
...Cloak Village, Harvest Forest....
Ini adalah pertengahan tahun 2013, yang bermakna merupakan musim panen untuk para petani. Bagi penduduk Cloak Village, bulan ini merupakan bulan yang amat sangat penting untuk mereka.
Karena kesalahan kecil saja, bisa menyebabkan mereka mengalami krisis makanan yang mengerikan. Terima kasih kepada pihak Lonely Wolf serta Wind Eagle, kedua penguasa tersebut nyatanya mengijinkan para penduduk Cloak Village untuk berburu ataupun memanen buah-buahan serta hewan herbivora.
Akan tetapi, tepat pada pagi hari ini. Hasil panen yang telah di tunggu-tunggu oleh para penduduk Cloak Village justru di habis terkena serangan hama tikus.
Hampir sekitar 70% hasil panen penduduk Cloak Village hancur di buat oleh hama tikus ini, yang nyatanya di pimpin oleh sosok bernama King Rat.
Ini membuat Yudha serta Ben yang merupakan pemimpin serta kepala penjaga di Cloak Village, sakit kepala. Karena nyatanya tidak ada siapapun yang mengakui hama tikus ini sebagai bawahannya.
Kedua penguasa hutan pun hanya bisa bertindak pasif, karena memang mereka sama sekali tidak mengenal King Rat ini??
Wind Eagle sendiri berasal dari ras Eagle, yang di mana makanannya merupakan bangsa Rat ataupun sejenisnya. Sedangkan Lonely Wolf, bahkan tidak akan melirik hewan seperti Rat untuk menjadi bawahannya.
Mengingat sehebat-hebatnya King Rat, pada nyata-nya dia tidak bisa menembus kekurangan fisiknya yang sangat kecil itu.
.......
"Aku akan meminta pertolongan kepada Lonely Wolf ataupun Wind Eagle atas masalah ini" Yudha mengeluarkan pendapatnya, kepada para petinggi serta penjaga desa.
Salah seorang petinggi desa yang mengontrol keuangan desa pun menolak pendapat Yudha sambil berkata "Itu mustahil tuan Yudha, meminjam jasa mereka hanya bermakna kalau kita harus mengorbankan beberapa penjaga Grade E ataupun E+ lagi".
Ben yang sebagai kepala penjaga pun, membalas perkataan petinggi tersebut "Kita perlu melakukan hal tersebut, jika tidak seluruh hasil panen kita akan musnah... Kita juga bisa mengambil beberapa bangkai Rat ini sebagai makanan juga kan??".
Salah seorang pria muda yang sekaligus menjadi anak kedua Yudha pun menimpali ucapan Ben "Meski agak aneh, karena harus memakan daging Rat. Tapi hanya ini satu-satunya jalan agar Cloak Village bisa bertahan dari krisis makanan"
Pria muda ini bernama Steve Brown, seorang pemuda berbakat yang baru-baru ini mencapai grade D Middle. Bakatnya tidak kalah mengerikan dengan sang kakak sulung yakni George Brown.
Mungkin satu-satunya kekurangan dari Steve Brown adalah job miliknya merupakan penyihir, Dia mungkin punya daya serangan yang kuat tapi tanpa adanya mana maka dia tidak akan terlalu berguna.
Para petinggi desa saling memandang lalu dengan enggan hanya bisa menyetujui hal tersebut, lagipun mereka bisa mengatakan kepada penduduk desa kalau daging-daging Rat itu merupakan daging rusa ataupun sejenisnya bukan??
"Ehem jadi siapa yang akan menjadi utusan kepada Lonely Wolf?? Kita memerlukan orang yang akan menjadi tum... ehem perwakilan kita bukan??" Kali ini Yudha kembali bertanya kepada orang-orang di sana.
.......
.......
Setelah menunggu selama beberapa saat, dan tidak ada siapapun yang memberikan jawaban. Yudha dengan terpaksa pun menunjuk salah seorang dari mereka, "Aku menyarankan Flint Marcell sebagai perwakilan desa, angkat tangan jika kalian menyetujui hal ini"
"8 Orang setuju, dan 3 orang menolak... Jadi sudah dipastikan kalau Flint Marcell akan menjadi perwakilan serta tumbal untuk kesejahteraan Cloak Village" Yudha kembali berkata dengan nada berat, ya karena Flint Marcell sendiri merupakan anak dari teman baiknya.
