HACKER Vs AXILOS

HACKER Vs AXILOS
24



Selamat membaca ya ...


Faldo membawa stella ke rooftop sekolah , karena tempat ini paling sepi dan jarang orang kesini .


"Lo stella firna banuraga ?". Tanya faldo


Stella bingung ,dari mana faldo tau nama lengkapnya .


"Dari mana lo tau ?". Stella berbalik tanya


"Gak penting .. sekarang lo jawab pertanyaan gue tadi ". Kata faldo


"Bukan urusan lo". Sinis stella


"Gue Agam geofaldo calvani". Kata faldo


Stella yang tadi berniat meninggalkan faldo , langkah nya terhenti saat faldo menyebutkan nama belakangnya . Stella berbalik menatap mata faldo dalam-dalam . Ia baru menyadari jika faldo memang mirip dengan Beni .


"Gue kakak lo , la " .kata faldo sendu


"Gue gak punya kakak , keluarga gue cuma mereka yang dari bayi ngrawat gue" . Kata stella


"Gue tau gue salah , gue mohon kasih gue kesempatan buat jadi keluarga lo stella" .mohon faldo


"Luka gue udah terlalu dalem fal , gue benci kalian " .tangis stella tiba-tiba pecah


"Gue tau .. andai gue tau kalo lo juga adek gue , gue gak bakal biarin lo sendiri la .... pliis kasih gue kesempatan " . Kata faldo


"Gue selama ini sendiri fal ,mungkin kalo Ayah dewa dan bunda rose nggak nemuin gue . Mungkin gue sekarang udah jadi bangkai . Mereka buang gue ,mereka gak mau gue ada . Hanya karena kekuasaan mereka rela buang nyawa gak berdosa fal .. coba lo jadi gue ... ". Kata stella


Faldo mengerti . Stella memang sudah menderita sejak kelahirannya . Tapi stella juga tidak pernah tau penderitaan faldo selama ini .


"Gue ngerti perasaan lo stella . ". Kata faldo


"Gak .. lo gak pernah ngerti persaan gue fal .. karena lo bukan gue". Stella meninggalkan faldo yang masih terdiam .


Stella kembali kedalam kelasnya yang sudah rapih . Vanilla menyadari ada yang aneh dari stella sejak kepergiannya tadi .


"Lo baik-baik aja kan ?". Tanya vanilla


Stella mengangguk dan tersenyum ,namun vanilla memiliki kepekaan dan insting yang kuat jadi percuma aja stella berakting .


Mungkin stella butuh waktu . Kemudian vanilla melihat faldo yang juga baru masuk dengan raut wajah yang menyiratkan kesedihan . Dan masih menyisakan air mata .


Sekarang vanilla mengerti apa yang sedang terjadi .


Kenapa semua terjadi secara bersamaan . Hal ini membuat vanilla sedikit merasakan nyeri di kepalanya .


Liano melihat vanilla yang menelungkupkan kepalanya diantara lipatan tangannya . Liano memijit kepala vanilla dengan lembut .


"Mau ke UKS aja hm ?". Tanya liano


"Gak usah ,tidur sebentar juga sembuh kok ". Jawab vanilla .


Liano membiarkan gadisnya tidur sebentar dengan berbantal pahanya .


Bu jeni yang baru masuk ingin membangunkan vanilla ,namun di cegah oleh andriana .


"Jangan dibangunin bu , telinga dia gak tidur . Ibu ngajar aja didepan". Kata andriana .


Stella tiba-tiba ijin keluar untuk ke uks ,kepalanya tiba-tiba merasakan sakit yang luar biasa .


Stella menuju ke UKS sendiri ,karena dirinya menolak saat permata ingin menemaninya . Stella butuh waktu sendiri .


Seorang lelaki ternyata mengikuti stella masuk kedalam UKS . Tiba-tiba memegang kening stella .


