
[Kartu Bencana ditarik!]
[Selamat! Anda mendapat Bencana Tipe Binatang! "Invasi Binatang Buas Luar Angkasa - Jenis C!"]
[Invasi Binatang Buas Luar Angkasa - Jenis C : Binatang Luar Angkasa adalah entitas kehidupan yang sangat kuat. Mereka jatuh seperti hujan meteor saat mereka memakan bintang dan planet disepanjang perjalanan. Mereka adalah bencana yang bergerak.
Jenis C : Binatang Buas Luar Angkasa yang muncul akan berada di kisaran Supers Rank F hingga C.]
[Peringatan!! Invasi ini memiliki kemungkinan hampir seratus persen menghancurkan Peradaban Tingkat Permukaan dan merusak Peradaban Tingkat Tata Surya!]
Memang... Peradaban normal tidak akan mampu bertahan, tapi Peradaban Gila ini bukan peradaban normal. Dibawah kepemimpinan Ice, ini adalah Peradaban Unik yang setiap orangnya bersatu dan selalu memiliki ketakutan untuk hari besok. Membuat keinginan untuk berkembang dan menciptakan hal baru terus lahir dalam setiap generasi.
Pikir Arty saat dia melihat 'diri'nya yang lain yang mengumpulkan segala jenis orang jahat dan baik dalam pemerintahannya. Orang yang tidak segan menggunakan anak-anak baru lahir dalam penelitian baru untuk mengembangkan pemerintahannya, tapi secara bersamaan menghilangkan segala bentuk kejahatan lain.
....
Ice Moriarty adalah orang yang paranoid akan masa depan, dia menyadari kalau dunia tidak sesederhana itu. Maka dari itu, setelah menjadi Pemimpin Dunia, dia mengarahkan pandangannya ke lautan berbintang di atas kepalanya.
Dia ingat masa kecilnya yang ingin menjelajah bintang-bintang, dirinya yang dulu penuh dengan kepolosan dan ambisi murni.
Sekarang, melihat malam berbintang yang sama namun dengan langit merah yang berbeda. Ice menemukan kalau kepolosannya telah hilang, tapi ambisinya tetap ada malahan lebih besar karena dia merasa hal tersebut mudah karena dia sudah memiliki kekuatan dan Otoritas ditangannya.
Oleh karena itu, Ice mengarahkan perkembangan Peradaban selanjutnya ke arah bintang-bintang. Sebab, jika Bencana misterius sebelumnya berasal dari luar angkasa, maka dia akan pergi ke alam semesta untuk menangkap bencana itu dahulu sebelum menyerang.
Para bawahannya yang telah menemaninya selama 8 tahun juga memiliki ide yang sama. Dengan nasib peradaban di pundak mereka, mereka tidak akan pasrah oleh takdir Tuhan, tapi akan pergi menangkap bencana sebelum Tuhan memberikannya dan menggunakan untuk perkembangan peradaban mereka sendiri.
Rencana dimulai segera tanpa banyak diskusi.
Semua sumber daya dan perkembangan Peradaban segera dituangkan ke dalam pembangunan Benteng dan Senjata luar angkasa. Seluruh arah teknologi berubah, pemerintah sekarang mengarahkan perkembangan untuk eksplorasi luar angkasa.
Dan ternyata, rencana itu benar. Setahun setelah mereka membangun benteng senjata luar angkasa dengan diameter 10 kilometer di atas langit dan banyak teknologi di permukaan planet...
Tuhan telah memberikan bencana lainnya.
**Rooarrrrrrrrrr!!!!!!!
Oorrgggggggggggggg!!!
ZAAaaAaaaaa**...!!!!!!!
Tiga raungan yang menyebar di seluruh sistem tata Surya menandakan bencana baru datang.
Ice Moriarty dan bawahannya tidak terkejut dan segera melakukan serangan tanpa peringatan.
