HACKER Vs AXILOS

HACKER Vs AXILOS
Chapter 3



Lewati hari kalian dengan senyum bahagia ya kawand ...


Semoga kalian selalu bahagia sehat dan baik baik saja ...


Jangan lupa ..


Komen


Like


And vote setiap paragraf dan setiap crita yang aku buat ...


Dukungan kalian adalah semangat bagiku ..


Ini murni hasil pikiranku ..


Dilarang plagiat dan memfitnah ini itu ..


Thanks guys .


Selamat membaca ....


Disisi lain sekarang dikediaman keluarga SERFIO . Tepatnya BRAMASTA TRI SERFIO ayah dari Anyelir ..


"Daddy ...........".teriak anye nyaring di ruang keluarga .


"Apa sih sayang".jawab Antari sang mammy ..


"Anye dipindah kelas .. trus kelas itu buangan lagi".kata anye memeluk Mammy nya


"Kok bisa" .tanya antari


"Anye sama sahabat-sahabat anye difitnah Mam, kita dibilang ngebully . Itu kan jahat kelas rendahan .... " .kata anye menangis


"Ehh kok anak daddy yang cantip nangis si ?".tanya Bram


"Katanya difitnah ngebully dad, trus dipindahin deh kelas nya ". Jawab Tari dengan setia memeluk putrinya


"Kamu ngebully Sayang?".tanya Bram


"Ck .. dadi kan tau .aq jahat nya udah level tinggi .. masa turun jadi suka ngebully .. ahhh memalukan banget daddy ". Jawaban Anye sukses membuat kedua orang tua nya melongo sempurna ...


"Anak gue titisan gue banget yah ".monolog nya ..


"Trus kamu udah tau siapa pelakunya ".tanya nya lagi


Anyelir hanya menganggukkan kepala dan berpindah kepangkuan Daddy nya .


"Tapi udah diurus sama Stella dan anggun ".jawab anye


"Gercep juga kalian yah" .kata bram


"Dad" .panggil anye ..


"Hm" .


"Jangan ikut campur masalah ini !" .tegas Anye


Karena anyelir paham betul bagaimana sayang nya orangtua dia padanya , maka apapun bisa Bram lakukan untuk menyingkirkan semua hal yang membuat keluarganya susah dan terluka .


"Ok baby".jawab bram dengan mengelus surai putrinya ...


.


.


.


.


Pindah ke kediaman ARJUNA FREDERIK MORINO Atau orang tua dari Andriana . Keluarga ini sedikit lebih tertutup dari yang lainnya , maka dari itu Andriana sedikit menuruni sifat mereka .


"Kenapa bisa kamu dipindahin ?".tanya to the point arjuna


"Fitnah".jawab singkat Riana


"Lalu?".tanya lagi arjuna


"Finish". Jawab singkat nya lagi


CALISTA MORINO yang menjabat sebagai ibu dari andriana dan istri dari arjuna kadang dibuat heran . Bagaimana bisa anak dan suaminya bisa mengawali dan mengakhiri obrolan dengan satu kata dalam setiap pembicaraannya .


"Kalian tuh lagi cosplay jadi orang males ". Kata calista


Melihat ekspresi 'tanya' dari kedua manusia es ini . Calista langsung menjelaskannya .


"Na ,nanti malem Mama sama papa pergi keluar negri , kamu sama SATARA dirumah gak papa kan ?". Kata calista lembut


"It's ok mam". Jawab riana


"Kalian hati-hati , kabari jika sudah sampai aku tidak mengijinkan kalian terluka barang setitik pun ". Kata andriana


"Dan untuk mu papa ,jaga Mama ku dengan baik jika ku lihat dia menangis dan terluka , kubuat kau menyesalinya ". Kata andriana pada Papa nya mutlak .


Setelah mengatakan itu , Riana pergi kekamarnya untuk tidur karena itu memang hobby nya .


"Sayang , apa anak mu baru saja mengancamku ?". Tanya Arjuna pada calista


"Menurut Lo?". Jawabnya


"Gila ,anak gue savage banget anjir .. sifat gue nurun semua kedia . Tapi kenapa anak ke dua gue bobroknya kaya emaknya ". Monolognya .


Calista yang mendengar itu mendengus kesal ,.


