
Emily kemudian maju dan mengayunkan sabitnya pada Salamander tersebut, tapi sayangnya serangan Emily dapat ditangkis menggunakan ekornya. Tidak ada raut wajah yang terlihat khawatir dari Emily tapi justru Emily merasa semakin tertantang untuk mengalahkan Salamander itu
"heh... ternyata kau bisa menahannya juga rupanya, pemanasan nya sudah cukup waktunya untuk mulai serius sekarang" ucap Emily
"grrrwwwrrr.."
"sudah pasti hewan ini yang sudah mengalahkan ular iblis mata emas itu, terlihat jelas dari bekas luka dari wajahnya yang seperti gigitan ular itu" pikir Emily
Salamander mutiara itu kemudian membuat kabut yang berada disekeliling Emily menjadi lebih tebal lagi dan lalu kabutnya berubah menjadi merah seperti darah, kabut tersebut mulai menghisap tenaga milik Emily sedikit demi sedikit
Saat Emily hendak menggunakan sihir tiba-tiba muncul mutiara yang ukurannya cukup besar mengenai dirinya hingga terjatuh, dan mutiara itu berasal dari Salamander tersebut ia dapat menghempaskan mutiara yang ada ditubuh nya sebagai senjata dan dapat memulihkan kembali mutiara yang sudah terlepas
"begitu rupanya, jika kau ingin menyerang secara sembunyi-sembunyi maka aku akan mengikuti caramu ini" ucap Emily
Lalu sekumpulan mutiara melesat kearah Emily dengan sangat cepat, melihat begitu banyak mutiara yang mengarah kearahnya Emily langsung menggunakan sihir anginnya untuk melindungi dirinya sekaligus menghilangkan kabut merah itu
Sihir angin milik Emily sangatlah besar sampai-sampai membentuk seperti sebuah pusaran angin yang menjulang tinggi keatas dan menghilangkan seluruh kabut merahnya, dan sekarang Emily dapat melihat Salamander itu dengan jelas
"sudah lebih baik bukan sekarang, kalau begitu akan aku akhiri sekarang" ucap Emily yang memegang erat sabitnya
Emily lalu bersiap untuk menyerang dan saat Emily hendak menyerang ia menghilang dari depan pandangan Salamander itu dan muncul dibelakang Salamander tersebut dan langsung mengarahkan sabitnya tepat di atas kepalanya sambil mengeluarkan sihir petir yang membuat Salamander itu terlena serangan berkali-kali lipat
Walaupun sudah terkena serangan yang sebesar itu tapi Salamander itu tetap masih hidup dan masih dapat bergerak tapi dia tidak mampu untuk menyerang lagi sama sekali
"hm.... kulitmu lumayan tebal juga ternyata padahal serangannya tadi sudah cukup kuat" ucap Emily
"ya sudahlah memberikan mu tetap hidup juga bukanlah hal yang buruk dengan begini aku dapat menyelesaikan tes kedua ini" kata Emily
Emily kemudian menyegel Salamander mutiara itu dan akan membawanya bersamanya, sementara itu ditempat lain Darian sedang melancarkan rencananya untuk mencuri salah satu hasil tangkapan peserta yang lainnya
"sebaiknya aku segera mendapatkannya sebelum tes ini berakhir" ucap Darian
Lalu Darian pergi menemui salah satu peserta dengan menggunakan topeng agar tidak dapat dikenali dengan mudah, dan muncul dihadapan peserta yang sudah menjadi targetnya dan kemudian mencoba berbicara secara baik-baik
"selamat malam, kelihatannya kau begitu kelelahan ya" ucap Darian dengan senyum manisnya
"di...siapa kau, bagaimana kau bisa ada disini?" ucap peserta yang sedang kebingungan
"sebenarnya ada hal yang ingin ku minta padamu dan aku berharap kalau kau akan memberikannya padaku" ucap Darian
"memangnya apa mau mu ha?" tanya peserta
"bukan sesuatu yang besar kok, aku hanya meminta hewan neraka yang baru saja kau tangkap itu" jawab Darian
"apa maksudnya kau menginginkan hewan neraka yang sudah sudah payah kudapatkan"
"susah payah, tapi aku tidak melihat kalau kau begitu bersusah payah dalam menangkap hewan neraka ini" kata darian