Meriam laser yang menggunakan daya matahari sebagai sumber kekuatan langsung ditembakkan ke siluet Binatang Buas yang panjangnya 5 kilometer. Langsung membunuh Binatang Buas yang terlihat seperti singa yang baru saja keluar dari lubang hitam.
Peradaban mereka memiliki spesialisi api dan air, menggunakan matahari sebagai senjata adalah mahakarya mereka.
Tapi jelas bencana tidak berakhir sampai disana, binatang buas yang menyerang tidak hanya satu, tapi diperkirakan sepuluh ribu lebih jumlahnya yang membuat para Tentara dan bahkan penduduk biasa bersemangat.
Tidak ada ketakutan, hanya ambisi pada revolusi apa yang diwakili dari mayat binatang buas yang bisa bertahan hidup di ruang hampa alam semesta.
Saat itu, seperti yang direncanakan, ribuan artileri ditembakkan dari Medan luar planet dan permukaan, memborbardir banyak binatang buas yang bahkan belum siap. Mereka yang berhasil masuk menembus pertahanan planet langsung memulai pertempuran berdarah dengan penduduk dan tentara.
Benar, bahkan penduduk diajarkan untuk memiliki kekuatan.
Pertarungan yang megah dan berdarah dimulai antara Binatang Buas colossus yang panjang tubuhnya mencapai kilometer dengan penduduk yang kecil seperti semut.
Serangan api dan air dalam segala bentuk dan teknik menutupi permukaan planet saat mereka berbenturan dengan taring dan cakar Binatang Buas Luar Angkasa. Dalam satu jam pertempuran, tanah dan laut permukaan planet segera dicemari oleh darah dan mayat Penduduk lokal dan Binatang Buas Luar Angkasa.
Jika dilihat dari atas, mayat-mayat Binatang Buas Luar Angkasa seperti gunung yang mengalir air terjun darah dari celahnya.
Pemandangan yang sangat menyesakkan, namun Ice dan bawahannya lain yang setia fokus melawan Binatang buas lain yang sangat kuat yang hampir memiliki panjang tubuh 15 kilometer. Binatang buas ini berbentuk ular perak dengan simbol misterius di kepalanya, dan memiliki kekuatan yang memusnahkan setengah kekuatan elit milik Ice Moriarty.
Ketika Ular perak mengarahkan pandangannya ke Ice, Ice yang tenang dikejutkan akan fakta kalau ular ini mampu berteleportasi. Untungnya, Ice yang hampir tewas tersapu ekor Ular diselamatkan oleh puluhan bawahannya yang mengorbankan tubuh mereka untuk mendorongnya pergi menjauh.
Ice melihat sekretaris wanita yang telah menemaninya selama sembilan tahun dan berasal dari kota yang sama mengorbankan nyawanya untuk membiarkan Ice pergi. Sekretaris ini hampir menjadi kekasih Ice karena betapa licik dan berdarah dinginnya pada kehidupan orang lain, tapi sekarang disini wanita yang selalu sombong di depannya tanpa ragu bergerak mengorbankan diri untuknya.
Ice yang kesal memulai pertarungan sengit dengan setengah bawahan elitnya tersisa.
Setelah pertempuran yang hampir mengambil sebulan penuh akhirnya berakhir, Ice yang akhirnya berhasil menjebak Ular perak dengan benang air dan api segera memenggal kepala Ular perak sendiri untuk akhirnya meraih kemenangan yang sulit.
Dari puluhan ribu bawahannya yang bertempur bersamanya dalam empat penjuru, Ice hanya memiliki lima ratus bawahan yang tersisa, dengan total kerugian seluruh kota di setiap benua hancur. Jumlah penduduk yang disatukan dengan tentara yang tersisa juga diperkirakan bahkan tidak tersisa dua puluh ribu.
Sungguh kerugian yang besar, tapi tidak sebesar bencana sebelumnya yang mengubah penduduk berjumlah milyaran menjadi puluhan juta.
