
Esok hari, keadaan dikantor Bighit.
"Halo selamat pagi semua"
Sapa Hyeri pada beberapa staff (menunduk)
"Aaaah Jungkook oppa"
Sapa Hyeri yang tiba-tiba melihat Jungkook lewat...
"Hei, ada apa?"
Tanya Jungkook santai
"Oppa tidak papakan? Bagaimana dengan masalah datting itu?"
Tanya Hyeri penasaran,,
"Aaaah itu..." (Tiba-tiba)
"Oppaaaaa..."
Panggil seseorang dan ternyata adalah Nahee
"Aaah baiklah, aku sebaiknya permisi dulu ya, mau melakukan tugasku"
Ucap Hyeri perlahan meninggalkan Jungkook dan Nahee.
"Aku ingin bicara denganmu"
Ucap Jungkook yang langsung menarik tangan Nahee menuju sebuah ruangan.
"Lepas.... Lepaskan!!"
Ucap Nahee merasakan sakit ditangannya.
"Kalau kamu melakukan ini maka orang yang melihat akan menganggap seorang Jungkook adalah pyschopat karena dia telah sudah berbuat kasar pada pasangannya"
Ucap Nahee mengancam.
"Katakan.. Apa maksudmu membuat berita bohong seperti ini?"
Tanya Jungkook dengan wajah kesalnya.
"Oppa aku menyukaimu,, aku sangat menyukaimu sejak kita satu SMA dulu, sampai sekarang kita sama-sama jadi seorang idol, perasaanku tidak pernah berubah padamu."
Ucap Nahee sambil mendekatkan tubuhnya kepada Jungkook
(Menepis)
"Apa kau sudah gila? Kau tidak berfikir lebih jauh untuk apa yang kau lakukan?"
Tanya Jungkook berwajah makin kesal
"Lalu apa kau mau belajar menyukaiku? Kalau aku tidak membuat ini, maka kau tidak akan ku miliki oppa"
Ucap Nahee memelas.
"Kau ini benar-benar.. " (terhenti sejenak)
"Oppa kau mau memukulku? Kau ingin membunuhku sekarang? Apa yang kau lakukan sekarang hal terkecil sekalipun akan menghancurkan karirmu, lagi pula terima saja keputusan agengsi kita, mereka semua sepakat untuk tidak buka mulut kemedia kan?"
Ucap Nahee sambil tersenyum
"Apa yang sebenarnya kau inginkan he,, kau benar-benar... "
Ucap Jungkook yg menahan emosinya.
"Apakah oppa takut pacarmu yang sebenarnya meninggalkanmu?"
Tanya Nahee tersenyum licik
(Menatap dengan penuh amarah)
Grukkk,,, (Suara Jungkook yg menghantam tembok diruangan itu)
Seketika suara itu mengundang banyak staff untuk datang memeriksa.
"Jungkook kau tidak papa?"
Tanya salah seorang staff
(Tampak tangan Jungkook berdarah)
Nahee pun merasa syok dan kaget.
"Oppa apa kau tidak papa?"
Tanya Nahee khawatir,,
(Menepis tangan Gina)
Lalu Jungkook pun meninggalkan ruangan, Tanpa berkata sepatah katapun.
********
Sementara itu...
Tuut tuut tuut....
(Suara menekan tombol hp)
"Halo Ara"
Ucap Hyeri yang menelpon temannya itu.
"Iya halo Hyeri, ada apa?"
Tanya Ara penasaran,,
"Malam ini kamu sibuk? Aku ingin mengajakmu nonton dibioskop,, mungkin ini cara yang tepat untuk membuat suasana hatimu jadi baik."
Tanya Hyeri bersemangat,,
"Tapi aku sedang males keluar"
Ucap Ara pelan
"Apa kau benar-benar sahabatku? Kalau iya kenapa engkau menolak ajakanku? Kita kan memang sudah lama tidak bertemu, aku merindukanmu"
Ucap Hyeri kesal
"Akh iya baiklah, kapan?"
Tanya Ara
"Malam ini ya jam 8 mlm, sudah sampai bioskop!"
Ucap Hyeri senang
"Iya baiklah, sampai ketemu nanti ya daah-,"
(Menutup telepon)
Beberapa saat...
"Hyeri apakah kamu sudah mau pulang?"
Sapa Jimin pada Hyeri
"Aakh iyaa benar, lagi pula aku kan cuma bantu-bantu kakakku, dan hari ini tidak ada shooting jadi aku mau pulang lebih awal"
Ucap Hyeri sambil menatap Jimin
"Baiklah, bagaimana kalo nanti malam kita pergi bersama?"
Ajak Jimin kepada Hyeri
"Aakh nanti malam ya? Aku sudah ada janji pada Ara mau nonton bioskop bareng-bareng, maaf ya oppa lain kali aja"
Jawab Hyeri sedih
(Mengusap rambut Hyeri)
"Iya baiklah, besok malam aja kalo begitu,,, seminggu lagi BTS akan pergi tour konser, jadi sebelum aku pergi beberapa minggu, aku ingin menghabiskan waktuku denganmu"
Ucap Jimin sambil tersenyum
"Baiklah oppa, besok malam aku akan usahakan meluangkan waktuku untukmu"
(Tersenyum)
Ucap Hyeri
"Sampai jumpa Hyeri"
Ucap Jimin tersenyum sambil melambaikan tangan
"Sampai jumpa juga"
Seru Hyeri sambil melambaikan tangan
********
Malam harinya...
