
Happy reading ...
Readers yang budiman ...
Jika cerita ini tidak nyambung maaf sekali lagi ya ..
Kemampuan saya masih dibawah kemampuan kalian ....
Ini hasil karya saya sendiri ..
Salam sahabat ..
Selamat membaca...
DIKANTIN .
Liano yang sedari tadi terus menatap gadis disebrang nya bahkan setiap gerak gadis yang diamatinya tak luput dari pandangannya .
Dia menyadari 1 hal . "KUAT" .Itu yang liano rasakan ketika berhadapan dengan vanilla .
"No, jadi lo minta maaf ke dia ? Liat aja kek nya dia masih marah banget sama lo" .ucap nakula
"Gue juga ngeri , mak gue kalo marah susah bet dibujuk" .tukas liano
"He'em , wanita emang makhluk tuhan yang paling susah .selain seksi" .kata sadewa menimpali
Liano mengepalkan tangan kedepan menyemangati diri sendiri ."Semangat" .tutur nya
"Fighting bro" .mereka berempat menyemangati liano .
Liano mendekat kearah meja dimana vanilla berada . Memberanikan diri untuk melangkahkan kakinya , baiklah mungkin gelar leader tidak berpengaruh sekarang .
Entah aura apa yang dimiliki vanilla , membuat nyali liano benar-benar musnah .
Gila gue cuma mau minta maaf aja , kaya mau nyerahin nilai anjlok ke mak gw njir.mana kringet dingin lagi. Batin liano
"Emm haii" .mencoba tenang
Seketika ke 6 gadis dan 2 cowok menengok kearahnya , menatap tajam bak elang yang siap menerkam .
Serem bet mereka anjir , gue nyesel berada disituasi kek gini.. mammy tolongin liano. Batin liano berteriak
"Gue mau minta maaf soal tadi" .to the point liano
"Minta maaf kesiape lo ?" .tanya nika
Wah brengsek ni adeknya kembar , awas aja lo ya nanti .batin liano dan menatap tajam nika
"Vanilla , gue minta maaf ke lo " .ucap nya lagi
Vanilla yang merasa disebutkan nama nya pun menengok dengan malas .
"Lo siapa ?" .tanya vanilla
"Gue" .menunjuk dirinya sendiri , vanilla mengangguk lucu
"Gue Felix areliano trijaya" .jawab liano
Sontak membuat venus yang sedang minum pun menyemburkan minumannya ke arah satara .
"Planet goblok , anjing !!!" .pekik satara
"Sorry . Ta gue syok njir" .ucap satara
"Lo , liano ... leader drago sama-" .ucapan satara terhenti kala liano memberi kode kepada diri nya .
"Whatttt lo " .pekik kaget dari vanilla
"Kok lo gak kucel lagi si ... trus mana pake swallow lagi". Kekehan vanilla terdengar
"Makanya jangan liat orang dari sampulnya , dari dalem juga makanya ". Sinis liano
Vanilla berdiri dari duduk nya , mendekat kearah liano lalu berkata ." Kalo gitu gue mau liat dalem nya juga ". Melihat tubuh liano dari atas sampai bawah
Liano yang kaget saat vanilla berkata seperti itu pun menjadi kalang kabut , vanilla seenaknya memporak porandakan jantung nya ...
"Ck, bukan dalem itu maksud gue ,dasar cewe mesum". Kesal liano
"Oh gue salah dong ...". Kata vanilla dibuat-buat
"Jadi gimana ? Ditrima nggak maaf gue ". Tanya liano lagi
Vanilla mengetuk-ngetukkan jarinya pada dagunya seolah-olah berfikir ."mmmmhh, mau sih tapi ada syarat nya ". Kata vanilla mendekat
"Ayo pacaran ". Kata vanilla enteng kembali duduk ditempat nya
Penghuni kantin yang berada disitu pun dibuat terkaget-kaget oleh ucapan vanilla barusan .
Tidak ada raut malu atau apa . Vanilla dengan mudah nya nembak cowo didepan banyak orang .
"Ayo ". Jawab liano cepat
Lagi-lagi liano dan vanilla membuat para sahabat nya melongo sempurna . Baru kali ini mereka melihat orang jadian kaya ngajak main .
