
flash back
"Tania,, aku bosen banget tauu,," ujar Gabriel
"sama gab, eh aku tu kepengen kerja sambil kuliah deh, tapi kerja apa ya,," jawab Tania
"hemm aku juga sih, apa aku minta bantuan Gavin aja ya untuk cariin tempat kerja untuk kita?" tanya Gabriel
"ide bagus tu,," sambung Tania
"bentar ku telvon dulu,," jawab Gabriel
"haloo gavinnnn" pekik Gabriel
Gavin pun sontak langsung terkejut dan menjauhkan ponselnya dari telinga nya
"halo sayang,, kenapa kau teriak begitu" jawab Gavin
"aku mau minta tolong,," jawab Gabriel sambil mengubah suaranya menjadi manja
"tolong apa sayang" tanya Gavin
"cariin kerjaan Vin,, bolehh?" tanya Gabriel
"no, kamu gak boleh kerja,, kamu harus kuliah sayang" jawab Gavin
"aku pengen kerja vinn,, boleh yaa" bujuk Gabriel
setelah sekian lama Gabriel membujuk Gavin akhirnya Gavin pun mengizinkan Gabriel untuk kerja namun hanya boleh diperusahaan geolendra yang sedang ia kelola itu
"besok kau bisa kemari dengan teman mu sayang, kamu sudah diterima dan teman mu juga akan diterima namun temanmu harus ke bagian HRD juga untuk dites, dan kamu akan jadi sekretaris pribadi ku" ujar Gavin
"makasihh suamikuu, aku tutup dulu yaa bye bye love you mmuach" pekik Gabriel yang terlihat senang
'kau ini,, memang gadis yang unik' batin Gavin yang melihat layar ponselnya yang terdapat foto Gabriel
flash back off
kini Gabriel sudah berada di kampusnya bersama dengan teman-temannya,,,
"gab, nanti jadi kan kita ke perusahaan suamimu,?" Tania kini yang tengah asik makan cemilan nya menata Gaby
"iya, tadi aku udah bilang sama Gavin kalo kita akan ke perusahaan nya nanti setelah pulang kuliah,," jawab Gabriel
"kalian mau kerja?, kan masih kuliah kok tetep kerja" tanya Kirana
"perusahaan nya tuan Gavin buka sampai jam 9 malam, kita pulang kampus paling lambat jam 2 siang, jadi kami memilih untuk bekerja agar punya penghasilan sendiri, yaa walaupun gak seberapa sih karna dipotong 50%" jelas Tania
"haa di potong 50 %? termasuk kamu Gaby? kenapa suamimu memotong gajimu?" tanya Veronica
"ntah lah, tapi Gavin tidak bilang kalo gajiku di potong, Gavin cuma bilang kalo aku boleh lakuin apa aja diperusahaan nya asal tidak berdekatan dengan pria,," jawab Gabriel yang tampak acuh
mereka pun mengobrol banyak dan akhirnya jam kuliah sudah habis pada pukul 13:30, kini Gabriel dan Tania pun sedang dalam perjalanan menuju ke kantor dengan dijemput oleh Jack tentunya, karna Gavin tidak memperbolehkan Gabriel menaiki taxi online atau angkutan umum yang akan membahayakan dirinya jika tidak ada pengawasan,,
tak butuh waktu lama Gabriel dan Tania pun sudah berada di dalam kantor Gavin,,
"tuan,, nona muda sudah berada di bawah" ujar Jack
"kenapa tidak kau suruh dia keruangan ku? suruh dia kemari bawa sekalian teman nya" jawab Gavin
"baik tuan",,,,
"nona muda,," sapa Jack sambil menunduk tanda hormat
"ada apa Jack?, dan tolong lah jangan perlakukan aku seperti itu, anggap aku karyawan biasa disini" pinta Gabriel
"saya tidak berani nona, dan tuan muda menyuruh Anda dan teman anda untuk ke ruangan nya, disana sudah ada HRD yang menunggu" ajak Jack
