
Suara tawa itu terdengar begitu nyaring saat sekelompok wanita itu sedang bercanda gurau di kamar salah satu dari mereka.
"Nyx ada makana enggak! " Reni gadis yang berteriak itu.
" Woy, rumah gue bukan hutan ajir! " Balas sang pemilik rumah dengan nada tak kalas tinggi.
"Lagian rumah sebesar ini cuma di isi elo, ortu Lo dan beberapa pembantu doang. " Kini Rina kembaran dari Reni ikut menimbrung.
" Ya mana gue tahu, gue kan ikan" jawabnya acuh tak acuh
" Gue sumpahin elo beneran jadi ikan mampus " Kartika ikut berbicara.
" Udah-udah enggak usah teriak-teriak ini bunda bawakan makanan " wanita setengah baya yang masih terlihat seperti gadis itu membuka pintu anak gadisnya.
" Eh, ada bunda. Maaf Bun " Reni berkata. Memang seluruh teman nyx memanggil sang mommy tercintanya itu ibunda, katanya biar lebih akrab.
" Enggak papa Reni, tapi jangan teriak-teriak ya. Ini sudah malam"
" Siap Bun.." Reni memberikan hormat kayaknya seorang tentara wanita kepada bunda.
Bunda nyx pun menutup kembali pintu sang putri dan membiarkan mereka untuk beristirahat walaupun dia tahu bahwa mereka pasti akan begadang sepanjang malam. Ayolah dia dulu pernah muda dan dia tahu rutinitas setiap kali ada teman yang menginap pasti akan begadang.
Kembali lagi kepada keempat gadis yang tengah memakan cemilan yang di bawah ibunda nyx dengan hati yang bahagia.
" Woy elo pada percaya enggak sama ringkarnasi, atau transmigrasi gitu? " Tanya Rani dengan random.
" Kebanyakan baca novel elo ran. " Nyx menimpali dengan mata yang masih berfokus pada layar smartphone miliknya.
" Gue cuma percaya ringkarnasi " ucap Kartika
" gue percaya dua-duanya " kata Reni
" kalian percaya transmigrasi? hal koyok seperti itu. " nyx melempar ponselnya lalu duduk di dekat Kartika sungguh pemikiran teman-temannya ini sangat di luar batas kewajaran.
"oh, ayolah. kalian bukan anak SMP yang mudah di bohongi kawan. transmigrasi, ringkarnasi, teleportasi itu TIDAK ADA! "
" Udah pada tidur Sono elo pada besok ada kelas! " Teriak Kartika
" Nggih doro putri " ketiga temannya langsung saja bersiap-siap untuk tidur.
🌤️
Pagi harinya mereka sudah bersiap-siap untuk berangkat ke kampus tentunya karena hari ini ada materi dari sang dosen killer mereka tidak ingin terlambat atau akan di hukum.
" Beneran ini jam pak Budi? " Tanya Rani
" Beneran lah masak bohongan rani.." Kartika, gadis itu sibuk memasukan beberapa barang yang penting ke tasnya.
" Udah belum guys..! " Nyx yang mulai jengah menunggu itu berteriak.
" Iya ini sudah sayang! " Ucap reni
" Dih najis. "
" Eh, itu congor jangan sampai gue timpuk pakai buku. "
Setelah beberapa drama singkat itu mereka pun pergi menggunakan mobil nyx tentunya karena mereka tidak ingin keluar uang. Dasar kelakuan teman-temannya batin nyx yang tengah menyetir mobil.
" Woy buruan ini mau masuk! " Teriak rani
" Ini udah cepet be*go! " Teriak nyx
" Nyx lihat depan!! " Teriak Reni saat melihat sebuah truck yang oleng ke arah mobil mereka.
"Aaaaaaa..... " Teriak mereka bersamaan dan
Sebuah kecelakaan terjadi akibat truck yang oleng hingga menabrak mobil mereka. Keempat korban itu di larikan ke rumah sakit terutama nyx yang mengalami luka paling parah.
Cahaya yang cukup menyilaukan menelusup masuk kedalam Indra penglihatannya membuat nyx membuka matanya.
" Apa ini surga? Ah, enggak mungkin gue masuk surga pasti ini neraka, tapi... Di mana apinya " melihat kanan dan kiri
" Hei! Anak baru cepat cuci baju ini" seorang perempuan memukul pundaknya.
"Hah..? " Dia bingung tapi saat matanya melihat melihat sekeliling kini dia sedang berada di danau. Lebih tepatnya sebuah telaga.
" Jangan bengong cepat kerjakan! " Tintahnya.
" Tunggu bukankah ini neraka? "
" Apa yang kau katakan Lily, eh tuhan apa kepalamu terbentur tembok? "
" Tunggu aku di mana.... " Ucapnya sebelum kegelapan merenggut kesadarannya.
" Lily...! " Teriak pelayan itu.
" Eghh.... "
" Lily kau sudah bangun"
" Di mana aku? " Dia bertanya dengan kebingungan. Wajahnya terlihat bingung dengan seluruh keadaan ini.
" Dokter tolong periksa dia " wanita paruh baya itu datang bersama seorang pria yang di sebutnya dokter.
" Halo Lily " dokter muda itu tersenyum.
" Siapa Lily aku.. siapa " ucapnya lirih
" Sepertinya dia mengalami lupa ingatan karena luka yang terjadi beberapa hari yang lalu. "
" Tapi tadi pagi dia bersikap normal sebelum dia jatuh karena pingsan"
" Apa dia mengalami benturan?" Dokter bertanya
" Sepertinya " ucapnya lirih
" Tenang saja Lily akan sembuh nanti" kata dokter dengan mengelus kepala nyx/Lily
" Tunggu siapa namaku! " Tanya
" Namamu Lily pelayan nona rosalyn"
" Tunggu! Lily adalah namaku dan nona rosalyn adalah nona yang ku layani berarti ini adalah kekaisaran ostrus. " Ucapnya
" Jika ini benar adanya berarti aku akan mati karena membantu pelarian nona rosalyn dari kaisar. Tidak mungkin aku benar-benar bertransmigrasi ke tubuh pelayan kecil ini. " Batin nyx yang tidak terima
Fakta yang sangat mengagetkan ini membuatnya jatuh pingsan kembali, sungguh otaknya tidak mampu untuk menampung seluruh informasi yang mencengangkan ini. Terlebih dia bertransmigrasi ke dalam novel yang dia baca.
Berarti dia meninggal dalam kecelakaan itu.. hatinya sesak dan sakit saat mengetahui fakta itu dan kini dia harus hidup sebagai pelayan yang dahulunya dia adalah seorang putri keluarga kaya. Takdir sungguh lucu, dia tertawa dalam pingsannya hatinya meringis oleh luka.