
"cantikkan?"goda adrina pada Gavin dkk
"cantik banget mommy"ujar mereka serempak
"hahaha kalian ini" sambung adrina
"mom, kenapa dia bisa disini?" tanya Gavin
"tadi seharian Gaby dan ibu dan ayahnya disini untuk nemenin mom sama dady" jawab adrina
"trus dimana mom Tamara dan dad Marcell?"tanya Gavin
"mereka sudah pulang sejam yang lalu, Gaby tertidur pulas jadi gak tega mau bangunin, nanti bawa Gaby pulang yaa, besok pagi antar dia ke mansion utama Alexander" jawab adrina
"jadi dia akan tidur dimansion kita dulu mom?" tanya Gavin lagi
"tentu saja" jawab mom adrina
Gavin pun tersenyum melihat wajah polos Gaby yang sangat imut itu,,
"tadi mommy bilang siapa namanya?" tanya Gavin lagi karna bingung kenapa mommy nya memanggilnya dengan sebutan Gaby
"namanya Gabriella Angelina, panggilan nya Gaby" ujar mom adrina yang langsung berlenggang pergi meninggalkan keempat sahabat itu,,,
tak lama kemudian Gaby pun terbangun dari tidurnya dan melihat sekeliling nya, Gaby pun terkejut saat melihat 4 lelaki dengan tampang dingin namun manis dengan tatapan yang tajam sedang berada didepan nya sambil mengobrol dengan serius,,
"kau sudah bangun?"tanya Gavin saat menoleh ke arah Gaby
Gaby pun hanya mengangguk
'mommy dimana ya?'batin Gaby sambil melihat kanan kiri mencari keberadaan kedua orang tua nya
"dad Marcell sudah pulang dengan mom Tamara,"ujar Gavin yang paham gerak gerik Gaby
"whattt,, kenapa aku ditinggal?"pekik Gaby, keempat the Boyz pun serentak menutup telinga mereka saat mendengar pekikan Gaby
"mom bilang kamu akan ikut aku ke mansion ku, besok kita nikah jadi besok pagi aku akan mengantarmu pulang ke mansion mu"ujar Gavin
"mom adrina dimana?"tanya Gaby
"mom sedang di dekat dady"jawab Gavin
"boys, gua pulang dulu ya, udah malem nih,,"ujar Gio yang diiringi dengan anggukan dari ketiga sahabat gavin,
"hati-hati"jawab Gavin
mereka pun pulang dan kini tinggal Gavin dan Gaby,
"apa kabarmu?"tanya Gavin
"baik saja, kalau kamu?"tanya balik Gaby
"aku baik juga, sudah lama aku mencari keberadaan mu, sekarang kita dipertemukan dengan tanpa sengaja" ujar Gavin
"kenapa kau mencari ku?"tanya Gaby
"karna dulu kau pernah menempati posisi dihatiku"jawab Gavin
Gaby pun membelalakkan matanya karna terkejut dengan omongan Gavin
"apa kau bercanda?"tanya Gaby
"apa raut wajah ku kurang serius dalam mengungkapkan nya?"tanya balik Gavin yang lalu dijawab dengan gelengan kepala Gaby,,
"ayo pulang,, aku udah SMS mom, sekarang udah larut malam" ajak Gavin
"aku disini saja,"ujar Gaby
"no, kamu harus ikut aku pulang,,aku bisa dihukum oleh Dady jika melanggar perintah nya" pinta Gavin
"baiklah,,," jawab Gaby pasrah,,
setelah menempuh perjalanan 50 menit akhirnya Gabriel dan Gavin pun sampai didepan mansion milik Gavin
'mobil ini???,, apa twins k pulang?' batin Gavin
Gabriel yang melihat raut wajah Gavin pun bertanya tanya apa yang sedang Gavin pikirkan
"sudah lah, ayo masuk kenapa kau memikirkan sesuatu yang seharusnya tidak kau pikirkan?"seru Gavin
"kenapa kau ini sangat cerewet,,, diam lah aku pusing mendengar ocehan mu itu" gumam Gavin
"ayo masuk" ajaknya
saat memasuki mansion Gavin pun terkejut saat melihat twins k sedang duduk diruang tamu sambil tersenyum riang saat melihat Gaby
"wahhh, jadi ini calon kakak iparku?" tanya twins k bersamaan
"iya, ini Gabriella Angelina calon kakak ipar kalian,,, jadi berbaiklah padanya yaa" jawab Gavin
"kakak, aku harus memanggil mu apa?"tanya kinaya
"panggil Gaby saja" jawabnya
"kakak cantik sekali" puji Kanaya
"thanks, kalian juga sangat cantik" balas gaby
Kanaya Gautama
kinaya Gautama
"sudah puji pujian nya, sekarang ayo makan malam" ajak Gavin
Gabriel, Kanaya dan kinaya pun menuju ruang makan untuk makan bersama,,,
"kamu mau makan yang mana?" tanya Gavin
"aku makan pakek sushi aja deh"ujar Gaby
"kenapa hanya sushi?, ini ada udang, barbeque, dan salad" ujar Gavin
"aku elergi udang, aku tidak suka barbeque, dan aku juga gak suka salad" ujar Gabriel
"oohh,, ohh baiklah mulai besok akan ada hidangan lain selain 3 hidangan ini,," seru Gavin sambil menatap pelayan
"hey, kau menakuti pelayan itu, kau itu kenapa jahat sekali" hardik Gabriel
setelah makan pun Gavin mengantar Gabriel ke kamar nya untuk tidur
"kamu mandilah dan tidur disini" seru Gavin
"tapi aku tidak bawa baju ganti" ujar Gabriel
"oh iya ya,, apa kau mau pakai bajuku?" tanya Gavin
"yaudah deh gapapa" jawab Gabriel
"mandilah aku akan menyiapkan pakaian mu,, untuk ********** aku akan menyuruh asisten ku untuk membelinya" ujar Gavin
Gabriel pun langsung masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya yang lengket,,
saat Gabriel keluar dari kamar mandi Gabriel pun melihat satu stel piyama tidur polos warna hitam diatas tempat tidur,
"apa ini kamarnya? kenapa dia tidak menyuruh ku untuk tidur di kamar tamu saja?" gumam Gabriel
"dia membeli pakaian dalam untukku?,, peka banget,," gumam Gabriel
"sudah kuduga kalau bajunya akan kebesaran dibada ku" sambungnya
"apa kau sudah selesai?"tanya Gavin,
betapa terkejutnya Gavin saat melihat Gabriel dengan menggunakan baju celana yang tampak kedodoran itu,,
"badan mu terlalu kecil hingga pakaian ku saja kebesaran saat kau pakai" ujar Gavin
"bukan badan ku yang kecil tapi bajumu yang besar" elak Gabriel
"yasudah, kemarilah aku akan melipat bagian bawah celana nya agar tidak kepanjangan," tutur Gavin
"tidak usah" seru Gabriel
saat Gabriel akan berjalan untuk mengambil sisir, tanpa disengaja Gabriel terjatuh saat kakinya menginjak ujung celana piyamanya,, dengan sigap Gavin menangkap tubuh mungil Gabriel dan terjadilah saling tatap antar Gavin dan Gabriel,,
"sudah kubilang biar ku lipatkan ujung celananya,, kau bisa terluka jika kau terjatuh" ujar Gavin yang langsung berjongkok untuk melipat ujung celana Gabriel