Forced Matchmaking

Forced Matchmaking
Adu mulut



saat keluar main kelya melangkah kan kaki nya menuju toilet..


"Aman ga nih?" batin kelya terus melangkah kan kaki nya


"Lo ngapain?"


kelya berbalik ke arah suara barusan, mendapati seorang gadis yang sedang menatap nya


"ya ke toilet lah. ngapain lagi" sambung kelya bingung


"enggk, soalnya jalan Lo kaku begete"


ucap salsa sinis seakan menatap kelya dengan tatapan tidak bersahabat


"napa?"


"gue curiga sama Lo, jgn² ada sesuatu yg Lo sembunyi in?" tuduh salsa kepada kelya dengan mata di sipit sipit kan


"enek aja !" kelya merasa tidak terima di tuduh yang tidak tidak, sebenarnya rencana nya ke toilet untuk bersembunyi.. agar tidak di dapat oleh sekelompok orang yang menyuruh nya datang ke lorong Qwen-yan


tapi dia malah di tuduh ya tidak-tidak .. nyasa iya kelua tidak terima


"trus?"


"huh.. aku lagi datang bulan, jadi wajar kan aku jalan nya kaku-kaku?" bisik kelya kepada salsa, dia berbohong agar tidak ketahuan


"oh, bilang kek dari tadi." salsa pergi meninggalkan kelya sendiri


"gje bgt jadi orang bwahaha" ejek kelya, saat salsa pergi


sedangkan salsa kesal sendiri, dasar.. wajar jika orang curiga karna cara jalan nya sungguh kaku


menatap kepergian salsa, kelya kembali melangkah kan kaki nya ke dalam pintu toilet cwek


"ga mungkin kn, dia masuk ke toilet cewek"


sementara di posisi Nana dan cisa, mereka sibuk menguyah makanan yang barusan di beli


"enak, tapi tumben² si kelya ga ikut" cisa melahap makanan yang di pegang nya, tidak lupa bertanya


"hadeh, km ga tau masalah nya."


BRUKKKKK


"MANA TEMAN LO? BUKAN NYA KAPTEN GW UDAH BILANG JAM ISTIRAHAT, KENAPA MASIH GA MUNCUL?" gevran, salah satu teman deksa membanting meja yang ada di kantin, mata nya menatap ke arah cisa dan Nana


"w..what? you're crazy huh? bukan nya dia sudah pergi?" Nana tidak terima.. gadis itu berdiri dari bangku yang di duduki nya bersama casi


"Gue ga tau masalah Lo sama kelya, Tapi Lo bisa bicara baik² gak usah main banting gini, where is your brain !?" cesi ikut membuka mulut, membela sahabat nya


keributan makin menjadi jadi, banyak orang yang berkumpul di tempat itu, ada sebagian yang memble team Nana dan casi, ada juga sebagian yang membela team Bruiser Beatless sebuah team yang di takuti


"siapa dia? berani sekali dia mencari masalah sama geng Bruiser Beatless.. nyali nya besar sekali"


"gue dengar, dia temen kelya, gadis pencari masalah itu."


"pantas saja"


"Apa apaan itu? berani nya sama cewek.. dasar"


"shutt ! diam, jangan sampai terlibat"


"tapi dia sungguh keterlaluan huh !"


"cpet katakan atau gw Jambak rambut Lo berdua." ancam gervan


"berani LO?" cisa tidak terima di ancam seperti itu, rasanya ingin sekali dia meramas mulut pria itu


"berani lah."


mereka beradu mulut, tidak ada yang ingin kalah di posisi itu.. sedangkan kelya sibuk mencuci muka di toilet cwe


"huh, sudah 20mnt aku di sini, tapi belum di temukan, aku rasa dia tidak mencari ku kan?" batin kelya


BRUKKKKKKK


"Siapa!?" kelya berbalik ke arah seorang gadis yang terburu-buru membuka pintu


"LO MASIH NANYA!? SAHABAT LO ADU MULUT DI KANTIN SEBELAH SANA GENG BRUISER BEATLESS!"


kelya masih bingung, siapa lagi geng Bruiser Beatless itu? nama geng nya tidak asing seperti pernah mendengar nya 1 atau 2 kali


"Bruiser Beatless?"


"iya! geng Kakel yang kejam itu! katanya kalau dia ga nemuin elo, dia Bakalan menjambak rambut sahabat Lo !"


"H-HAAH?"


"ayo pergi!"


kelya berlari keluar toilet dengan terburu buru


"bgst, awas aja kalo shbt ku luka!"


batin kelya