HACKER Vs AXILOS

HACKER Vs AXILOS
Bagian 6



Morningg everyone ..


Semoga hari kalian bahagia


Jangan lupa


Like


Komen


Vote


And share ya ...


.


.


.


Meski stella menolak untuk diantar ketempat tujuan , Mereka tetap memantau stella dari kejauhan karena firasat mereka mengatakan ada hal buruk jika mereka meninggalkan stella seorang gadis cantik sendirian .


Stella yang menyadari nya hanya bisa tersenyum , ternyata masih ada orang baik didunia ini bahkan banyak .


Namun tiba² Faldo dan yang lain mengernyitkan dahi , kenapa stella ke tempat ini ?


Untuk apa? Ada urusan apa stella dengan mereka . Faldo yang penasaran ikut masuk .


Ya sekarang Stella berada Di kediaman keluarga kandung nya BANURAGA .


Namun saat faldo akan memasuki pekarangan rumah itu , tiba-tiba felix mengintruksi bahwa ada masalah di AXILOS .


Mau tidak mau dia harus mengurungkan kepenasarannya . Toh ia nanti bisa tanya pada penghuni rumah tersebut .


Stella masuk dengan perasaan yang sulit diartikan .


"Maaf non , cari siapa ya ?" .tanya Bibi


"Tuan dan nyonya banuraga ada bi ?" .tanya nya ramah .


Nona ini mirip sekali dengan nyonya .Batin bibi itu


"Oh ada silahkan masuk, mari". Ajak bibi itu


Stella mengikuti setiap langkah bibi itu , ia mendudukan bokongnya padà sofa yang nyaman .


"Kamu siapa ?" .suara tegas terdengar ditelinga stella


Ini wajah orangtuaku yang tega membuangku,cih .. tidak ada bedanya dengan iblis ..tapi tunggu siapa wanita ini , dia bukan siska ibuku.Batin stella


"Hei kenapa kau menatap istriku seperti itu , tidak sopan sekali kamu" .kata Beni ayah stella


"Ah maafkan saya tuan , saya ingin berbicara hal penting dengan anda" .kata stella


"Hal penting apa yang harus saya bicarakan dengan bocah ingusan sepertimu" .kata beni mengejek


"Pastinya akan membuat perubahan besar untuk anda TUAN BENI TREANO BANURAGA" .


Jawaban stella membuat beni benar-benar kebingungan . Hal apa yang mampu membuat perubahan besar pada dirinya selain semua harta nya ia kembali .


Kalian ingat jika stella sudah mengatasnamakan semua aset menjadi namanya .


"Saya hanya bilang dengan anda tuan". Kata stella melirik Wanita yang berada disebelah beni


"Saya istri nya , jika tidak suka maka pergilah".kata wanita itu


"Benarkah ? Jika saya pergi kupastikan kalian akan menyesalinya ".kata stella lalu berdiri namun langkah nya terhenti kala beni mengucapakan ..


"Baik saya akan bicara denganmu". Kata beni


"Kau pergilah kekamar mu ". Kata beni pada wanita itu . Dan dia pergi dengan raut wajah kesal nya . Menatap tajam kearah stella .


"Cepat" .tegas beni


"Kalian ingat .jika kalian memiliki putra dan putri " . Kata stella


"Saya memang memiliki satu putra dan putri " .kata beni


"Lalu apa hubungannya denganmu , kau hanya orang asing yang tiba-tiba berbicara tidak jelas kepadaku " .sambung beni


Jawaban yang beni berikan benar-banar sukses melukai hati stella . Apa sebenci itu dia pada stella .


Tapi , jika beni mengakui dirinya memiliki putri , siapa selain dirinya ..


Membuat beni benar-benar merasa seperti ketahuan mencuri .kringat dingin mengucur gerakan tangan yang gelisah . Bola mata yang tak dapat fokus , dan jilatan dibibir yang menandakan bahwa dirinya benar-benar sedang ketakutan .


Tiba-tiba seorang wanita masuk , dengan gadis perempuan seusianya dan lebih tepat mirip dengan stella .


Siska dan gadis itu terkejut dengan keberadaan stella . Siska mematung menjatuhkan semua belanjaannya yang tadinya ia genggam erat , senyum yang tadinya terukir kini lenyap yang ada hanya guratan kegelisahan dan keringat dingin mengucur lewat dahi nya .


"Mas ... si siapa dia ?" .siska menunjuk kearah stella


"Hai mama ?" .sapa stella


Dan fakta yang stella saja baru ketahui , ternyata stella memiliki kembaran .


"Kamu ," .syok siska


"Iya ini saya STELLA FIRNA BANURAGA" .


"ANAK YANG 18 TAHUN LALU KALIAN BUANG DENGAN KEJI DAN DIBIARKAN KEDINGAN SEORANG DIRI SEDANGKAN BAYI ITU BELUM BISA MENGURUS DIRI NYA SENDIRI ". Kata stella pedih


Beni & siska terkejut atas pernyataan dari stella . 18 belas tahun ini mereka melupakan tentang fakta jika mereka memiliki putri lain yang mereka buang .


