
Sementara itu diparis BTS sudah hampir selesai menggelar tour konsernya, dan BTS tampak menikmati waktu santai mereka dengan jalan-jalan dikota Paris.
"Soesangnim, aku mau izin untuk pergi mencari oleh-oleh dari paris, apa kau bisa merekomendasikan tempat yang bagus?" Tanya Taehyung pada managementnya.
(Soesangnim adalah nama panggilan untuk manager BTS)
"Ow baiklah, aku tau toko serba ada paling bagus disini. Mau aku antar kesana?" Jawab manager BTS.
"Boleh.. " Jawab Taehyung senang..
"Soesangnim, apa aku juga boleh ikut?" Tanya Jimjn yang juga menghampiri managernya itu.
"Aaah baik lah kalau begitu, apa ada yang mau ikut lagi?" Tanya manager BTS pada member lainnya.. Kemudian Seokjin, Jungkook dan Yoongi pun ikut serta pergi bersama.
Sesampainya disana, toko serba ada itu menjual berbagai macam jenis oleh-oleh makanan, pakaian, sepatu dan masih banyak lagi.
"Soesangnim, aku mau ke toko survenir disana sebentar" Ucap Taehyung meminta izin pada managernya.
"Pergi lah, belanja lah.. Kita hanya ada waktu 1 jam" Perintah managernya.
Kemudian Taehyung tampak pergi ketempat survenir, dan Taehyung tampak menyukai sebuah gelang yang indah berwarna putih disana.
"Aku akan belikan ini untuk Hyeri"
Ucap Taehyung dalam hatinya. Sambil memandangi gelang itu.
"Waaah tampaknya kau mau beli sesuatu untuk seseorang?" Tanya Jimin dari arah belakang. Mengetahui kedatangan Jimin, Taehyung langsung menyembunyikan gelang itu disakunya.
"Kau juga mau beli sesuatu untuk seseorang?" Tanya Taehyung pada Jimin.
"Kau mau membantuku merekomendasikan sesuatu disini? Aku mau menyatakan perasaanku pada seseorang" Ucap Jimin sambil tersenyum.
"Aku tidak bisa membantumu merekomendasikan sesuatu, jika kau benar-benar menyukai seseorang? Pilihlah berdasarkan apa yang kau inginkan. Dan itu harus tulus dari hati nuranimu. Jika kau mengikuti pendapat seseorang? Itu tandanya kau sendiri tidak punya keberanian" Ucap Taehyung tegas.
"Baik lah.. Aku akan membuktikannya padamu sebuah ketegasan" Jawab Jimin menatap dalam Taehyung
Merekapun saling bertatapan...
"Baik lah waktunya sebentar lagi... Cepat berbelanja apa yang kalian ingin beli" Ucao manager BTS memberi aba-aba.
***********
Sementara itu Jungkook tampak sibuk ditoko boneka, cuma ingin membeli satu boneka kelinci yang sangat bagus untuk oleh-oleh seseorang.
Dan member BTS pun melanjutkan belanjanya. Setelah belanja, mereka pergi kehotel untuk istirahat, karena esok harinya mereka semua akan kembali kekorea.
********
Dan pada malam harinya setelah member BTS berkumpul makan malam, para member kembali kekamar hotel masing-masing.
Ting Tung.. (Suara memencet bel)
Taehyung pun segera membuka pintu kamarnya.
"Aaah seokjin Hyung" Ucap Taehyung yang kamarnya dikunjungi Seokjin.
"Kau belum tidur? Ayo kita makan sambil main game, ini malam terakhir kita diparis jadi ayo kita nikmati" Ajak Seokjin kepada Taehyung.
"Disini tidak ada makanan Hyung, apa mau aku pesankan pada pelayan hotel?" Tanya Taehyung memberi penawaran.
"Aaaah tidak perlu... Aku bawa snack untuk menemani bermain game" Ucap Seokjin sambil menepuk pundak Taehyung.
"Ayo cepat sini kita main game online" Ajak Seokjin yang segera membuka laptopnya.
Dan mereka pun bermain game bersama sambil menikmati cemilan snack yang dibawa Seokjin tadi.
2 jam berlalu tampak Seokjin yang mulai kelelahan lantaran selalu kalah dalam permainan.
"Apa kau masih mau menantang ku Hyung?" Tanya Taehyung agak sombong karna banyak memenangkan game.
"Sudah cukup,, aku capek.. " Ucap seokjin yang tampak bosan.
"Taehyung... Boleh aku bertanya serius padamu?" Tanya seokjin yang tiba-tiba serius dalam bicara.
"Ada apa Hyung? Mau tanya mengenai apa?" Tanya Taehyung penasaran.
"Apa kau dan Jimin menyukai gadis yang sama? Yaitu Hyeri adik staff kita?" Tanya Seokjin penasaran.
"Aku tidak tau apakah Jimin benar-benar menyukai Hyeri juga atau hanya main-main. Tapi kalau dia sampai melakukan itu hanya untuk balas dendam denganku, maka aku tidak akan memaafkannya" Ucap Taehyung agak kesal.
"Balas dendam? Maksudmu? Apa dulu kalian juga pernah menyukai orang yang sama?" Tanya Seokjin semakin penasaran.
"Eem.. Iya pernah.." Ucap Taehyung bernada pelan.