"Kamu sakit ?". Tanya cowok itu


"Hm . Kayaknya gue butuh istirahat ". Jawab stella


"Ulangi !". Kata cowok itu


"Maaf ,sebenernya tadi -". Stella ingin menceritakan kejadian tadi


"Sstt. Aku udah tau kok . Kamu gak perlu cerita apa-apa . Dan maaf aku gak kasi tau kamu .karena aku pikir aku gak berhak .". Kata cowok itu


"Hmgak papa aku ngerti kok . " .jawab stella


"Baby , aku keluar dulu ya takut nanti ada yang liat . " .ucap cowo itu .


"Hm , aku juga mau tidur " . Kata stella


Sebelum cowok itu pergi , ia sempatkan mengecup bibir stella . "Cepet sembuh sayang". Kemudian cowok itu berlalu .


Stella tersenyum , sudah 2 tahun ia menjalani backstŕeet . Alasannya ya karena mereka masih enggan mengumbar nya . Biarlah mereka sedikit bebas .


Suasana di kelas 11 Ips 4


Catur yang terus menempel pada matea , membuat matea sedikit risih. Catur terus merengek agar matea tinggal bersamanya di apartemen catur .


"Ayo dong .. nurut napa si ". Pinta catur


"Gak mau ah ,lo mesum orang nya". Kata matea


"Kalo gak mesum ya gue gak normal dong". Jawab catur


Satara yang baru datang melihat tingkah catur hanya menggelengkan kepalanya . Dasar bucin ...


"Ven,lo mau kemana ? ". Tanya satara


"Mau ke kelas pacar . Nape mau ikut lo ?". Tanya venus


Ya tuhan .. teman-temannya sepertinya sudah terkena racun cinta .


"Oh iya tadi gue liat si rista diikutin sama gengnya beruk ".kata satara


Tanpa pikir panjang ,venus berlari takut terjadi apa-apa dengan gadisnya .


Benar saja , sedikit lagi jika venus terlambat . Pipi ranum milik rista sudah merasakan tamparan dari geng nya pelita .


Masih ingat kan dengan pelita ? . Iya dan salah satu teman pelita menyukai venus .


Pelita dan temannya dini . Merinding melihat tatapan tak bersahabat venus .


"Venus , gue duluan yang suka sama lo . Gue duluan yang perjuangin lo . Kenapa lo milih cewek kampungan ini hah !!!" . Bentak dini


"Bac0d lo , lo suka ke gue itu urusan lo . Mau gue pacaran sama dia atau bahkan nenek lo pun . Itu urusan gue .... " .jawab venus


"Tapi kenapa harus dia !!!" . Bentak dini lagi


"Trus sama siapa ??? Sama lo ... bangun din .. tidur lo kelamaan !!" . Kata venus pedas


"Gue cinta sama lo ven , " .kata dini


"Dan gue cuma cinta rista " . "Sebaiknya lo berhenti atau lo bakal nyesel" . Bisik venys sebelum meninggalkan mereka .


Venus menggendong rista , karena rok rista sempat digunting oleh dini .


"Gue udah siapin rok . Ganti gih " .titah venus .


Rista masuk ke dalam toilet . Rista memandang cermin yang memantulkan bayangannya . Rista sungguh beruntung memiliki venus didalam hidup nya .


Setelah selesai dengan kegiatannya , rista keluar dari toilet tapi tak menemukan venus disana . Sudahlah , apa rista selama itu ? Tidak mau membuang waktu rista hendak menuju kantin karena bell istirahat sudah berbunyi .


Tiba-tiba dari belakang ada seseorang yang membius rista . Perlahan pandangan rista mulai kabur . Rusta tak sadarkan ....


🌸KANTIN🌸


VANILLa melihat venus berjalan santai ,


"Gimana ?" .tanya vanilla


"Beres" .jawab venus


Vanilla ber smirk ria , musuh ayahnya ini sudah secara terang-terangan dalam beraksi . Dan sepertinya rencana vanilla berjalan mulus .


"Tapi masa gue jadiin pacar sendiri jadi umpan si kak!!" .protes venus


"Ya , gimana lagi lo mau gantiin dia hm " .tanya vanilla .


"Tenang aja lagi ven , cewek lo aman " .kata anyelir


"Tega banget lo pada " .kata venus .


Benar , venus sengaja bersembunyi disaat dirinya melihat 2 orang yang menyamar menjadi siswa menuju toilet dimana rista berada .