Yang dia anggap sebagai keponakan sendiri, hanya bisa berharap kalau Lonely Wolf berbaik hati kali ini dan melepaskan Flint.
.......
.......
.......
.......
...Nero Cave, Harvest Forest....
Di dalam Nero Cave, kini kita dapat melihat satu manusia muda berumur 25 tahunan serta satu ekor Serigala dengan ukuran panjang mencapai 2 Meter berbincang-bincang ria.
"Benar sekali Mr.Jun, mendadak pagi tadi... Beberapa petani kami mendapatkan serangan hawa tikus, yang di pimpin oleh seekor Rat king" Ucap Flint memberikan laporan terperinci akan hal tersebut.
"Sparti?? Kemari lah" Jun berteriak cukup lantang, bahkan langit-langit Nero Cave sendiri agak terguncang karena teriakannya.
(NB : Anggap ini sebagai gambaran Sparti ya, dengan kulit berwarna putih seperti Solar Bear biasanya. Gambar ini merupakan gambar Gladiator Andal, dari Yu-Gi-Oh Series...
Author hanya meminjam gambar sebagai ilustrasi)
.......
.......
Sesosok Solar Bear lengkap dengan baju zirah seperti Gladiator menghampiri Jun serta Flint, tak lupa ia juga memberikan tekanan tak terlihat kepada Flint.
Flint hanya berteguk ludah ketika merasakan tekanan makhluk bernama Sparti ini, Jun hanya tersenyum penuh bangga merasakan tekanan tak terlihat Sparti.
'Sparti telah mengembangkan niat membunuh, meski hanya bisa berpengaruh kepada orang-orang dengan kekuatan di bawahnya. Tapi dia cukup hebat' Batin Jun tersenyum puas akan perkembangan Sparti, karena memang dari awal Jun berniat membuat Sparti sebagai pejuang laksanakan Gladiator terhomat.
Sparti mendengus bangga lalu menarik seluruh tekanan miliknya, membiarkan Flint untuk kembali bernafas lega kembali.
Dengan ngos-ngosan, Flintpun berkata dengan penuh hormat "Sparti-Donno nampaknya telah mengembangkan niat membunuh, di usia yang amat muda bukan??".
"Hahaha, lucu sekali... Sparti tidak masuk ke usia yang muda lagi, dia bahkan bisa menjadi seorang Ayah sekarang" Jun berucap di iringi dengan gelak tawa, karena Flint menganggap Sparti masih muda. Padahal untuk seekor Solar Bear, Sparti mempunyai umur yang cukup untuk berkembang biak sekarang.
"Sparti bawa troops Wild-Cat untuk membasmi tikus-tikus milik Anemos, The Wind Eagle" Sambung Jun memberikan perintah kepada Sparti, dia cukup yakin kalau rombongan tikus-tikus ini hanya bisa berkembang biak karena campur tangan pihak Wind Eagle.
"Baik tuan-ku, mari Flint semakin cepat kita bertindak semakin banyak juga hasil panen kalian yang selamat" Kali ini Sparti bersuara, dan jujur saja setiap kali ia berucap Flint merasakan tekanan intens menghampirinya.
.......
.......
.......
Jun hanya melihat kedua sosok tersebut beranjak pergi, lalu setelahnya dia memanggil satu sosok lainnya "Yui, Back-Up Sparti kita tidak tahu hal-hal apa saja yang akan terjadi nanti bukan??" Ucap Jun dengan nada yang teramat pelan sekali.
"Baik Tuan-ku" Sebuah suara yang lembut khas seorang gadis belia terdengar oleh Jun, suara ini merupakan milik Yui.
.......
.......
.......
.......
.......
...TBC...
Hallo guys, apa kabar teman-teman sekalian??
Btw, selamat hari raya Imlek ya buat yang merayakan...
Have Nice Day, guys