
suara langkah kaki yang begitu cepat terdengar.. itu adalah langkah kaki kelya, "bagaimana kondisi mereka sekarang? Aishh! sial"
"Tmn Lo kmn?" sekali lagi gervan memberikan peringatan terakhir kepada Nana dan cisa
"ga usah tau." itu suara cisa, tidak takut seberapa kuat lawan nya sekarang, yang utama adalah membela sahabat nya
"Lo cari gue?." kelya datang dengan tangan yang di genggam.. kali ini dia benar harus serius
gervan membalik kan tubuh nya ketika mendengar suara gadis di belakang nya.. ia mendapati seorang gadis cantik, manis dan imut namun sedikit serius, tidak buruk seusai tipe nya
"kmn aja Lo." gervan berusaha bersikap tegas kepada gadis yg tidak dia tahu nama nya yg berada di hadapan nya sekarang
"kepo bgt sih jadi Cwok"
"Gw tanya." sambung gervan sedikit emosi
"Gue habis ke toilet, knp?" tanya kelya.. dia berusaha bersikap sedikit tegas kepada pria itu
"ikut gw" gervan menarik lengan kelya tanpa persetujuan gadis itu
"Heh ! Lo mau bawa tmn gue kemana!" Nana berteriak ketika melihat gervan menarik lengan kelya
"brisik amat." bukan nya menjawab gervan malah protes
"Lo mau bawa gue ke mana sih!!" gerutu kelya kesal.. lengan nya sudah sakit, karna tarikan pria itu
"ke Hongkong, ya ke kapten gw lah kmn lagi" gervan bersikap tak acuh kepada kelya
seketika kelya berhenti melangkah ketika mendengar perkataan pria yang menarik nya.. Serius? kali ini dia harus apaa
"gue minta maaf soal motor yang gua jatuh in, brp biaya nya? nanti gue cicil"
"ga butuh duit dan permintaan maaf Lo, ikuti gw aja." gervan menarik lengan kelya lagi.. membawa nya ke lorong kecil yang di sebut Qwen-yan
terdapat 3 lelaki di lorong itu.. dua pria memegan beberapa Aqua botol dan satu pria nya lagi memegan balok-balok
"mampus, aku pasti mati kali ini."
buat yang ga tau, jadi si kelya ini kan punya squad sendiri terdiri atas 3 orang yaitu Nana, cisa, dan dia sendiri.. nah kalau mau ngobrol sama mereka salah satu yg di situ wajib pake "kamu,aku" kalau sama orang lain bebas pake "Lo,gue atau kamu,aku"
gervan mendorong tubuh kelya, hingga gadis itu terjatuh di tanah..
"maksud Lo apa!?" tentu saja kelya tidak terima di perlakukan seperti itu
"harga motor 119M harus lunas dlm 2hari." sambung gervan
"klw ga lunas?"
"gw bakal bun-" belum saja gervan berbicara, salah satu pria itu membuka mulut
"Lo bkalan gw bully." deksa kapten dari geng Bruiser Beatless membuka mulut
"Apaa?!!" kelya hentak berdiri namun tangan nya di injak oleh pria satu nya lagi, yang memiliki mata indah, wajah tampan, serta rambut berwarna hitam polos
"ga ush so kaget." bara, lelaki yang menginjak tangan kelya ikut membuka mulut
sedangkan kelya hanya bisa menatap kepergian deksa, kali ini dia sungguh sial
"ya, kapten" jawab mereka serentak
" Lo mau ngapain?! " kelya berteriak ketika melihat gervan mengambil kayu yang tercecer di tempat itu
"masih nanya? ya mau mukulin E-lo lah." jawab gervan sinis, dia memutar kedua bola mata nya malas
"LO BERAN-" belum sempat kelya berdiri tangan nya makin di injak oleh bara.
"ga usah gerak, sekali gerak tangan Lo bakal lumpuh." ancam Bara
"Van, hajar." ucap bara kepada lelaki yg ada di samping nya
"aman.." pria yang bernama Van itu mengangkat balok-balok yang dia pegan. lalu memukul kan nya ke kepala kelya
BUKKKK
bersamaan dengan pukulan gervan yang mendarat di bokong kelya, dan Van di kepala kelya membuat kelya kesakitan
"Bajingan! tidak tau maluu! Berani nya sama cewekk!!" kelya mengeluarkan air mata ketika rambut nya di Jambak oleh gervan
"banyak bicara, sekalian tampar aja wajah nya" gervan melirik ke arah Van
"ya."
balok-balok melayang di wajah mulus kelya dengan sangat keras, sehingga mulut kelya mengeluarkan darah yg lumayan banyak
"masih kurang."
2× pukulan terkena di wajah kelya dengan sangat keras yang membuat kelya kesulitan bernafas
"t-tolong lepasin gue.. gue janji ga bakal ngulangi.. dan tentang uang itu, aku akan melunasi nya, tapi tolong lepasin gue.." kelya membuka suara dengan kaku
Bara makin tidak suka, dia menginjak tangan Kelya dengan makin keras sehingga membuat gadis itu terdiam
"lepasin gue atau kalian menanggung kesalahan kalian."
tidak ada yang mempedulikan ucapan kelya, melainkan Van menuangkan air ke wajah kelya..
bau busuk tercium di mana mana. air yang di tumpahkan Van bukan lah air biasa, namun air kencing kambing
"lo kenal ini air apa?" Van tertawa puas setelah menuangkan air itu
"BRENGSEK GUE BILANG LEPASIN GUEE!!!" kelya berdiri dengan sekuat tenaga, tangan yang di injak oleh bara berhasil lepas, dan jambakan dari gervan pun berhasil di hindari nya
"gw terlalu meremehkan Lo sih.. tapi kali ini Lo bakal ha-"
PLAKKKK
satu tamparan melayang di wajah gervan, tamparan itu sangat keras sehingga membuat mulut nya mengeluarkan cairan merah