
Haii kembalii lagi dengan autor yang masih abal-abal ..
Awali hari kalian dengan bismillah atau sesuai kepercayaan masing-masing ....
Like
Comment
Vote
And share ya ..
Selamat membaca ....
.
.
.
Apartement stella
Stella sedang merebahkan dirinya di kasung king size nya , memejamkan mata lelahnya . Teringat dengan ucapan beni tadi sore .
Jika dirinya memiliki kakak cowok ,lalu kenapa dia tidak mendapatkan informasi apapun tentang diri nya . Wajah dan semua sifat nya stella benar-benar dibuat sedikit lebih keras memaksakan otakknya berfikir .
Lelah memikirkan hari ini,stella memejamkan mata dan terlelap dalam tidurnya ..
......
PAGI HARI ...
Kriing...... kring......
Kring......kkkrrriiinnggg......
Bunyi alarm terus berbunyi , menyakitkan telinga yang berada disebelahnya . Namun bukannya bangun gadis itu membanting jam wekker miliknya kelantai ..
"Jam sialan , kagak tau apa gue tidur jam 3 tadi ".marah gadis itu memaki pada jam wekker nya yang hancur tak berbentuk .
..
...
.
"Aaaaannnyyyeeeelliiirrrrr," .teriak wanita paru baya yang masih cantik diusianya .
"Mau bangun atau mami buang semua komputer kamu yang selebar tembok itu" .ancam berlian
Anye yang mendengar itu langsung bangun dan mandi untuk berangkat sekolah .
"Ya tuhan , mak gue tereaknya kek sound orang hajatan ... bikin deg-degan banget" .monolog nya pada diri sendiri .
RUANG MAKAN
"Mamiii, liat telinga matea sakitt " .protes matea adik permata
"Hehee maap sayang , abisnya kakak kamu kebo banget jadi anak ... mirip bapaknya" .kata berlian
"Definisi Suami sayang istri harus diem meski disalahkan" .lirih mateo .
"Morning semua " .teriak permata
"Aduh , mami kenapa aku di getok palanya sihh , mana pake centong lagi " .kata permata
"Dimeja makan jangan teriak , ini rumah bukan laut" .kata berlian
"Mami tadi juga teriak " .kata ketiga nya kompak
"Oohh jadi kalian udah berani sama mami " .kata berlian dengan melipat kedua tangannya kedepan .
"Nggak , mana berani kita sama ratu kita ya sayang " . Kata mateo melirik anak anaknya tang dijawabi anggukan lucu dati kedua nya .
"Mm sayang , kamu mau berangkat sama papi atau kakak kamu?" .tanya Mateo
"Aku sama kakak aja deh pi , papi kan harus ke kantor ..jalan kita juga ga searah .." .kata Matea
"Meski tak searah , jangankan rute , jika mau akan ku pindahkan sekolahnya didepan rumah" .kata Mateo ngawur
"Halunya jangan kelewatan boss, noh bini minta dibikinin mol aja kagak dijabanin" .kata permata mengejek
"Bukannya gak mau , tapi mami kamu permintaanyya subhanalloh banget ta, masa minta dibikinin mall di dalam laut " .kata mateo
"Ya kan biar aku liat pangeran duyung siapa tau ada ".kata berlian .
Sudah lah permata dan matea mulai jengah dengah tingkah kedua orang tersayangnya ini .
"Yukk Te , kita berangkat " .ajak permata
"Hm ok ..mami papi kita berangkat .." .pamit keduanya
.
.
"Nunggu lama lo ?" .tanya stella
"Nggak gue juga baru sampe , mana yang lain ?" .tanya vanilla
Stella menjawab dengan dagu nya .
Anye , nika dan andriana datang bersamaan, mereka selalu menjadi pusat perhatian meski kabar bullying yang mereka lakukan itu sudah menyebar hari lalu .
Namun bukan mereka namanya jika dalam 1 detik tidak bisa menghapus kabar tersebut dengan bersih .
"Mana tu bocah satu na?" .tanya stella pada riana . Riana hanya mengendikkan bahu
"Haii gaesss ,, .. sorry gue telat tadi ada drama india dulu dirumah".kata permata menggandeng tangan matea
"Ehh Tea kamu jadi pindah kesini ? Jadi makin rame dong ".kata nika
"Iya kak, biar makin deket ama kalian". Jawab matea malu-malu
"Deket ama kita ,atau deket ama adeknya vanilla". Ledek anye pada matea
Matea yang mendengar itu langsung tersipu malu ,rona merah dipipi nya menambah kesan lucu pada diri nya .