"Tapi aku rasa Jimin benar-benar menyukai gadis itu. Dan gadis itu juga seperti nya sangat menyukai Jimin" Ucap Seokjin bingung.
"Tapi apa kau mau menyerah begitu saja?" Tanya Seokjin kembali.
"Aku tidak akan menyerah Hyung. Sampai Hyeri benar-benar menentukan pilihannya, karna aku tidak pernah menyukai seorang gadis, seperti aku menyukai Hyeri" Ucap Taehyung sedih.
"Ingatlah Taehyung, seberapa sengitnya persaingan kalian. Jangan sampai berpengaruh pada Bangtan. Jangan sampai kita semua terpecah belah karna cinta pada seseorang" Ucap Seokjin memberi nasehat.
"Baiklah Hyung, aku akan menjaga emosiku. Aku berjanji" Ucap Taehyung yang langsung tersenyum.
********
Keesokan harinya BTS pun terbang dari paris kekorea.
Sementara itu.
Ting Tung (Suara memencet bel)
Cekreekk (membuka pintu)
"Aaah Hyeri.. Silahkan masuk" Ucap ibu Ara mempersilahkan Hyeri masuk.
"Baim bibi, Terimakasih. Ara dimana bik?" Tanya Hyeri penasaran.
"Ara sedang demam dikamarnya. Dia selama ini sepertinya kurang tidur, makan pun hanya sedikit. Bibi khawatir dengan kesehatan Ara makanya bibi memanggil mu kemari" Ucap ibu Ara sedih.
"Ada apa dengan Ara ya? Tidak biasanya dia seperti ini. Selama ini pesan teks ku juga tidak dibalas telfon juga tidak diangkat. Padahal 2 hari yang lalu kami baru bertemu. Dan dia baik-baik saja" Ucap Hyeri bingung.
"Kau pergilah kekamarnya dan ajak dia bicara, mungkin dia ada masalah sampai terbeban begini. Bibi sangat khawatir" Ucap ibu Ara sedih.
"Baik bik, aku kekamar Ara sekarang" Ucap Hyeri sambil berjalan menuju kamar Ara.
Cekreeek (membuka pintu)
"Hai Ara... Apa kau baik-baik saja?"
Tanya Hyeri setelah sampai dikamar Ara. Tampak Ara sedang berbaring membelakangi Hyeri.
"Ara, apa kau masih menganggap ku teman? Coba cerita kan padaku apa yang terjadi Ara, aku mohon" Ucap Hyeri yang duduk disebelah ranjang Ara.
Suara terisak (menangis)
"Ara, aku tau kau menyimpan banyak beban dihatimu. Kau ini gadis yang snagat tegar, jika kau seperti ini kau membuatku sedih" Ucal Hyeri yang ikut sedih.
"Hyeri aku tidak apa-apa. Pulanglah sahabatku" Ucap Ara perlahan sambil menangis.
"Ara, aku tidak akan pergi meninggalkan temanku sendiri" Ucap Hyeri yang masih merayu Ara.
Kemudian Ara pun bangun dari baringnya dan duduk sejenak.
"Hyeri.. Aku mau memutuskan kuliah diluar negri saja. Aku rasanya tidak bisa tetap dikorea karna ini akan menggangu mental dan perasaanku" Ucap Hyeri sambil menitikan ait matanya.
Kemudian Hyeri memeluk Ara dari samping.
"Apa ini karna Jungkook Oppa? Apa kau akan menyerah begitu saja?" Tanya Hyeri yang ikut sedih.
"Aku awalnya tidak ingin menyerah Hyeri. Tapi semakin lama aku rasanya sudah capek" Ucap Ara yang semakin menangis.
"Ada apa? Katakan padaku? Apa yang membuatmu putus asa?" Tanya Hyeri sambil menggenggam tangan Ara dan mengusap air matanya.
(Kemudian Ara menceritakan kejadian 2 hari yang lalu)
"Dan kak Nahee beberapa kali menelfonku dan menceritakan hubungan mereka" Ucap Ara sedih.
"Aku tidak percaya dengan kak Nahee. Dia itu seorang idol yang memiliki fans tapi kenapa dia setega itu kepadamu?" Gumam Hyeri tak percaya.
"Ara aku akan membantumu untuk terakhir kalinya. Setelah ini, kalau kau ingin kuliah keluar negri itu adalah keputusanmu. Tapi berikan aku kesempatan untuk membantu masalah ini" Ucap Hyeri memohon.
"Hyeri aku pasti akan merindukan sahabat sepertimu" Ucap Ara dengan mata berkaca-kaca.
"Ara percayalah padaku, aku akan melakukan sesuatu untukmu. Mohon jangan pergi dulu" Ucap Hyeri yang ikut menangis itu.
Dan mereka pun berpelukan.
Seorang sahabat akan ikut merasakan kesedihan yang dirasakan sahabatnya juga. Sahabat akan terus memberikan semangat dan motivasi, dan itu lah yang sedang diusahakan oleh Hyeri.
********
Sementara itu malam harinya BTS tiba dikorea.
Bersambung...
Gimana gaes? Kurang banyak bawang? Atau mau tambah lagi? Avv avv💜 Jan lupa tinggalkan jejak ya gaes.. Satu mata dari kalian sangat berarti bagiku avv avv💜 Selamat puasa bagi yg menjalankannya I 💜 U ARMY