GABRIELLA

GABRIELLA
BAB 7



"siang nona" sapa para pelayan


"siang,,," jawab Gabriel sambil tersenyum


"ayo guys masuk,, bik twins k kemana?" tanya Gabriel pada para pelayan


"nona twins k sedang di taman belakang rumah nona" jawab salah satu pelayan


"oke makasih Bik,," seru Gabriel


"sama² non" jawab pelayan


mereka pun langsung ke taman belakang dimana twins k berada,,


"kakak ipar,," sapa Kanaya


"haii twins" sapa Gabriel


"eh kakak ipar, kakak² ini siapa kak?" tanya kinaya


"ah kenalin twins, ini Tania, Tania ini twins k yang ku maksud namanya kinaya dan Kanaya aku gak tau mana yang kinaya mana yang Kanaya jadi kalian kenalan aja satu²" seru Gabriel


"kinaya kak,," ujar kinaya sambil menjabat tangan Tania


"Tania,," jawab Tania


"Kanaya kak,," ujar Kanaya


"Tania,," jawab Tania lagi


mereka berlima pun berkenalan satu sama lain,,


"twins kalian masih lama kan tinggal disini?" tanya Gabriel


"tidak kak, lusa kami sudah harus balik lagi karna sekolah hanya memberi cuti seminggu kak" jawab Kanaya,,


"yahh, andai aja kalian masih lama disini,, mansion ini bakalan sepi tanpa kalian" ujar Gabriel


"kakak ipar bisa berkunjung ke mansion kami di London,, sekalian bulan madu kan kak" goda Kanaya,


"ah kamu ini,," seru Gabriel dengan wajah yang memerah akibat menahan malunya


"twins kalian sudah kelas berapa?" tanya Gabriel


"kelas???,, kak sma disana gak nerapin kelas²an kayak diindo, kami sekolah di salah satu sekolah disana dari usia 10-18 tahun jadi kami bersekolah disana selama 18 tahun kak, setelah itu kami bisa langsung kuliah" ujar kinaya menjelaskan


"oohhh gitu, jadi rencana kalian mau kuliah dimana besok?" tanya Gabriel


"rencananya aku ingin tetap di London kak" jawab kinaya


"aku sih pengennya di Itali aja kak,, disana ada universitas yang bagus menurut ku" jawab Kanaya


"kalian gaada yang mau kuliah di Indonesia?" tanya Gabriel


"tidak kak,,, kami harus sekolah diluar negeri karna kami juga akan memimpin cabang perusahaan di London dan Paris" ujar Kanaya


"oohh gitu ya, ya udah yang penting kalian jaga diri baik-baik, jaga nama baik keluarga dan jaga kehormatan kalian" ujar Gabriel


"baik kak" jawab mereka bersamaan


trio girls pun hanya diam sambil mendengarkan pembicaraan mereka dan akhirnya mereka pun mengobrol dan berbagi cerita satu sama lain


tak terasa hari sudah menjelang senja, trio girls pun pamit pulang ke rumah masing-masing


"kalian gak mau makan malam disini?" tanya Gaby


"nggk deh gab, lain kali aja deh, kami pulang dulu yaa" pamit mereka


"hati² yaaa" teriak Gabriel saat ketiga sahabat nya sudah agak jauh,,


tak lama kemudian Gavin pun pulang, Gabriel pun menunggu suaminya itu masuk,,


"Gavin kau kenapa?" tanya Gaby


"tidak apa, aku bersyukur punya istri sebaik kamu,, kamu memang istri yang baik" ujar Gavin


Gaby pun tersenyum dan membalas pelukan Gavin


"aduhhhh,, udang dong peluk²nya lanjutin di kamar aja Sono" pekik kinaya


"yes, you are staining my holy eyes"(ya, kalian menodai mata suciku) pekik Kanaya sambil menutup matanya


"anak kecil ganggu saja" gerutu Gavin


"sudahlah, ayo masuk mandi habis tu istirahat,,," ajak Gabriel


"ayo sayang, tinggalkan saja twins heboh ini" sambung Gavin


"kau ini kenapa malah berdebat dengan adikmu" gumam Gabriel


"mereka mengganggu saja" seru Gavin


Gabriel pun hanya bergeleng saja karna heran kenapa suaminya ini suka sekali berdebat dengan adiknya, ini bukan yang pertama kali, saat berkumpul di ruang tamu pun mereka bertengkar gara² berebut channel TV,, saat makan pun mereka ribut karna menu makanan yang sama dan porsi makan yang dilebih-lebihkan hingga membuat Gabriel pusing


......................


kini hari saat twins k kembali London pun telah tiba,, Gavin, Gabriel dan twins k pun sedang menuju ke area parkir pesawat pribadi keluarga geolendra, Gabriel pun tercengang melihat area parkir pesawat terbang itu,,


"Gavin apa ini milik mu?" tanya Gabriel


"ini milik keluarga ku sayang" jawab Gavin


"wahhh besar banget yaaa" pekik Gabriel, karna memang Gabriel tidak pernah naik pesawat..


Gavin hanya tersenyum melihat tingkah Gabriel yang lucu sekaligus katrok itu,,


"kakak kami pamit yaa, segera berikan kami keponakan yang lucuu" pamit kinaya


"tentu saja aku akan berikan kalian keponakan yang lucu" balas Gavin


"kau ini,," gerutu Gabriel sambil menyikut perut Gavin


"akkhh,, " pekik Gavin


"hati² ya twins, ingat selalu pesan² yang ku bilang kemarin" ujar Gabriel


"siap kakak ipar" jawab mereka berdua,,


kini twins k sudah berada di dalam pesawat pribadi milik keluarga geolendra dan Gabriel pun pulang diikuti oleh gavin,,


"sayang,, apa kau ingin kuliah hari ini? atau ikut dengan ku dikantor" tanya Gavin


"aku kuliah dulu Vin, nanti kalo udah selesai aku dan Tania akan ke kantor mu untuk mengantarkan surat lamaran kerja Vin" jawab Gabriel


"baiklah,, hati² dan jangan dekat sama laki² disana" Gavin pun memperingati Gabriel untuk tidak macam-macam pada laki²,,


"iyaa, cerewet banget" gerutu Gabriel


"good girls,," balas Gavin sambil mengusap rambut Gabriel,,


"sayang,," panggil Gavin


"ya, apa?" tanya Gabriel


"apa kau benar-benar ingin bekerja di perusahaan ku? kenapa kau tidak diam dirumah dan fokus kuliah saja?" tanya Gavin


"aku sudah bilang sama kamu Vin, aku pngen kerja kayak kamu, lagian dikantor mu kok gak dikantor orang lain, seharian sama kamu pasti seru" celoteh Gabriel


"ya sudah jika kau memaksa,, tapi ingat kau hanya boleh jadi sekretaris pribadi ku saja,, dan untuk teman mu, dia akan diterima disana tapi tetap harus ke bagian HRD untuk tes kemampuan nya agar bisa menentukan akan ditempatkan di bagian apa" ujar Gavin,


Gabriel pun hanya tersenyum bahagia kala suaminya itu memperbolehkan dirinya untuk bekerja di kantor nya,,