Idii'Aka Beautiful Journey

Idii'Aka Beautiful Journey
Bab I [Alien] : Chapter 6. "Pengawasan."



Subyek Penelitian - Kesayangan Shadow Void adalah harta yang sangat berharga.


Setelah banyak pertimbangan dan perselisihan politik antara Petinggi di bawah meja, akhirnya diputuskan kalau Subyek Penelitian Shadow Void untuk sekarang akan diawasi oleh oleh para Petinggi Militer. Meskipun para Petinggi yang mengoperasikan penelitian dan eksplorasi tidak senang, mereka akhirnya mengalah dengan syarat mereka bisa terus meneliti Dimensi Shadow Void, kali ini dengan modal dan dana yang puluhan lebih banyak dari Peradaban. Sayangnya, Juaraii tidak diangkat kembali menjadi Komandan Stasiun Shadow Void yang baru, membuatnya murung.


Bagaimanapun, Dokter Arkham yang paling keras bereaksi menolak. Sampai suatu hari tiba-tiba mengalah dengan senyum diwajahnya yang membuat banyak pihak tidak nyaman. Walau membuat semuanya terasa sangat lancar.


Alasan Dokter Arkham mengalah itu simpel, setelah penelitian menyeluruh selama sebulan penuh pada Tubuh Subyek yang tidak sadarkan diri di Sangkar. Dia menemukan sesuatu yang sangat menarik, dan mungkin saya bisa menjadi jalan evolusi baru!


Petinggi Militer yang diberikan tanggung jawab tersebut dengan cepat mengirim satu orang kepercayaan mereka untuk mengawasi Subyek. Jika semuanya berjalan lancar, orang mereka bisa mencapai pencapaian politik yang berguna di masa depan.


Sebagai salah satu orang yang dididik spesial dari pihak militer karena bakat dan temparenya, Run'etl Latte ditugaskan peran untuk mengawasi Subyek Penelitian Kesayangan Shadow Void dan berkomunikasi dengan Subyek, terutama mencari informasi asal Subyek selagi mendapatkan kepercayaan Subyek.


Dua hal ini sangat penting, jika Subyek menunjukkan agresi dan bahkan tingkat bahaya tertentu. Run'etl Latte sebagai seorang Supers Rank B termuda dalam sejarah Ras Avelion, harus membunuh Subyek Penelitian.


Namun, jelas bukan sekarang.


Run'etl Latte tercengang, dan atasannya bahkan lebih tercengang pada tindakan impulsif Run'etl Latte yang biasanya tenang dan tegas. Bahkan Dokter Arkham yang sudah siap pergi dengan senyum bahagia menjadi senyum kamu saat menatap umpan balik layar virtual.


Menatap tangannya dengan kosong yang telah meninju dengan kekuatan penuh dan tubuh remaja Manusia itu yang berbaring seperti ikan mati, Run'etl segera merasa tidak enak badan.


Mendengar teriakan histeris dan mengamuk banyak suara di alat komunikasinya, Run'etl Latte akhirnya dengan sedikit ragu memeriksa kondisi Subyek Penelitian. Takut-takut kalau remaja ini telah berhenti bernapas.


Run'etl Latte tiba-tiba mengerutkan kening, dibalik pakaian pasien remaja itu tidak ada lubang berdarah sedalam puluhan cm yang dia bayangkan tapi hanya memar biru yang sedikit melukai organ didalamnya.


Cedera, namun tidak terlalu fatal.


Run'etl Latte menghela napas, dia memberi isyarat kepada atasannya yang menonton kalau Subyek Penelitian Shadow Void baik-baik saja kecuali memar pada perut. Atasannya murung, untuk pertama kalinya dia harus memperingatkan putri emas mereka untuk menenangkan pihak-pihak yang menonton.


"Tidak ada kesalahan lagi Run'etl Latte, atau katakan selamat tinggal pada posisi Tentara mu," kata atasan langsung Run'etl Latte dengan nada rendah.


"Ya, Ketua Argnese!" Run'etl Latte buru-buru mengambil posisi militer khas dengan cepat.


"Mmm," angguk Ketua Argnese sebelum layar virtual ditutup.


Simulasi didalam Sangkar menjadi sunyi setelah itu.


