I Love You More Than Anything Else

I Love You More Than Anything Else
bab 10



mendengar papah nya meninggal orang tua heni pun pulang dari luar negri, betapa kecewanya dia kepada sang putri, setelah mendengar kalo secara tidak langsung putri nya lah yang menyebab kan papah nya meninggal


Hendrick pun terlihat hadir di acara pemakaman kake Amalie


setelah bubar dari pemakaman secara tidak sengaja keluarga Amalie ,keluarga Hendrick ,dan keluarga heni berpapasan, Amalie yang sudah gak mau melihat wajah Hendrick memalingkan muka dari Hendrick,betapa bencinya Amalie melihat wajah itu yang menyebabkan semua ini terjadi, seharusnya hari ini jadi hari yang bahagia buat keluarga Amalie karna acara pernikahan nya, tapi kini jadi hari yang sangat menyedihkan bagi keluarga Amalie karna hari ini jadi acara pemakaman sang kake


yang seharus nya jadi hari pernikahan ,berubah jadi hari pemakaman


"Hendrick " panggil heni


Hendrick cepat menghindar tapi heni secepat kilat megang tangan Hendrick


"aku perlu bicara " kata heni


semua orang yang ada disana melihat ke arah mereka berdua dengan tatapan tidak suka


"gak ada yang perlu kita bicarakan " kata Hendrick


"kalo kamu gak jadi nikahin Amalie seharusnya kamu nikahin aku Hendrick " kata heni pada Hendrick gak tau malunya heni meminta Hendrick menikahi nya di depan semua orang


semua orang memandang tajam ke arah heni gak tau malu dia gak ada rasa bersalahnya setelah menghianati sepupunya dab mengagalkan pernikahan Analie dia juga sudah membuat kake nya mninggal ,heni masih berani meminta hendrick menikahi nya,di waktu yang bukan waktu nya dia meminta di nikahi, seharus nya dia berduka dengan kematian kake nya, bukan meminta seseorang untuk menikahi nya,sungguh tak punya perasaan


"jangan pernah berharap kamu bisa menikah sama dia ,cukup kamu membuat kami malu apa kamu gak merasa bersalah sama Amalie, sungguh aku gak tau harus ngomong apalagi sama kamu heni " teriak papah nya heni


"ayo kita pulang " kata namah nya heni lalu menarik heni dati sana dan nembawanya ke dalam mobil


keluarga Amalie cuma bisa geleng geleng kepala melihat sikap heni yang bukan nya minta maap sama Amalie malah minta di nikahi sama Hendrick


...30 menit berlalu...


keluarga Amalie kini sudah ada di rumah ,saat Amalie pulang dan masuk ke dalam rumah,dia langsung masuk kamar


...3 bulan kemudian...


keluarga Amalie tampak sedih melihat perubahan sikap Amalie setelah kejadian 3 bulan yang lalu


Amalie jadi lebih pendiam selalalu murung, gak ada lagi Amalie yang ceria penuh canda tawa,dua sekarang lebih suka menyendiri mengurung diri dalam kamar ,gak ada perubahan walowpun 3 bulan sudah berlalu masih terasa nyeri di dada Amalie bahkan mungkin seumur hidup pun dia akan mengingat hal buruk yang telah menimpa nya


"sayang boleh kami masuk " kata kedua orang tua Amalie


"masuk mom dad pintu nya tidak di kunci ko " jawab Amalie


lalu kedua orang tua Amalie pun masuk, Amalie sedang duduk di atas kasur sambil melamun


"iya ada apa mom dad " tanya Amalie


lalu kedua orang tua Amalie duduk di pinggir kasur milik Amalie


daddy nya mulai bicara ,


" sayang bukankah dulu kamu bilang kamu dan aira punya keinginan untuk punya pekerjaan sendiri dan kamu mau ngumpulin uang sebanyak banyak nya untuk keliling dunia " kata sang daddy


" iya itu cita cita aku sama aira ,tapi itu dulu dad " jawab Amalie


"apa sekarang kamu masih punya keinginan untuk itu, kamu masih muda sayang perjalanan hidup kamu masih panjang nikmmatilah waktumu lakukan apapun yang kamu inginkan dimanapun kamu kerja kemanapun kamu pergi asal kamu sehat dan bahagia kami akan selalu mendukung mu " lanjut sang daddy


orang tua Amalie gak bisa melihat anaknya terus terpuruk dengan keadan nya sekarang mereka mau Amalie melanjutkan hidup nya, menemukan kebahagian nya kembali


" daddy sudah bicara sama am'my (paman ) kamu di Dubai agar kamu bisa bekerja di perusahan nya disana, karna disana ada sepupuh kamu Khalid yang akan menjaga sekaligus mengajari apa yang harus kamu kerjakan di perusahan nya nanti, karna disini kamu belum punya pengalaman kerja, jadi daddy minta am'my memperkerjakan kamu di perusahannya supaya kamu nyaman disana, am'my kamu pun dengan senang hati menerima permintaan daddy, kalo kamu mau , kapanpun kamu siap untuk berangkat bilang sama daddy, karna daddy sudah nyiapin semuanya kamu tinggal berangkat saja nanti " kata daddy Amalie


"aku mau dad ,besok atow lusa pun aku siap berangkat " jawab Amalie


"tapi nanti disana kamu tingal dulu sama am'my dan am'mati (paman-bibi) dulu ya jangan tinggal sendiri karna kamu belum mengenal negara Dubai " kata momy nya


"ok " jawab Amalie dengan wajah murung nya


mungkin dengan dia pergi dari negara ini akan membuat dia melupakan kejadian 3 bulan yang lalu,yang. membuat hati Amalie sangat terluka


"lusa aja kamu berangkat ya sayang biar kamu bisa nyiapin segala nya " ucap momy nya sambil mencium kening sang anak


" mungkin dengan dia pergi dari negara ini ,anak kita akan punya pengalaman baru, dan dia bisa ngelupain kenangan pahit nya disini , membuka lembaran baru menemukan kebahagian nya lagi, " itu yang di ucapkan momy nya kepada daddy Amalie setelah mereka keluar dari kamar anaknya