"Yuk masuk bentar lagi bell bunyi ,kita anterin ke ruang kepala sekolah ya Te". Ucap stella
Ya mereka memang dekat dengan semua nya , jadi mereka tidak canggung lagi untuk akrab dengan keluarga dari masing-masing sahabatnya . Karena mereka menganggap keluarga sahabatnya adalah keluarganya juga .
"Udah sampe kamu masuk gih,kakak mau masuk kelas bye tea , ".ucap mereka serentak dan tidak lupa menghujani wajah matea dengan ciuman mereka .
"Baik banget si sahabat kakak". Batin matea tersenyum . Dia beruntung berada di lingkaran kehidupan mereka .
.
KELAS IPA 5 .
Seperti biasa suasana yang gaduh , rusuh posisi meja dan kursi yang tidak berada pada tempat nya .
Kegaduhan itu terhenti kala melihat vanilla DKK memasuki ruang kelas tersebut .
"Pagi buketu " .sapa semua nya
"Pagi guys".jawab vanilla
"Aahh neng panilla , jangan senyum manis gitu aku jadi susah fokus nih ".goda aagus
"Ehh ,markutil lo emang bego kagak bisa fokus pake nyalahin senyum buketu segala" .kata Gilang
Vanilla DKK duduk di kursi mereka masing-masing , vanilla teringat sesuatu .
Vanilla maju kedepan , menarik salah satu kursi yang berada dekat dengan dirinya ,lalu vanilla naik keatas kursi .
"Ok temen² gue minta waktunya sebentar yukk ,ketika gue lagi ngomong jangan ada yang motong ya ,nanti bakal ada sesi tanya jawab nya,BBIISSAAA?". KATA vanilla
Serentak menjawab "BISA".
"OK ,disini gue sebagai ketua kelas yang baru gue berterimakasih ke kalian atas partisipasinya . Gue mau bahas tentang perubahan kelas kita .".
"Dimata semua guru dan juga murid , bahkan penjual kantin kelas ini adalah kelas paling buruk , kelas yang tidak patuh aturan dan penilaian buruk lainnya " .
"Maka dari itu , gue minta ke kalian kita harus rubah kesan buruk itu menjadi kesan baik yaa itung² kesan terakhir kita buat kelas 12 IPA 5 ini karena sebentar lagi kita bakal ujian dan meninggalkan kelas ini " .
"Yang pertama , kita semua tak terkecuali harus bisa naikkan nilai kita disetiap mata pelajaran . Yang kedua,kurangi bolos kita agar guru tau kita mau belajar dengan sungguh². Yang ketiga ,buat kelas ini selalu rapih bersih dan rubah sikap kalian pada guru yang tadinya melawan kita kurangin , yang tadinya berani kita kurangin . Yang ke 4 anggap kita semua disini itu keluarga kita saling percaya , membantu dan terbuka ."
"Jangan gampang terpecah , gue disini bukan buat ngatur .buat kalian yang punya usul lain boleh di usulin kedepan , gitu aja dari gue makasih semua ". Finish vanilla
Salah satu dari mereka mengangkat tangan .
"Van kita yang ada disini itu bukan dari keluarga yang berada semua , kalo harus naikiin nilai berarti selain otak kita yang kerja lebih keras uang juga kan . Harus les ini itu .sedangkan buat jajan aja minim" . Kata agung
"Ok , kita gak perlu les ini itu . Karena ada gue ,anye .permata/anggun , nika , andriana sama stella yang siap bantu kalian jadi lebih baik lagi di nilai" .jawab vanilla tenang
"Ada yang mau ditanyain lagi?".tanya vanilla
"Ohh dan 1 lagi , kalian jangan sungkan ke gue atau yang lainnya kalo kalian lagi ada masalah atau apa lah buat cerita . Karena kita disini bukan sekedar kumpulan orang saling kenal . Tapi kita disini keluarga" . Kata vanilla
"Siap buketu" .kata mereka kompak
"Emm buat lo mia , gue harap make up lo kurangin ya lo itu cantik kalo make up lo tipis²" .kata vanilla tersenyum
Mia yang sedari tadi main ponsel langsung terfokuskan.
"Gue gak bisa" .jawab mia pergi meninggalkan teman sekelasnya .
Vanilla yang merasa ada yang janggal dengan Mia , segera menyusul mia namun pergerakannya dihentikan oleh bagas .
"Jangan dikejar jawaban yang lo mau gue bisa kasih" .kata bagas .
Vanilla mengangguk dan membiarkan mia sendiri dulu . Vanilla membawa bagas ke tempat duduknya meminta jawaban yang bagas janjikan .
Sedangkan yang lain sibuk mengobrol dengan lainnya .