Sekarang hanya ada Run'etl Latte dan beberapa Staff Medis yang ditugaskan memeriksa kondisi fisik lebih detail yang tersisa. Run'etl Latte menghela napas, dia merasa dia baru saja mendapat noda hitam pertama dalam karirnya. Dia ingin melampiaskan amarah di hatinya di suatu tempat sepi, namun melihat masih ada beberapa orang disini, dia hanya bisa menelan kembali amarahnya.


Namun tidak ada yang peduli pada Run'etl Latte yang berusaha menyelamatkan muka, semua Staff Medis melongo melihat memar biru di perut remaja Manusia itu. Memeriksanya dengan hati-hati, Subyek Penelitian benar-benar masih dalam kondisi yang baik bahkan setelah dipukul dengan kekuatan fisik penuh seseorang Supers Rank B. Biasanya, seseorang yang bukan Rank yang setara dan tidak punya pertahanan fisik alami yang kuat akan hancur berkeping-keping jika dipukul dengan kekuatan fisik penuh Supers Rank B kuat seperti Run'etl Latte.


Tapi lihatlah disini, Subyek Penelitian hanya mengalami memar biru, yang dengan teknologi sekarang bisa disembuhkan dalam tiga hari.


Dibalik kulit coklat yang lentur itu, terdapat pertahanan yang setara dengan sisik dan cangkang keras hasil mutasi!


Melihat Staff Medis yang sibuk mengagumi evolusi fisik yang hebat namun tidak melakukan apapun, Run'etl Latte akhirnya tidak sabar lagi dan mengendong remaja Manusia itu di punggungnya saat dia langsung menuju ke ruang medis sambil meninggalkan Staff Medis dibelakangnya.


?


Merasa ada logika yang salah disini, Staff Medis akhirnya sadar kembali setelah beberapa bengong detik dan segera mengeluarkan peralatan medis untuk meringankan rasa sakit dan nyeri pada pasien mereka. Staff Medis mengaktifkan sebuah kendaraan mesin khusus untuk mengangkut tubuh pasien menuju ruang medis utama yang lebih lengkap.


...


Arty membuka matanya dengan heran, dia tidak tahu kenapa dia tidak sadarkan diri 'lagi'. Seorang Alien wanita cantik memandangnya dengan ingin tahu seperti hewan langka di kebun binatang, bukankah normal untuk hewan langka tersebut menatap Alien wanita cantik itu juga?


Mata Arty memandang atap kristal putih diatasnya, itu sangat indah dan memberi seseorang yang memandangnya hipnotis untuk melupakan banyak rasa sakit fisik. Banyak peralatan medis dan simbol yang akrab bahkan baginya penduduk Bumi. Tidak perlu waktu lama bagi Arty menemukan kalau ruangan ini mirip dengan kamar rumah sakit.


Sepuluh jari Arty mencengkram kain misterius yang hangat dan lembut yang menyelimutinya, Arty menjadi bosan. Kesenangan tidur dan bermalasan menjadi hal yang melelahkan dan membosankan jika itu dilakukan terlalu berlebihan, sekarang Arty mempercayainya.


Aku takut tidak akan bisa tidur selama semingguan penuh jika ini terjadi lagi, guman Arty dalam hati.


Pandangan mata Arty yang menjelajahi atap kamar dan peralatan medis sebelum matanya bertemu dengan sepasang mata merah Crimson cantik. Mata Arty berkedip saat hatinya diam-diam tercekik, dia mengingat pukulan yang membuat seluruh organnya menari-nari.


Meskipun Arty sendiri tidak terlalu tahu kenapa dia hidup setelah menerima pukulan dahsyat dari Wanita Alien itu, yang memperkenalkan diri dengan nama Run'etl Latte, dia tahu kalau tubuhnya telah berubah tanpa Arty sadari. Jika tubuhnya tidak berubah di suatu tempat yang tidak disadari, dengan kecepatan pikiran Arty, dia menemukan kalau pukulan itu seratus persen akan melubangi perutnya an menewaskannya dalam sekejap jika itu tubuh lamanya.


Untungnya, itu tidak terjadi dan dia hanya mendapatkan memar biru.


Memar biru diperutnya tetap menyakitkan dan tidak enak dipandang, namun lebih baik daripada mati saat dia baru saja menemukan rahasia alam semesta!


