
Arrgg bapak gue marah banget ..
Gara-gara tu kang wifi kagak dateng .
Mana bayar mahal . Kagak diprioritsin .
Padahal udah dari kemaren gue nunggu .
Sampe sekarang kagak dateng .
Selamat membaca ..
Sekarang beralih pada keluarga anyelir . Anye yang sudah dijelaskan oleh vanilla jelas menentang keras rencana sang ayah bersama teman-temannya . Dia tidak mau rencana sang ayah yang ceroboh itu membahayakan keluarga nya .
"Daddy , anye ingin bicara penting .". Tegas anye
Bram segera menyusul putrinya ,hal apa yang membuat sang putri ingin berbicara serius .
"To the point , hentikan semua rencana daddy dengan teman-teman daddy . Atau semua akan menyesal ". Kata anye tajam
"Rencana daddy itu sudah dengan segala persiapan yang matang anye . Jangan khawatir ,, " . Jawab bram tenang
"Bahkan jika anye bilang itu cuma jebakan apa daddy akan tetap percaya ?". Kata anye kembali
"Daddy jamin semua akan baik-baik saja sayang . Sudahlah kamu urus saja urusanmu . Biar daddy selesaikan masalah daddy ok baby". Kata bram lembut
Anye berdiri lalu menatap tajam bram ."hentikan atau kalian akan menyesal!!". Ancam nayelir pada sang daddy
Bram benar-benar kaget ,dari mana sang putri mengetahui rencanany bersama para anggotanya . Bram menghilangkan semua kata-kata anye . Mungkin saja anye hanya terlalu khawatir padanya .
KEDIAMAN PERMATA .
Permata sudah lelah dengan sang papi , harus dengan cara apa mateo mempercayai semua perkataannya .
"Papi , plis percaya ke permata !!! Semua itu cuma jebakan pi ,,,yang mereka incar bukan lagi kalian aja !!tapi kita semua ... sedangkan musuh papi itu punya sekutu dari anggota kalian sendiri ,,,". Kata permata
"Dan posisi kalian sama sekali gak menguntungkan !! Papi hentikan semuanya sebelum kalian benar-benar menyesal !!". Tegas permata
Mateo bingung sekali ,jika dirinya mundur dari rencana yang dibuat jauh hari dan menghentikannya ditengah jalan . Bagaimana lagi cara untuk menangkap beni dan seseorang yang selama ini telah mengadu domba mereka .
"Aarrgggg bangs*t!!". Teriak mateo frustasi
MANSHION NIKA
Kali ini bukan hanya nika yang menentang rencana ayah nya . Namun nakula dan sadewa juga ikut melarang nya . Setelah liano memberitahukan mereka tentang rencana ayah mereka . Nakula langsung pulang dan mencari keberadaan sang ayah .
Nika menatap tajam sang ayah " ayah !!! Hentikan semua nya biarkan kami yang bergerak . Dan menghancurkan semua nya . ".
"Tapi bukan hanya masalah menghancurkan sayang ,tapi disini kami juga harus meluruskan kesalahpahaman ". Kata bagas
"Ayah ,kalian sudah ditipu ,apa kemampuan kalian menurun ? Apa usia kalian menjadi pengaruh dalam ketajaman insting kalian hah !!" Kata tajam nakula
"Kalian mungkin telah mempersiapkan semuanya dengan matang . Dan kalian juga gak tau . Kematangan kalian hanya akan menjadi boomerang kalian sendiri !!". Kata sadewa
"Apa maksud kalian sih ?". Bagas mulai jengah dengan ke 3 anaknya ini .
"Kalo mau susun rencana cukup para anggota inti . Anggota biasa tidak perlu kalian kasih tau ... karena sebagian besar anggota kalian adalah pengkhianat !!". Ucap nika lantang
"Plis ayah ..... percaya sama kita ". Kata nika lirih
"Baik ,akan ayah bicarain sama yang lain". Putus bagas
Sadewa ,nakula dan nika tersenyum lega . "Makasih yah". Ucap ketiganya .
Rumah andriana
'Dingin' . Itu kata yang mampu menggambarkan suasana diruangan ini . Ketika 2 kutub utara disatukan akan menghasilkan Raja untuk semua es .
"Saya sudah tau . Kamu ingin mengatakan apa !". Tegas arjuna
"Bagus . Jadi saya tidak perlu mengatakan apapun". Jawab dungin andriana
"Tapi saya tidak mengatakan jika saya akan menuruti kemauan mu dan teman mu". Kata arjuna tak kalah dingin
"Saya harap anda bisa mengatakan 'iya' sebelum anda mengatakan 'menyesal' ." Kata andriana tak terbantahkan
"Saya tau . Separuh anggota kami adalah pengkhianat , tapi kami juga tidak sebodoh itu untuk tidak memiliki rencana ke 2". Kata arjuna tenang
"Heh, bahkan rencana anda saya sudah mengetahui nya . Bahkan musuh pun sudah memiliki rencana jauh lebih matang ". Ejek andriana
Arjuna benar-benar kaget . Bagaimana rencana A dan B dengan mudah nya bocor . Dan anak-anak mereka bahkan menentang keras . Sekarang arjuna berfikir . Apakah dirinya sudah menciptakan monster .
KEDIAMAN FARI
Jika fari yang terbiasa denganwajah ramah murah senyum . Kini dirinya benar-benar tak menunjukkan raut wajah bercanda .
"Pih , fari minta hentikan semua nya !!" . Kata fari menatap sang ayah
"Hentikan !! Kamu gila fari ... apa kamu lupa bagaimana mereka membunuh ibu mu didepan mata kepala mu " . Kata abimanyu
Sekilas bayang-bayang kenangan terburuk itu berputar dikepala fari . Setiap kejadian masih terekam jelas di otak genius nya .
"Fari tau . Tapi fari mohon hentikan semuanya sebelum kalian benar-benar jatuh ." . Kata fari memohon .
"Pipih akan tetap menjalankan semua nya . Setuju atau tidak nya kamu . Itu urusan kamu . " .kata abimanyu tak ingin dibantah .
"Kalian benar-benar keras kepala !!! Kalian pikir hanya nyawa kalian yang menjadi jaminan hah atas rencana bodoh kalian !! Kalian salah .. kita disini .. juga ikut dalam lingkaran kematian jika kalian tetap menjalankan rencana ceroboh kalian itu !!!" . Teriak fari tak sabar
Abimanyu terdiam . Apakah benar ? Tidak .. fari tidak boleh terluka cukup tiara yang menjadi korban . Tidak lagi ...
Tak memburuhkan waktu lama , para orangtua pun berkumpul ditempat khusus yang hanya anghota inti saja yang tau .
Arjuna yang mantan leader ini mengumpulkan semua anggota nya untuk membahas tentang masalah mereka bersama para anaknya .
"Apa disini sudah berkumpul semua ?". Tanya arjuna
"Sudah". Jawab mereka serentak
"Apa kita akan tetap melaksanakan rencana kita jun ?".tanya bagas
"Rencana kita akan tetap berjalan . Dan kita ganti rencana B menjadi C . ". Jawab arjuna
"Itu terlalu beresiko jun . Apa lo yakin ?". Tanya mateo ragu
Rencana C adalah rencana dimana Leader akan menjadi umpan untuk musuh . Dan anggota inti lainnya akan menjebak para sekutu untuk masuk dalam jebakan lewat 'tipuan pengkhianat' .yang akan diperankan oleh dewa
Sangat beresiko karena jika rencana ini bocor . Bukan hanya arjuna yang terancam . Namun dewa juga .