirkan kesehatanmu sendiri ! Besok eomma akan menjodohkannya dengan Kyuhyun agar kau tak perlu mengurusi kehidupannya lagi."


"Eomma !!!"


"Tidurlah." Eomma Via pergi.


Esok paginya....


"Selamat pagi Eommonim, Aboenim." Sapa Siwon bersama Kyuhyun yang datang ke rumah Tuan Kim.


"Kalian ? Kenapa kalian datang kemari ?" Ucap Nana yang datang bersama dengan Via di belakangnya.


Siwon tersenyum berjongkok di depan Nana, "Bagaimana kedaaanmu princess kecil ?"


"Sudah berapa kali aku bilang jangan mengatakan aku ini princess kecil."


"Benar itu Hyung. Dia bukan Princess kecil tapi wanita aneh yang selalu duduk di kursi roda." timpal Kyuhyun yang duduk di meja makan bersama orang tua Nana dan Via.


"Ash.. setan gila kenapa kau berada di rumahku ?" (Nana)


"Orang tuamu yang mengundangku kemari."


"Nde.. Ucapan Kyuhyun benar. Kim Nana bersikaplah sopan sedikit pada calon suamimu." Ucapan Eomma Via dan Nana membuat Kyuhyun tersendak sedangkan Nana  dan Siwon membulatkan matanya. Via dan ayahnya diam saja karena mereka memang sudah mengetahuinya


"Eomonim." Sela Kyuhyun.


"Orang tuamu sudah setuju. Mereka ada di Luar negeri kan sampai bulan depan maka dari itu mulai sekarang kalian berdua tinggal disini."


"Aku ? Kenapa aku harus tinggal disini juga ?" (Siwon)


"Untuk menjagaku dari setan gembul ini." Jawab Nana asal.


"Bukankah ada Eonnie-mu disini." Balas Siwon.


"Via tak bisa selamanya menjaga Nana. Ada baiknya jika Kyuhyun yang menjaganya aku tak ingin puteri sulungku harus menderita seumur hidup dan tak mendapatkan kekasih hanya karena mengurusi Nana."


"Min Young !! Bisakah kau berhenti menghina puteri bungsumu ini ?" Appa Via dan Nana yang dari tadi diam kini tak bisa menahan emosinya lagi.


Eomma mereka terdiam. "So.. Mulai hari ini kalian berdua akan tinggal disini. Aku juga sudah menggangap kalian sebagai anak kandungku sendiri. Minggu depan kalian akan menikah."


"Eomma.." (Nana)


"Tak ada bantahan. Sekarang kalian makanlah."


Di halaman belakang....


"Ternyata kau ada disini." Kyuhyun duduk di samping Nana yang tengah asyik memandang 3 ekor anjing yang tengah asyik bermain. 2 anjing peliharaan Nana dan Via, 1 lagi adalah ajing peliharaan Siwon.


"Kenapa ? kau menggangu dan menghinaku lagi ? Cah.. lakukan aku sudah cukup kebal akan hinaanmu selama ini."


"Aku ingin bertanya kau setuju akan pernikahan ini ?"


"Mau tak mau bukan. Ini demi kebahagiaan eonnieku."


Kyuhyun tersenyum sinis, "Akhirnya kau sadar juga betapa kau menyusahkan sekali."


"Bukankah sebentar lagi kau akan merasakannya juga ? Merasakan bagaimana mengurusi gadis cacat sepertiku. Tapi kau tenang saja  sebulan ini aku menjalani kemoterapi dan aku rasa itu akan membuahkan hasil."


"Aku tunggu." Nana memandang Kyuhyun. Pria ini tak segila yang ia kira.


Ternyata ia masih punya hati juga.


Kim Nana memandang Kyuhyun yang sibuk mengelus anjing peliharaan Via, "Lalu, kenapa kau setuju ?"


"Aku ? Tentu saja karena aku ingin mengurangi beban eonniemu."


"Kau.. menyukainya ?"


"Aku menjawab pun tak ada pengaruhnya."


"Tentu saja ada. Kalau kau menyukainya menikah saja dan dekati dia. Maka aku bisa terbebas dari setan gembul darimu."


Kyuhyun terdiam sesaat. "Lalu kau ?"


Nana memandang ke arah Kyuhyun.


"Apakah kau menyukai Siwon Hyung ?"


~TO BE CONTINUE....~