Arty perlahan tenang saat dia mulai tersenyum pada Run'etl Latte, Arty bahkan dengan sengaja mengucapkan terima kasih dalam bahasa Indonesia dan melakukan gerakan ramah dan aman yang disebut menundukkan kepala dengan hormat untuk mengetes reaksi Run'etl Latte.


Run'etl Latte menatap Arty diam-diam saat wajahnya tetap datar dari awal. Meskipun Run'etl Latte otomatis tidak akan mengetahui bahasa pihak lain, cukup mudah baginya untuk memahami postur gerakan 'ramah' tersebut karena banyak peradaban Manusia di Alam Semesta mengadopsi gerakan ramah yang persis mirip.


Subyek Penelitian Kesayangan Shadow Void tidak memiliki masalah mental dan bisa berkomunikasi dengan benar, meringankan beban di pundak Run'etl Latte.


Normalnya, seorang penduduk planet peradaban yang bahkan belum bersentuhan dengan eksplorasi bintang-bintang dan rahasia alam semesta memiliki pandangan yang sangat pendek dan gampang takut pada apa yang tidak diketahui. Tapi Arty bereaksi berbeda dan bahkan berinteraksi dengan Spesies Asing dengan aktif yang mendapatkan beberapa nilai plus didalam hati Run'etl Latte.


Pengamatan Arty menyapu tubuh khususnya wajah Run'etl Latte dengan cepat, lalu tiba-tiba dia mengerutkan kening karena merasa ada yang salah.


Dia merasa tidak bisa mengamati tubuh dan wajah Run'etl Latte, lebih tepatnya keberadaannya secara detail. Rasanya seperti ada sensor dan layar buram yang menutupi detail-detail dalam tubuh dan ekspresi wajah Run'etl Latte dan memblokir indera Arty untuk mempelajari detail tersebut dengan lebih jelas. Ini adalah perasaan bagaimana membandingkan gambar yang buram dan kurang HD dengan gambar asli yang HD. Perasaan yang diberikan berbeda walaupun secara kasar gambarnya sama.


Sama seperti sekarang, indera Arty tidak mampu melihat detail-detail kecil namun penting yang membedakan gambar HD dengan yang tidak HD.


Bagaimana Run'etl Latte melakukannya? Arty berpikir dengan cepat dan menghubungkannya dengan segala teknologi dan sihir misterius yang pernah dia dengar dan baca di novel dan film fiksi, dia punya banyak jawaban tapi perlu waktu untuk menemukan yang mana yang mendekati kebenaran.


Tapi tampaknya semua tebakannya salah.


Run'etl Latte bahkan tidak perlu berusaha untuk menemukan kalau dibalik senyum ramah Arty, terdapat sepasang mata yang memeriksa tubuh dan wajahnya dengan intens sambil bersembunyi. Melihat pupil mata Arty yang diam-diam melotot sekuat tenaga, yang tampak seperti perilaku rabun jauh yang 'khas', Run'etl Latte merasa familiar dan segera menemukan jawaban.


Run'etl menggunakan telepati.


("Berhenti mencoba. Ada perbedaan yang jelas antara tingkat level kehidupan kita yang membuat matamu tidak bisa mengamati diriku secara langsung.")


Melihat wajah Arty yang bingung, Run'etl hanya bisa melanjutkan dan menyederhanakan jawabannya, ("Singkatnya, informasi yang terkandung dalam 'detail' tingkat level kehidupanku terlalu berat untuk tingkat kehidupanmu tanggung. Seperti bagaimana perangkat lunak yang lemah tidak bisa menanggung data yang berat dan otomatis akan memiliki program untuk menolak menerima data tersebut.")


Metafora ini sulit dimengerti bagi Penduduk dengan teknologi rendah, tapi beberapa Peneliti sudah menebak kira-kira asal dan situasi rumah milik Subyek Penelitian Kesayangan Shadow Void dari kualitas imun dan evolusi kehidupannya. Dengan mengambil contoh dari sejarah yang dimiliki banyak Peradaban Manusia di Alam Semesta, dan pemahaman Ras Avelion, tidak butuh waktu lama bagi mereka menebak kalau Planet asal Subyek Penelitian Kesayangan Shadow Void adalah tipikal Planet stabil dengan Peradaban Manusia tunggal yang bergerak di bidang teknologi sains murni tanpa sihir.


