
Member BTS baru selesai malakukan latihan.
"Jungkook tolong bantu pijatkan hyung" perintah seokjin
Sementara yang lain sibuk beristirahat
Suasana dirumah Hyeri..
"Aaah hp ku kehabisan betrei, pantas saja dari tadi tidak terdengar bunyi notifikasi" keluh Hyeri sambil mengecas hp nya yang mati.
Tak lama kemudian...
"Aku pulang"
Suara kak Boram sambil melepas sepatunya.
"Aaah kakak sudah pulang, kenapa cepat sekali?" Tanya Hyeri
Kemudian terdiam melihat raut wajah kak Boram yang sedih dengan mata berkaca-kaca.
"Ada apa Boram?" tanya Ibu yang khwatir
Tanpa menjawab kak Boram pergi kekamarnya,
"Biar ibu yang urus, tetaplah disini jagain Reyhan menonton TV"Perintah ibu pada Hyeri
"Baik bu" sahut Hyeri.
Lalu ibu pergi menaiki anak tetangga menuju kamar kak Boram.
"Sayang kau tidak apa?"Tanya ibu pada kak Boram. Seketika Boram pun memeluk ibu sambil menangis.
"Buu mulai besok aku akan memutuskan berhenti dari perusahaan kak jinu" ucap Boram
"Kenapa apa ada sesuatu?" tanya Ibu penasaran
"Hari ini kak jinu memutuskan untuk mengakhiri hubungan kami bu, dia bilang akan bertunangan dengan wanita pilihan orangtuanya"ujar Boram sambil menangis
"Kenapa dia tidak memikirkan perasaanku selama 5 tahun ini, walau tanpa restu orng tua kak jinu bilang akan tetap menikahiku"sambung Boram sambil terus menangis...
"Sudah lah sayang lebih baik kalian putus sekarang dari pada setelah menikah, itu pasti akan lebih menyakitkan"sahut Ibu menenangkan Boram
"Mulai sekarang jalani hidupmu yang baru, ditata lebih baik, apa kau mengerti?" tanya Ibu
"Iya..." jawab Boram sedikit tenang
Tiiiing tiiing (suara dering hp)
"Waaaah ada pesan masuk"gumam Hyeri mengecek hpnya...
"(Baiklah ayo bertemu, soal tempat biar aku beri tahu besok)" isi pesan teks Taehyung..
"Waaah bertemu ya? Baiklah itu yang diharapkan"ucap Hyeri tersenyum
*********
Esok malamnya...
"Aaah kenapa bajuku semua sempit? Apa aku gendutan ya?"gumam Hyeri memilih-milih baju dilemari
"Aku pakai ini saja"mengambil kemeja putih dan celana pendek jeans hitam
"Apa aku harus berdandan?"gumam Hyeri bingung
"Aaaah sedikit saja tidak usah sampai terlihat jelas"sambung Hyeri sembari mengaplikasikan make up miliknya
"Selesai"ucap Hyeri sambil berkaca
"Buuu aku mau keluar sebentar"ucap Hyeri meminta izin
"Aaah baiklah jangan pulang terlalu larut ya"jawab Ibu pada Hyeri
"Iya aku mengerti"sambung Hyeri sambil memakai sepatu dan keluar rumah
"Apakah benar disini? Kenapa dia mengajak bertemu ditempat sepi begini? Kenapa tidak dicafe saja"gumam Hyeri menggerutu
"Kau udah datang?"sahut sebuah suara yang berasal dari arah belakang Hyeri
"Aaaagh maaf aku telat"jawab Hyeri pelan
"Segera sampaikan apa mau mu, aku tidak ada banyak waktu aku harus pergi"ucap Taehyung yang masih mengenakan masker hitamnya...
"Oppa kenapa selalu memakai masker? Apakah oppa sakit? Atau mukamu jelek?"tanya Hyeri dengan polosnya
"Apa?"jawab Taehyung terkejod
"Ini adalah privasiku tidak perlu aku memberitahumu alasanku mengenakan masker"ucap Taehyung dingin..
"Iya iya baiklah, tapi tempat ini kan sepi bisakah kau buka sekali saja untukku? Supaya aku bisa mengenalimu, kalau bertemu dijalan juga bisa menyapamu"sambung Hyeri merayu.
"Jadi kau mengajak bertemu hanya untuk membuka masker?"tanya Taehyung yang mulai kesal..
"Bukan begitu...aku mau mengembalikan uangmu ini!"sembari menyodorkan uang
"Sudah selesaikan..kalau begitu aku akan pergi"sahut Taehyung yang dingin
"Mana bisa begitu, eem maksudku,, apa setelah ini kita tidak akan berhubungan lagi?"tanya Hyeri penasaran
"Maksudmu?"tanya Taehyung singkat
"Maksudku...apa setelah ini urusan kita selesai dan kau tidak lagi mau membalas pesanku?"tanya Hyeri kembali
"Aku sibuk..aku tidak ada waktu"jawab Taehyung dingin sambil berjalan pergi meninggalkan tempat itu
"Aku akan tetap mengirimu pesan, walau jarang kau balas, berjanjilah kalau kita bisa bertemu lagi, walau itu dalam waktu lama, aku akan menunggumu"tanya Hyeri pada Taehyung yang terus berjalan
"Sampai jumpa"sambung Hyeri dengan nada tinggi karna Taehyung mulai menjauh..