"****** ,ngajak pacaran kaya ngajak main judi ". Pekik Fari yang syok
"Mana si liano mau-mau aja lagi ,murah banget gak si ". Kata faldo
"Iya,gak ada estetik nya " . Kata nakula dan sadewa berbarengan .
Vanilla tersenyum mendengar jawaban dari liano ,lalu dia melirik ke arah Pelita dan antek-antek nya .
Karena vanilla tau jika pelita menyukai liano .
"Buat lo yang ada disini ". Teriak vanilla dengan menaiki kursi kantin ." Dia Felix areliano trijaya sah jadi cowo gue ... kalo kalian ada yang berani deketin dia ... Lo bisa langsung kehadapan gue". Kata vanilla mantap
Sebenarnya liano sudah tau maksud dan tujuan dari vanilla . Jika vanilla ingin memanas-manasi pelita yang liano tau sebagai musuh dari vanilla . Sedangkan liano menerima ajakan vanilla ,karena tidak ingin didekati oleh pelita. Setidaknya vanilla tidak jelek bahkan terbilang cantik ....
Pelita yang sedari tadi telah melihat kejadian dikantin sontak membuat amarahnya benar-benar berada di ujung tanduk .
"Heh vanilla ,Kita taruhan !". Teriak pelita
"Eh mba lampu ,ada apa ?". Ejek vanilla
"Lampu dong". Tawa sadewa kala mendengar panggilan dari vanilla untuk pelita
"Kita taruhan , kalo lo masuk dalam olimpiade sains gue bakal bersihin nama lo dan lo bebas mau lakuin apa aja ke gue". Kata pelita mantap
Vanilla tersenyum puas mendengar apa yang barusan pelita katakan . "Lo yakin". Kata vanilla memastikan
Pelita mengangguk ."lagian lo mana bisa masuk ,nilai lo aja jauh dari gue". Sombong pelita
Vanilla tertawa dalam hati ,bagaimana ada manusia sombong seperti pelita . Bahkan jika vanilla mau ,jangankan untuk nilaii 90 .. nilai 100 vanilla pasti mampu .
"Ok gue trima ,siapin diri lo dan mental lo ya buat kalah". Kekehan vanilla .
"Ohh dan lo pasti gak cuma mau ngomong gitu doang kan ke gue ?". Kata vanilla
"Gue mau lo jauhin liano . Karena gue dulu yang kenal sama liano". Kata pelita sinis
"Sorry,sebelum lo kenal sama gue ,,, gue udah kenalan dulu sama vanilla .. dia tunangan gue". Kata liano membuat vanilla kaget bukan main .
Bukankah tadi dirinya hanya bilang pacar , bukan tunangan kan ? Apa liano tuli ,atau otak dan lidah vanilla tadi tidak sinkron ...
Vanilla lantas menyeret liano keluar dari kantin menuju halaman belakang favirit nya . Apa lagi kalo bukan karena SEPI .
"Waah ternyata ada tempat sepi gini ...". Kagum liano tak melihat situasi
"Kagak takut lo gue perko$a disini". Kata vanilla
Liano mengangkat satu alisnya , 'perko$a' bukankan vanilla tidak punya benda yang untuk menanam benih cebong albino kan .
"Mulut nya sayang . Kasar banget sih". Goda liano
"Lo budek . Gue tadi kan cuma ajak pacaran bukan tunangan ". Protes vanilla
"Ya kan gue cuma memperdalam ekting doang kali ". Enteng liano
"Memperdalam memperdalam biji mate lo ,itu kedaleman nanti sakit bego". Kata vanilla
"Busett van .. ambigu banget bacot lo sumpah" .kata liano
"Dih mulut mulut gue ... ".
"Jadi pengen cobain ,cobain dong van ". Goda liano
Vanilla tersenyum miring lalu mendekat lagi-lagi mengikis jarak keduanya ,liano yang lebih tinggi dari vanilla . Vanilla harus menjinjit dan tanpa liano sadari vanilla mengecup bibir liano .
Cup....
"Bayyy, ngilam ".ledek vanilla
******,jantung gue dugem.Batin liano
"Ehh apa ngilam?".beo nya