Meskipun setiap Peradaban punya perkembangan uniknya sendiri, seharusnya pengembangan kasar masing-masing setiap peradaban tidak terlalu berbeda-beda.


Benar saja, Arty segera memahami jawaban Run'etl Latte dan merenungkannya.


Jawaban Run'etl Latte juga menegaskan salah satu tebakan Arty, kalau meskipun inderanya akan menyebar sangat luas saat dia tertidur, dia tidak akan mengingat apa yang terjadi seperti semuanya hanyalah mimpi baginya. Itu pasti karena otaknya tidak bisa menerima informasi tersebut dan menganggap itu mimpi sebagai cara untuk pertahanan diri.


Mata Arty berbinar saat dia mulai melihat jalan masa depannya.


Mengutak-atik peralatan medis disekitarnya untuk bekerja, Run'etl Latte menyerahkan tablet yang sangat tidak asing pada Arty. Hanya saja yang ini teknologinya benar-benar mencapai ketinggian yang sangat tinggi, namun tidak mengembangkan aplikasi hiburan untuk pengguna.


("Sekarang, mari kita saling berbagi pertanyaan dan informasi. Siapa namamu?") tanya Run'etl dengan wajah serius.


"Arsene Moriarty, namun sebutan Arty cukup," jawab Arty dengan santai saat pikirannya sudah terfokus pada tablet tersebut.


Layar tablet itu bergerak, seolah menganalisis kata-katanya. Lalu tiba-tiba muncul banyak gambar dilayar, yang meminta Arty untuk menjawabnya.


Alat yang hebat, apakah itu sekarang menerjemahkan bahasa ku? Ini berbentuk Tablet tapi fungsinya hanya satu? Namun ini sangat canggih, alat ini pada dasarnya mempelajari kosakata dan struktur bahasa yang asing dengan cepat, gumam Arty dalam hati saat dia memiliki keinginan untuk membelinya jika alat ini dijual bebas.


Arty menjawab pertanyaan di gambar-gambar Tablet dan berbasa-basi dengan Run'etl dengan sengaja untuk mempercepat analisis bahasa baru.


Sebagai penduduk Bumi yang setiap penduduk wilayah negara dan benua punya bahasa uniknya sendiri, alat ini akan menghilangkan segala kerepotan mempelajari bahasa yang baru dan asing. Menurut kata-kata Run'etl, Tablet ini akan terhubung ke alat komunikasi di telinganya, yang menutupi pelipis kirinya. Setelah berhasil mempelajari bahasa baru, bahasa tersebut akan otomatis diterjemahkan di telinga Run'etl melalui alat dan kata-katanya akan diubah menjadi kosakata bahasa tersebut.


Mempelajari linguistik bertahun-tahun dianggap hanya beberapa menit bagi Alat ini.


Run'etl Latte yang sudah menyelesaikan prosedur bahasa asing, mengeluarkan alat komunikasi berbentuk lonjong untuk dipasangkan ke telinga Arty. Alat itu bekerja dengan lampu biru menyala.


Suara Wanita lembut terdengar di telinga Arty, mengejutkannya.


[Bahasa baru telah dipasang. Bahasa Bumi wilayah Indonesia. ****Mulai sekarang Bahasa Bumi wilayah Indonesia akan otomatis diubah menjadi Bahasa Universal Dimensional Ras Avelion****.]


"Baiklah, saya pergi sekarang dan meminta Android rumah sakit memberimu makan. Makan apapun yang kamu mau Arty, tapi jangan berharap ada makanan dengan gizi tidak seimbang disini. Oh benar, sebagai Pengawas yang ditunjuk untuk mengawasi kamu, aku akan datang lagi saat jam disana menunjukkan angka jarum 14 AE," Run'etl menunjuk ke jam dinding logam dengan hitungan jam yang baru bagi Arty.


Jam ini aneh, itu punya angka 1 sampai 32 yang sepertinya menentukan jam. Sekarang cuacanya kira-kira pagi menjelang siang, jadi angkanya menunjuk antara angka 12-13.


Arty bersemangat karena tampaknya dia berada di planet asing: Jadi waktu disini lebih lama dari Bumi? Aku ingin tahu bagaimana jam biologis ku bereaksi.