Itu adalah awal pertemuan Taehyung dan Hyeri yang aneh, mereka hanya bertemu selama 15 menit saja, Hyeri selalu diselimuti rasa penasaran dan terus memikirkan malam itu...
Tak henti dia selalu mengirimi pesan pada Taehyung meskipun hanya dibaca tanpa dibalas, walau Hyeri kadang kesal tapi dia tetap terus mengirimi pesan atas dasar rasa penasarannya,,
Bersamaan dengan itu BTS pun Combe Back.
"Yeeeeyy aku lulus"ujar beberapa siswa yang melihat pengumuman kelulusan dimading,
"Minggir-minggir"ucap Hyeri yang menyela siswa didepannya
"Eeem Park Hyeri"melihat daftar nama siswa
"Waaaaahh aku lulus"Hyeri pun tampak senang dan mencari sahabatnya Ara๐โโ๏ธ
"Ara apa kau sudah liat pengumuman dimading?"tanya Hyeri pada Ara
"Eeem sudah aku juga lulus"
"Horeeeee"raut bahagia sambil memeluk Ara
"Oh iya BTS Come Back selama kita ujian, bukan kah kita sepakat akan pergi ke fansighnya?"ujar Ara semangat
"Ok"lanjut Hyeri
*******
Beberapa setelah itu...
Ara pun memberi tahu jadwal fansigh BTS lewat pesan Teks
Esok harinya mereka pergi ketempat BTS melakukan promosi dan fansigh.
"Tadaaaaaa, ini hadiah untukmu"ujar Ara pada Hyeri
"Album BTS?"tanya Hyeri
"Yupsss..,anggap saja ini hadiah untuk ulang tahunmu sebentar lagi"ucap Ara sambil tersenyum
"Gomawo nee temanku, kau baik sekali"sambil memeluk Ara
"Acaranya sudah hampir mulai ayo masuk"tambah Ara mengakhiri obrolan
"Halo semua kami dari Bangtan"ucap RM diikuti member lain
"Waaah"... "Yeeey"... "Hooor"...,sahut para ARMY yang antusias
Seluruh member mulai duduk dikursi mereka dan beberapa ARMY sudah mulai mengantri maju berbaris diikuti Hyeri dan Ara.
"Gadis itu"gumam Taehyung yang melihat Hyeri berada dibarisan antri.
Sambil melayani tanda tangan para ARMY
Giliran Hyeri menghampiri beberapa member untuk tanda tangan.
"Hai siapa namamu?"tanya Hoseok pada Hyeri sambil berbincang-bincang kecil.
Tampak jimin memperhatikan Hyeri sedari tadi yang berada sebelah Hoseok.
Giliran Jimin...
"Hai"sapa Jimin
"Hai Jimin oppa"jawab Hyeri malu
"Siapa namamu?"tanya Jimin pada Hyeri sambil tersenyum manis dan terus memperhatikan Hyeri
"Namaku Park Hyeri, aku menyukai Chimy dan aku juga menyukaimu Jimin oppa"jawab Hyeri sedikit malu
"Oh ya, aku sepertinya juga menyukaimu"ucap Jimin yang semakin tak henti menatap Hyeri dan perlahan memegang tangan Hyeri
"Aaaah Jimin oppa bisa saja"sahut Hyeri yang pipinya memerah karena malu.
"Baiklah aku akan memberi tanda tanganku dan juga nomer teleponku, karna kau berhasil membuatku bersemangat hari ini"ujar Jimin sembari memberi tanda tangannya,
"Aaaah Gomawo Jimin oppa"ujar Hyeri bahagia
Sementara itu terlihat Taehyung yang memperhatikan percakapan Jimin dan Hyeri sedikit kesal
"Aaah baik sudah selesai jangan lupa hubungi aku ya"ujar Jimin sembari membelai rambut Hyeri
"Tentu Jimin oppa aku akan menghubungimu nanti"sahut Hyeri yang masih memerah pipinya karena malu.
Lalu Hyeri bergeser kearah Taehyung
Taeyung sedikit kesal..
"Hai"bernada dingin
"Hai Taehyung oppa"ucap Hyeri tersenyum
"Oppa kau sedang tidak enak badan kah? Kelihatan tidak bersemangat"ucap Hyeri khawatir
"Apa kau menyukai TATA?"tanya Taehyung pada Hyeri
"Iya tentu saja,, Taehyung oppa juga biasku"sambung Hyeri agak bingung
Tanpa kata sembari menatap.
"Eeem apa aku terlihat aneh?"tanya Hyeri sedikit bingung
"Kau cantik, rambutmu juga bagus"ujar Taehyung menyentuh pipi Hyeri
Dug dug dug... (Suara detak jantung Hyeri yang gugup)
Bersambung
.
.
.
.