
Sebuah apartemen dengan 20 lantai berdiri di sebuah pusat kota. Apartemen itu terkenal karena fasilitasnya yang lengkap, dan pelayanannya yang sangat baik. Tapi selepas dari hal itu yang membuat terkenal apartemen itu adalah kamar nomor 19.
Konon katanya kamar itu sering terdengar suara tangisan dan penampakan perempuan berpakaian putih. Walaupun seperti itu, apartemen tersebut tetap ramai akan pengunjung apalagi para paranormal atau yang penasaran dengan rumor kamar 19.
Dan pada hari ini aku harus menginap selama 3 hari di apartemen itu karena pekerjaan. Yang lebih parahnya kamar yang tersisa hanya yang ada di lantai 20, tepat di atas lantai kamar nomor 19 yang berhantu itu.
Memang belum pernah ada yang menemui hal aneh di kamar itu kecuali suara tangisan dan pengakuan paranormal pun mereka tidak merasakan hal mistis saat menginap di sana. Mereka hanya berpikir itu hanya salah satu trik pemilik apartemen itu untuk membuat apartemen nya semakin terkenal.
Walaupun lama kelamaan rumor itu reda, bagaimana pun juga aku bulu kudukku tetap bergidik saat melewati lantai kamar nomor 19.
Aku pun segera menyusun barang bawaan ku ketika sudah sampai di kamar ku atau lantai nomor 20. Ketika menjelang malam hari, aku memang belum pernah menemukan keanehan di apartemen itu. Aku pun juga berpikir mungkin itu hanya salah satu trik agar membuat apartemen mereka semakin terkenal.
Saat pukul sudah menunjukkan sebelas malam, aku merasa sangat lapar. Aku pun berencana untuk keluar dan mencari makanan. Walaupun sudah pukul sebelas, jalanan masih tetap ramai karena apartemen itu berada di pusat kota.
Aku pun segera turun ke bawah menggunakan lift dan membeli makanan. Setelah selesai membeli, aku segera kembali ke apartemen. Aku pun memilih lantai nomor 20 saat sudah berada di dalam lift.
Di apartemen itu memang sudah mulai sepi, hanya satu atau dua orang yang masih beraktivitas.
Ting..
Lift terbuka.
Aku pun segera keluar, tapi aku merasa asing dengan ruangan yang ada di hadapan ku.
"Lho sepertinya ini bukan lantai 20?!"
"Padahal jelas-jelas aku memilih lantai 20 deh" Gerutu ku dalam hati
Aku pun memperhatikan kamar yang terletak di lantai 19 ini. Dan saat masih melihat ke arah pintu berwarna coklat itu...
Crekk
Pintu itu tiba-tiba terbuka, dan seorang wanita berpakaian pengantin keluar dari sana.
"Selamat malam" Sapa ku kikuk pada wanita itu
Dia pun hanya membalas nya dengan senyuman dan anggukan.
Saat itu aku berpikir wanita itu sedang malam pertama pernikahan karena mengenakan pakaian pengantin. Tapi kenapa sosok wajah nya terlihat sedih seharusnya momen itu kan didambakan setiap orang setelah menikah?!.
~
Keesokan harinya aku juga selalu keluar pada malam hari membeli makanan dan kejadian yang sama terulang lagi, aku selalu berhenti di lantai 19 bukannya di lantai kamar ku. Awalnya aku pikir itu cuman kesalahan teknis saja tapi sosok wanita itu juga selalu mengenakan pakaian pengantin setiap aku melihatnya.
Malam berikutnya aku bertanya kepada salah pegawai apartemen itu tentang lantai 19 dan wanita yang mengenakan pakaian pengantin. Mereka mengatakan padaku kalo lantai itu tidak dihuni oleh siapapun karena sudah dipesan oleh salah satu paranormal yang akan sampai 3 hari lagi.
"Jadi selama beberapa hari ini aku menemui siapa di lantai 19 itu???!!"