Melihat wajah udik Arty, Run'etl Latte hanya terkekeh saat dia pamit meninggalkan ruangan. Arty bahkan tidak sempat membalas pamitnya sebelum sosok Run'etl Latte pergi. Apakah dia diam-diam masih marah pada Arty karena menyentuh tangannya sebelumnya?


Memikirkannya kembali, Arty memang kurang ajar bahkan dengan standar budaya bumi.


Karena dia setidaknya tidak marah dipermukaan, anggap saja semuanya hanyalah kecelakaan, Arty dengan cepat mencari alasan untuk menenangkan pikirannya.


Tidak ada yang lucu, tidak ada yang baik dari menyinggung seseorang yang bisa membunuh anda.


Saat itulah, sebuah bunyi ketukan yang jelas tapi tidak keras muncul di pintu ruangan kamar Arty. Arty ingin berdiri tapi perutnya masih memar, dia hanya bisa bersuara.


"Silakan Masuk," mulut dan lidah Arty masih bergerak sebagaimana ketika dia berbicara bahasa Indonesia tapi bunyi dan suaranya benar-benar berbeda saat keluar, mengejutkannya sekali lagi betapa praktisnya alat ini.


Namun meskipun berbeda, konten isi dan maksud masih sama. Menerima persetujuan Arty, pihak di balik pintu membuka pintu dan masuk ke ruangan.


Mata Arty tiba-tiba melebar dan jantungnya berdetak cepat, seolah menemukan cinta sejatinya.


Orang yang masuk adalah Robot Android dengan model gadis manusia remaja yang sangat cantik. Rambut android tersebut berwarna putih, dengan wajah dan tubuh yang sangat feminim dan sempurna sesuai keinginan pencipta modelnya. Mengenakan pakaian perawat yang dihiasi garis lampu biru, penampilan android ini seindah gadis android cantik di anime!


Gadis android tersebut membawa kereta logam mengapung yang berisi banyak makanan dan buah-buahan yang belum pernah Arty lihat sebelumnya. Ketika gadis android itu melangkah dengan cara halus dan indah, Arty melupakan rasa sakit di perutnya dan mendekati gadis Android tersebut dengan senyum yang sangat ramah.


"Hallo, Nona cantik. Bolehkan saya tahu nama anda?" dengan wajah yang sangat ramah, Arty yang malas benar-benar belajar untuk merayu gadis.


Gadis android mendengar rayuan Arty dan sedikit tersipu, namun dia berusaha tersenyum balik pada Arty saat dia berkata.


"Unit Modelku bernama LorHa, Tuan! Dan nama pribadiku adalah Pyara!" ucap gadis android Pyara yang bersemangat, dia melanjutkan. "Apa yang ingin anda makan, Tuan? Kami punya semua hal yang sehat dan bergizi!


Suaranya sangat riang dan imut, membuat Arty melamun saat dia duduk disalah satu kursi di ruangan rumah sakit, memandangi sosok Pyara dengan bingung. Jika tidak ada garis biru di pakaian perawat dan lingkaran biru kecil di pelipis kanan Pyara, Arty hampir mengira dia adalah gadis manusia biasa terlepas dari penampilannya yang benar-benar keluar dari anime.


Pyara yang riang dan bersemangat dengan cepat menyajikan makanan-makanan yang terlihat aneh di depan Arty, membuat Arty yang melamun tiba-tiba sadar kembali. Makanan ini tampak sangat... aneh dan penuh warna? Ada sesuatu yang terlihat seperti potongan daging, tapi itu tampaknya adalah organ hewan misterius tertentu, ada juga kuah dan sayur yang warnanya sangat cerah seperti lukisan anak-anak. Setidaknya masih ada yang normal bagi Arty yaitu nasi putih.


Arty merasakan Pyara menatapnya dengan antusias, seolah menunggu makanan sehat apa yang akan dia pilih. Arty hanya bisa memalingkan wajahnya.


Sial! Siapapun yang mengembangkan Android ketingkat ini adalah genius alam semesta! teriak Arty dalam hati.


Dia tidak pernah bersemangat seperti ini sebelumnya, kecuali pengalaman supernatural Horror pertamanya dan menemukan keberadaan Alien. Tapi menemukan Android cerdas yang mirip manusia dengan model yang keluar dari ambisi banyak pria, adalah pengalaman yang benar-benar baru!


