I Love You More Than Anything Else

I Love You More Than Anything Else
bab 17



imron yang sudah emosi melihat Amalie di tarik orang orang yang gak iya kenal Langsung turun dari mobil,,menghampiri mereka


begitu juga dengan Khalid yang baru keluar dari toko sebrang sana melihat Amalie sedang di tarik oleh laki laki langsung lari menghampiri mereka


"buggg"


"buggg"


suara bogeman dari arah kiri dan kanan Amalie terdengar yang di layangkan oleh Khalid dan imron bersamaan


braaakkkkk


kedua pemuda yang memegang tangan Amalie langsung tersungkur ketanah


tampa aba aba Khalid dan imron menghajar kedua pemuda yang maksa Amalie


" jangan pernah berani kalian menyentuhnya lagi kalo tidak kalian akan berurusan dengan ku,, sedikit saja kalian berani menyakitinya akan kupastikan hidup kalian akan sengsara " kata Khalid ke pemuda yang iya hajar sambil menginjak tangan yang tadi berani menyentuh Amalie


Khalid yang punya kekuasaan di kota dubai akan dengan mudah mengurus mereka yang tidak ada apa apanya


" berani sekali kalian mengusik gadis itu, dan berani sekali kalian menyentuhnya,,,tangan yang mana yang berani menyentuhnya tadi,, ini , Ini hahhh sambil memutarkan tangan yang tadi menyentuh Amalie,, sampai terdengar kata ampun dari mereka ,,,dengar enyah kalian dari sini sebelum kalian habis di tangan kita berdua,, dan jangan coba coba berani menyentuhnya lagi dengan tangan kotor kalian Ini mengerti " teriak imron emosi


" baik baik kami minta maap kami tidak akan berani lagi menggangu gadis itu" ucap para pemuda itu, merekapun langsung berlarian masuk kedalam mobil dan melajukan mobil mereka secepat kilat saking takutnya


Amalie masih shock dengan kejadian tadi dia masih mematung di tempat apalagi melihat Khalid dan imron menghajar mereka


" Amalie apa kow baik baik saja " tanya Khalid dan imron menghampiri Amalie yang ketakutan


"it's oke mereka udah pergi kamu sudah aman bersama kami Amalie " kata Khalid


" apa Ada yang terluka " tanya Khalid sambil melihat keseluruh badan Amalie


" brengsek" umpat Khalid


" kenapa ada yang luka " kaget imron mendengar umpatan Khalid


" sialan seharusnya aku tidak mengampuni mereka dan tidak membiarkan mereka pergi begitu aja " umpat imron kesal melihat luka di kedua tangan Amalie


" udah udah aku gak apa apa,,, cuma tangan aku yang memar gak seluruh tubuh aku,, aku bersukur kalian datang tepat waktu kalo tidak aku gak tau " kata Amalie meredamkan emosi keduanya


" maap " kata mereka berdua seharusnya kami tidak meninggalkan kamu sendiri,, seharus nya salah satu dari kami menemani kamu


" gak apa apa yang penting aku gak kenapa Napa kan " jawab Amalie


" ayo kita masuk ke mobil " lanjut Amalie


di dalam mobil


" kita Cari restoran atow langsung ke hotel " tanya imron


" kita langsung pulang ke Hotel,, karna tangan Amalie harus di kompres dia juga harus segera ganti baju,, kita pesen makanan di Hotel aja " jawab Khalid yang sudah gak mut nyari restoran


" tadi kamu kemana dulu sih imron,, seharusnya kamu sudah bersama Amalie sebelum aku kembali " kesal Khalid karna imron baru datang bersamaan dengan nya padahal pikir Khalid harusnya imron gak Lama ngambil Mobil di parkiran jadi dia tenang ninggalin Amalie sendiri


" tadi ada mobil yang menghalangi di parkiran jadi aku agak Lama tadi,,lagian aku pikir kamu bersama Amalie Khalid jadi aku tenang " jawab imron kesal juga karna Khalid nyalahin dia


" aku gak tau kamu ninggalin Amalie sendiri " lanjut imron


" aku melihat toko baju di sebrang jadi aku ingin membeli ganti tuk Amalie " jawab balik Khalid


" tapi gak seharusnya kamu ninggalin gadis cantik yang berpakaian basah sendirian di tengah keramaiyan yang kita sendiri gak tau orang orang nya kaya gimana ,, kenapa kamu gak nunggu aku dulu baru kamu pergi " tutur imron lebih kesal


" sudah cukup" teriak Amalie,, aku baik baik aja gak kenapa napa,,kenapa kalian berdua malah bertengkar,, jangan cuma karna aku kalian saling menyalahkan kaya gini,,, maap lain kali aku akan lebih bisa menjaga diri


" kami begini Karna khawatir sama kamu Amalie kami tidak bertengkar " kata Khalid


Amalie cuma diam gak menjawab,,karna sebenarnya dalam hati dia masih sock takut dengan kejadian tadi


pikiran Khalid dan imron sama,, sama sama berpikir apa yang akan terjadi pada Amalie tadi kalo saja mereka terlambat datang ,,,itulah yang membuat mereka berdua saling menyalahkan