Mayat Binatang Buas Luar Angkasa akan menjadi sumber daya yang sangat berharga melihat mereka sendiri berkembang karena memakan hewan bermutasi, bahkan jika mereka tidak bisa mendapat kemampuan binatang buas, seharusnya akan ada peningkatan besar-besaran pada tubuh, mental dan kekuatan api dan air mereka.
Generasi baru akan menjadi penggerak revolusi yang baru. Sembari Ice dan Generasi lama yang lain akan menciptakan fondasi peradaban yang lebih kuat untuk bisa menangkis dan bahkan memakan bencana baru yang diberikan Tuhan untuk perkembangan mereka sendiri.
....
Arty membiarkan Peradaban Gila ini berkembang menjadi lebih menakutkan selama lima puluh tahun. Ketika merasa populasinya cukup banyak, dan kartu-kartu teknologi dan perkembangan lain sudah berada di tempat yang seharusnya. Arty akhirnya menarik Kartu Bencana lain.
Peradaban Gila ini sudah menaklukan Tata Surya nya sendiri dan memulai eksplorasi alam semesta sesungguhnya. Sekarang akhirnya permainan berada di tahap sebenarnya, Tahap Eksplorasi.
Bencana yang ditarik kali ini adalah Tipe Badai Kosmik, yang sebenarnya sudah diperhitungkan oleh Ice dan justru malah menjadi sumber energi baru bagi mereka.
Tempat dimana Peradaban Gila berada seharusnya di sudut terpencil di salah satu Pemerintahan Peradaban Tingkat Laut Berbintang yang kuat di Alam Semesta. Menurut sejarah dan informasi yang Arty baca, Peradaban ini adalah peradaban humanoid hijau setinggi dua meter bernama Gnome yang ahli dalam teknologi alam mereka. Mereka adalah putra alam karena perkembangan Peradaban mereka sendiri fokus pada penguatan Pohon Dunia yang cabang dan akarnya bisa menyatukan galaksi mereka. Mereka adalah musuh yang kuat bagi Peradaban Gila sekarang.
Tapi Ice seperti yang Arty harapkan tidak akan pasif dan justru aktif memasang mata-mata dan menyerang Peradaban kecil lain di Alam Semesta. Hal ini membuat marah Peradaban Gnome, tapi seperti Penjahat Klasik, Ice dengan pintar menggunakan taktik rampok dan lari yang sulit dideteksi oleh teknologi dan sihir.
Hal ini dikarenakan, Ice menemukan kalau perkembangan Peradaban mereka tidak bisa mengalahkan Peradaban Ras lain yang berkembang selama puluhan ribu bahkan ratusan ribu tahun. Maka dari itu, Ice tidak mengambil rute perkembangan peradaban yang normal, tapi justru menggambil rute Perampok dimana Ice menggubah Medan magnet Planet Ibu mereka dan merekonstruksi Planet menjadi Benteng Besar bergerak.
Ice mendorong matahari sebagai pusat energi, dan planet-planet lain di Tata Surya sebagai benteng bergerak yang berotasi melindungi Planet Ibu mereka dari segala sisi. Sebagai planet yang bergerak, Ice bisa membawa kekuatan penuhnya dalam menyerang dan merampok sumber daya penting di alam semesta.
Akhirnya, setelah tiga puluh tahun perkembangan yang sangat cepat. Ice tanpa tanda-tanda yang bahkan mengejutkan Peradaban lain di alam semesta, langsung menghancurkan Peradaban Gnome dengan Senjata badai api kosmik dan bahkan membakar Pohon Dunia mereka.
Peradaban Gila Ice sudah menjadi Penguasa Mutlak satu Galaksi dan menjadi Peradaban Tingkat Laut Berbintang. Arty sangat kejam dan licik, Peradaban lain yang kalah dan dijajah tidak dibunuh tapi diubah menjadi boneka khusus dengan sumber daya mereka disedot kering.
