
Leni dan juga Athena juga sangat semangat menunggu pesta ini di mana mereka akan melihat begitu banyak pria tanpa terutama sang kaisar Maximilian yang akan hadir bersama dengan nona rosalyn.
" Lily bagaimana penampilan ku" Leni berkata dengan memutar-mutarkan tubuhnya
" Sangat indah " puji Lily
" Athena kau juga sangat cantik pasti akan banyak pria bangsawan yang akan melamar mu " puji kena
Memang umur Lena dan Athena lebih tua 2 tabuh dari pada umur Lily yang baru berusia 15 tahun. Jadi seharunya keduanya sudah pantas untuk mendapatkan pendamping hidup yang akan membawa mereka keluar dari lingkaran pekerjaan ini.
" Lily kamu benar-benar cantik saat memakai baju ini. Mendekatkan aku akan menata rambut mu agar lebih terlihat indah"
Athena pun memberikan sedikit riasan kepada rambut Lily agar terlihat indah.
Ketiganya pun pergi menuju istana di mana pesta berlangsung begitu meriah di atas singahsana terdapat Maximilian tengah duduk dengan wajah datarnya menatap seluruh tamu. Lalu tidak jauh dari kursinya terdapat kursi rosalyn yang begitu mengagumkan mengunakan gaun berwarna pink ke unguan.
"Lihat nona rosalyn sangat cocok menjadi permaisuri di masa depan"
" Tentu mereka sangat cocok " ucap Lily.
"Lily apa kau tidak cemburu? " Athena bertanya
" Cemburu untuk apa? "
" Bukankah dirimu memiliki hubungan yang mulia. Aku sempat mendengar kau tidur bersama beliau beberapa hari yang lalu"
Ingatan Lily kembali ke kejadian beberapa hari yang lalu saat dia tertidur di taman dan berkahir di dalam kamar sang kaisar.
" Tentu saja tidak lagi pula aku hanya seorang pelayan" ucapnya
Keduanya terdiam melihat Lily yang memandang kedua pemeran utama novel ini yang tengah duduk berdampingan walaupun terhalang satu kursi milik sang permaisuri yang masih kosong.
Tapi sudah pasti itu milik rosalyn nanti di masa depan. Dia akan diam melihat perkembangan hubungan mereka. Namun jika dia tidak membawa kabur rosalyn bagaimana kisah cinta itu akan terwujud? Di satu sisi dia tidak ingin mati kembali.
Malam semakin larut dan pesta dansa akhirnya di buka di pimpin oleh kaisar dan nona suci sebagai pasangan pertama. Sungguh pasangan negri dongeng yang indah.
" Nona maukah anda berdansa dengan saya? " Seorang pria berambut pirang mengajaknya untuk berdansa
" Maaf tuan saya tidak pandai untuk berdansa"
" Tidak apa-apa saya akan membantu anda "
" Terima saja Lily " Lena mendorong tubuh Lily untuk pergi bersama laki-laki asing itu.
Lily sebenarnya berbohong bahwa dia tidak bisa berdansa karena di masa hidupnya sebagai nyx dia sudah mengikuti kelas etika, dansa, bermain piano dan berlatih pedang.
" Anda berbohong nona, lihatlah anda begitu lihai saat berdansa"
" Anda terlalu memuji saya" dia tersenyum
" Izinkan saya untuk memperkenalkan diri saya nona, saya Rafael Felix de ostrus " laki-laki berambut pirang itu adalah Duke muda kekaisaran ostrus sang adik dari kaisar dan berperan sebagai anjing gila kekaisaran.
Sang Second male character yang akan berakhir tragis terbunuh saat peperangan dengan kerajaan verglas.
" Maaf karena tidak mengenali Duke "
" Tidak masalah nona Lily. " Ucapnya saat mencium punggung tangan Lily.
Mereka pun berpisah saat Rafael harus menghadap sang kakak atau lebih familiar sebagai sang kaisar.
Suasana yang semakin ramai membuat Lily memilih untuk keluar sekedar untuk mencari angin.
Mata Rubynya menatap lilin yang di nyalahin di danau begitu indah di temani sang bulan yang bersinar.
" Sedangkan apa kamu di sini kucing kecil? "
" Yang mulia.. salam hormat kepada sang matahari kekaisaran dan raja bagi para raja. "
" Aku sedang bertanya kucing kecil" suaranya begitu lirih namun tajam bahwa mampu merubah suasana menjadi dingin.
" Saya hanya sedang mencari angin yang mulia." Gugup jelas karena kini dia harus berhadapan di mana di hari ini dia tertangkap dan di jatuhin hukuman mati.
" Ingin berdansa dengan ku kucing kecil" dia mengulurkan tangannya.
" Tentu yang mulia" tidak ada pilihan lain jika dia menolak maka dia menyatakan perang terhadap kekaisaran.
Keduanya akhirnya berdansa di bawah bulan di atas telaga Love. Lily juga tidak mengerti kenapa telaga ini di berikan nama telaga cinta namun yang dari dia dengar dari para pelayan bahwa telaga inilah yang menyatukan raja dan permaisuri terdahulu ayah dan ibu kaisar Maximilian.
" Kucing kecil siapa yang mengajarimu berdansa. " Karena yang Maximilian tahu hanya lara bangsawan saja yang mengetahui cara berdansa dengan baik.
" Ah, Athena yang mengajariku. Dia adalah pelayan yang dulunya adalah seorang putri seorang Baron" ucapnya dengan lihai berbohong.
" Oh... Ayo kembali ke dalam. " Maximilian berjalan dahulu memasuki ruangan.
Saat Maximilian masuk tiba-tiba saja ada sebuah bom asap yang pasti ini menggunakan sihir. Sekelompok orang yang membenci atas kepemimpinan Maximilian itu menculik rosalyn berfikir bahwa itu adalah kelemahannya.
" Nona! " Teriak Lily saat melihat tubuh rosalyn di gendong oleh mereka.
" Bawa juga wanita itu. " Ucap salah satu dari pria bertopeng itu.
Pukulan kuat Lily dapatkan di kepalanya membuatnya dia terjatuh namun tidak sampai pingsan. Tubuhnya pun ikut di angkat memasuki sebuah kereta kuda.