Gabriel dan Tania pun mengangguk dan mengikuti Jack dari belakang,,
"sayangggggg,,," teriak Gabriel dari luar pintu, Jack dan Tania pun hanya geleng-geleng melihat tingkah Gabriel yang lucu
Gabriel pun menghampiri Gavin dan duduk disampingnya,, didalam sudah ada kepala HRD dan 3 sahabat nya yang baru sampai dari luar negri
"mereka ini siapa sayang?" tanya Gabriel menunjuk ke arah the Boyz
"aku lupa memperkenalkan dirimu dengan mereka, mereka adalah sahabatku, yang itu Leo, yang itu Gio, dan yang itu Glen" jawab Gavin sambil menunjuk ke arah temannya satu persatu
"haii the Boyz, aku Gabriella Angelina panggil Gaby aja yaa,,, akkkhh kalian tampan sekali, tapi tetap tampan suamiku" ocehan Gabriel membuat Gavin dan seisi ruangan tertawa,,
"bagus, dia ini teman istriku yang akan bekerja di sini, kau masuklah ke ruangan sebelah untuk tes" ujar Gavin
"lalu istri mu tidak dites?" tanya bagus
"tidak, istriku akan jadi sekretaris pribadi ku" jawab Gavin
Tania pun dibawa keruang sebelah untuk tes kemampuan apa yang bisa dikuasai oleh nya,,
"sayang, kau belum pulang ke mansion sebelum kemari?" tanya Gavin
"tidak,, aku langsung kemari, kenapa sayang?" tanya balik Gaby
"kau mandilah dulu sayang, diruangan ku ada bajumu,," pinta Gabriel
"boleh aku mandi disini?" tanya Gabriel
"boleh sayang,," jawab Gavin
"baiklah kalau begitu aku mandi dulu yaa, gerah banget" seru Gabriel yang langsung keruang atas untuk mandi, sebelum pergi pun Gabriel sempatkan untuk mencium pipi Gavin, membuat pipi Gavin memerah menahan malunya
"Vin, baru kali ini kau segitu bucin nya sama perempuan" ujar gio
"istri sendiri gapapa lahh" jawab Gavin
"hati² Lo jangan sampe jadi suami takut istri" sambung Leo
"aku akan melakukan apapun agar membuat istriku merasa aman dan nyaman, sekalipun jadi suami takut istri aku bersedia asal tetap bersama nya" jawab Gavin
"good boy" seru ke-tiga sahabatnya sambil bertepuk tangan,,
tak berselang lama Tania pun sudah keluar dari ruangan tes dan hasilnya Tania ditetapkan di bagian administrasi,, saat masuk keruang Gavin, Tania pun bertanya pada Gavin dimana Gaby berada
"Gaby sedang mandi diruangan ku, sebentar lagi akan kembali" jawab Gavin
"haii girl, siapa namamu?" tanya Gio
"aku Tania,," jawab Tania
"ah aku gio,," seru Gio sambil tersenyum manis membuat Tania salting
tak lama Gabriel pun datang dengan baju kaos over size dan celana jeans pendek
seisi ruangan pun menatap ke arah Gabriel tanpa berkedip,,
"kenapa kalian menatap ku seperti itu, apa ada Yang salah?" tanya Gaby
"kemarilah sayang,," pinta Gavin
"sayang kenapa mereka menatap ku seperti itu?" tanya Gaby sambil memasang wajah takutnya
"karna kamu cantik sayang" jawab Gavin membuat pipi Gaby merona,,
"Tania sudah ditetapkan sebagai administrator, kamu jadi sekretaris pribadi ku, mulai besok kalian sudah bisa masuk kerja, untuk Tania kamu sesuaikan seragam dengan jadwal yang ditentukan dan untuk kamu sayang, kamu bebas" ujar Gavin
"jangan beda²in Gavin, aku mau kamu perlakukan aku seperti Tania," pinta Gabriel
"terserah mu sayang, berbuat lah sesuai apa yang kamu inginkan" ujar Gavin