
...Gan Ying POV....
Aku adalah Gan Ying, anak pertama dari pasangan Gan Jian serta Liu Hua. Tahun ini aku baru saja berumur 2 tahun 6 bulan, tapi aku memiliki fisik yang jauh lebih besar daripada usia sewajarnya.
Hal ini terjadi dikarenakan sebuah energi misterius bernama Mana memasuki tubuhku dari saat janin, tentu saja sebagai sesosok anak kecil berumur 2 tahunan. Seharusnya aku tidak berkeliaran hingga keluar negeri tanpa sebab bukan??
Tapi hal ini terjadi dikarenakan keberadaan bibit malaikat pada diriku, bibit ini yang menuntutku kemari. Dia bahkan memindahkan diriku secara paksa dari Tiongkok ke Italia, sedangkan Ayah-ku sendiri berada di sini karena tugas rahasianya.
Dan tanpa disengaja, aku justru berjumpa dengan Ayah-ku serta paman San Jin di perempatan final membuat kami bertiga menjalin kerja sama sementara untuk melawan sosok Hiu jadi-jadian utusan Lonely Wolf.
Awalnya aku berpikir kalau kami akan kalah telak, terlebih ketika air lautan mencapai ketinggian 200 meter tapi nasib baik aku berhasil mengumpulkan sedikit mana untuk menggunakan Skill Limit-ku yakni Little Sun.
Saat sedang merenungkan pengalaman pertempuran pertama-ku tersebut, seseorang menepuk pundak ku sambil berkata "Kau baik-baik saja nak?" Orang ini tak lain ialah San Jin atau biasa ku panggil Paman Jin, salah satu sosok yang digandang-gandang memiliki kekuatan setara dengan ayah.
Meskipun aku meragukan hal tersebut mengingat dia bahkan tersingkirkan karena hal sepele ini bukan?? Pikirku kembali teringat adegan konyol dimana hampir seluruh pakaian milik paman Jin hancur lebur oleh hiu tersebut menyisahkan sepotong pakaian dalam saja.
"Aku baik-baik saja paman, hanya mengingat pengalaman tempur tadi" Ucapku mengatakan hal yang sebenarnya, lagipun kami masih berasal dari kubu serta negara yang sama jadi tidak masalah bukan??
.......
.......
Saat sedang asyik berbincang-bincang dengan paman Jin, kami justru terganggu oleh ayahku yang memiliki jejak darah di wajahnya. Hal ini spontan membuat kami berdua waspada sekaligus bertanya-tanya, apa yang sedang terjadi tapi pertanyaan tersebut harus di undur karena kehadiran beberapa sosok tak di undang...
"Gan Ying, berhati-hatilah... Orang-orang ini jauh lebih berpengalaman daripada hiu tadi" Desis Ayah sambil melototi kumpulan orang-orang tersebut, ada beberapa yang berkulit hitam, putih dan ada juga yang ku pikir memiliki kulit seputih susu.
Ini hanya berarti kalau bahwasannya orang-orang bukan berasal dari satu tempat tapi justru kumpulan orang-orang yang sedang menjalin kerjasama, nampaknya mereka mengincar hadiah inti core milikku ini kan.
Aku menghela nafas lelah, nampaknya hari ini aku akan melakukan pembunuhan pertama-ku kan?? Ucapku di dalam hati, seperti pemula pada umumnya pastinya aku merasakan yang namanya perasaan gugup sekaligus takut sekarang mengingat sebentar lagi kedua tanganku yang putih ini akan ternodai oleh darah kumpulan orang-orang tersebut.
[Blessing of Light] Sebuah pancaran cahaya lemah menyelimuti kami bertiga, tentu aku tahu skill milik siapa ini. Siapa lagi jika bukan paman Jin yang memang memiliki skill berbasiskan cahaya, berbeda denganku yang punya skill berbasis api.
Swart sendiri merupakan Jendral yang berfokuskan pada teknik pertahanan jadi tak heran kalau dia punya badan kekar layaknya binaragawan, aku bahkan merasa ciut ketika menghadapinya karena ukuran besarnya tersebut!!!
"Hm lalu apa masalahnya?? Sekumpulan lalat tidak akan pernah bisa menumbangkan seekor singa, tidak peduli berapa banyak kalian berkumpul!! Tidak akan ada yang bisa mengambil inti core tersebut dari Gan Ying" Paman Jin berkata jangan lupakan dengan pandangan berapi-api pada kedua netra miliknya yang dimana ini membuatku agak kagum sih, terlebih keadaan saat ini dimana hidup-mati kita tergantung akan pilihan kita.
"Apa kau yakin San Jin?? Bagaimana jika kami menawarkan lebih banyak harta serta sumber daya kepadamu, apakah kau akan tetap melindungi pasangan ayah-anak tersebut??" Seorang pria lainnya dengan kulit putih serta kepala yang tidak memiliki sehelai rambutpun alias botak memberikan penawaran yang pastinya tidak akan pernah di setujui oleh paman Jin, jangan meremehkan kesetiaan paman Jin terhadap negara Tiongkok bung??!!!
"Hm, lalu apa masalah nya?? Aku tidak memerlukan sumber daya ataupun harta, pengecualian....." Paman Jin berkata dengan tegas untuk sesaat sebelum akhirnya sebuah keraguan muncul pada perkataannya, "Inti cahaya?? Apa kau menginginkan nya San Jin??" kali ini pria yang seputih mayatlah yang berkata tak lupa ada sebuah inti core, berelemenkan cahaya di tangannya.
.......
Keadaan hening untuk sesaat dan jujur aku sudah merasa deg-degan sekarang, takut jika harus menghadapi paman Jin sebagai lawan mengingat hubungan kami cukup dekat sebelumnya.
Sring..
[Thief Hands] Sebuah sinar yang terang berasal dari badan paman Jin untuk sesaat membutakan kami semua, lalu aku merasakan sebuah siluet melewatiku untuk sesaat sebelum menghilang dalam sekejap mata.
Meski sebentar akhirnya pandangan kami semua kembali lagi dan alangkah terkejutnya kami ketika melihat paman Jin menghilang dari tempatnya bersama dengan inti core milik pria berkulit pucat tersebut, bahkan ayahku yang seorang jendral paling tenang pun tertawa ketika melihat hal ini.
"Kalian tidak akan bisa .mendapatkan apapun, bahkan sekarang kalian telah kehilangan inti core yang cukup langkah" Timpal Ayah lengkap dengan senyuman penuh kepuasan di wajahnya, sedangkan aku?? Aku hanya bisa merasakan sakit kepala atas tindakan paman Jin yang justru melakukan tindakan ekstrim.
.......
.......
.......
TBC