
semua orang yang ada di vila itu sudah mulai masuk ke kamar nya masing masing, Amalie dan aira memilih satu kamar berdua,,, Amalie dan aira pun sudah ada di dalam kamar, aira langsung terlelap setelah mandi dan ganti baju,,, Amalie yang gak bisa tidur, keluar dari kamar dia memutuskan untuk menghirup udara malam, Dia naik ke rooftop, untuk melihat lagi pemandangan disana sendiri dalam kesunyian
Amalie merasa rindu dengan kedua orang tuanya, dia merasa bersalah cuma karna masalalunya dia harus pergi meninggalkan orang tuanya, Amalie tampak kuat di luar tak pernah menunjukan kesedihan nya dia tampak riang bersemangat, tapi siapa yang tau hati nya begitu rapuh ,Amalie mengangkat ponsel nya dan memencet no sang mommy , walow waktu mereka berbeda, Jam berapapun Amalie nelepon mommy nya selalu mengangkat
tuttt tuutttt tuttt
telephone pun tersambung ,momy Amalie mengangkat telephone setelah mendengar telephone nya berdering
" halo sayang apa kabar nya kamu disana " kata momy Amalie di sebrang telephone
" kabar aku baik Mom, momy sama daddy apa kabar,, kapan kalian kesini, atow sudah waktunya aku pulang Mom " jawab Amalie pada momy nya yang balik menanyakan kabar momy dan daddy nyae
" ada apa sayang sepertinya kamu gak baik baik saja disana, gak seperti biasanya kamu bicara dengan nada putus asa " tanya momy nya
" hikkkk hikkk hikkkk ,aku merasa lelah Mom, aku lelah terus berlari dari masalalu, aku lelah menahan rindu pada momy dan daddy, aku lelah melawan rasa sakit, jika aku kembali ke sana aku takut teringat semuanya mom, pengkhiantan yang kita saksikan berdua, kematian kake yang mendadak hari pernikahan yang harus nya jadi hari kebahagian ,,, tapi malah jadi hari pemakaman yang menduka, aku lelah Mom berusaha tegar di sekeliling orang orang yang menjagaku,,,, aku benar benar lelahhh Mom,, hikkk hikkk ,kenapa hidup aku kaya gini mom apa salah aku pada mereka hikkk hikkkk 6 tahun aku berusaha melupakan nya disini Mom, tapi kenapa hati aku masih terasa sakit jika mengingat nya Mom " Amalie menangis histeris karna dia pikir tidak akan ada orang yang dengar, pasti saat ini semua orang sudah terlelap tidur
" sayang dengerin momy, kalo kamu memang merasa lelah pulang lah, kalo pelarian kamu sia sia kembalilah hadapi masalalu mu lawan rasa takut kamu sayang, momy dan daddy bahkan kaka dan keponakan mu menunggu disini " kata momy Amalie menenangkan anak nya yang terdengar menangis di sebrang telephone
" tapi kalo aku pulang bagaimana dengan yang sudah ku miliki disini mom " jawab Amalie
" semua keputusan ada di tangan kamu sayang, kami selalu mendukung apapun ke putusan mu " kata sang momy
" tenkyou Mom you're the best mother maaf aku mengganggu tidur momy aku tutup dulu Mom salam buat daddy dan kaka Bay Mom " jawab Amalie
setelah menutup telephone , Amalie menahan sikunya di atas pagar rooftop lalu dia memandang ke bawah menatap indahnya pemandangan malam dengan Air mata berjatuhan dia masih bingung ke putusan apa yang harus dia ambil
" aku pernah bilang sama kamu, jangan terus bergulat dengan masalalu, dan jangan menyimpan beban sendiri di hati kamu, berbagilah dalam kesedihan mu, jangan cuma berbagi tawamu saja Amalie, beri kesempatan kepada orang yang ingin menyembuhkan lukamu " kata Alex menghampiri Amalie, membalikan badan Amalie berhadapan dengan nya supaya Alex bisa menatap mata Amalie ,Amalie yang sedang merasa kacow sepontan memeluk Alex dia menangis di pelukan Alex, karna sekarang dia sedang butuh sandaran untuk menenangkan hatinya ,Alex yang sedikit kaget membalas pelukan Amalie
Alex yang mengerti perasaan Amalie, memeluk erat Amalie dan membiarkan Amalie menangis di pelukan nya, sampai ahirnya Amalie merasa tenang dan melepaskan pelukan nya pada Alex
" kamu sudah baikan " Tanya Alex
Amalie menjawab nya dengan anggukan
" kalo begitu ayo kita turun, disini angin nya kecang semakin malam semakin dingin " kata Alex yang gak mau banyak bertanya kalo Amalie memang belum siap bercerita padanya
yang cuma di jawab dengan anggukan sama Amalie
lalu Alex menuntun Amalie turun ke bawah, tapi bukan ke arah kamar Amalie, melainkan menuju arah kamar Alex
" kita ke kamar aku disana kamu bisa menikmati pemandangan di luar tanpa rasa dingin,tenang saja percaya padaku aku tidak akan berani berbuat macem macem sama kamu " kata Alex karna Amalie berhenti di depan pintu kamar Alex, dia baru sadar Alex menuntun dia ke kamar nya
Amalie pun menyetujui ajakan Alex Dan ikut masuk ke kamar Alex
Alex yang lebih dulu ada di rooftop ,tapi Amalie tidak menyadari kalo Alex ada di Sana , tadi Alex gak bisa tidur juga dia memilih naik ke atas dan tiduran di sopa yang Ada di rooftop sambil menerima laporan dari erlan yang ada di New York di HP nya , sedangkan Amalie langsung memokuskan pandangan nya kebawah, dan tampa iya sadari dari tadi ada orang yang mendengarkan pembicaraan dia dengan momy nya di telephone , betapa tersayat nya hati Alex mendengar tangisan Amalie, Alex semakin menyadari perasaan nya pada Amalie kalo dia benar benar jatuh cinta pada Amalie ,,tekad Alex akan berusaha mendapatkan hati Amalie apapun yang akan dia hadapi nanti