HACKER Vs AXILOS

HACKER Vs AXILOS
16



Berhubung wifi gue lagi eror .


Gue bikin novel ini .


Ngetik dengan serius


Berharap pembaca dapat menikmati .


Ok ..


Selamat membaca .


Jangan lupa like .vote .komen .share ...


.


.


.


Sekarang ke 5 cowok tampan itu tengah bahagia tertawa dan puas dengan hasil yang tidak mengecewakan .


"Sekarang ini tanah milik kita , no " .ucap sadewa


"Hm , gue tenang udah gak bakal ada lagi yang berani mengusik kawasan ini " .kata liano


"Mereka bener-beber tepat sasaran banget yah . Keren .." .kata faldo


"Eh , wa ajak adek lu kenisi ngapa ..sekalian bawa temen²nya" . Pinta faldo


"Ck .ngomong aja lu mau deketin si stella itu". Kata sadewa sinis


"Lu kenape si wa , setiap gue bahas stella ,, lo tu bawaannya sensi mulu " . Kata faldo


"Atau jangan² lo itu suka yaa sama stella " .tebak faldo


"Tenang , gue gak suka sama stella .. tapi gue cuma mau selidikin stella itu sebenernya siapa ? Lo pada ngrasa gak si dia itu mirip sandra " kata faldo sungguh-sungguh


"Iya gue juga mikir gitu . Kek nya yang lo selidikin gak cuma si stella . Tapi keluarga lo juga fal" .kata liano


"Kalo masalah itu ,kemaren gue udah tau kalo sandra itu punya kembaran . Namanya juga stella . Tapi yang kita tau tentang stella yang kita kenal itu dia adalah kakak vanilla kan". Jelas faldo


Yang lain pun mengangguk setuju dengan ucapan dari faldo .


"Tapi kenapa kita gak coba aja cari tau tentang stella dari pacar baru nya liano". Fari melirik kearah liano


Sang empu yang merasa sedang ditatap oleh 8 pasang mata langsung mengalihkan pandangannya .


Dia itu gak sedeket itu sama vanilla ,apa yang akan ia korek dari vanilla lagi pula dirinya tidak mempunyai nomornya .


"Tenang nih gue kasih nomornya ". Ucap sadewa seakan tau apa isi otak liano


Liano melototkan mata nya . "Kok lo ada nomornya si ... ".memicingkan mata


"Jangankan nomor vanilla , nomor mak bapak nya aja gue punya ". Jawab enteng sadewa


"Ck nyuri star lo,gue aja yang pacar nya kagak punya nomornga .gumam liano sinis


Sadewa hanya terkekeh oleh tingkah laku sahabat nya ini . Terkadang sadewa dan nakula berfikir , mereka garang di arena dan medan perang , namun bodoh soal percintaan .


Liano lantas segera menelfon gadisnya . Heh gadisnya setidaknya untuk sekarang ...


Berdering .....


📱hallo .....


📱siape lo ? .


📱pacar lo


📱heh lo jangan ngaku² ya gue tau gue mempesona ,tapi jangan gila juga lo ....


📱lo yang nembak gue . Lo yang lupa ...


📱ehh ..lo ngilam ya ...


📱hm ..


📱ada angun apa nih .lo nelfon gue . Kangen lo ama gue ... (terkekeh)


📱ke sini .nanti gue sharelock . (Mematikan)


Ditempat lain .


Vanilla bingung dengan sikap pacar baru nya ini . Kenapa tiba-tiba dia menelfonnya , terdengar rame banget .


"Apa gue kesana aja .". Tanya nya pada diri sendiri .


Vanilla akhirnya memutuskan untuk menuju ketempat dimana liano mengirimkan lokasinya tadi . Vanilla menuruni tangga dengan menenteng tas nya dan sepatu sneakers nya .


"Lo mau kemana van ?". Tanya stella


"Gue mau ke liano ". Jawab vanilla sembari menenakan sepatu putihnya .


"Apa disini lo di kasi lokasinya ?". Tanya stella dan menunjukkan lokasi yang tadi nika kirimkan .


"Eehhh ,ehh . Sayang sayangnya bunda mau pada kemana nih ?". Tanya rose


"Kita mau main bund ,pulang agak malem jadi nanti kita berdua gak usah disiain makanannya ya bund".ucap vanilla


"Yah,bunda jadi sendirian deh ,ayah masih reoni sama geng nya .. bunda sama siapa ?" .kata rose sedih


"Yahh bunda ,jangan gitu dong ... kita jadi sedih nih .. apa bunda mau ikut kita ???". Kata stella


"Kalian yakin .. kalian gak malu bawa bunda ?".kata rose


"Bunda ngomong apa si . Mana ada kita malu . Bunda aja masih cantik gini .." kata vanilla .


