
...Gan Jian POV....
Aku adalah Gan Jian, jendral garis depan yang bertugas untuk menahan Beast Wave pertama. Awalnya aku pikir ini akan menjadi tugas yang mudah, mengingat ini merupakan Beast Wave pertama yang di alami oleh negara Tiongkok.
Tapi itu bisa berubah karena kehadiran sosok Beast di depanku ini, siapa yang mengira kalau Snow Lion ini nyatanya mampu menyembunyikan tekanan kekuatannya hingga batas Grade E (High-Rate)...
Padahal aslinya dia memiliki kekuatan D (Middle Rate) yang bisa dikatakan setara akan tingkatan kekuatanku, ditambah lagi aku bahkan bekerja sama dengan beberapa anggota elitku untuk membunuhnya.
Dan apa kalian tahu?? Dia masih bertahan, padahal matahari sendiri telah menyembunyikan sinar hangatnya. Memang sih pertempuran ini telah berada pada posisi yang menguntungkan buat kami, tapi seperti yang dikatakan pepatah.
Kita harus membunuh komandan musuh jika ingin mendapatkan kemenangan sempurna, tapi apa jadinya kalau komandan musuhnya justru mampu mengatasi pengepungan ini??
"Mah-mah, kalian tidak akan bisa menumbangkan diriku... Jadi simpan saja tenaga kalian semua dan bersiap akan gelombang kedua" Snow Lion berkata, aku bahkan bisa melihat tampang malas miliknya di sana bahkan ketika bertarung sengit sekalipun.
Perkataan dari singa tersebut membuatku tersadar, kalau bahwasannya hampir seluruh pasukan milikku berada dalam keadaan yang tidak memungkinkan untuk menahan Beast Wave lainnya. "Lalu, apa peduliku?!! Jika aku bisa membunuhmu, maka segala hal akan menjadi baik-baik saja bukan??" Ucapku sambil memasang kuda-kuda, berniat merupakan teknik khusus milikku.
Teknik khusus ini merupakan warisan yang berasal dari salah satu Jendral kuno dinasti Wu, yakni buyutku sendiri Gan Ning. Meskipun aku kurang yakin apakah aku bisa memunculkan hasil yang sempurna sepertinya.
"Hahahaha kau sungguh lucu sekali bukan?? Seorang manusia rendahan sepertimu, ingin membunuhku calon penguasa hutan ini???" Sebuah perkataan yang penuh dengan ejekan serta hinaan di lontarkan oleh Lion tersebut, tapi aku tidak merasa marah melainkan merasa terkejut. Siapa yang mengira kalau singa ini memiliki ambisi besar untuk menguasai Harvest Forest???
Nampaknya dia benar-benar tidak memahami posisinya bukan?? Mendadak sebuah hawa membunuh yang berat mengarah kepada Snow Lion tersebut, ini membuatku ingat akan sosok satu makhluk yang bisa bergerak secara diam-diam....
Siapa lagi jika bukan Yui, The New Star?!! Hanya dia lah sosok yang bisa menyelinap begitu sempurna tanpa ketahuan, itu sungguh kejutan luar biasa mendapatkan sosok mengerikan sepertinya berada di medan perang juga.
.......
Slash...
"Hm, aku tidak peduli jika kau akan memakan ataupun membunuh manusia bernama Gan Jian ini. Tapi lain halnya jika kau berambisi merebut kekuasaan Jun" Ucap Yui yang baru saja membunuh Snow Lion tersebut, perlu diketahui kerja sama antara diriku dan pasukan elit sama sekali tidak dapat menumbangkan Snow Lion.
Akan tetapi, sosok bernama Yui ini justru hanya memerlukan sebuah serangan belati untuk membunuhnya?? Tidakkah ini terlalu mengerikan, nampaknya menggunakan keahlian serta pengalaman tempur pun.
