Forced Matchmaking

Forced Matchmaking
EPS 2



"ini ! sudah aku tanda tangani!" kelya memberikan selembar dokumen yg di berikan ibu nya tadi


Izcha menerima dokumen itu "Bagus lah! ingat waktu mu cuma satu Minggu"


kelya menatap kepergian ibu nya di balik pintu kamar nya


"Haihhh !" kelya mengendus kesal


...****************...


pagi hari nya pun tiba, saat itu kelya turun ke bawah untuk sarapan pagi


"eomma .. pagi ini lauk nya apa?"


"seperti biasanya .. sayur tumis dan ikan bakar, jika kau mau bawa bekal silahkan saja"


kelya duduk di bangku meja makan, ia mencari keberadaan kakak lelaki nya


"kak zheang di mana mah?"


"dia sudah berangkat sejak tadi.. kau saja yang terlalu lama bangun"


Izcha mengambil beberapa piring dari dapur dan meletakan nya di meja tepat di hadapan kelya


"cepat makan, kau akan terlambat"


"iya."jawab kelya


(8mnt kemudian)


"eomma.. aku sudah sarapan, mana kunci mobil? dan uang jajan ku?"kelya berdiri dari posisi duduk nya, dan mengambil tas nya yang di letakan di sofa


Izcha mengambil beberapa uang lembar berwarna biru dan memberikan nya kepada kelya


"ini, habiskan"


kelya menerima selembar uang yg terhitung 150


"baiklah.. tapi, bagaimana dengan kunci mobil?."tanya kelya


"mobil di pake sama ayah mu.. kau naik taksi saja"


kelya menghela nafas panjang.. dan kembali merenung kan niat nya untuk naik mobil ke sekolah "iy



"Kelya! kau ini lama sekali" Nana menepuk pundak kelya, saat mendapatkan kelya di Aula sekolah


"maaf, tdi Jalan nya macet." jawab kelya.. dia berjalan menuju kelas nya yang berada di lantai 2


"hooh .. baikalah, ngomongΒ² kau ini kenapa? pagi pagi begini mood mu langsung buruk saja" Nana menebak mood kelya


"Aku akan di jodohkan"


Nana ikut syok


"kau serius? sejak kapan? kenapa kau tidak menolak nyaa? apakah kau kenal dengan pria itu? apakah kau menyetujui nya? sudah kah kau melihat wajah pria itu?


"Dan ! jika kau bertanya, tanya satu satu saja tidak usah di satu kan! kau mengerti?"


"heem, oh iya bagaimana jika pria itu jelek, atau sudah tua?"


kelya menghela nafas berat "Ga tau, liat aja"


Nana meng iya kan jawab kelya


"mau ke kantin?"


"aku mau ke kls, ngantuk" jawab kelya.. dia melangkahkan kaki nya menuju ruangan kelas



"Kelya ! tumben kau baru datang"


cisa menyerbu kelya yang baru memasuki ruang kls


"sudah sudah, keluar capek mau istrahat.. jangan ganggu dia dulu" Nana mencegah cisa yang hampir memeluk tubuh kelya


"gitu ya Kel?"


"heem ak capek." kelya berjalan menuju bangku nya, dan duduk sambil menyandarkan kepala nya ke meja, lalu menutup mata nya perlahan lahan


DRINGGG


DRINGGGGG πŸ“³


kelya membuka mata nya yang hampir tertidur....


DRINGGGGG πŸ“³πŸ“³πŸ“³πŸ“³


DRINGGGG πŸ“³πŸ“³


DRINGG πŸ“³πŸ“³


"..... BGST! SIAPA YG NELFON SIH ANJG! AKU BARU AJA TIDUR KNTOL!" kelya mengacak Acik rambut nya emosi


dengan cepat kelya merogoh hp nya di saku kantong seragam nya dan mengangkat panggilan dari nomor baru yang sama sekali tak di kenali nya


"Woy anjg! km ga usah ganggu aku bgst, aku mau tidur! ganggu in bgt sih jadi orang!"


kelya memblokir nomor togel itu setelah mengangkat telepon


*Bajingan emang*


Kelya kembali menyandarkan kepala nya di meja dan menutup mata nya perlahan lahan


semua mata kini tertuju kepada kelya.. baru kali ini kelya terlihat se emosi ini


"cuy, dia knp sih?"


"katanya dia di jodoh kan sama orang yg sama sekali ga di kenali nya" Nana menjawab pertanyaan tersebut


"pantesan kaya orang habis tawuran aja"