"Ok deh ,bunda ganti baju dulu ya . Kan gak mungkin kita pergi bunda paje daster". Kata rose tersenyum


"Ok bunda". Kata mereka berdua .


Tidak ada salah nya mereka berdua membawa bundanya pergi . Toh ini hanya kumpul biasa tidak ada yang istimewa juga . Vanilla dan stella jelas tidak mau melihat bunda mereka merasa sedih .


"Ayo bunda udah siap nih". Ajak rose


Vanilla dan stella benar-benar dibuat kagum oleh penampilan rose kali ini . Jika biasanya rose memakai pakaian ibu² biasa . Kini mereka mlihat sosok lain dari ibu mereka . Cantik ,modis dan terlihat 10 tahun lebih muda .


"Bunda cantik bangettt". Celetuk stella


.


.


.


Markas drago


Liano terlihat gugup ,tidak tenang ... padahal cuma ketemu vanilla sudah membuat diri nya tak PD . Bukan liano banget ....


Nakula yang jengah dengan tingkah liano . Bibirnya mylai gatel untuk tidak bertanya .


"Lo itu ngapain si no !!!!!! Mondar mandir .. lo cosplay jadi setrika ?". Kata nakula


"Gue .. gugup la , " .jawab liano


"Ya tuhan ... Lo itu cuma mau ketemu vanilla no ,bukan mau ketemu orangtua nya ... ". Kata sadewa kesal


"Eh mereka udah sampe tuh ,jemput gih ..". Kata fari


"Biar gue aja ". Kata faldo


Faldo keluar dari markas ,berjalan mènuju ke tempat vanilla dan sahabatnya . Tidak membuang banyak waktu faldo sudah sampai didepan mereka .


"Haii , ". Sapa faldo . Namun faldo melihat seseorang lain diantara mereka . Terlihat cantik namun usia nya mungķin sedikit lebih tua dari mereka.


Stella mengerti ,"ini nyokap gue". Kata stella


"Ohh ,haii tante .. saya kira tante seumuran sama mereka ". Kata faldo ramah


Double kill buat liano.Batin faldo


"Iya tidak papa , nama tante rose ". Kata rose memperkenalkan dirinya


"Ah, saya faldo tante ... ". Kata faldo ramah


Faldo benar-benar tertawa kali ini . Mentertawakan nasib liano nanti , karena tadi faldo jelas melihat kegugupan yang liano alami . Apa lagi nanti calon mertuany juga ikut .


Faldo memimpin langkah mereka , masuk ke kawasan drago benar-benar membuat para wanita terkagum-kagum . Dari luar tempat ini sangat tertutup karena liano baru saja memerintahkan orang-orangnya untuk membangun dinding pembatas yang tinggi mengiyari tempat ini .


Namun ketika mereka masuk ,tempat ini jauh lebih baik . Rumah susun dan berjajar rapih seperti perumahan pada umum nya . Tidak mewah mungkin hanya 1 atau 2 kamar saja , namun wajah mereka benar-benar bahagia meski tinggal ditempat kecil seperti ini .


Mereka kembali dibuat terperanga oleh 1 bangunan yang lebih besar dan juga mewah . Mungkin ini milik pemimpinnya . Namun keheranan mereka belum usai . Faldo membawa mereka semua kepada bangunan paling mewah tadi . Masuk dan melihat beberapa orang membungkuk hormat kepada faldo .


Bisa mereka lihat , faldo bukan sembarang orang . Disini faldo benar-benar terlihat berbeda dari biasanya . Jiwa kepemimpinannya terasa begitu kental .


Tiba-tiba salah satu orang yang berbadan tegap tinggi dan kekar mendekat kearah faldo membisikkan sesuatu entah apa itu .


Faldo berbalikenghadap kearah mereka ."mm, maaf tante sepertinya faldo cuma bisa antar kalian sampai disini , ada yang harus faldo urus .. tidak apa-apa kan ?" .faldo melihat kearah mereka


"Tidak apa-apa faldo .maaf kami merepotkan".kata rose


"Nanti sadewa akan kesini untuk mengantarkan kalian " . Kata faldo


"Haii ,ohh hai bunda maaf menunggu lama ".ucap nakula


"Tidak apa-apa sayang ,eh ada sade juga?".kata rose


"Iya bunda ,bunda bisa ikut sama nakula ,sade ada urusan .. sade pergi dulu ya bund ". Ucap sadewa lembut


Sadewa mengkode faldo lewat anggukan kepala . Faldo dan sadewa pegi dari hadapan mereka . Namun mereka tidak menyadari jika vanilla sedari tadi mengamati lingkungan disini . Dan tau masalah apa yang sedang terjadi .


"Nye .gue butuh bantuan lo". Bisik vanilla


"Apa ". Jawab anye pelan


"Gue udah retas CCTV disini bagian timur ,lo coba bagian barat ya " .ucap vanilla


"Ok" . Jawab anyelir