
"jadi bagaimana, apakah kau menyukainya?" ucap Albern
"iya saya suka, liontin ini akan saya jaga dengan baik" ucap Emily
"kudengar kemampuanmu akhir-akhir ini meningkat pesat sampai bisa mengalahkan Fredrick" kata Albern
"tidak sampai sekuat itu kok, tapi ayah bisakah saya meminta sesuatu pada ayah?" tanya Emily
"selama itu mau mu maka akan ayah kabulkan dan anggap saja permintaanmu ini sebagai hadiah karena kau telah menjadi lebih kuat" jawab Albern
"jadi apa boleh aku mendaftar untuk masuk akademi yang ada di ibukota ayah?" ucap Emily
Albern tersentak saat mendengar permintaan putrinya itu yang berkata ia ingin mendaftar di akademi yang ada di ibukota, apalagi akhir-akhir ini Albern sedang menyelidiki akademi tersebut karena ia menemukan adanya tanda-tanda orang menara sihir barat di akademi tersebut
"maaf Emily, untuk permintaanmu yang satu ini ayah tidak dapat mengabulkannya" ucap Albern
"apa ini karena orang-orangnya dari menara sihir barat itu?" tanya Emily
"kau sudah tahu rupanya ya" kata Albern
"aku mengetahuinya dari mika tadi saat dia keluar dari ruang kerja ayah tadi" ucap Emily
"dengar Emily, aku tidak ingin kau berada dalam bahaya lagi dan juga ayah tidak ingin kehilangan dirimu lagi seperti dulu" ucap Albern
"tetap saja, ayah tidak bisa tenang jika kau berada jauh dari ayah apalagi jika kau berhasil masuk kedalam akademi tersebut maka kau diharuskan untuk tinggal di asrama yang telah disediakan disana" kata Albern
Emily tahu betul betapa khawatirnya ayahnya pada dirinya apalagi Emily merupakan satu-satunya yang berharga yang ia miliki sekarang, tapi Emily juga tidak ingin jika ayahnya terus-terusan khawatir padanya
Walaupun Albern menolak keinginan Emily untuk mendaftar di akademi, Emily tetap berusaha untuk membujuk ayahnya agar setuju. Setelah beberapa hari Emily berusaha untuk membujuk ayahnya akhirnya ayahnya menyetujui keinginannya walaupun ada syarat yang harus Emily penuhi
"huh... tak habis pikir aku akan menyetujui keinginanmu ini, tapi ada syarat yang harus kau penuhi jika memang kau ingin masuk ke akademi tersebut" ucap Albern
"saya akan berusaha untuk dapat memenuhi syarat dari ayah" kata Emily
"baiklah. yang pertama ialah, jika kali ini kau gagal dalam ujian masuknya maka ayah tidak akan memberikanmu izin lagi untuk masuk ke akademi tersebut, yang kedua jika kau terluka parah karena ujian masuk itu maka ayah akan langsung membatalkan pendaftarannya, yang terakhir ialah jika kau berhasil masuk ke akademi maka kau harus mau menerima mika sebagai pengawalmu selama kau berada di akademi" ucap Albern
"entah mengapa sepertinya syarat pertama dan kedua nggak beda jauh!!" pikir Emily
"kenapa malah diam? jika kau tidak setuju dengan syaratnya maka ayah tidak akan memberimu izin untuk mendaftar kesana" kata Albern
"sa..saya setuju dengan syarat ayah kok, ayah tenang saja karena aku akan melewati ujian masuknya dengan mudah tanpa membuat ayah khawatir" ucap Emily
Pendaftaran akademi yang ada di ibukota hanya dibuka setiap satu tahun sekali dan untuk ujian masuknya ada tiga tes yang harus dilalui dan setiap tahunnya tesnya selalu diganti tapi ada satu tes yang tidak pernah diganti yaitu tes terakhir yaitu tes pertarungan diarena melawan para peserta yang telah lolos melewati tes pertama dan kedua