"Maaf , maafkan kami stella kami bersalah". Kata siska


"Cih ,orang tua macam apa kalian yang tega membuang salah satu anak kalian demi membahagiakan satu putri kalian". Stella melirik kearah Sandra .


"Lo jangan ngaku-ngaku jadi anak keluarga ini deh , ".kata sandra


"Buka mata lo , muka lo sama gue itu sama , cuma beda di sifat dan tinggi doang".kata stella


Memang benar, jika stella adalah gadis baik dan pemberani bahkan jenius ,dengan tinggi 165 cm .jika sandra hanya 158cm .


"Saya minta maaf atas kesalahan saya dan istri saya . Tapi saya cukup mempunyai satu putra dan satu putri dalam hidup saya" .kata beni


Stella benar-benar tidak percaya atas ucapan dari ayah kandung nya ini. Apa harta itu begitu penting sampai mereka benar-benar ingin menyingkirkannya .


"Saya juga tak ingin dianggap , saya hanya ingin mengambil hak saya . Saya permisi " . Kata stella


"Tunggu" .teriak siska


Siska berlari memeluk tubuh stella , seakan mengatakan penyesalan dan kerinduan yang ia pendam selama ini . Stella ingin membalas pelukan dari ibunya namun ia urungkan .


"Tinggalah disini , kamu juga putri kami " .kata siska sendu


"Saya bukan putri kalian ,benar kan pak beni , saya hanya benalu yang menjadi dinding penghalang untuk harta kalian " .kata stella


"Ahh saya hampir lupa , saya sudah mengambil hak saya selebihnya itu milik kalian " .stella kali ini benar-benar pergi meninggalkan rumah itu .


Terlalu sakit jika dirinya berada terlalu lama disitu , saat itu juga stella benar-benar hancur , sakit dan berantakan .


Kenapa orangtuanya tidak menganggapnya ada . Kenapa orangtua nya bukan tempat ternyaman untuk ia pulang . Dan kenapa dunia stella hancur oleh keluarga kandung nya sendiri .


Stella mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi , dengan air mata yang mengalir deras , tangan yang meñcengkram kuat kemudi , memukul-mukulnya melampiaskan kemarahan dan kekecewaannya . Menepuk dadanya yang sesak .


Ia menghentikan mobil nya di taman tak jauh dari rumah VANILLA . Ia duduk dikursi panjang sendiri ,menangis . Hujan yang turun benar-benar menutupi suara tangisan pilu yang stella keluarkan .


Rasa sakit yang sulit di jelaskan ,dan rasa hancur yang sulit diartikan benar-benar membuat stella putus asa .


"Sakit banget dada gue ,harusnya gue dengerin lo van ,harusnya gue gak usah temuin mereka harusnya gue ....". Kata stella berhenti


Tak sanggup jika ia harus meneruskan kalimat nya . Sejahat apa pun mereka , mereka masih memiliki ikatan darah dengannya . Namun mereka begitu tabu untuk diraih . Begitu jauh untuk dikejar ,dan begitu tinggi untuk di gapai .


"Nanti lo sakit ". Tiba-tiba ada seorang cowok yang stella kenali duduk disamping nya dengan memegang payung ditangannya .


"Lo kenapa kesini ?".tanya stella


Faldo yang memang masih penasaran dengan stella , sengaja mengikuti saat faldo melihat mobil stella dipersimpangan dengan kecepatan tinggi .


Saat faldo melihat stella sendirian dan menangis ia dapat menyimpulkan bahwa stella saat ini sedang hancur . Bisa terlihat dari sorot kekecewaan dari mata nya .


"Gue gak sengaja liat lo , trus gue ikutin " .jawabnya , memang benar kan ....


"Kalo mau nangis , nangis aja . Kalo mau ,-" .kalimat faldo terpotong saat tiba² stella menubrukkan tubuhnya kearah faldo tiba².


Percayalah , stella saat ini tidak butuh didengarkan , yang stella butuhkan hanya pelukan untuk menyalurkan kesedihannya .


Faldo mengelus pelan surai stella , dan menepuk pelan punggung stella mencoba menenangkannya meski hal itu mungkin tidak ada gunanya .


Mereka duduk saling memeluk , dengan hujan yang memeluk keduanya . Seakan hujan meredam suara tangis dari stella yang benar-benar pilu saat ini .


Sebenarnya lo siapa stella ? Lo begitu mirip dengan seseorang yang gue kenal ,tapi dengan sifat yang berbeda.dan lo kenapa bisa sesedih dan sehancur ini sekarang , padahal tadi senyum lo bener² ceria .. apa itu cara lo nutupin kehancuran dunia lo . Batin faldo