"Jangan ikut aku ke kamar" . Kesal calista meninggalkan arjuna


"Aaaa sayang maaf .. kita mau buat Adik buat Riana sama Ata kapan dong ". Kata Arjuna yang mengejar istrinya


.


.


MATEO GUNANDYA & BERLIAN GUNANDYA orang tua dari permata ...


Keluarga ini netral ,kadang bobrok ya kadang bisa saja dingin .. sesuai keadaannya saja .


"Saya sudah mendengar semua nya ,tidak perlu menjelaskan apapun ". Kata Mateo didepan pintu


"Heiii , berhenti berbicara formal pada putriku bodoh". Teriak berlian


"aaaahhhhh mamihh .. Papih jahat ... " .tangis permata


"Brisik bocil". Kata mateo


"Liat , pak tua itu mamih . Ayo kita pergi cari papi baru " . Kata permata meledek


"Ayo .. mami juga bosen ... pengen punya yang baru .. papi kamu kesepian biar buat temen ".kata Berlian


"Ahh sayang .. jangan gitu . Kurang tampan apa aku hah ? Trus kamu permata nya papi ... Papi kurang baik apa coba ". Kata Mateo merengek


"Papi kurang ....." . " kurang .... "..


"Ck kurang apa ?". Kesal mateo karena istri dan anak nya mempermainkan nya ...


"Nggak kurang si .. tapi kita bosen". Diakhiri tawa nyaring ..


"Istri anak sialan ... awas ya kalian gak aku kasi duit baru nanges". Kata mateo


" heii papi ... Permata punya duit sendiri .. bahkan permata bisa curi uang papi". Jawaban dari permata sukses membuat Mateo bungkam


Sial dia melupakan keahlian sang anak .


.


.


.


"Wah hujan" . Kata seorang gadis


"Nggak biasanya hujan deres , ".katanya lagi


"Van, beres semua kita tunggu aja besok kabar nya ". Kata stela


"Hm .thanks ya".kata vanilla


Ya stela dan vanilla yang sekarang tengah berada di balkon kamar vanilla , meski di balkon mereka tidak terkena hujan karena ada atap nya .


"La,lo gak kangen mereka ?". Tanya vanilla


"Kangen". Jawab stela dengan senyum tipis nya . Namun vanilla tau betul arti senyum apa itu.


"Mati rasa van". Jawab stella lagi


"Gue ngerti" . Kata vanilla


"Lo udah rebut kembali hak lo di keluarga BANURAGA , kenapa lo gak habisi mereka semua ?". Tanya vanilla


"Gak semudah itu ,bagaimana pun mereka orang tua gue , tanpa mereka gue gaķ ada didunia ini". Jawab stella


"Tapi karena mereka juga buat lo hampir MATI " .TEgas vanilla


"Lo tau apa ketakutan gue van". Kata stella


Stella paham sekarang ini vanilla sedang menahan mengontrol emosinya ,karena baginya Keluarga gunandya adalah hal sensitif baginya .


"Gue takut saat mereka tau gue masih hidup , dan gue ungkap jati diri gue kemereka , mereka masih gak mau nrima kehadiran gue ". Kata stella dengan air mata yang perlahan keluar


"Gue kadang iri ke Lo , kesemua nya mereka bisa dapet kasih sayang dari orang tua kandung mereka .. tapi gue -" . Kata Stella terpotong


"Jadi selama ini kamu masih menganggap saya adalah orangtua angkat kamu stella . Apa kasih sayang saya dan istri saya menyakiti mu , hm?". Kata lembut nan tegas dari Dewa


"Ayah , .. bukan seperti itu ". Stela mencoba menjelaskan


"Saya mengerti , saya dan keluarga ini hanya kehidupan lain dalam hidup mu ". Kata dewa


Didalam setiap ungkapan yang dewa lontarkan pada stella , mengandung kekecewaan dan kesedihan yang jelas terlihat oleh stella .


Harusnya dia tidak mengucapkan hal bodoh seperti itu , bagaimana dia lupa bahwa ada keluarga yang siap menjadi tempatnya berlindung dan pulang sejak dulu . Keluarga yang tidak pernah membedakan atau dibedakan .


Vanilla yang mengerti kedaan sekarang menepuk pundak stella .


"Temui Ayah ,bicara pada nya pasti ayah ngerti". Kata vanilla


"Hm ,nanti gue temuin ayah".


