
...Jun POV....
Well, rombongan Grey Wolf ini mengecewakan sekali. Hm, mereka bahkan tidak bisa mengalahkan rombongan manusia ini.
Tapi hey, pria bernama George itu luar biasa juga. Bisa-bisanya dia menerobos batas dalam pertarungan, aku penasaran kira-kira berapa banyak level yang aku dapatkan jika mengalahkan nya ya???
"Tuanku apa yang harus kita lakukan?? Apa aku perlu membasmi para manusia itu??" Spathi bertanya, aku bisa melihat gairah bertarung di iris mata-nya. Tanpanya aku menciptakan sesosok makhluk maniak bertarung ya??
Aku berpikir untuk sesaat, lalu mengijinkan Spathi untuk bertindak. Meski aku menghargai manusia bernama George ini, bagaimanapun dia tetap musuh ku bukan??
"Lakukan, dan berikan kematian yang tidak menyakitkan untuk mereka. Mereka memberikan hiburan yang menarik buat-ku" Sambungku lalu melihat Spathi yang berlari kurasa menuju rombongan manusia??
.
.
.
Tapi ini akan terjadi di masa depan, karena sekarang manusia yang di pimpin oleh George tengah bertarung melawan pengepungan Grey Wolf...
.
.
.
.
.
.
.
.
Beberapa waktu sebelumnya..
[Defense aura, Break Up] George berseru kali ini, ia di kelilingi oleh sekitar 5 ekor Grey Wolf. Karena dia merupakan manusia terkuat, jadi sudah sewajar kalau dia-lah yang menahan musuh-musuh di belakang.
"Manusiaaa, Bakat-mu cukup hebat. Kenapa tidak bergabung dengan kami saja??" Salah satu Grey Wolf yang berukuran lebih besar dari temannya berkata, nampaknya Grey Wolf ini merupakan pimpinan dari rombongan.
Mengingat hanya hewan dengan grade E+ saja-lah yang bisa berkomunikasi menggunakan bahasa manusia, George membuang ludahnya dengan penuh amarah.
"Diam kau, kalian para monster pasti hanya ingin memakan-ku kan?? Aku cukup tahu tingkah mengerikan kalian semua" Ucap George sambil sesekali menebas Grey Wolf yang melompat ke arahnya, George merupakan Paladin jadi wajar saja jika dia hanya bisa berada di sisi bertahan.
Mengingat Paladin tidak punya kekuatan untuk bertarung sama sekali bukan?? Pimpinan Grey Wolf itu memasang ekspresi marah sambil kembali berkata "Kalian manusia-lah yang terus-terusan membunuh kami, bahkan Snowden Wolf saja hanya tersisa tuan-ku seorang karena tindakan kalian!!!"
George tertawa kecil mendengar perkataan tersebut "Jangan bercanda, kalian para Grey Wolf terkenal akan kesetiaannya kepada satu orang pimpinan saja. Mustahil kalian mengucapkan sumpah setia kepada Snowden Wolf" Grey Wolf serta Snowden Wolf akan selalu bertengkar tidak peduli apa pun yang terjadi, kedua jenis Wolf ini tidak pernah berdamai sama sekali.
Jadi George yakin kalau alasan Snowden Wolf melakukan tindakan ini tak lain untuk melemahkan kubu manusia dan kubu Grey Wolf bersamaan. Meski George tidak tahu, apakah Snowden Wolf akan mengirimkan salah satu Solar Bear untuk membantai mereka nanti??
"Kau cukup tahu, sifat kami bukan?? Tapi kau pasti tahu kalau Snowden Wolf punya tingkat kebencian yang amat tinggi terhadap manusia bukan?? Dia bahkan sampai pergi ke sisi hutan yang lain untuk membasmi kalian" Pimpinan Grey Wolf itu kembali berkata, kali ini kita dapat melihat sebuah seringai muncul di wajah-nya.
"Jangan khawatir, teman-temanmu juga akan menyusul kok nantinya" Sambung pimpinan Grey Wolf, lalu dia berlari bersama rombongannya membentuk sebuah formasi dengan George sebagai inti-nya.