Arty benar-benar ingin menyentuh dan memeriksa bagaimana Android ini dibuat jika bisa, tapi tindakannya mungkin akan membuat Pyara mengaktifkan mode pertahanan diri. Bingung antara menjadi lebih berani atau tidak, dia memandang makanan di meja untuk beberapa saat. Pyara menatapnya dengan antisipasi seolah sedang menunggu penilaian Arty tentang makanan yang dia buat.


Dibawah tatapan antisipasi Pyara, akhirnya Arty menyerah dan memakan apapun yang tampak bisa dimakan. Makanannya tidak memiliki banyak rasa yang perlu di bahagiakan, kecuali pikiran dan tubuh Arty yang anehnya terasa nyaman dan jernih saat memakannya.


Arty merasa energi dan staminanya terisi sangat cepat, dan kelelahan dari tidur terlalu lama telah menghilang. Tanpa Arty sadari, tangan dan mulutnya bergerak lebih cepat untuk melahap makanan asing ini.


Tidak butuh lama bagi Arty untuk mengosongkan setengah dari makanan di meja.


Makanannya tidak terlalu enak tapi Arty menemukan dia tidak bisa berhenti. Terlepas dari penolakan lidahnya, tubuhnya sangat membutuhkan makanan yang penuh gizi dan sehat ini.


Energi dalam diri Arty terisi dan inderanya terasa sangat nyaman. Pikirannya yang perlahan jernih dan segar akhirnya menelan gejolak emosi impulsif untuk memeriksa Pyara. Tapi ambisi untuk meneliti dan keingintahuannya tidak padam, hanya saja dia menemukan kalau tindakan impulsif seperti sebelumnya hanya menciptakan masalah, seperti menyentuh tangan Run'etl Latte. Jadi Arty menenangkan diri dan melahap makanan dengan tenang dan lahap.


"Pyara, bisa aku tambah lagi?" minta Arty saat melihat makanan terakhir di meja telah habis.


"Oke, Tuan!"


Oke? Arty tidak terlalu memikirkannya.


Karena makanannya sudah ada disini, dia tidak perlu malu dan menahan diri untuk menyenangkan dirinya sendiri. Perutnya seperti lubang yang perlu ditutup, membuat nafsu makannya sangat besar.


Pyara segera menyajikan makanan lainnya, Arty tidak repot-repot melihat dan membandingkan mereka dengan makanan di bumi saat dia melahap kepala serangga tertentu seperti bakso. Faktanya, itu sangat enak. Mungkin makanan paling enak di mejanya.


Senyum di wajah Pyara semakin melebar saat dia pergi ke dapur rumah sakit dan kembali membawa kereta makanan penuh makanan lagi. Arty hanya mengangguk terima kasih dan mulai makan lagi. Pasien dengan nafsu makan yang besar adalah pasien yang baik, gumam Pyara dalam programnya.


Run'etl Latte yang melihat semua yang terjadi dari awal melalui kamera tersembunyi mengangguk pelan.


Tubuh yang kuat perlu makanan yang sangat banyak untuk mengisi energi dan menyembuhkan luka, tapi makanan di rumah sakit sebenarnya sangat padat gizi dan nutrisi jadi bahkan jika Run'etl Latte dengan kekuatan Supers Rank B terluka parah, dia hanya perlu makan satu kepala serangga yang Arty makan untuk perlahan menyembuhkan diri.


Nafsu makan Arty dan tingkat konsumsinya menunjukkan kalau tubuh Arty spesial dan bahkan mungkin telah berevolusi. Jadi Arty membutuhkan nutrisi yang sangat banyak untuk mengisi kembali energi yang telah terpakai.


Saat terus makan, Arty menemukan kalau dia membutuhkan banyak pasokan energi jika ingin terus berada dalam kondisi optimalnya. Yaitu pikiran yang tenang dan inderanya yang luas.


Saat perutnya terisi makanan yang baik, indera Arty bisa menangkap sesuatu yang aneh dan menemukan alat tersembunyi yang merekamnya. Dia juga merasakan keberadaan Run'etl Latte tidak jauh samar-samar.


Aku ingin tahu dengan inderaku sekarang aku bisa menghasilkan deduksi yang lebih baik, pikir Arty sambil mengunyah sayur yang mirip sayap burung.