
(Kaget)😶
"Taehyung oppa?"
Ucap Hyeri yang terkejut
"Bagaimana mungkin? Aku masih bingung dengan keadaan ini! Ini benar-benar membuat ku bingung"
Ujar Hyeri yang syok
Melepaskan genggaman Taehyung,
Dan berjalan mundur
"Kenapa oppa tidak jujur dari awal?"
Ucap Hyeri yang bingung...
"Maaf...aku merasiakan ini semua darimu, karena entah mengapa aku bahagia ketika kau merindukanku, dan jika aku membalasnya pasti kau akan semakin tidak nyaman"
Ujar Taehyung lirih
"Aku masih butuh waktu untuk memahami keadaan ini oppa, maaf tapi... Sepertinya kita bicara lain kali saja"
Ucap Hyeri sambil berlari meninggalkan Taehyung sendiri
"Aku sudah menduganya, responnya pasti akan begitu! Tapi ini lebih baik, untuk mencegah hubungan mereka berdua lebih jauh"
Ucap Taehyung merasa lega
Sementara itu...
Didalam kamar Hyeri, suasana lampu sudah padam.
Hanya tersisa lampu kamar yang kecil
Hyeri tampak masih terjaga sambil berbaring diatas ranjangnya.
(Memikirkan sesuatu)
"Aku tidak mengerti apa yang aku rasakan, ada senang dan bingung. Senang karena akhirnya aku tau siapa pria mesterius bermasker hitam itu, dan aku juga bingung harus bagaimana setelah ini, pasti keadaannya canggung"
Gumam Hyeri sedih
"Berarti selama ini, aku merindukan Taehyung oppa! Apa aku suka dengannya? Tapi apa alasannya? Dia saja seperti tidak peduli denganku, dia selalu mengabaikanku, huuuuuft.. Hari ini benar-benar penuh dengan drama"
Ucap Hyeri yang kesal
Esok harinya...
"Selamat pagi ibu"
Sapa Hyeri pada ibunya
"Duduk sayang! Ayo kita sarapan bersama"
Jawab Ibu Hyeri sambil membawa beberapa makanan untuk sarapan keluarga
"Pagi ibu.."
Sapa Boram dan Reyhan yang baru saja turun kedapur
"Hyeri apa kau sakit?"
Tanya Boram yang melihat wajah Hyeri pucat karena semalam tak bisa tidur
"Aaaah tidak, aku hanya kurang istirahat saja"
Jawab Hyeri sambil menyiapkan peralatan makan
"Hyeri kalau kau sudah selesai jam kuliah, datang ke kantor bighit ya. Tolong bantu kakak menata rambut BTS, kau kan sangat ahli dalam itu. Tenang saja kau juga akan dapat gaji kok"
Ucap Boran tersenyum
"BTS? Aku jadi penata rambut mereka?"
Tanya Hyeri terkejut
"Iya memang kenapa? Bukannya itu baik ya? Karna kau bisa lebih dekat dengan Idolamu, tanpa harus menonton konser mereka! Kau bisa melihat mereka setiap saat"
Ucap Boram merayu...
"Tapi kak... Emmm,, baiklah aku akan coba"
Ucap Hyeri agak ragu
"Ya sudah ya bu, kak.. Aku mau ke kampus dulu"
Pamit Hyeri sambil berjalan meninggalkan rumah.
Dikampus Hyeri bertemu dengan Nana,
"Kak Nana"
Sapa Hyeri yang baru tiba dikampus
"Hei Hyeri kau baru datang? Mau minum?"
Ujar Nana sambil menawarkan sebuah minuman
"Hyeri aku titip tas dan hp ku ya! Aku mau ke toilet bentar"
Ucap Nana yang meninggalkan tas dan hp nya disamling Hyeri
"Aaah baik lah"
Ujar Hyeri santai. Sementara Nana berjalan menuju Toilet, selang beberapa saat...
