
..." sukron jajilan (terimakasih banyak ) karna kalian berdua selalu menemani dan menjagaku selama 6 tahun ini ,kalian selalu memberiku kebahagian seperti saat ini,, dimana kita libur kalian selalu mengajaku liburan,, Kalian berdua memberi rasa aman dimanapun aku berada kemanapun aku pergi kalian selalu ada untuk ku,,, sehingga membuat aku lupa pulang ,malah momy dan daddy yang datang kesini untuk menjenguku " kata Amalie sambil meneteskan air mata karna merasa terharu dengan kebaikan Khalid dan imron selama ini yang selalu menjaganya ,yang mampu membuat Amali melupakan rasa sakit nya...
melihat Amalie menangis meneteskan air mata nya, mereka berdua langsung membalikan badan dengan posisi miring menghadap ke arah Amalie,,, mereka mengusap air mata Amalie bersamaan
" jangan pernah meneteskan air mata ini ,berbahagialah jangan pernah berpikir apapun tentang kami,, jangan jadikan beban di hati kamu karna kebaikan kami yang selalu menjagamu, aku sowdaramu dan menjaga mu sudah jadi kewajiban ku" kata Khalid sambil menghapus air mata Amalie dan tersenyum ke arah Amalie
" Air matamu terlalu berharga untuk di buang begitu saja,,,senyum mu tawamu itu yang ingin kami lihat ,karna itu selama ini kami selalu menjagamu ,,,agar kamu tidak lagi meteskan Air mata,kami ingin selalu melihat senyuman di wajah cantik mu ini,,, jangan sungkan kita bersahabat kan " kata imron sambil mengusap Air mata Amalie di sebelah pipinya yang di iringi senyuman
" suffi ( lihat ) kalian membuat aku terharu gimana aku gak nangis ,,tapi ini tangisan bahagia ku karna kata kata kalian,,, selama ini aku merasa nyaman dengan perlindungan kalian " jawab Amalie sambil mengangkat kedua tangan nya menepuk nepuk gemas muka tampan Khalid dan imron
" ayo bangun aku lapar kita cari tempat makan " ajak Amalie sambil bangun lalu menarik tangan Khalid dan imron agar mereka berdua bangun
" dengan baju basah kuyup kaya gini " jawab mereka berdua
" kita cari toko baju dulu,untuk beli baju lalu kita ganti di sana " jawab enteng Amalie
Khalid dan imron cuma bisa mengikuti sambil geleng geleng kepala
imron berjalan je arah keparkiran untuk mengambil mobil yang mereka sewa di sana,, Khalid dan Amalie berjalan berdua,lalu khalid melihat toko baju di sebrang jalan
" aku akan pergi untuk beli baju kita, kamu tunggu disini oke nanti imron datang membawa mobil kesini,, karna kamu gak mungkin ikut dengan ku karna pakaian kamu basah kaya gini,, " kata Khalid pada Amalie yang gak tega lihat Amalie mulai kedinginan
walow imron sudah memakai kan jas nya tapi Amalie masih kedinginan karna angin yang kencang membuat Amalie kedinginan di sana, sehingga membuat Khalid ingin segera Amalie mengantin baju basah yang di pakai Amalie,khalid juga gak mau laki~laki yang ada disana terus memandang tubuh sexsi Amalie karna baju Amalie yang basah menunjukan lekuk tubuh nya
" hay Bin inti Mara jamil'lah ,,ibgo ti'zi sawa sawa nehna yal'loh ta'alli ,,( hey gadis kamu benar benar cantik mau pergi sama kami ayo kesini )" kata beberapa pemuda yang datang menghampiri Amalie sambil mencoba memegang tangan Amalie
" don't touch me ibai'id an'ny in'tum ( jangan sentuh aku menjauh lah dariku kalian ) " jawab Amalie sambil menepis tangan pemuda yang mencoba menyentuh Amalie
" inti liwah'di hin'na bad'den inti tab'san habib'ti yal'loh lat'tahop ti'zi ma'anehna,neh'na sawi farhan sawa sawa " ( kamu sendiri disisini nanti kamu kesepian sayang sini ikut kami kita senang senang bersama )" goda lagi mereka
" geledil adab intum ( kurang ajar kalian semua ) " sahut Amalie dengan muka marah
" pergi kalian semua dari sini " teriak lagi Amalie
Amalie mulai ketakutan dimana imron dan Khalid kenapa salah satu dari mereka belum datang batin Amalie
mereka malah mendekati Amalie dan mulai berani megang tangan Amalie menarik Amalie untuk masuk ke mobil yang baru teman mereka bawa
" lepasin, lepasin aku " teriak Amalie
dari kejauhan imron melihat Amalie dari dalam mobil yang sedang di tarik oleh beberapa cowok untuk masuk ke mobil mereka,,, dengan kecepatan tinggi imron melajukan mobil nya untuk mencegah mereka
cekkkiiitttttttt
terdengar suara mobil yang di bawa imron berhenti tepat dihadapan mereka