
"dasar kau manusia sialan, akan ku tunjukkan perbedaan kekuatan ku denganmu" ucap roh tersebut yang sudah mulai terpancing emosi
"kalau begitu aku akan membiarkanmu untuk menyerang lebih dulu" ucap Emily
"akan ku buat kau menyesali perkataanmu itu..." teriak roh itu sambil mengeluarkan serangan pada Emily
Roh air terjun itu kemudian menyerang Emily dengan sihir air yang bentuknya seperti semburan air yang cukup besar, roh air terjun tersebut mengira kalau serangannya telah melukai Emily tapi nyatanya tidak sama sekali
"ahahaha... rasakan itu, inilah akibat dari meremehkan ku hahaha..." ucap roh tersebut sambil tertawa
"rasakan apa? bahkan seranganmu tidak dapat mengenai ku ataupun menghancurkan sihir pelindung milikku ini" ucap Emily
"cih... kau hanya beruntung bisa menghindarinya karena memasang sihir pelindung saat aku ingin menyerang mu, kali ini aku akan langsung menghabisi mu dengan sekali serangan. Rasakan ini, the death water blade vortex trap" ucap roh tersebut sambil mengeluarkan jurus terakhirnya
Lalu di sekeliling Emily muncul sebuah pusaran air seperti pusaran angin yang mengurung Emily didalam sana dan pada pusaran air itu juga terdapat seperti pisau air yang berputar sangat cepat
Karena roh air terjun menyadari kalau Emily lebih kuat darinya maka ia ingin langsung menghabisi Emily dengan serangan pamungkasnya karena menurutnya jika bertarung dengan jangka waktu yang lama takutnya energi sihirnya bisa habis hanya untuk mengeluarkan serangan yang tidak akan mempan pada Emily
"aku menyerahkan seluruh energi sihirku untuk mengeluarkan sihir ini dan memperkuat sihir tersebut, hehe.. walaupun dia lebih kuat dariku dia tidak akan mungkin bisa lepas dari Serangan ku kali ini dengan mudah" pikir roh air terjun tersebut
Pangeran Cyril yang masih memperhatikan Emily dari bola kristal berniat untuk membantu Emily karena tidak boleh ada yang sampai terluka parah karena tes ini apalagi yang dikeluarkan oleh roh tadi adalah serangan pamungkasnya dan pangeran Cyril khawatir jika Emily tidak dapat bertahan
"hei apa yang kau lakukan, cepat lepaskan aku jika tidak wanita itu bisa terluka parah nantinya" ucap pangeran kedua
"tidak perlu untuk menolongnya dia dapat mengatasi itu sendiri" kata pangeran pertama
"bisa mengatasinya apaan? cepat lepaskan aku jika terlambat bisa saja dia akan terpotong-potong karena pusaran air itu tahu!!" ucap pangeran kedua yang mulai kesal
"coba kau perhatikan baik-baik wanita itu, tidak ada rasa khawatir terlihat di mukanya bagi dirinya serangan semacam itu bukanlah hal yang sulit untuk dia atasi" ucap pangeran pertama
Setelah mendengar perkataan Richard, ia pun kemudian memperhatikan Emily kembali dan memang tidak ada rasa khawatir atau takut yang terlihat dari wajah Emily
"hei.. apa cuma segini saja serangan terkuat mu?" ucap Emily yang masih berada dalam pusaran air tersebut
"sepertinya kau tidak ketakutan sama sekali ya!, sebaiknya kau menyerah jika tidak aku akan memotong tubuhmu menjadi beberapa bagian" ucap roh air terjun tersebut
"kalau begitu perlihatkan bagaimana kau akan mencoba untuk memotong-motong tubuhku" ucap Emily
Karena ucapan Emily barusan, roh air terjun itu semakin kesal dan ingin segera memotong Emily menjadi bagian-bagian kecil, pusaran air itu kemudian semakin menyempit dan pisau air yang berputar didalam sana semakin mendekati Emily. Namun saat pisau air tersebut ingin mengenai Emily, tiba-tiba pusaran air itu hancur dan membuat roh air terjun yang jaraknya cukup jauh darinya terpental