"Ara.. "
Sapa Hyeri yang bertemu Ara dibioskop
"Kau terlambat 2 menit"
Ucap Ara kesal
"Hahahah maaf ya, yang pnting aku datangkan"
Ucap Hyeri bergurau,,,
Beberapa pengunjung bioskop memperhatikan Hyeri
"Aaakh selalu saja, setiap aku pergi denganmu pasti semua orang fokus padamu, aku serasa tidak dianggap"
Ucap Ara kesal
"Mereka sebenarnya kenapa sih? Benar-benar membuatku tidak nyaman, apa bajuku aneh ya Ara?"
Tanya Hyeri bingung
"Kau ini benar-benar tidak tau apa, benar-benar bodoh sih? Mereka memandangmu karena kamu cantik"
Ucap Ara kesal
"Hahahah aku benar-benar rindu wajah cemberutmu itu Ara"
(Memeluk)
"Haaaah kenapa aku harus punya teman sepertimu sih! Menyebalkan"
Ucap Ara kesal
"Aaakh gemes sekali wajahmu kalau sedang marah"
Ucap Hyeri menggoda
"Ya sudah ayo masuk, filmnya sudah mau mulai"
Ucap Ara menutup pembicaraan
Sementara selama film dimulai, Hyeri dan Ara tdak mnyimak film itu dengan baik, keduanya sama-sama melamun. Sementara para pengunjung yg lainnya tertawa karena film yg mereka tonton adalah film komedi.
Tampak seperti raganya saja yang tinggal, tapi jiwanya entah kemana. Hyeri dan Ara.
Kemudian filmya pun selesai...
Mereka berdua tampak keluar...
"Hyeri apakah kau ingat dengan film tadi? Ceritanya seperti apa? Aku lupa"
Ucap Ara bingung
"Kenap kau tanya aku? Memangnya kamu sendiri tidak nonton?"
Tanya Hyeri berbalik
"Jadi tadi kamu juga melamun ya?"
Tanya Ara
"Aaakh iya sedikit"
Ucap Hyeri pelan
"Apa kau juga ada masalah?"
Tanya Ara
"Aaakh kita bicara ditempat lain saja yuk, aku sepertinya mulai lapar, ayo kita cari makanan"
Ucap Hyeri membujuk
Mereka pun pergi kesebuah restorant mie didekat situ
"Ada apa Hyeri tidak biasanya kamu begini? Apakah kamu punya masalah?"
Tanya Ara
"Eeeem sebaiknya kita makan dulu ya, perut lapar akan membuatku tidak bisa berfikir"
Ucap Hyeri mengalihkan pembicaraan
"Hyeri"
Ucap Ara lirih
"Aku akan menunggumu cerita, makanlah dulu"
Ucap Ara sambil memperhatikan Hyeri
"Ara bagaimana perasaanmu sekarang? Apakah sudah membaik?"
Tanya Hyeri mengalihkan pembicaraan
"Aku sudah baik-baik saja sekarang, walaupun aku masih memikirkannya tapi rasanya sekarang jauh lebih menerimanya"
Ucap Ara sambil tersenyum
"Lalu kau sndiri? Aku sudah menceritakan semuanya padamu, apa kau tidak mau ceritakan masalahmu padaku?"
Tanya Ara pelan
(Berhenti makan)
Mengelap bibir dengan tiseu
"Ara aku sekarang sedang dalam keadaan dilema, aku menyukai dua orang secara bersamaan"
Ucap Hyeri agak sedih
"Sejak kapan? Siapa kedua pria itu? Kenapa kamu merahasiakan ini padaku?"
Ucap Ara penasaran
"Ara aku sepertinya tidak memahami perasaanku sndiri, aku benar-benar bingung."
Ucap Hyeri
(Kemudian Hyeri pun menceritakan apa yang sudah terjadi)
********
"Menurutmu apa aku terlalu berharap pada Jimin oppa? Atau terlalu naif kepada Taehyung oppa?"
Tanya Hyeri bingung
"Kenapa kau harus terjebak dalam cinta segitiga begini sih? Rumit sekali, tapi aku sarankan kau jangan terlalu buru-buru dalam mengambil tindakan"
Ucap Ara
"Aaakhhh aku tidak tau lah,, semakin aku mengenal mereka,, aku semakin bingung dengan perasaanku sendiri"
Ucap Hyeri sedih
"Keputusan ada pada dirimu sndiri Hyeri, aku tidak bisa memaksamu untuk pilih siapa! Tapi untuk mengurangi beban hatimu, ceritakan saja denganku pasti akan lebih baik"
Ucap Ara sambil menggenggam tangan Hyeri
"Baiklah, ayo makan mienya sudah mulai dingin"
Ucap Ara mencairkan suasana
Bersambung.....