Karena itu bagian dari rencana vanilla dan kakaknya . Mau tidak mau venus harus menjadikan rista umpan . Dan perlu kalian tau , rista juga sudah tau .


Andriana tiba-tiba tersenyum , ketika melihat seseorang dari balik pohon . Satu musuh kembali masuk dalam perangkap .


"Let's play". Guman andriana yang bisa didengar oleh vanilla .


Stella sudah bergabung dengan mereka ,namun stella dan faldo sama-sama masih terdiam . Satara menyadari itu .


"Kak". Panggil satara pada stella .


Stella terkejut "hm apa ".


"Makanan lo melar tu ". Kata satara


"Em gue lagi gak mood makan .". Kata stella .


Faldo memilih pergi meninggalkan mereka semua ,mungkin stella kesal karena ada dirinya .


Liano mengerti . Liano lantas mengajak stella untuk ke taman belakang . Harus ada yang meluruskan masalah ini sebelum akan menjadi boomerang . Dan menggagalkan rencana mereka .


Sekarang disinilah liano dan stella . Ditaman belakang yang benar-benar sepi . Mengingatkan liano pada vanilla disaat vanilla tiba-tiba mengecup bibir nya .


"Stella , gue mau ngomong sesuatu tentang faldo yang orang lain nggak tau ". Kata liano


"Gue gak butuh pembelaan faldo dari lo ". Kata stella malas


"Gue harap lo dengerin gue ,dan trima faldo sebagai keluarga lo stel". Kata liano


"Gue bilang gue gak butuh liano . Ngerti gak si . Jangan mentang-mentang lo pacar vanilla gue gak berani bunuh lo sekarang !!!".bentak stella


Diakhir kalimat stella .liano juga berkata " lo gak tau kalo faldo sama menderitanya kaya lo". Bentak liano


Stella terdiam ,menderita seperti apa ? Bukankan faldo sama seperti sandra yang tak menginginkan kehadirannya . Hidup enak bisa dekat dengan orangtua .


"Faldo gak pernah tinggal di rumah itu stell,faldo tinggal di apartemennya sendiri .".


"Dia benci keluarganya jauh sebelum tau kalau lo emang adik kandung nya . Faldo udah benci keluarganya ,karena faldo selalu dituntut untuk pintar ,mengerjakan tumpukan berkas yang seharusnya tidak sekarang ia kerjakan "


"Asal lo tau ,faldo selalu dapet siksaan lahir maupun batin stell . Hukumannya bahkan pernah hampir merenggut nyawa nya .".


Stella seperti merasakan terhantam batu begitu besar setelah mendapatkan kenyataan yang lebih parah dari dirinya .


"Lo tau ,stelah faldo tau punya adik selain sandra,dia bahagia banget . Selama gue kenal sama faldo dia nggak pernah tertawa sebahagia itu . Dia terus nyari tau tentang lo ,dia gak putus asa . Dan yang membuat hatinya hancur adalah ketika faldo tau kalau bokap lo yang udah pisahin lo dari keluarganya ".


"Dia begitu marah ,dia kemaren pulang mengobrak abrik rumah nya , mengancam setiap penghuni nya . Dan faldo menutup akses keluarganya buat ketemu sama lo".


"Kenapa ?". Tanya stella


"Karena faldo gak mau lo ngerasa sakit lebih dalem lagi . Gue mohon ... maafin faldo ". Kata liano .


Liano meninggalkan stella dalam seadaan menangis . Tugasnya selesai biarlah faldo yang menyelesaikannya . Karena sedari tadi faldo bersembunyi dibalik tembok .


"Stella". Panggil faldo


Stella mengenali suara itu ,stella berlari memeluk erat tubuh kakak nya itu .


"Maaf ,maaf ,maaf ,maafin stella bang ". Lirih stella


"Kamu gak salah ,abang disini yang salah ". Kata faldo


"Kamu mau kan nrima abang jadi keluarga kamu" .tanya faldo


Stella mengangguk dengan tetap memeluk tubuh tegap faldo . Faldo benar-benar bahagia ,beban yang selama ini ia pikul terasa hilang secara tiba-tiba .