I Will Turn My Suffering Into Happiness

I Will Turn My Suffering Into Happiness
BAB 27. SALAMANDER MUTIARA



"tuan anda tidak perlu khawatir, nona pasti baik-baik saja. Dia bisa menjaga dirinya sendiri" ucap Fredrick


"memangnya ayah macam apa aku ini jika tidak menghawatirkan putrinya sendiri" ucap Albern


"saya yakin nona Emily akan baik-baik saja" kata Fredrick


"aku tidak bisa tenang sama sekali apalagi sekarang dia berada ditempat yang bahaya, dasar pangeran pertama sialan jika sampai putriku terluka maka aku akan langsung membunuhnya" ucap yang terlihat kesal


"sebaiknya anda tidur saja sekarang karena sudah malam dan sebaiknya anda pergi besok untuk menemui nona agar anda bisa tenang" kata Fredrick


"kurasa memang lebih baik seperti itu" kata Albern


Sementara itu Emily masih sangat waspada terhadap hewan neraka yang akan ia lawan, walaupun Emily sudah menjatuhkan kristal api merah tapi hewan neraka itu tidak mendekati kristal tersebut sama sekali namun tak lama kemudian Emily samar-samar melihat ada sesuatu yang mendekati kristal api merah itu


Emily mencoba memperhatikannya baik-baik dan setelah mencoba memperhatikannya Emily terkejut melihat kalau yang mendekati kristal itu adalah seekor Salamander mutiara yang usianya sudah lebih dari 3000 tahun dan ukurannya juga sangat besar juga merupakan hewan neraka tingkat tinggi


"wujudnya bahkan tidak terlihat seperti Salamander pada umumnya dan wujudnya yang sekarang lebih mirip seperti sebuah naga yang tidak memiliki sayap" ucap Emily


Salamander mutiara merupakan hewan neraka tingkat tinggi, bisa dibilang tingkat tinggi karena usianya yang sudah 3000 tahun dan juga sudah menjadi semakin kuat. Salamander ini dapat membuat sebuah kabut yang dapat memudahkan ia saat menyerang lawannya


Dan mutiara yang ada pada tubuh Salamander itu bisa menjadi panas ataupun dingin yang dapat membuat dia bisa membakar atau membekukan sesuatu yang ada didekatnya


"hm... sepertinya aku terpaksa harus melawannya karena tidak ada hewan neraka yang lain apalagi waktu tesnya akan segera berakhir" ucap Emily


Salamander itu kemudian mengibaskan ekornya yang penuh dengan mutiara kearah Emily dengan suhu yang sangat panas bahkan perisai sihir milik Emily sampai meleleh menahan serangannya yang sangat panas


Lalu Salamander itu menjadi tidak terlihat setelah tubuhnya ditutupi oleh kabut, walaupun tak terlihat Emily masih bisa merasakan keberadaan Salamander tersebut yang masih berada didekatnya dan masih mencoba untuk menyerang


Saat ini Emily hanya bertahan dari serangan Salamander itu tanpa menyerang balik, alasan Emily tidak menyerang balik itu karena ia tahu kalau menyerang Salamander itu dengan sihir itu di dapat melukai Salamander tersebut karena mutiara yang menempel ditubuhnya dapat memantulkan serangan sihir


Lalu Salamander itu tiba-tiba muncul dihadapan Emily dan menyemburkan semacam gas dari mulutnya yang dapat membekukan Emily tapi untung saja Emily sempat menghindarinya


"hampir saja, jika terlambat sedikit saja mungkin aku sudah beku dan langsung diserang secara brutal olehnya. jika tidak bisa menggunakan sihir lalu sekarang aku harus menyerangnya dengan apa coba" ucap Emily


Selagi terus-menerus menghindari serangan dari Salamander mutiara, Emily juga berfikir bagaimana cara untuk bisa menyerang balik apalagi sekarang Emily tidak memiliki senjata apapun. Tapi kemudian Emily terpikirkan suatu cara agar dapat menyerang


Emily mencoba memadatkan energi sihir miliknya dan kemudian membentuknya menjadi sebuah senjata berbentuk sabit merah yang ukurannya cukup besar


"karena aku baru pertama kali mencoba membuat senjata dari energi sihirku, mari kita coba sekuat apa senjata ini" ucap Emily


...***MAAF YA TIDAK UPDATE SELAMA 3 HARI INI, KARENA KESIBUKAN JADI UPDATENYA KE TUNDA LAMA MAAF YA SEMUA 🙏🥺...


...TAPI SAYA AKAN COBA UNTUK UPDATE SELAMA MASIH SEMPAT***...