Manusia tetap akan kalah jika melawan kekuatan penuh pasukan Lonely Wolf bukan?? "Kalian semua penuh bakat, tapi karena perintah tuan... Aku akan melepaskan kalian, lalu bersyukurlah Beast Wave kali ini berakhir dengan satu gelombang saja" Yui berkata tapi kali ini dia menampilkan sebuah senyuman yang penuh kelembutan layaknya gadis polos.
Mungkin aku akan terpengaruh jika dia menampilkan sisi ini, sebelum membunuh Snow Lion tersebut. Tapi sekarang?? Aku tidak akan menurunkan penjagaan sama sekali, sosok ini terlalu berbahaya!!!!
Sambil meneguk ludah, akupun mengucapkan terima kasih kepadanya. Setidaknya Negara Tiongkok masih bisa hidup selama beberapa bulan lagi bukan???
.......
.......
.......
.......
Bukan karena kemenangan yang kami dapatkan atas usaha sendiri tapi justru karena belas kasihan musuh, ini melukai harga diriku sebagai sosok Jendral.
Tapi apa yang bisa aku lakukan?? Di hadapan kekuatan absolut, ego hanya akan membuatmu berjumpa akan malaikat kematian lebih cepat. Apalagi aku masih memiliki anak serta istri yang menungguku di rumah.
Ini adalah rumah sekaligus tempat usaha keluargaku di lakukan, ya aku tinggal di tempat yang bisa menjadi resort buat para turis.
Biasanya aku hanya mendapatkan ijin pulang sebanyak 2-3 kali dalam satu tahunnya, tapi berkat kemenangan atas rasa kasihan tersebut aku pun di ijinkan pulang juga.
Lagipun sekurang-kurangnya aku agak berjasa untuk meraih kemenangan bukan??
"Ayah, apa kau baru sampai??" Sesosok malaikat kecil menyambutku, ia adalah mutiara hatiku sekaligus sosok penerus keturunan keluarga Gan.
Dia bernama Gan Ying, umurnya sekarang hanyalah 2 tahun mengingat dia lahir tepat pada saat insiden Day-Break terjadi. Tentu saja dia terlahir dengan energi mana yang cukup tinggi untuk anak berumur 2 tahun.
Ini yang menjelaskan kenapa dia memiliki tinggi layaknya anak berumur 4 tahunan, ini disebabkan oleh kandungan mana yang cukup banyak di dalam dirinya.
"Ayah kenapa kau melamun?? Apa ayah mengalami masalah??" Gan Ying menggoncang kakiku, nampaknya aku agak melamun sebentar tadi hingga tidak sadar akan panggilannya ya??
Aku pun berjongkok menyamakan tinggi-ku dengannya yang memang hanya setinggi lutut ku saja, "Ayah hanya merasa lelah, Gan Ying... Peperangan membuat ayah kehilangan banyak teman-teman" Ucapku dengan lembut, aku bahkan mengelus-elus pucuk kepalanya.
Gan Ying mengangguk, meski aku tidak tahu dia mengerti apa tidak akan perkataan-ku "Lalu ayah harus tetap hidup, ayah boleh mengorbankan siapapun asalkan ayah tetap hidup" Sebuah kalimat yang tidak akan pernah ku sangka berasal dari seorang anak berusia 2 tahun justru di ucapkan olehnya.
"Shut... Shut... Jangan mengatakan hal itu di tempat umum, Gan Ying bisa saja di hukum nanti sama hakim" Ucapku sambil bergegas membawanya ke dalam resort, sekaligus berniat mencari sosok bidadari yang sering ku rindukan. Siapa lagi jika bukan istriku??
"Ayah tidak boleh mati!! Ayah harus tetap hidup dan menyaksikan seberapa hebat Gan Ying di masa depan" Kalimat lainnya di ucapkan oleh Gan Ying, yang menurutku dia hanya membual saja lagipun wajar saja jika seorang anak berusia 2 tahun memiliki mimpi kan??
.......
.......
.......
.......
.......
TBC