
"dengar ya, aku tidak akan pernah mau menyerahkan hewan neraka yang sudah susah payah kudapatkan"
"susah payah? bukannya kau berhasil mendapatkan hewan neraka itu setelah mengkhianati teman-temanmu" ucap Darian
"a...apa maksudmu, aku menangkap hewan neraka ini sendiri dan tidak ada yang membantuku"
"benarkah? Tapi aku melihat semuanya loh, kau sengaja membuat tim dengan peserta yang lain agar memudahkan mu mendapatkan hewan neraka. Setelah kau dan temanmu telah mendapatkan satu hewan neraka, kau langsung membuat mereka tereliminasi agar tidak ada yang mengganggumu bukan!" ucap Darian
"Da... darimana kau mengetahuinya"
"tidak penting dari mana aku mengetahuinya jadi sebaiknya kau serahkan itu padaku sekarang juga" kata Darian
"walaupun aku mendapatkannya dengan cara yang tidak baik tapi aku tidak akan pernah mau menyerahkannya padamu"
Peserta yang menjadi target Darian kemudian mengeluarkan pedangnya dan bersiap untuk segera menyerang Darian, melihat itu Darian hanya bisa tertawa sekeras kerasnya seolah-olah mengisyaratkan bahwa peserta tersebut telah salah menantang orang
Sekumpulan kartu pun kemudian keluar dari lengan baju milik Darian dan berputar mengelilingi peserta itu, Darian mencoba untuk memberi peringatan pada peserta itu agar tidak mencoba untuk menyerangnya dan menyuruh untuk segera menyerahkan hewan neraka yang telah ia dapat
"huh... menurutmu kau bisa menang hanya dengan menggunakan sekumpulan kartu?"
"sekumpulan kartu? aku ingatkan padamu sebaiknya kau tidak memandang orang dengan rendah karena bisa saja kau yang lebih rendah dari orang tersebut" kata Darian
Peserta itu bergegas berlari menuju Darian dan bersiap menyerang dengan menggunakan pedangnya, saat pedangnya hampir mengenai Darian ada sebuah rantai yang menahan serangan pedang tersebut dan rantai itu muncul dari kartu yang telah dikeluarkan Darian sebelumnya
Rantai itu kemudian mengikat pedang itu dengan semakin erat hingga pedangnya hancur, melihat pedangnya yang hancur membuat peserta itu menjadi semakin ketakutan apalagi dia merasakan kalau Darian itu lebih kuat darinya
Sekumpulan kartu itu kemudian membentuk seperti sebuah telapak tangan dan langsung menggenggam peserta tersebut hingga ia kesulitan untuk bernafas
"masih tidak ingin memberikannya padaku? kau bisa mati lho nanti" ucap Darian
"ba... baiklah akan kube...berikan jadi kumohon le.. lepaskan aku"
Darian kemudian melepaskan peserta tersebut, setelah dilepaskan ia langsung menunjukkan tempat dimana ia menyembunyikan hewan neraka yang telah ia dapat tadi, setelah Darian mendapatkan apa yang dia inginkan dia langsung menyimpan hewan neraka yang telah mati itu kedalam salah satu kartunya dan lalu segera pergi
Esok harinya seluruh peserta di teleportasikan kembali keakademi dan dari sekian banyak peserta yang mengikuti tes kedua ini hanya sepuluh orang yang kembali dengan membawa hewan neraka, seluruh peserta yang telah membawa hewan neraka kemudian dipersilahkan untuk menaruh hewan neraka yang telah ditangkap dan ditaruh disebuah wadah cermin untuk mengetahui tingkatan hewan neraka tersebut
Setelah begitu banyak pemeriksaan sekarang hanya 3 peserta yang hewan neraka nya belu. diperiksa tingkatannya dan sekarang adalah giliran Aira sang wanita dari kuil suci
Aira kemudian menaruh hewan neraka yang telah ia tangkap ke wadah cermin dan hasil menunjukkan bahwa hewan neraka yang ditangkap ialah rusa tanduk tulang mayat yang merupakan hewan neraka tingkat menengah dan dia dinyatakan lolos