Tapi Ice tidak peduli dengan Galaksi ini, dia mengambil sumber daya, menciptakan lebih banyak armada, benteng dan senjata sebelum pergi ke Galaksi lain untuk mulai menjajah.
Setelah menerima banyak pertarungan mudah hingga sulit, Ice sudah menjadi Pemimpin Peradaban Universal yang kuat. Banyak Supers dan bahkan Peradaban Tingkat Universal lain takut karena ini adalah pertama kalinya Peradaban Tingkat Universal bergerak yang suka merampok muncul.
Sampai akhirnya Peradaban Gila telah bersentuhan dengan tim Eksplorasi Peradaban Musuh player lain.
Menghasilkan bentrok pertama kalinya!
Tahap ketiga yang paling seru, Tahap Perang dimulai!!
Biarkan Peradaban Gila menunjukkan taringnya!
....
Arty melihat wanita berbadan seksi namun dikelilingi aura suci di paling ujung meja, Rachel Ishtar. Arty melihat kerutan di wajah femme fatale itu, membuatnya terlihat sedikit jelek.
Rachel terlalu lemah bagi Arty.
Dia tidak mengira Pemain lain sudah mencapai Peradaban Tingkat Luar Angkasa begitu cepat. Dia yang Peradaban Budaknya baru mencapai Peradaban Tingkat Laut Berbintang, seorang tiran lokal di wilayahnya hanyalah tikus kecil dihadapan Peradaban Naga milik Arty.
Dibawah ekspresi marah dan pucat Rachel Ishtar, dia merasakan teror sejati yang diberikan oleh Peradaban Gila. Dia bahkan tidak diberikan waktu untuk melawan balik.
Pertama-tama, serangan kekuatan penuh yang tiba-tiba di jantung Peradaban Budak, atau Planet Ibu yang dikuasai Rachel Ishtar. Benteng Musuh muncul begitu tiba-tiba seolah telah memahami teknologi ruang waktu yang sangat langka, membuat Rachel tidak siap sama sekali untuk melawan atau melarikan tokoh penting.
Karena setiap kali Peradaban Arty bergerak adalah kekuatan penuh, bukan tersebar. Maka seperti Nasib peradaban NPC lain, Peradaban Budak milik Rachel Ishtar hilang tak bersuara setelah terbunuhnya Karakter Kunci Supers Rank B dan Planet Ibu tanpa dia bisa melarikan tokoh pentingnya.
Melihat karakter kunci yang melambangkan ideologi dan kepribadiannya hancur menjadi debu dalam kilatan badai api dan es yang bahkan membakar dan pembekukan ruang itu sendiri, pemandangan yang sangat traumatis.
Dan yang lebih menjengkelkan Rachel, dia bahkan tidak mengetahui siapa Karakter Kunci pemain lain.
[Penghancuran Peradaban Pertama Pemain!]
[Peradaban Budak Tingkat Laut Berbintang : Pemain Rachel Ishtar, Gugur!!]
"APA!!??"
Pemberitahuan yang begitu tiba-tiba membuat jantung lima pemain lain termasuk Zeoa melompat. Dan bahkan yang tersingkir adalah Pemain Berpengalaman seperti Rachel Ishtar!
Peradaban yang sangat kuat telah lahir!
....
Zeoa melihat Arty disampingnya, berwajah datar dari awal permainan. Kasihan karena mungkin Arty masih berada di tahap Peradaban Tingkat Permukaan atau Tata Surya. Sebagai orang dewasa, dia harus melindungi Arty kecil.
Sayangnya yang dia tidak tahu, dia yang harus khawatir pada dirinya sendiri karena nafsu makan Arty belum puas setelah mengakusisi aset Peradaban milik Rachel Ishtar.
Ice juga begitu, ditempa dari begitu banyak bencana datang dan perang. Ambisinya menjadi sangat besar sampai-sampai dia ingin mencapai Peradaban Tingkat Adeptus, Peradaban Tertinggi di Alam Semesta!