Tiiiiiiing (suara dering hp Nana berbunyi)
"Hmmmmm?? Min Yoongi?? Apa aku tidak salah liat?? Kenapa Min Yoongi menelephone kak Nana?"
Gumam Hyeri yang kaget melihat nama dan foto kontak bernama Min Yoongi. Selang beberapa saat Nana datang.
"Terimakasih ya, sudah menjaganya dengan baik"
Ujar Nana sambil mengambil tas dan hp nya.
"Eeeem kak Nana tadi ada yang melephone, pas aku lihat ada nama dan foto kontak Min Yoongi BTS, apa aku tidak salah liat??"
Tanya Hyeri penasaran
"Aaaah jadi kau melihatnya? Kau tidak salah liat Hyeri, itu memang Min Yoongi BTS, Idol populer dan seorang repper terkenal, dan dia adalah pria yang waktu itu kau tanyakan, dia adalah pacarku"
Ucap Nana sambim tersenyum
"Ouhhhh... Jadi pria yang waktu itu, yang kakak maksud adalah Min Yoongi?"
Tanya Hyeri yang masih belum percaya
(Nana mengangguk)
"Pasti ada sesuatu yang membuatnya menelephoneku, nanti aku akan hubungi dia"
Ucap Nana tersenyum
"Aaah baik lah"
Sambung Hyeri yang masih bingung
Sementara itu,, disisi lain...
Ara sedang menunggu dihalte bus,
Tampak Ara sudah berdandan rapi,
Dan ingin pergi menemui seseorang,
Beberapa saat, Ara sudah sampai di sebuah tempat privasi restorant
"Jungkook oppa"
Ucap Ara tersenyum
Jungkook tampak memperhatikan,
"Silah kan duduk Ara"
Sahut Jungkook yang mempersilahkan Ara untuk duduk
Memperhatikan Ara...
"Terimakasih kau sudah mengingatku"
Ucap Jungkook bernada pelan
"Tidak oppa, aku yang seharusnya minta maaf, karna aku sudah melupakanmu!"
Ucap Ara merasa bersalah
"Aku bisa memaklumi kenapa kau bisa lupa denganku, karena banyak sekali perubahan setelah aku menjadi seorang Idol, aku malah kagum denganmu yang masih sama saja seperti dulu, gadis yang periang, yang tidak melupakan senyum diwajah manisnya"
Ucap Jungkook tersenyum manis...
Nostalgia Ara dan Jungkook berawal bahagia sebelum pada akhirnya,
Kemalangan hubungan mereka dimulai
Tak lama pertemuan Jungkook dan Ara siang itu berakhir, Jungkook terlihat keluar dari privat restorant mengenakan masker hitam dan hodie hitam, disusul Ara yang juga berjalan menuju pulang
Diperjalanan...
Jungkook pun melepaskan masker miliknya dan hendak mampir disebuah toko
(Tampak mengambil sesuatu)
"Tuan berapa semuanya?"
Jungkook membayar belanjaannya ke kasir
Jungkook pun beranjak keluar...
Dan tiba-tiba, (mendekap dari arah belakang)
"Oppa... Apa kabar?"
Sapa seorang wanita cantik, yang memeluk Jungkook dari belakang,
(Cekreeek... Suara seseorang mengambil foto)
"Nahee??"
Ujar Jungkook yang kaget sambil menoleh melepaskan pelukannya
(Tersenyum)
"Oppa aku merindukanmu"
Ujar Nahee dengan wajah bahagia
"Aaah Nahee aku sepertinya harus kembali kerumah, karna para hyung pasti sudah menungguku! Daaaaa Nahee sampai ketemu lagi"
Ucap Jungkook yang langsung bergegas pergi dari tempat itu
"Dia mengabaikanku? Selalu saja... Tapi aku tidak akan berhenti sampai disini!"
Ucap Nahee yang kesal
**********
Sementara itu...
Hyeri tampak mengendarai sepeda motornya menuju kantor bighit, sesuai dengan perintah kakaknya.