'Hm, aku harus tenang.. Bahkan jika aku mati, setidaknya aku harus bisa membawa serta rombongan Grey Wolf ini!!' Batin George sambil mengawasi para Grey Wolf di sekitarnya
[Sense of Dangers] Gumam George pelan, dengan kemampuan ini dia yakin dapat memberikan waktu yang cukup agar Ben serta yang lainnya dapat keluar dari area Harvest Forest.
[Howl of Fair] Rombongan Grey Wolf itu tidak tinggal diam saja, dengan bimbingan dari Pimpinan Grey Wolf mereka pun melolong secara bersamaan.
Ini adalah skill yang bisa memberikan rasa takut kepada lawan, sekaligus merupakan Skill kombinasi para Grey Wolf. Jika mereka menggunakannya bersama-sama mereka bahkan yakin dapat mempengaruhi Spathi untuk sesaat.
Jangan menganggap remeh waktu sesaat itu, dalam peperangan ataupun pertempuran kesalahan dalam tiap detik bisa merebut nyawa petarung. Ini juga alasan kenapa kebanyakan makhluk superior justru melakukan pertarungan dengan cepat.
"Hm jangan bercanda [Lion's Heart]" George mendengus dingin, dia adalah Paladin. Paladin merupakan sosok yang paling mandiri terlebih jika itu menghadapi Debuff musuh.
George tentu tidak akan membiarkan hal tersebut, lalu mengarahkan pedang miliknya ke mulut Pimpinan sambil berkata "Makan pedang baja-ku ini sialan"
Craush... Pyar...
Pedang itu tentu saja patah karena gigitan Pimpinan Grey Wolf, tapi pimpinan juga mengalami luka yang agak fatal di bagian mulutnya. Mengingat dia memiliki kekuatan yang setara dengan George juga bukan??
Beda ceritanya kalau dia merupakan Wolf puncak seperti Jun, dia pasti bisa mengigit apa saja tanpa khawatir mengalami luka sekalipun.
"Bagaimana apa enak memakan pedangku?? Lihat saja itu, hahaha kau pasti akan mati karena banyaknya pendarahan bukan??" George kembali berucap, dia merasa puas bisa membawa mati setidaknya pimpinan Grey Wolf ke neraka bersama-nya.
.
.
.
.
.
.
...Setengah jam kemudian......
Setelah pertarungan yang melelahkan, George pun bisa memenangkannya. Meski dia hampir kehilangan senjata serta armornya juga sih.
Saat sedang beristirahat, sebuah tekanan mengerikan menghampiri George. George hanya bisa pasrah akan tekanan ini, karena dia tahu kalau pemilik tekanan merupakan monster sebenarnya.
"Manusia, kau cukup hebat... Sebagai penghormatan aku akan memberikanmu kematian yang tidak menyakitkan" Sosok Spathi muncul mendekati George secara perlahan, perbedaan ukuran antara Spathi antara George sangatlah menakjubkan.
Mengingat George hanya seukuran setengah badannya Spathi sih, George pun tersenyum pasrah lagipun dia tahu. Kemungkinan selamatnya pasti akan 0% terlebih ketika lolongan khas Lonely Wolf terdengar di awal.
"Terima kasih banyak" George berkata sambil menutup mata-nya bersiap menjumpai sosok keluarga terdekatnya di alam baka, dia bahkan bisa membayangkan senyuman sosok-sosok terdekatnya itu juga.
Spathi berjalan mendekat lalu mengarahkan salah satu cakar miliknya ke leher George, "Jika ada kehidupan selanjutnya, datanglah ke sisi kami..."
.
.
.
.
.
Crash...
Tanggal 8 February 2013, salah satu manusia terkuat. George Brown tewas di Harvest Forest....
Korban dari ekspedisi manusia kali ini ialah, 20 petualang grade E serta 1 orang petualang grade E+ itu sendiri
.
.
.
.
.
TBC