"Van, ". Panggil stella


"Hm". Singkat vanilla


"Maaf gue udah bikin kalian susah dan soal tadi gue gak bermaksud ,dan terimakasih kalian udah trima gue ". Kata stela


"Lo kakak gue . Jadi stop lukain hati kami dengan ungkapan keluarga angkat atau kandung,gue marah kecewa .. tapi sayang gue ke Lo lebih besar". Vanilla memeluk stella


Keduanya menangis hanyut dalam perasaan mereka masing-masing .


Setelah acara pelukan tadi stella memutuskan untuk menemui sang ayah di ruangan kerja .


.


.


..


RUANG KERJA DEWA


Tok .. tok .. tokk ...


Suara pintu terdengar ,membuat dewa menghentikan kegiatannya sejenak dan menyiapkan diri untuk mendengarkan penjelasan dari putri nya .


"Masuk". Kata dewa


Dewa melihat sekilas seorang gadis yang kini tengah berdiri dihadapannya ,namun dewa kembali melanjutkan pekerjaannya dan mengacuhkan gadis itu , ah .. sebenar nya tidak benar-benar mengacuhkannya ...


"Ayah". Panggil gadis itu


"Hm". Jawab dewa tanpa mengalihkan pandangannya


"Ayah ". Panggilnya lagi mencoba memanggil ayah nya


"Jika ada hal yang penting katakan ,jika tidak saya sedang tidak bersantai ". Kata dewa formal


Deg ......


Semarah itu dan sekecewa itu Dewa pada nya , sampai kata-kata yang biasanya lembut berubah menjadi kata formal ,memang tidak mengeluarkan kata menyakitkan lainnya ...


Namun , kata-kata seperti ini benar-benar menyakiti hati gadis ini , dia benar-benar menyesal telah menyakiti hati keluarga yang selama ini bersamanya .


Bodoh ...


Dasar bodoh Lo stella .


Setidaknya itu yang sekarang ada di otaknya ..


"A---yah ,,stella minta maaf stella gak bermaksud untuk membedakan kalian -". Kata stela


"Stella hanya - ".kata stella terpotong,-


"Apa kasih sayang yang kami berikan selama ini telah menyakiti mu ?". Tanya dewa


"Tidak" . Jawab stella menahan tangis nya


"Apa aku pernah menyinggung perasaanmu stella ?" . Tanya nya


"Istri atau anak-anaku telah menyinggung perasaanmu selama ini , sampai kau lukai kami dengan ucapanmu?". Kata dewa menatap manik mata stella


Stella menggeleng cepat,menandakan jika semua yang Dewa katakan itu salah .


"Aku bodoh ayah ,aku terlalu egois, aku melupakan kalian , aku terlalu naif ayah ". Menjeda ucapannya


"Aku salah ayah , aku mencintai kalian lebih dari apapun , aku siap menerima semua hukuman yang ayah beri ". Kata stella mantap


"Kemari". Dewa mengintruksi stella agar mendekat


Stella mendekat , lalu memejamkan mata dia siap mendapatkan hukuman apa saja yang dewa berikan , karena itu pantas ia dapatkan ...


Namun stella tidak merasakan apapun , tapi , ia merasakan ada tangan kekar yang merengkuhnya menariknya kedalam hangat nya pelukan , Dewa memeluknya ,mencium pucuk kepalanya ... mengusap lembut punggung dan kepalanya .


"Panggil aku ayah ,maka aku akan memaafkn kamu" . Kata dewa menatap haru stella


"Ayah". Kata stella


" ayah .. ayah .. ayah ... ayah ....-" . Berkali-kali stella mengucapkannya , karena ia benar-benar menyayangi Lelaki yang ada dipelukannya ini .


"Ia sayang ,ini ayah mu ini orang tuamu , Orang tua kandungmu ,. Tidak ada anak tiri atau ayah tiri , percaya lah kami semua mencintai kamu seperti mencintai diri kami sendiri ". Kata dewa haru dan meneteskan air mata .


"Dan kami lebih mencintai Kamu stella ". Catur , Bunda Rose dan Vanilla memeluk Dewa dan stella menyalurkan kasih sayang mereka ,


mengatakan bahwa diantara mereka tidak ada dinding pembatas yang membatasi kasih sayang tulus .