"Apa aku akan benar-benar kerja disini mulai sekarang? Hmmmm rasanya aku gugup sekali, aku tidak tau harus bagaimana jika bertemu Taehyung oppa"
Ucap Hyeri yang langsung murung,
Dan....
"Aku juga masih malu jika bertatap mata dengan Jimin oppa"
Kembali menggerutu sambil membayangkan kejadian waktu itu...
Hyeri pun berjalan memasuki kantor bighit, hari ini BTS akan melakukan shooting verality show RUN BTS, para staff mulai mempersiapkan segala sesuatunya.
Beberapa dari member BTS juga sudah sebagian selesai make up.
"Kak Boram"
Sapa Hyeri yang sudah sampai diruang make up. Seketika semua orang memandang kearah Hyeri
"Aaaaah Hyeri kau sudah datang? Ayo sini bantu kakak!"
Ucap Boram yang mengajak Hyeri masuk
Jimin dan Taehyung tampak kaget...
"Ohh ya adik ku akan membantu untuk menata rambut member, adik ku ini sangat jago lo"
Ucap Boram yang memuji Hyeri
"Aaaaah kakak ini bicara apa? Jangan berlebihan"
Ucap Hyeri tersipu malu
Sementara Hyeri jadi pusat perhatian staff dan member BTS
"Aaaah adikmu cantik sekali ya, wajahnya seperti Idol, benar-benar cantik, tidak menyangka diruangan ini ada staff tercantik, dan jadi pusat perhatian"
Puji salah seorang staff yang memberi make up pada member BTS
"Ahhahaha kakak berlebihan"
Ujar Hyeri yang salah tingkah
Sementara itu...
"Kak Boram... Boleh aku minta izin padamu?"
Tanya Jimin pada Boram
"Haaah izin apa?"
Jawab Boram bingung
"Mulai sekarang, aku ingin Hyeri yang menata rambutku boleh?"
Tanya Jimin pada Boram bernada yakin
(Sementara itu Taehyung tampak melirik)
"Aaah tentu boleh, pasti kau akan dibuat makin tampan oleh adik ku Hyeri"
Jawab Boram yang selalu memuji adik nya itu,
(Huuuuuft... Baiklah, tampaknya aku harus menahan maluku, karna aku harus bertatapan dengan Jimin oppa)
Gumam Hyeri dalam hatinya
Dan Hyeri pun memulai pekerjaannya menata rambut Jimin,
"Duduk lah dihadapan ku Hyeri, supaya kau lebih gampang saat menata rambutku"
Ucap Jimin sambil tersenyum
"Aaah iya baik lah"
Jawab Hyeri yang gugup itu.
Dan kemudian duduk dikursi tepat dihadapan Jimin
(Sementara itu Taehyung tampak kesal dan mencuri perhatian dibangku make up)
"Kak Boram"
Sapa Taehyung pada Boram,
"Aaah iya ada apa?"
Tanya Boram penasaran
"Apa aku juga boleh minta Hyeri menata rambutku?"
Tanya Taehyung tegas, dan membuat suasana sejenak hening
"Hyeri kau tata dulu rambutku! Aku tidak akan memberikanmu izim sebelum menyelesaikan tugasmu"
Ucap Jimin yang mencairkan suasana
Sementara itu Hyeri yang sedang fokus mencatok rambut Jimin, tiba-tiba pipinya memerah karna terus dipandangi oleh Jimin, Jimin tampak selalu menatap dan sambil terus tersenyum...
Dug... Dug... Dug...
(Jantung Hyeri terasa berdegup kencang)
Wajah gerogi itu semakin terlihat di wajah Hyeri
Hyeri pun sesekali menatap kearah Jimin dan sesekali mereka tampak saling bertatapan
(*Tampak aneh memang, tapi aku bahagia sekali, meskipun ada rasa malu, melihat senyum bibirnya seakan membuatku terbawa suasana*)
Ucap Hyeri dalam hatinya
Bersambung..