
Setelah beberapa bulan berlalu alisa mulai belajar membuka hati untuk lelaki lainya. Tapi tetap saja, dalam hatinya hanya ada redi.Banyak lelaki datang menyatakan perasaanya, tapi semua alisa tolak, baginya tak ada lelaki yg seperti redi.
Alisa mulai belajar menerima kenyataan ,dengan berusaha tetap tersenyum walau hatinya masih berkabut.
"lisa,,, ada tamu di luar nyariin kamu,, ucapa mamanya.
siapa ma,,,???
"andi yg datang,,,cepet temui gih,, gk enak kl dibiarin nunggu terlalu lama.
Alisa dengan malas berjalan keluar dari kamarnya,,.
"hai lis,,,apa kabar??? sapa andi ketika melihat lisa datang.
"baik ndi,,,kamu apa kabar???
"aku baik,,,oh ya kenalin ini temen ku rendra.
"hay,,aku lisa,,, ucap alisa sambil mengulurkan tangan. tapi yg di sapa hanya tersenyum tipis, sambil membalas uluran tangan lisa.
"ya ampun,, ini orang apa patung,,,kaku amat,," batin lisa.
"o ya lisa,, sebentar lagi aku mau nikah,,kamu bisa datang kan??? tanya andi.
"insyaallah,, smoga aja aku bisa datang.
"maaf mba,, boleh minta air putih aja gk,, ucap rendra.
apa dia bilang?? "mba" apakah aku sudah terlihat setua it, batin ku.
"ya om sebentar ya,,, ucap ku berlalu mengambil air putih. Rasain, emang enak di panggil om,,lebih tua kan,,batin ku.
yg di panggil om hanya diam mematung.
"ini om,, ucap ku menyodorkan segelas air.
"ya ampun,,,ini orang apa robot??? cuma bisa ngangguk doank, ucap lisa dalam hati.
setelah itu rendra hanya terdiam, dengan ekspresi datar. Hanya andi yg berceloteh ria, alisa hanya sesekali tersenyum mendengar candaan andi.
Alisa teringat , bagaimana keluarga andi menghinanya dulu saat ia masih berhubungan denganya. Keluarga Andi memang keluarga yg lumayan berada, menurut mereka alisa hanya ingin memanfaatkan andi .
Alisa dan andi berpacaran hampir dua tahun,, hubungan mereka kandas karna orang tua andi tak merestui. Bahkan keluarga andi selalu menghina alisa, sedang kan andi , ia tak pernah berani membela alisa di depan keluarganya . Andi hanya terdiam ketika seluruh keluarganya menghina alisa.
Hal itu lah yg membuat alisa memilih berpisah dari andi,,alisa merasa andi tak kan pernah bisa membelanya, walau pun harga dirinya di injak keluarganya.
Karna hal itu juga yg membuat alisa trauma, hingga akhirnya ia bertemu redi. Alisa takut, ia akan di hina lagi. Alisa sangat sadar, bahwa redi juga sama, dia hanya menjadikan alisa kekasih tanpa kejelasan hubungan yg lebih serius.
Redi sama sekali tak pernah mengajak alisa bertemu keluarganya.Hal itu membuat alisa sadar, bahwa redi tak pernah serius denganya. Tapi ia tetap menyayangi redi setulus hati, walaupun alisa tau , bukan wanita seperti dirinya yg redi inginkan.
"sa,,,kalau gtu aku pamit ya ,,udah malem juga,, lain kali bolehkan aku dateng lgi,, " ucap andi.
"oh ya,, boleh donk, menjaga silaturahmi kan memanjangkan umur,,,
Sementara rendra hanya diam dan berlalu pergi,,
"ya ampun,,,itu manusia sama kayak kulkas,,kaku dan dingin,,"gumam lisa, setelah mereka pergi.
Sebenernya lumayan ganteng si, tapi sayang kaku banget,, alisa terkekeh sendiri .
" senengnya yg abis di apelin,,,, goda mama lisa.
" apaan sih ma,,ga jelas bgt deh,," ucap lisa.
"la itu senyum senyum senyum sendiri,,,,
"mama ,,,ihh,,,!! ucap lisa kesal.