
Episode kedua (2)
Saat mata kami bertemu, tatapan matanya sangatlah dalam dan aku juga merasakan sesuatu yang kuat darinya. Lalu aku berfikir bahwa kedatangan orang ini memiliki tujuan tertentu, dan apa dia datang kemari untuk menghukum ku karena telah membunuh dua orang tua itu tapi jika memang ingin menghukum ku harusnya dia biarkan saja aku yang ingin bunuh diri tadi
Bukankah benar kalau nyawa itu harus dibalas dengan nyawa, dan aku pantas mendapatkannya karena aku baru saja melakukan pembunuhan. Sebenarnya kenapa orang ini malah menghentikan ku yang ingin bunuh diri tadi, apa mungkin dia memiliki alasan tertentu sehingga dia melakukan itu atau mungkin dia ingin menjadikan ku sebagai budaknya
Dunia ini tidaklah seperti duniaku yang dulu, disini seluruh negara dipimpin oleh seorang kaisar dan sangatlah berbeda dengan kehidupanku yang dulu. Tapi tetap saja aku membenci 2 kehidupanku itu, karena hidupku tetap saja buruk
"Rambutnya yang bagaikan emas ini dan mata ungu yang sangat indah bagai permata benar-benar mirip dengan beliau, tidak salah lagi memang betul dia orangnya" pikir pria tersebut
"Sebenarnya kenapa anda menghentikan saya bunuh diri tadi? Dan memang ada urusan apa hingga anda datang ketempat kumuh seperti ini" tanya emily dengan tatapan matanya yang tajam
"Mohon maaf tapi saya tidak bisa membiarkan anda mati begitu saja apalagi anda adalah orang yang selama ini saya cari nona, mari ikut saya kembali ketempat seharusnya nona berada" ucap sang pria itu sambil mengulurkan tangannya
Sebenarnya aku tidak mengerti apa yang pria itu katakan, tapi kenapa dia memanggilku dengan sebutan nona? Apa mungkin sebenarnya emily memiliki latar belakang yang tidak ku ketahui?. melihat pria itu yang bersikap sopan padaku, tentunya sudah pasti jika Emily memiliki latar belakang tersembunyi tapi jika aku menggenggam tangan itu dan ikut pergi dengannya akankah hidupku menjadi lebih baik
setelah melakukan perjalanan yg panjang dengan menggunakan kereta kuda akhirnya kita sampai ditempat tujuan, aku sempat terkejut saat mengetahui bahwa aku dibawa kesebuah rumah mewah dan sangat besar tapi aku jadi berfikir mungkin aku dibawa ketempat ini untuk dijadikan seorang pelayan
Setelah membawaku masuk ke rumah tersebut dia juga membawaku kesebuah ruangan, aku tidak tahu tepatnya ruangan apa itu. Orang yang membawaku ini pun kemudian mengetuk pintu dan meminta izin untuk masuk kedalam ruangan tersebut tapi anehnya tidak ada respon sama sekali
Lalu orang itu membawaku masuk keruangan tersebut dan saat sudah berada dalam ruangan tersebut aku melihat seorang pria yang sangat menawan, juga terasa ada aura yg terasa mengancam dan mendominasi dari orang tersebut. Kemudian aku tahu kalau kalau orang yang sedang berada di depanku dan menatapku dengan tatapan matanya yang tajam itu ialah seorang bangsawan lali aku merasa dia bukanlah bangsawan biasa
"ternyata lebih lama dari dugaanku ya, Fredrick" ucap bangsawan itu
"maaf tuan, karena mereka memiliki persediaan baru sihir yang cukup banyak jadi saya kesulitan untuk menemukannya. mohon anda untuk menghukum saya" ucap orang telah yang membawaku kemari (Fredrick)
"sudahlah, kau sudah melakukan tugasmu dengan baik tapi... kenapa gadis kecil itu berlutut dilantai?" ucap bangsawan itu dengan nada marah